Anda di halaman 1dari 12

HALAMAN PENGESAHAN

PENGESAHAN LAPORAN KEMAJUAN PKM-KARSA CIPTA

1. Judul Kegiatan :Inovasi Sirih dan Madu sebagai


penghilan
bakteri Streptococcus mutans
Penyebab Nyeri
Gigi
2. Bidang Kegiatan :PKM-K
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Arikha Sholikhatin
b. NIM : 31101600562
c. Jurusan : Kedokteran Gigi
d. Universitas/Institut/Politeknik : Universitas Islam Sultan Agung
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Tanjungrejo Rt 22/06 Margoyoso
Pati 59154
f. Alamat email : arikharikha5@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : Moh. Irsyad Hanif, Ellis
Choirurizqoh, Anggun
Amanda Saveria
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No Tel/HP :
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemenristekdikti : 11.950.000 :
b. Sumber lain :
7. Jangka Waktu Pelaksanaan :

Semarang, 30-10-2016

Menyetujui,
Wakil Dekan I Ketua Pelaksana Kegiatan

(drg. Andina Rizkia Putri, Sp.KG) ( Arikha Sholikhatin.)


NIP. 211009009 NIM. 31101600562

Wakil Rektor III Dosen Pendamping

(Sarjuni, S.Ag, M.Hum) (….......................................)


NIP. 211596009 NIDN. …...................

RINGKASAN

Streptococcus mutans merupakan bakteri yang paling penting dalam


proses terjadinya karies gigi (Sidarningsih,2000).Salah satu penyakit yang
disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans adalah karies gigi yang dimana
karies gigi akan berpengaruh terhadap jaringan dalam gigi yang menyebabkan
nyeri gigi.Ada beberapa hal yang menyebabkan karies gigi bertambah parah
adalah gula,air liur,dan juga bakteri pembusuknya.Setelah mengonsumsi
gula,terutama sukrosa,dan bahkan setelah beberapa menit penyikatan gigi
dilakukan,glikoprotein yang lengket (kombinasi molekul protein dan karbohidrat)
bertahan pada gigi untuk mulai pembentukan plak.Pada waktu bersamaan berjuta-
juta bakteri yang dikenal sebagai Streptococcus mutans juga bertahan pada
glikoprotein itu.Walaupun banyak bakteri lain yang juga melekat,hanya
Streptococcus mutans yang dapat menyebabkan rongga atau lubang pada gigi
(Willet dkk,1991;Ari,2008)
Dalam Profil Kesehatan Gigi di Indonesia pada Pelita IV dilaporkan
bahwa prevalensi karies adalah 90,90 % (Niken Widyanto Sriyono,2005).Hasil
analisis data Riskesdas 2007 menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi sedikit
lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu sebesar 51,5% dengan penderita usia
dewasa sebanyak 40,9% (Lelly Andayasari,2009).
Melihat dari fenomena tersebut,dibutuhkan suatu produk obat yang dapat
membunuh bakteri Streptococcus mutans penyebab karies yang menyebabkan
nyeri gigi.”Obat Kumur Hyper (Honey Piper)” merupakan inovasi obat kumur
alami yang mengandung zat-zat yang dapat menghilangkan bakteri Streptococcus
mutans secara efektif.Obat kumur ini tidak mengkhawatirkan apabila
tertelan.Obat kumur ini dirancang khusus dengan senyawa triterpenoid, flavonoid,
dan tanin menunjukan bahwa tumbuhan sirih mempunyai Aktivitas sebagai antimikroba,
yang menghilangkan berbagai macam bakteri gigi penyebab nyeri ditambah zat
pada madu yang meredakan peredaran darah di sekitar gigi dan mulut akibat nyeri
gigi.
DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN............................................................................................1
RINGKASAN....................................................................................................................2
DAFTAR ISI......................................................................................................................3
BAB 1. PENDAHULUAN................................................................................................4
1.1Latar Belakang....................................................................................................4
1.3Tujuan..................................................................................................................5
1.4 Luaran yang Diharapkan.....................................................................................5
1.5 Kegunaan............................................................................................................5
BAB 2. TARGET LUARAN..............................................................................................7
BAB 3. METODE PELAKSANAAN................................................................................8
3.1 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas................................................8
3.2 Bahan dan Alat.............................................................................................8
3.3 Survei Bahan Baku dan Survei Tempat/Laboratorium Pembuatan.........8
3.4 Kritik dan saran...........................................................................................8
4.6 Demo Produk....................................................................................................10
BAB 5. POTENSI HASIL...............................................................................................11
5.1 Potensi Umum..................................................................................................11
5.2 Potensi Khusus.................................................................................................11
BAB 6. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA............................................................13
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Streptococcus mutans merupakan bakteri yang paling penting dalam
proses terjadinya karies gigi (Sidarningsih,2000).Salah satu penyakit yang
disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans adalah karies gigi yang dimana
karies gigi akan berpengaruh terhadap jaringan dalam gigi yang menyebabkan
nyeri gigi.Ada beberapa hal yang menyebabkan karies gigi bertambah parah
adalah gula,air liur,dan juga bakteri pembusuknya.Setelah mengonsumsi
gula,terutama sukrosa,dan bahkan setelah beberapa menit penyikatan gigi
dilakukan,glikoprotein yang lengket (kombinasi molekul protein dan
karbohidrat) bertahan pada gigi untuk mulai pembentukan plak.Pada waktu
bersamaan berjuta-juta bakteri yang dikenal sebagai Streptococcus mutans
juga bertahan pada glikoprotein itu.Walaupun banyak bakteri lain yang juga
melekat,hanya Streptococcus mutans yang dapat menyebabkan rongga atau
lubang pada gigi (Willet dkk,1991;Ari,2008)
Lubang pada gigi mengakibatkan luka pada jaringan dasar gigi yang
mengakibatkan rasa nyeri pada gigi.Bakteri akan terus berkembang biak
apabila tidak langsung mendapatkan penanganan secara medis
Dalam Profil Kesehatan Gigi di Indonesia pada Pelita IV dilaporkan
bahwa prevalensi karies adalah 90,90 % (Niken Widyanto Sriyono,2005).Hasil
analisis data Riskesdas 2007 menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi
sedikit lebih banyak diderita oleh perempuan yaitu sebesar 51,5% dengan
penderita usia dewasa sebanyak 40,9% (Lelly Andayasari,2009).
Daun sirih merupakan tanaman obat tradisional yang erat kaitannya
dengan kesehatan gigi dan mulut.Daun sirih berguna untuk menguatkan
gigi,menyembuhkan sariawan,menghilangkan bau badan dan menghentikan
pendarahan pada gusi.Efek astringent bahan ini digunakan sebagai bahan obat
kumur tidak menimbulkan iritasi selaput lender rongga mulut (Dian
Agustin,2005)
Seiring menjamurnya tanaman sirih di Indonesia kami ingin mengedukasi
masyarakat bahwa sirih sangat berguna bagi penghilang bakteri Streptococcus
mutans sebagai sumber pereda nyeri pada gigi masyarakat.
Pelaksana membuat suatu produk inovasi baru yang dapat menghilangkan
bakteri Streptococcus mutans penyebab karies yang menyebabkan nyeri
gigi.”Obat Kumur Hyper (Honey Piper)” merupakan inovasi obat kumur alami
yang mengandung zat-zat yang dapat menghilangkan bakteri Streptococcus
mutans secara efektif.Obat kumur ini tidak mengkhawatirkan apabila tertelan
karena mengandung zat-zat alami penghancur bakteri Streptococcus
mutans .Obat kumur ini dirancang khusus dengan zat yang terkandung dalam
sirih yang menghilangkan berbagai macam bakteri gigi penyebab nyeri
ditambah zat pada madu yang meredakan peredaran darah di sekitar gigi dan
mulut akibat nyeri gigi.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah sebagai berikut :
1. Apa itu Obat Kumur Hyper (Honey Piper)?
2. Bagaimana Obat Kumur Hyper dapat menghilangkan bakteri
Streptococcus mutans penyebab karies yang berakibat nyeri gigi?
3. Bagaimana Pembuatan Obat Kumur Hyper (Honey Piper)?
1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan Obat Kumur Hyper (Honey Piper) adalah
sebagai berikut :
1. Menginovasi produk obat kumur yang didominasi produk dari bahan
kimia.
2. Termanfaatkannya bahan organik yang menumpuk dan belum cukup
diketahui apa manfaat dan fungsinya dalam pengobatan medis.
3. Berkurangnya risiko pada obat kumur analgesik yang mengadung zat
kimia karena Obat Kumur Hyper (Honey Piper) mengandung bahan
alami dan tidak berbahaya apabila tertelan saat digunakan oleh pasien.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan adalah sebagai berikut:
1. Obat Kumur Hyper (Honey Piper) menjadi inovasi baru dalam
menghilangkan bakteri Streptococcus mutan penyebab karies yang
menyebabkan nyeri gigi.
2. Publikasi ilmiah Nasional.
3. Draft paten.
4. Menjadi contoh model obat kumur nasional yang terbuat dari dua
komponen utama alami dan tidak berbahaya apabila tertelan
1.5 Kegunaan
1. Bagi masyarakat
Kegunaan dari ”Obat Kumur Hyper (Honey Piper) “ yaitu untuk
memberikan inovasi obat kumur yang alami sebagai penghilang bakteri
penyebab nyeri gigi di tengah beredarnya obat kumur yang mengandung
bahan kimia yang berbahaya apabila tertelan.
2. Bagi Peneliti
Hasil ini dapat memberikan sebuah wawasan yang dapat
dikembangkan lagi menjadi penelitian yang kompleks.
3. Bagi Instasi Kesehatan
Obat kumur ini bisa dijadikan pilihan resep untuk menghilangkan
nyeri akibat bakteri Streptococcus mutan yang tidak berbahaya bagi
tubuh
BAB 2. TARGET LUARAN

Tahap awal dari target luaran produk adalah inovasi obat kumur yaitu
Obat Kumur Hyper (Honey Piper) sebagai obat kumur penghilang bakteri
Streptococcus mutans sebagai sumber penyebab rasa nyeri pada gigi
masyarakat
Tahap berikutnya adalah publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah bertujuan
sebagai langkah awal dan validasi dari Obat Kumur Hyper (Honey Piper).
Obat Kumur Hyper (Honey Piper) memiliki keunggulan yaitu terbuat dari
bahan alami dan tidak berbahaya apabila terminum. Selain itu bahan baku
Sirih dan madu dalam obat kumur ini mudah didapatkan di Indonesia sehingga
obat ini dapat dibuat dalam skala besar
Obat Kumur Hyper (Honey Piper) merupakan obat kumur pertama
yang aman apabila terminum, pertama di Indonesia bahkan
Internasional.Sehingga memiliki peluang untuk dijadikan obat kumur paten
berbadan hukum
Di tengah terbukanya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).Diharapkan
menjadi karya anak bangsa yang bisa bersaing di tengah industry obat dalam
skala nasional maupun Internasional
BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Susunan Organisasi dan Pembagian Tugas


Terlampir
3.2 Bahan dan Alat
a. Bahan yang digunakan antara lain :
- Daun sirih
- Madu
- Air
- Gula
- Iodine
- Sodium Fluoride
- Minyak essensial Piper mint

b. Alat yang digunakan antara lain :


- Alat perebus daun sirih
- Penakar
- Botol kecil
- Pisau
- Penakar madu
- Sendok
- Cangkir
- Penyaring
- Lemari es
-
3.3 Survei Bahan Baku dan Survei Tempat/Laboratorium Pembuatan.
Survei bahan baku dilakukan agar mendapatkan bahan yang cocok
untuk pembuatan Obat Kumur Hyper (Honey Piper).. Survei bahan baku
dilakukan dengan cara mengunjungi kebun sirih terdekat untuk mengetahui
keunggulan daun sirih yang akan digunakan. Selain itu dilakukan survei
kualitas madu yang bagus dan dengan harga yang seefisien mungkin.
Dilakukan survei tempat peracikan rebusan sirih dan madu.
3.4 Kritik dan saran
Menampung kritik dan saran tentang kesesuaian fungsi, manfaat, dan
hal-hal yang terkait dengan Obat Kumur Hyper (Honey Piper) kepada ahli
penelitian dan kefarmasian kedokteran gigi.
BAB 4. HASILYANG DICAPAI

4.1 Penyempurnaan Hasil Produk

kegiatan yang dilakukan setelah dinyatakan lolos. Tim melakukan


penyempurnaan hasil produk guna mempermudah proses dari yang kami lakukan
selanjutnya.Setelah dilakukan penyempurnaan hasil produk, kemudian survey alat
dan bahan.

4.2 Pembelian Alat dan Bahan

Survey alat dan bahan baku dilakuakan sebelum membeli alat dan bahan baku
tersebut. Kegiatan ini bertujuan agar alat dan bahan yang digunakan merupakan
kualiatas terbaik dan akan mendapatkan harga yang lebih murah jika dibandingan
dengan harga tanpa survey terlebih dahulu. Survey dilakuakan dengan cara
mencari harga yang sebenarnya ditawarkan oleh pasar dan mengetahui lokasi
tempat penjualan.

Lokasi tempat pembelian alat dan bahan yang akan kami lakukan berada di
daerah purwadadi karena kita akan mengajak msyarakat untuk ikut berpartisipasi
dalam pembuatan produk. Madu asli kami peroleh dari perkebunan lebah di
daerah Batang

4.3 Pembuatan Produk

Setelah dilakukan survey dan pembelian alat bahan, langkah selajutnya yakni
pembuatan produk. Pembuatan produk awal kami melaksanakan sesuai desain
yang kami melaksanakan sesuai desain yang kami buat dengan hasil produk pada
generasi pertama seperti dibawah ini.

4.4 Pembelian Alat dan Bahan

Setelah melakukan survey, tim melakukan pembelian alat dan bahan baku.
Akan tetapi yang terbeli hanya sejumlah kebutuhan saja, karena dana yang kami
miliki masih sedikit. Sehingga pembelian alat dan bahan baku dipilih berdasarkan
kebutuhan dan skala prioritas. Pembelian alat dan bahan sudah terlampir pada
lampiran 3 beserta justifikasi dana.

4.5 Pembuatan Produk


Setelah dilakukan survey dan pembelian alat bahan, langkah
selanjutnya yakni pembuatan produk. Pembuatan produk awal kami
melaksanakan sesuai desain yang kami buat dengan hasil produk pada
generasi pertama

Evaluasi :
- Produk yang dihasilkan kurang menarik,
- Desain kemasan yang belum terlalu menarik minat pada konsumen,
- Menimbulkan ketidakyakinan konsumen karena produk yang dihasilkan
masih terlalu sederhana dan belum memiliki sertifikat halal dari badan
POM.
- Untuk pemakaian masih perlu berhati hati karena produk baru

4.6 Demo Produk


Demo produk Obat Kumur Hyper (Honey Piper) dilakukan
dimasyarakat Semarang , dan dicobakan ke beberapa praktisi kedokteran gigi
meliputi dokter gigi dan dokter gigi muda,
BAB 5. POTENSI HASIL

5.1 Potensi Umum


 Inovasi Produk
Obat Kumur Hyper (Honey Piper) merupakan suatu inovasi baru
berupa kemasan atau racikan yang dibuat atau diproduksi menggunakan
bahan alami. obat ini bekerja mencegah sakit nyeri pada gigi yang
dtimbulkan adanyan bakteri Streptococcus mutans. Selain itu obat ini
bersifat aman dibandingkan dengan oabt kumur yang beredar dipasaran
dan mengandug bahan kimia berbahaya.
5.2 Potensi Khusus
 Publikasi Ilmiah
Karena perkembangan sains dan teknologi di dunia begitu cepat,
diharapkan produk ini dapat mengikuti perkembangan zaman. Sehingga
dapat bermanfaat bagi praktisi kesehatan khususnya dokter gigi.
 Peluang Paten
Obat Kumur Hyper (Honey Piper) dari segi orisinalitas sangat
terjamin karena produk ini belum pernah ada dan dibuat sebelumnya.
Sehingga sangat berpeluang untuk dipatenkan.
 Peluang Komersil
Bahan dari produk ini sangat alami dan aman digunakan sehingga
tidak menimbulkan risiko yang bersar saat pemakain menjadikan produk
ini memiliki peluang komersil yang bagus saat dipasarkan.
BAB 6. RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

No. Jenis Kegiatan Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5 Bulan 6


1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Pembuatan
Produk
2 Pengkalibrasian
produk
4 Uji coba
produk
5 Demonstrasi
produk
6 Evaluasi kerja
alat
7 Kesimpulan
dan saran
laporan akhir

Rencana tahap selanjutnya kami akan melakukan evaluasi kembali atas


kritik saran yang kami terima. Yaitu berupa menambahkan satu buah motor
penggerak di bagian punggung. Selain itu kami akan menyempurnakan kembali
Iovasi Obat kumur Hyper