Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

WEB 2.0, BIG DATA, ARTIFICIAL INTELLEGENCE, AND SOCIAL MEDIA

Dosen Pengampu : Syarif M. Helmi, S.E., M.Ak, Ak, CA.

Disusun Oleh :
Kelompok 2
Sherenanda Audina (B1031171054)
Arcika Frillaisya Kusuma (B1031171058)
Syarif Syahrul Rahman (B1031171073)
Ridha Maulidya Rizky (B1031171100)
Hana Shamira Farlina (B1031171136)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat,
dan Hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Harapan kami semoga makalah ini
dapat membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.

Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang
kami miliki sangat kurang. Oleh kerena itu kami harapkan kepada para pembaca
untuk memberikan masukan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk
kesempurnaannya.

Dalam penulisan makalah ini kami mengucapkan banyak terima kasih yang
sebesar-besarnya, kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan yang
tidak bisa di sebutkan satu persatu, semoga Allah SWT memberikan balasan yang
setimpal kepada mereka amin yaa rabbal alamin.

Pontianak, 20 April 2018

Penyusun

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................................... i

DAFTAR ISI............................................................................................................................. ii

BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang ........................................................................................................ 1

2.1 Rumusan Masalah .................................................................................................. 2

1.3 Tujuan penulisan .................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN .......................................................................................................... 3

2.1 Pengertian dari Web 2.0, Big Data, Artificial Intelligence, dan Social Media .... 3

2.2 Kemampuan berharga yang dimiliki Web 2.0 ...................................................... 5

2.3 Manfaat penting penerapan Big Data dalam perusahaan .................................. 9

2.4 Contoh penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan......................... 10

2.5 Fungsi media sosial dalam kehidupan manusia ................................................. 12

BAB III PENUTUP ................................................................................................................ 14

3.1 Kesimpulan ............................................................................................................ 14

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 15

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Adanya inovasi baru yang berasal dari ide-ide para cendekiawan mengenai
komputasi menciptakan adanya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Mulai
ada sejak muncul komputer modern, yakni pada 1940 dan 1950. Kemampuan
mesin elektronika baru menyimpan sejumlah besar info, memproses dengan
kecepatan sangat tinggi menandingi kemampuan manusia. Ilmu pengetahuan
komputer ini khusus ditujukan dalam perancangan otomatisasi tingkah laku
cerdas dalam sistem kecerdasan komputer. Pada sistem ini memperlihatkan sifat-
sifat khas yang dihubungkan dengan kecerdasan dalam kelakuan yang
sepenuhnya dapat menirukan beberapa fungsi otak manusia, seperti pengertian
bahasa, pengetahuan, pemikiran, pemecahan, dan masalah.
Semakin berkembangnya penggunaan internet pada masa ini telah melahirkan
banyak teknologi-teknologi yang membantu kehidupan manusia. Hal ini dimulai
dengan adanya kepopuleran web yang memudahkan berkembangnya teknologi.
Dimulai dengan sekelompok peneliti yang tergabung dalam CERN pada tahun
1990 yang mengembangkan proyek mengenai halaman-halaman web yang
bersifat statis (web 1.0) menggunakan HTML (Hyper Text Markup Language).
Perkembangan website statis yang menggunakan HTML dalam menampilkan isi
konten halaman web, bertahan cukup lama sampai dengan tahun akhir tahun 2003
dan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan mengenai model web 2.0 pada
tahun 2004 dalam sebuah konferensi yang diprakarsai oleh Tim O’Reilly dan
MediaLive International. Secara kolektif, aplikasi Web 2.0 ini sering disebut
sebagai media sosial karena mereka telah memindahkan ruang kontrol untuk
komunikasi massa dari organisasi besar ke pengguna individu.
Dengan kemudahan dalam menggunakan web yang dapat mengakses internet,
berkembang juga volume dan jenis data yang terus meningkat sehingga
diperlukan ruang penyimpanan media yang besar dan cepat dalam pemrosesan.

1
Akibat adanya masalah tersebut terciptalah sistem teknologi yang menawarkan
ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakomodasi dan memproses
berbagai jenis data dengan sangat cepat yaitu Big data.

2.1 Rumusan Masalah


1. Jelaskan pengertian dari Web 2.0, Big Data, Artificial Intelligence, dan
Social Media?
2. Apa saja kemampuan berharga yang dimiliki Web 2.0?
3. Apa manfaat penting penerapan Big Data dalam perusahaan?
4. Apa saja contoh penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan?
5. Apa fungsi dari media sosial dalam kehidupan manusia?

1.3 Tujuan penulisan


1. Untuk mengetahui pengertian dari Web 2.0, Big Data, Artificial
Intelligence, dan Social Media.
2. Untuk mengetahui kemampuan berharga yang dimiliki Web 2.0.
3. Untuk mengetahui manfaat penting penerapan Big Data dalam
perusahaan.
4. Untuk mengetahui contoh penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam
kehidupan.
5. Untuk mengetahui fungsi dari media sosial dalam kehidupan manusia.

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dari Web 2.0, Big Data, Artificial Intelligence, dan Social
Media
a. Pengertian Web 2.0
Web 2.0 adalah website yang memungkinkan adanya interaksi antara
pemilik dan pengguna dengan konsep yang lebih mudah dan fleksible.
Web 2.0 istilah ini dipakai untuk menggambarkan aplikasi-aplikasi
Internet generasi baru yang merevolusi cara kita menggunakan Internet.
Semua aplikasi ini membawa kita masuk ke babak baru penggunaan
Internet yang berbeda dengan generasi sebelumnya pada pertengahan
tahun 1990-an.
Web 2.0 merupakan perbaikan dari Web 1.0 dimana pada Web 1.0
apabila pengguna ingin mengakses suatu web maka pengguna harus
datang mengunjungi alamat web yang ingin diakses terlebih dahulu untuk
dapat mengakses web tersebut sedangkan pada web 2.0 apabila pengguna
ingin mengakses suatu web maka pengguna tidak perlu datang
mengunjungi alamat web yang ingin diakses karena pengguna dapat
melakukannya dengan cara mengklik link yang telah tersedia untuk web
yang ingin pengguna kunjungi.
b. Pengertian Big Data
Big Data adalah istilah umum untuk segala kumpulan himpunan data
dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga menjadikannya
sulit untuk ditangani atau di proses jika hanya menggunakan manajemen
basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional.
Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru
maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis.
Namun pengolahan data dengan ukuran dan kompleksitas besar tetap
sekedar solusi teknologi kecuali jika dikaitkan dengan tujuan bisnis.

3
Hal terpenting dari Big Data bukanlah sekedar kemampuan teknis
untuk mengolah data melainkan manfaat yang dapat disadari oleh
perusahaan dengan menggunakan Big Data Analytics Terminologi Big
Data diyakini berasal dari perusahaan pencarian web yang mengolah data
dengana gregasi yang terdistribusi sangat besar dan tidak terstruktur.
c. Pengertian Artificial Intelligence
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) merupakan kawasan
penelitian, aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman
komputer untuk melakukan sesuatu hal yang dalam pandangan manusia
adalah cerdas (H. A. Simon [1987]).
Kecerdasan Buatan (AI) merupakan sebuah studi tentang bagaimana
membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan
lebih baik oleh manusia (Rich and Knight [1991]).
Kecerdasan Buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang
dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk
simbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan
metode heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan (Encyclopedia
Britannica).
d. Pengertian Social Media
1. Pengertian Media Sosial Menurut Antony Mayfield (2008)
Menurut Antony Mayfield (2008) yang memberikan gagasannya
berupa definisi media sosial dimana menurutnya pengertian media
sosial adalah media yang penggunanya mudah berpartisipasi, berbagai
dan menciptakan peran, khususnya blog, jejaring sosial,
wiki/ensiklopedia online, forum-forum maya, termasuk virtual worlds
(dengan avatar/karakter 3D).
2. Pengertian Media Sosial Menurut Andreas Kaplan dan Michael
Haenlien
Menurut Andreas Kaplan dan Michael Haenlien mendefinisikan
bahwa pengertian media sosial adalah sebuah kelompok aplikasi

4
berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi
Web 2.0 dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user
generated content.
3. Pengertian Media Sosial Menurut Lisa Buyer
Menurut Lisa Buyer, bahwa definisi media sosial adalah bentuk
hubungan masyarakat yang paling transparan, menarik dan interaktif
saat ini.
4. Pengertian Media Sosial Menurut Sam Decker
Menurut Sam Decker yang turut serta memberikan perannya dalam
bentuk gagasan berupa definisi media sosial yang menurutnya bahwa
pengertian media sosial adalah konten digital dan interaksi yang dibuat
oleh dan antar satu sama lain.
5. Pengertian Media Sosial Menurut Marjorie Clayman
Menurut Marjorie Clayman bahwa definisi atau pengertian media
sosial adalah alat pemasaran baru yang memungkinkan untuk
mengetahui pelanggan dan calon pelanggan dengan cara yang
sebelumnya tidak mungkin.
6. Pengertian Media Sosial Menurut Philip Kotler dan Kevin Keller
(2012:568)
Menurut Philip dan Kevin Keller bahwa pengertian media sosial
adalah sarana bagi konsumen untuk berbagai informasi teks, gambar,
video, dan audio dengan satu sama lain dan dengan perusahaan dan
sebaliknya.

2.2 Kemampuan berharga yang dimiliki Web 2.0


Teknologi dan alat-alat berikut adalah kemampuan berharga yang umumnya
terkait dengan Web 2.0 :
Blog. Blog adalah singkatan dari "Web log"; itu adalah situs Web di mana
pengguna dapat secara teratur memposting informasi untuk dibaca orang lain.
Blog memungkinkan pembaca mengomentari setiap postingan. Penulis blog,

5
atau blogger, menggunakan pendekatan ini untuk berbagi pendapat, komentar,
berita, saran teknis, kisah pribadi, dan sebagainya. Blog relatif mudah dibuat
dan digunakan oleh individu dan bisnis sebagai cara berkomunikasi.
Wordpress, Typepad, dan Blogger menawarkan perangkat lunak yang mudah
digunakan. Karena itu adalah praktik umum bagi blogger untuk menggunakan
jenis khusus hyperlink yang disebut trackback untuk merujuk blog lain dalam
tulisan mereka, blog secara kolektif disebut sebagai blogosphere. Dalam arti,
blogger dan mereka yang mengikuti mereka membentuk jaringan sosial
online.
Blog adalah alat kunci untuk organisasi yang mempraktikkan pemasaran
konten, di mana informasi berharga dibagikan dengan pelanggan saat ini atau
calon pelanggan. Blogger dapat membangun banyak kredibilitas untuk diri
mereka sendiri dan organisasi mereka dengan memberikan informasi
bermanfaat kepada orang-orang yang menjadi bagian dari target pasar mereka.
Politisi mempraktekkan strategi yang sama ketika mereka menggunakan blog
untuk berkomunikasi dengan konstituen mereka. Kepala eksekutif dan
manajer lainnya menggunakan blog yang ditargetkan kepada karyawan
mereka untuk memotivasi, menginspirasi, dan memberikan informasi tentang
tujuan perusahaan.
Wiki. Wiki adalah situs Web yang memungkinkan banyak orang untuk
menambah atau memperbarui informasi yang ditemukan di situs. Wikis
adalah karya kolaboratif yang bermanfaat dari upaya banyak
peserta.Wikipedia adalah ensiklopedia online yang merupakan karya referensi
umum paling populer di Internet. (Alexa Topsites, 2010). Bisnis dapat
membuat wiki menjadi produk tertentu dan memungkinkan karyawan dan
pelanggan untuk menyumbangkan informasi yang akan membentuk sumber
daya basis pengetahuan bagi mereka yang membutuhkan informasi tentang
produk.
Social Networking Services. Layanan jejaring sosial (SNS) adalah situs Web
tempat individu, yang ditentukan dari sebuah profil, dapat berinteraksi dengan

6
orang lain. Interaksi ini dapat berupa posting pesan, berbagi foto atau video,
berbagi tautan ke materi online, pesan instan, dan sebagainya. Situs jejaring
sosial berbeda dari kategori komunitas online yang lebih luas karena mereka
biasanya mengizinkan individu untuk mengontrol siapa yang dapat mengakses
informasi yang mereka posting ke situs. Misalnya, di Facebook, orang
"berteman" satu sama lain untuk mendapatkan akses ke informasi. Jaringan
sosial individu terdiri dari semua teman yang telah mereka kenal atau
berteman di situs. LinkedIn menggunakan fitur serupa, yang memungkinkan
pengguna menambahkan kontak dan menyetujui atau menolak permintaan
untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
Sharing Sites. Beberapa situs didedikasikan untuk berbagi berbagai jenis
media, termasuk video, audio, dan gambar. YouTube adalah situs Web paling
terkenal untuk berbagi file video. Namun, YouTube juga merupakan bentuk
situs jejaring sosial di mana pengguna berinteraksi satu sama lain dengan
meninggalkan komentar tentang video, memposting tanggapan video,
membuat dan membagikan daftar putar video, dan bahkan membuat saluran
untuk konten videonya.
Beberapa situs memungkinkan pengguna memuat podcast, atau file
audio/video yang diunduh orang ke perangkat seperti komputer dan pemutar
MP3. Situs berbagi gambar seperti Flickr dan Photobucket telah berkembang
melebihi berbagi foto sederhana dan sekarang termasuk kemampuan video
serta alat organisasi dan pengeditan; mereka juga membiarkan orang menjual
foto atau memesan produk dengan gambar foto mereka (misalnya, kalender,
cangkir kopi, dan kaos oblong). Seperti YouTube, mereka mengandung
elemen jejaring sosial dengan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi
dan mengomentari hal-hal yang diposting ke situs.
Widgets dan Mashups. Widget adalah program yang berdiri sendiri yang
dapat disematkan ke dalam halaman Web, blog, profil di situs jejaring sosial,
dan bahkan desktop komputer. Widget umum termasuk jam, penghitung
pengunjung, reporter cuaca, dan kotak obrolan. Bisnis sering mensponsori

7
pengembangan dan distribusi widget sebagai cara mempromosikan diri
mereka sendiri. Misalnya, ESPN.com menawarkan kepada pengguna
sejumlah widget yang dapat menerima dan menampilkan informasi olahraga
seperti skor dan berita serta jadwal siaran.
RSS (Really Simple Syndication). Umpan RSS memungkinkan pengguna
untuk mengumpulkan data yang berubah secara teratur — seperti entri blog,
berita, audio, dan video — ke dalam satu tempat yang disebut agregator berita
atau pembaca RSS. RSS mendorong konten ke pengguna sehingga mereka
dapat menghindari kerumitan karena harus mengunjungi beberapa situs yang
berbeda untuk mendapatkan informasi yang mereka minati. Pembaca RSS
populer termasuk FeedDemon, GoogleReader, dan NewzCrawler. RSS
memungkinkan manajemen konten, yang memungkinkan pengguna untuk
memfilter dan menampilkan informasi dengan cara yang mereka anggap
sangat membantu.
Social Bookmarking dan Tag Clouds. Orang-orang secara tradisional
melacak situs yang ingin mereka ingat dengan menggunakan fitur bookmark
atau daftar favorit di browser mereka. Metode ini memungkinkan pengguna
untuk menyimpan dan mengatur alamat situs web dalam folder yang telah
mereka buat. Namun, karena daftar menjadi panjang, sistem folder ini menjadi
berat dan tidak terorganisir. Menggunakan tag yang ditentukan sendiri, seperti
"mitra bisnis", "Perjalanan," dan "vendor TI," pengguna dapat
mengklasifikasikan situs, memungkinkan mereka untuk dicari menggunakan
tag tersebut. Konten online yang diposkan di situs seperti Flickr dan YouTube
juga dapat diberi tag, yang membantu pengguna lain menemukan konten
tersebut. Tag cloud adalah representasi grafis dari semua tag yang dilampirkan
orang ke halaman tertentu. Ukuran huruf yang bervariasi dari kata-kata dalam
tag cloud mewakili frekuensi kata kunci di situs. Delicious.com mungkin
adalah situs bookmark sosial paling populer. Ini juga memungkinkan
pengguna untuk melihat halaman Web yang ditandai orang lain dengan label
tertentu dan melakukan pencarian untuk situs yang memiliki kombinasi tag.

8
Sementara Delicious.com diposisikan sebagai situs bookmark sosial, ia juga
memelihara wiki, blog, dan menggunakan umpan RSS. Ini menunjukkan
bahwa banyak situs web populer tidak dapat dikategorikan dengan mudah
oleh teknologi tunggal.
AJAX Technologies. AJAX, atau JavaScript dan XML Asinkron, merujuk ke
sekelompok teknologi yang membuat halaman Web yang merespons tindakan
pengguna tanpa mengharuskan seluruh halaman untuk dimuat ulang. Bahasa
AJAX adalah JavaScript, XML, HTML, dan CSS. AJAX memungkinkan
pengembang Web untuk membuat aplikasi kecil yang berjalan di halaman dan
bukan di server. Kemampuan ini membuat konten berjalan lebih cepat dan
meningkatkan fungsionalitas situs Web. Mengapa? Karena tanpa AJAX,
setiap kali Anda mengeklik tautan, Anda harus menunggu laman dimuat.
Aplikasi AJAX berjalan lebih cepat karena tidak perlu menunggu seluruh
laman dimuat di browser.
Media sosial. Secara kolektif, aplikasi Web 2.0 ini sering disebut sebagai
media sosial karena mereka telah memindahkan lokus kontrol untuk
komunikasi massa dari organisasi besar ke pengguna individu. Dengan kata
lain, orang-orang serta organisasi mengendalikan baik pesan maupun
medianya. Organisasi dan pengguna individu dapat dengan mudah berbagi
pemikiran, pendapat, dan pengalaman mereka secara interaktif satu sama lain.
Tidak ada yang memiliki kendali penuh atas pesan atau media, namun
semua orang dapat memainkan bagian jika mereka ingin. Tantangan untuk
bisnis saat ini adalah untuk mengembangkan strategi yang memanfaatkan
media sosial. Diperlukan pola pikir baru. Bisnis yang dulu menghabiskan
sebagian besar waktu mereka untuk mengembangkan cara-cara canggih agar
pesan mereka didengar sekarang harus mengembangkan strategi canggih
untuk mendengarkan dan menanggapi apa yang dikatakan konsumen.

2.3 Manfaat penting penerapan Big Data dalam perusahaan


Tiga manfaat penting penerapan Big Data dalam perusahaan :

9
1. Penghematan biaya, teknologi analisis Big Data seperti Hadoop dan
analisis berbasis cloud membawa pengurangan biaya yang signifikan
dalam hal untuk penyimpanan data dalam jumlah besar.
2. Lebih cepat dan lebih baik dalam pengambilan keputusan, dengan
kecepatan teknologi Big Data seperti hadoop dalam melakukan analisis
dengan dikombinasikan kemampuan untuk menganalisis berbagai macam
sumber data baru membuat Big Data mampu menganalisis informasi lebih
cepat dan membuat keputusan dari hasil analisa tersebut.
3. Melahirkan produk dan layanan baru, dengan kemampuan mengukur
kebutuhan dan kepuasan pelanggan mendatangkan keunggulan dari bisnis
untuk menciptakan produk dan layanan baru yang sesuai dengan
keinginan dan kebutuhan pelanggan.
Dengan tiga manfaat tersebut akan membantu perusahaan mencapai tujuan
dalam meningkatkan keuntungan demi menigkatkan bisnisnya.

2.4 Contoh penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan


1. Natural Language Processing (NLP)
NLP mempelajari bagaimana bahasa alami itu diolah sedemikian
hingga user dapat berkomunikasi dengan komputer. Konsentrasi ilmu ini
adalah interaksi antara komputer dengan bahasa natural yang digunakan
manusia, yakni bagaimana komputer melakukan ekstraksi informasi dari
input yang berupa natural language dan atau menghasilkan output yang
juga berupa natural language, misalnya pada system Automated online
assistant dan deteksi email spam yang cerdas.
2. Computer Vision
Cabang ilmu ini erat kaitannya dengan pembangunan arti/makna dari
image ke obyek secara fisik. Yang dibutuhkan didalamnya adalah metode-
metode untuk memperoleh, melakukan proses, menganalisa dan
memahami image. Apabila cabang ilmu ini dikombinasikan dengan

10
Artificial Intelligence secara umum akan mampu menghasilkan sebuah
visual intelligence system.
3. Robotika dan Sistem Navigasi
Bidang ilmu inilah yang mempelajari bagaimana merancang robot
yang berguna bagi industry dan mampu membantu manusia, bahkan yang
nantinya bisa menggantikan fungsi manusia. Robot mampu melakukan
beberapa task dengan berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Untuk
melakukan hal tersebut, robot diperlengkapi dengan actuator seperti
lengan, roda, kaki, dll. Kemudian, robot juga diperlengkapi dengan sensor,
yang memampukan mereka untuk menerima dan bereaksi terhadap
environment mereka Al-Jajari (1136-1206) seorang ilmuwan Islam pada
dinasti Artuqid yang dianggap pertama kali menciptakan robot humanoid
dimana berfungsi sebagai 4 musisi, hebat kan? Bahkan pada tahun 1796
sudah dihasilkan boneka mekanik bernama Karakuri yang mampu
menuangkan air teh atau menulis karakter Kanji yang dibuat oleh
Hisashige Tanaka.
Ada beberapa istilah penting di dalam robot vision yang saling
berhubungan, diantaranya computer vision, machine vision dan robot
vision. Computer vision merupakan teknologi paling penting di masa
yang akan datang dalam pengembangan robot yang interaktif. Computer
Vision merupakan bidang pengetahuan yang berfokus pada bidang sistem
kecerdasan buatan dan berhubungan dengan akuisisi dan pemrosesan
image. Machine vision merupakan proses menerapakan teknologi untuk
inspeksi automatis berbasis image, kontrol proses dan pemanduan robot
pada berbagai aplikasi industri dan rumah tangga. Robot vision
merupakan pengetahuan mengenai penerapan computer vision pada robot.
Robot membutuhkan informasi vision untuk memutuskan aksi apa yang
akan dilakukan.
Pada pengembangan selanjutnya, menanamkan kecerdasan buatan
yang komplek pada robot sehingga mampu mengenal dan memahami

11
suara manusia, perhatian terhadap berbagai gerak lawan bicara dan
mampu memberikan response alami yang diberikan robot ke manusia
merupakan tantangan ke depan untuk membangun robot masa depan.
4. Game Playing
Game biasanya memiliki karakter yang dikontrol oleh user, dan
karakter lawan yang dikontrol oleh game itu sendiri. Dimana kita harus
merancang aturan-aturan yang nantinya akan dikerjakan oleh karakter
lawan. Game akan menjadi menarik apabila karakter lawan (non-player)
bereaksi dengan baik terhadap apa yang dilakukan oleh player. Hal ini
akan memancing penasaran user dan membuat game menarik untuk
dimainkan. Tujuan intinya adalah membuat non-player memiliki strategi
yang cerdas untuk mengalahkan player. Pada bidang ini, AI dibutuhkan,
yaitu untuk merancang dan menghasilkan game yang fun serta antarmuka
antara man-machine yang cerdas dan menarik untuk dimainkan.
5. Sistem Pakar
Bidang ilmu ini mempelajari bagaimana membangun sistem atau
komputer yang memiliki keahlian untuk memecahkan masalah dan
menggunakan penalaran dengan meniru atau mengadopsi keahlian yang
dimiliki oleh pakar. Dengan sistem ini, permasalahan yang seharusnya
hanya bisa diselesaikan oleh para pakar/ahli, dapat diselesaikan oleh orang
biasa/awam. Sedangkan, untuk para ahli, sistem pakar juga akan
membantu aktivitas mereka sebagai asisten yang seolah-olah sudah
mempunyai banyak pengalaman.

2.5 Fungsi media sosial dalam kehidupan manusia


Media sosial dalam perannya saat ini, telah membangun sebuah
kekuatan besar dalam membentuk pola perilaku dan berbagai bidang dalam
kehidupan manusia. Hal ini yang membuat fungsi media sosial sangat besar.
Adapun fungsi media sosial diantaranya sebagai berikut:

12
a. Media sosial adalah media yang didesain untuk memperluas interaksi
sosial manusia dengan menggunakan internet dan teknologi web.
b. Media sosial berhasil mentransformasi praktik komunikasi searah
media siaran dari satu institusi media ke banyak audience (one to
many) ke dalam praktik komunikasi dialogis antara banyak audience
(many to many).
c. Media sosial mendukung demokratisasi pengetahuan dan juga
informasi. Mentranformasi manusia dari pengguna isi pesan menjadi
pembuat pesan itu sendiri.
Selain itu, terdapat pendapat lain menurut Puntoadi (2011:5) pengguna media
sosial berfungsi sebagai berikut..
a. Keunggulan membangun personal branding melalui sosial media
adalah tidak mengenal trik atau popularitas semu, karena aduensilah
yang akan menentukan. Berbagai sosial media menjadi media untuk
orang yang berkomunikasi, berdiskusi dan bahkan menberikan sebuah
popularitas di media sosial.
b. Media sosial memberikan sebuah kesempatan yang berfungsi interaksi
lebih dekat dengan konsumen. Media sosial menawarkan content
komunikasi yang lebhi individual. Melalui media sosial pula berbagai
para pemasar dapat mengetahui kebiasaan dari konsumen mereka dan
melakukan suatu interaksi secara personal serta dapat membangun
sebuah ketertarikan yang lebih dalam.

13
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Para ilmuan telah menciptakan artificial intelligence atau kecerdasan buatan
yaitu komputer modern yang kemampuan mesin elektronikanya dapat menyimpan
sejumlah besar info, memperoses dengan kecepatan tinggi yang dapat menandingi
kemampuan manusia. Semakin terjadinya perkembangan penggunaan internet, lahir
banyak teknologi yang membantu kehidupan manusia. Berkembanglah website statis
yang menggunakan HTML dalam menampilkan isi konten halaman web. Kemudian
dilanjutkan dengan adanya model web 2.0 pada tahun 2004. Secara kolektif, aplikasi
web 2.0 ini sering disebut sebagai media sosial karena mereka telah memindahkan
ruang kontrol untuk komunikasi massa dari organisasi besar ke pengguna individu.
Teknologi-teknologi yang tercipta ini, telah membantu kegiatan manusia menjadi
lebih efektif dan efisien.

14
DAFTAR PUSTAKA

Rainer, R. Kelly dan Cegielski, casey G. 2011. Introduction to Informatian Systems.


John Wiley & Sons, Inc : Hoboken.
Sumartini. 2012. “Sejarah Web 2.0”. https://www.unpas.ac.id/sejarah-web-2-0/, di
akses 22 April 2018
Suhartono, Bambang. 2013. “Mengenal pengertian web 2.0 dan ciri-ciri nya“.
https://www.google.com/amp/s/bambangsuhartono.wordpress.com/2013/03/0
1/mengenal-pengertian-web-2-0-dan-ciri-ciri-nya/amp/, di akses 22 April
2018
Efendi, Ilham. “Pengertian Big Data “. https://www.it-jurnal.com/pengertian-big-
data/, di akses 22 April 2018
Purmanailuswp. 2015. “Pengertian Artificial Intelligence (kecerdasan buatan)“.
http://web.if.unila.ac.id/purmanailuswp/2015/09/13/pengertian-artificial-
intelligence-kecerdasan-buatan/, di akses 22 April 2018
“Pengertian Media Sosial, Fungsi, Karakteristik, Jenis & Dampak Media Sosial”.
http://www.artikelsiana.com/2017/09/pengertian-media-sosial-
fungsi.html?m=1#, di akses 22 April 2018
Sahrun, Nori. 2017. “Penjelasan dan Contoh Artificial Intelligence“.
https://norisahrunedukasi.wordpress.com/2017/10/24/penjelasan-dan-contoh-
artificial-intelligence/, di akses 23 April 2018

15