Anda di halaman 1dari 9

Keutamaan shalat dibanding ibadah lainnya

Firman Allah :Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan
dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan
mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari
ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Alankabut: 45)
Salah satu syarat sukses kehidupan seorang mukmin adalah mengutamakan kewajiban dengan
melaksanakan 5 kewajiban utama yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji. Dari 5 kewajiban
utama tersebut yang terutama adalah adalah shalat 5 waktu. Dalam surat Al ankabut tersebut
telah disebutkan keutamaan shalat dibanding ibadah lainnya.

Beberapa keutamaan shalat 5 waktu adalah:

1. Perintah Shalat diterima Nabi Saw langsung dari Allah.

Shalat 5 waktu merupakan ibadah yang Allah Ta’ala syariatkan kepada Nabi-Nya Saw secara
langsung tanpa perantara malaikat. Berbeda halnya dengan kewajiban lainnya yang diwajibkan
melalui perantara malaikat. Shalat 5 waktu diwajibkan di langit sementara kewajiban lainnya
diwajibkan di bumi.

2. Shalat untuk kemanfaatan manusia dan pertama kali dihisab sebelum amal lainnya

Shalat membantu hamba meraih kebahagian hidup dan kemulian. Kewajiban shalat tidak berarti
manusia mendapat beban hidup yang merugikan dirinya, namun itu adalah sebagai tanda kasih
sayang Illahi Robbi untuk menyelamatkan jalan hidup manusia dalam meraih kebahagian dan
kemuliaan. Shalat juga dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Shalat adalah amalan
pertama yang akan dihisab pada hari kiamat sebelum ibadah lainnya.

3 Shalat membersihkan tubuh juga dosa.

Dalam hadis disebutkan bahwa shalat disamping membersihkan badan/tubuh juga menghapus
kesalahan2/dosa yang telah menimpa diri manusia. Shalat 5 waktunya itu membuat hamba yang
melaksanakannya akan selalu terjaga dalam rentang waktu antara shalat yang satu dengan
lainnya.

Sabda Nabi : Jika kamu perhatikan bahwa seandainya ada sungai di depan
rumahmu untuk mandi setiap hari 5 kali, apakah kamu akan mengatakan
kotoran pada badanmu masih ada? Mereka menjawab : Tidak tersisa
kotoran sedikitpun juga. Rasulullah bersabda: maka itulah contoh shalat 5
waktu yang Allah akan menghapus dengannya kesalahan2 (dosa-dosa)(HR
Muslim)
4. Shalat menjadikan seorang hamba kepada Tuhannya menjadi sangat dekat

Shalat dapat membuat seorang hamba sangat dekat dan bahkan tiada berjarak dengan Tuhannya.
Keutamaan shalat ditinjau dari rukun shalat adalah dikala bersujud. Sujud merupakan amalan
yang menampakkan tingginya ketundukan seseorang pada Allah.

Ketika sujud, seorang hamba meletakkan anggota tubuhnya yang paling mulia ke tanah untuk
dihadapkan pada Allah, Rabb semesta alam. Sujud merupakan jarak terdekat seorang hamba
dengan Allah SWT.

Sabda Nabi : ‘Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat)


kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah
melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan
dosamu’.”(HR Muslim). dan Sabda Nabi : Keadaan yang paling
mendekatkan seorang hamba dengan Tuhannya ialah sewaktu dia bersujud,
karena itu perbanyaklah berdoa (HR Muslim)
5. Shalat memiliki waktu dan keutamaan dalam melaksanakannya

Shalat yang dilakukan pada waktu-waktu terbaiknya akan mendapatkan keutamaan dan
keberkahan serta doanya dikabulkan Allah.

Firman Allah : “Jagalah oleh kalian shalat-shalat lima waktu dan shalat
wustha, serta berdirilah karena Allah dengan taat/khusyuk.” (Al-Baqarah:
238).

Sabda nabi: “Sesungguhnya dekat-dekatnya Allah kepada seorang hamba


adalah di tengah malam, maka jika kamu mampu tergolong orang-orang
yang mengingat Allah pada saat itu, jadilah.” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Sabda Nabi : “Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat


sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)
Shalat wustho memang dirahasiakan Allah kapan waktunya, banyak ulama menyebutnya pada
pertengahan siang antara waktu dhuhur hingga datangnya Ashar dan shalat ashar itu sendiri.
Namun demikian memang rahasia Allah kapan shalat wustho itu sebenarnya, agar setiap muslim
mau terus menjaga shalatnya agar khusyuk dan tidak lalai. Sementara itu shalat malam yang
baik adalah pada 1/3 malam terakhir menjelang waktu fajar.
Thaharah - Rukun Dan Sunnah Wudhu
20.26 FIQIH, PENGAJIAN

Rukun-rukun Wudhu

Rukun/Fardhu Wudhu ada 6 macam :

1. Niat ketika membasuh muka


2. Membasuk Muka
3. Membasuh kedua tangan sampai kedua siku
4. Mungusap sebagian kepala. Caranya dgn basahi telapak tangan lalu usap pada
rambut kepala. Rambut yang harus diusap paling sedikit adalah bagian dari sehelai
rambut. Sunah dilakukan tiga kali. Boleh memilih rambut yang yang diinginkan
depan samping atau belakang asalkan masih dalam lingkup rambut kepala. Jadi bila
rambutnya panjang melebihi batas kepala maka tidak cukup dengan hanya
membasuh ujungnya yang berada di luar batas kepala.
5. Membasuh kedua kaki sampai pada kedua mata kaki
6. Tertib dari urutan pertama sampai kelima.

Niat adalah menyengaja sesuatu bersamaan dengan pekerjaannya, adapun tempatnya


niat didalam hati sedangkan mengucapkan dengan lisan itu sunnah untuk membantu
hati. Waktu niat ketika membasuh muka (bila mengerjakan wudlu’).
Tertib adalah tidak mendahulukan (membasuh/mengerjakan) anggota wudlu’ atas
anggota wudlu (yang seharusnya diakhirkan)

SunahWudhu

Sunah Wudhu ada 10 :

1. Membaca Basmalah
2. Membasuh kedua telapak tangan sebelum memasukan ke dalam bak wudhu
3. Berkumur
4. Al-Istinsyaq yaitu menghirup air ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya
kembali
5. Mengusap semua bagian kepala
6. Mengusap kedua telinga baik bagian luar ataupun dalam dengan air baru
7. Menyeka jenggot yang tebal, jari jari kedua tangan dan kaki
8. Mendahulukan anggota tubuh yang kanan
9. Membasuh atau mengusap pada anggota wudhu. Basuhan kedua dan yang
ketiga disunahkan jika memang pada basuhan pertama yang wajib sudah mencukupi
kesempurnaan. Apabila yang pertama belum rata maka yang kedua dan seterusnya
masih dianggap yang pertama.
10. Al- Muwalah yaitu membasuh atau mengusap anggota badan yang wajib dibasuh
sebelum anggota badan yang sebelumnya kering.

Perkara yang membatal wudhu


Perkara-perkara yang membatal wudhu ada 6 macam

1. Keluarnya perkara dari 2 jalan yaitu qubul / tempat keluarnya kencing dan dubur
tempat keluarnya air besar.
2. Tidur yang tidak menetapkan pantatnya pada lantai
3. Hilangnya akalsebab mabuk atau akit gila
4. Bersentuhan laki-laki dan perempuan ajnabi/perempuan yang bukan mahromnya
dengan tanpa pembatas
5. Menuyentuh kemaluan keturunan adam dengan telapak tangan, baik
kemaluannya sendiri atau kemaluan orang lain kecuali potongan khitan/qulfah pada
laki-laki dan bidr pada potongan khitan perempuan
6. Menyentuh dengan telapan tangan area lingkaran dubur keturunan adam baik
duburnya sendiri maupun orang lain, berdasar qoul jadi/pendapat barunya imam
Syafi'i
Tabel Perbedaan Haji Dan Umroh
Berikut ini adalah tabel perbedaan haji dan umrah untuk lebih mendekatkan dan memudahkan
pemahaman kita tentang perbedaan haji dan umrah :

Perbed
aan Haji Umroh

Waktu Bulan Dzulhijjah Kapan Saja

Ihram, Thawaf, Sa'i,


Tahalull,
Wukuf di Arafah, Mabit di
Mina, Ihram, Thawaf, Sa'i,
Rukun Lempar Jumroh Tahalull

Hukum Wajib Sunnah Mu'akkadah

6 Perbedaan Haji dan Umroh yang


Harus Kamu Pahami
February 27, 2017 by suplemenhajiumroh

Perbedaan Haji dan Umroh – Ibadah Haji dan Umroh merupakan ibadah yang
di khususkan untuk umat islam dan keduanya dilakukan di kota Mekkah.
Walaupun sudah sering kita dengar mengenai ibadah Haji dan Umroh ini, namun
masih banyak kaum muslimin yang tidak tahu perbedaan dari Haji dan Umroh itu
sendiri.
Hal ini seharusnya dijadikan sebagai motivasi untuk selalu semangat mengkaji
ilmu Agama Islam. Karena ketika kita melakukan sebuah amalan tanpa ilmu
maka hasilnya akan sia-sia. Dalam artikel ini kita akan coba mengulas mengenai
perbedaan haji dan umroh. Berikut ini adalah ulasannya.
1. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Pengetiannya

500px.com

Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan Haji dan Umroh berdasarkan
dari pengertiannya.
A. Pengertian Ibadah Haji

Haji merupakan salah satu dari rukun islam yang ke 5 dalam ajaran islam yang
mana hukum dari ibadah ini adalah wajib bagi orang yang memiliki kemampuan
untuk mengerjakannya dari segala sisi baik fisik maupun finansialnya.
B. Pengertian Ibadah umroh

Umroh merupakan suatu ibadah yang hampir sama dengan ibadah haji namun
memiliki hukum yang tidak wajib atau bisa dibilang sunnah untuk dikerjakan. Dan
Ibadah umroh juga dapat dikerjakan setiap hari, kecuali di hari yang
diselenggarakannya Ibadah haji.
2. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Hukumya

500px.com

Perbedaan yang kedua terletak pada hukumnya yang mana sudah disinggung di
atas. Hukum ibadah haji adalah wajib bagi yang mampu, sementara ibadah
umroh hukumnya sunnah muakat tetapi ada sebagian ulama yang mengatakan
wajib bagi yang mampu.
Untuk lebih jelasnya lagi mengenai hukum ibadah haji dan umroh mari kita lihat
firman Allah SWT dalam Q,S Ali Imron ayat 97.
‫ت نممن السنتنطاَنع إملنليِمه نسمبيِلل نونملن نكنفنر نفإمان ا‬
‫ان نغمنيي نعمن اللنعاَلنمميِنن‬ ‫س محجج اللنبليِ م‬ ‫نو م ا م‬
‫ل نعنلىَ الاناَ م‬
“Menunaikan ibadah haji adalah kewajiban terhadap Allah, yaitu
bagi mereka yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah.
Barangsiapa mengingkari kewajiban haji ini, maka sesungguhnya
Allah adalah Tuhan Yang Maha Kaya yang tidak memerlukan
sesuatu apapun dari semesta alam.”
Selain firman Allah swt diatas, ada banyak sekali hadist yang menjelaskan
tentang hukum ibadah Haji dan Umroh ini. Salah satunya adalah sebagai berikut.
Hadits Jabir bin ‘Abdillah RA, ia berkata bahwa.
Rasulullah SAW ditanya mengenai wajib ataukah sunnah bagi umat
Muslim untuk menunaikan umroh. Nabi SAW kemudian menjawab,
“Tidak. Jika kau berumroh maka itu lebih baik.” (HR. Tirmidzi)
Ibadah Haji dan Umroh memang bukanlah suatu ibadah yang ringan. Hal ini
dikarenakan selain harus memiliki biaya yang cukup juga harus memiliki
kesehatan fisik yang kuat. Oleh sebab itu Allah swt tidak membebankan bagi
mereka yang kurang mampu.
3. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Waktu
500px.com

Perbedaan antara ibadah haji dan umroh berikutnya adalah terletak pada waktu
pelaksanaannya. Untuk ibadah haji hanya dilakukan satu tahun sekali atau
hanya pada musimnya saja sementara ibadah umroh dapat dilakukan sewaktu-
waktu kecuali ketika musim haji atau diluar dari hari-hari dilaksanakannya ibadah
haji.
4. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Tempat
500px.com

Kemudian perbedaan haji dan umroh yang selanjutnya adalah berdasarkan


tempat pelaksanaan kedua ibadah tersebut. Memang haji dan umroh sama-
sama dikerjakan di Masjidil Haram atau makkah, akan tetapi ada beberapa
tempat yang tidak dikunjungi pada saat melaksanakan ibadah umroh.
Ketika melaksanakan ibadah haji harus melakukan rukun yang berada di luar
mekah seperti wukuf di Arafah dan bermalam di situ serta lempar jumroh di mina.
Yang mana dalam ibadah umroh hal itu tidak dilakukan.
5. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Rukun dan Cara
Pelaksanaannya
500px.com

Adapun perbedaan ibadah Haji dan Umroh menurut rukun dan tata caranya
seperti berikut.
 Rukun umroh: Ihram, Tawaf, Sya’i, dan Tahalul.
 Rukun haji: Ihram, Tawaf, Sya’i, Tahalul, wukuf, diarafah, bermalam di
Muzdhalifah, dan lempar jumroh di Mina.
6. Perbedaan Haji dan Umroh Berdasarkan Tingkat Keramain
500px.com

Mengenai keramaian pada saat ibadah haji dan umroh sangat berbeda, sudah
pasti lebih ramai ibadah haji dibandingkan dengan ibadah umroh karena ibadah
umroh bisa dilakukan kapan saja sehingga tidak perlu sampai berdesak-
desakan.
Sangat berbeda dengan ibadah haji yang hanya dilakukan satu tahun sekali,
dimana seluruh umat islam di segala penjuru berkumpul di makkah untuk
melaksanakan ibadah Haji. Hal ini juga berdampak untuk negeri yang mayoritas
muslim seperti Indonesia yang harus antri terlebih dahulu sebelum berangkat
ibadah Haji.
Nah itulah beberapa perbedaan Haji dan Umroh yang harus kamu ketahui. Jadi
kedua ibadah tersebut merupakan ibadah yang banyak memiliki keutamaan.
Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua dan semoga Allah swt mengizinkan
kita untuk melaksanakan Ibadah Haji dan Umroh. Aamiin