Anda di halaman 1dari 2

PERMEN Nomor 12 Tahun 2017

Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik

Isu\ Jenis EBT PLTS PLTB PLTA PLTBm PLTBg PLTSa PLTP

BPP Pembangkitan adalah biaya penyediaan di Pembangkitan tidak termasuk biaya penyaluran tenaga
BPP Pembangkitan
listrik
Sistem Pelelangan
Pembelian Tenaga Listrik berdasarkan Kuota Harga patokan atau mekanisme pemilihan langsung
Kapasitas
Kapasitas KIT < 10 MW wajib operasi terus menerus
Pengoperasian Kapasitas ≤ 10 MW, harus mampu
operasi min CF = 65%.
Pembangkit
Kapasitas > 10 MW, CF tergantung
kebutuhan sistem

Pelelangan
berdasarkan Kuota Kap ≤ 10 MW,
Menggunakan harga patokan harga patokan.
Kapasitas (di RUPTL),
Mekanisme Pembelian atau mekanisme pemilihan Kap > 10 MW, Harga Patokan
minimum total paket Pemilihan
langsung
15 MW (bisa di Langsung
beberapa lokasi)
Harga Pembelian (HP),
HP max 85% BPP Pembangkit setempat HP max 100% BPP setempat
BPP setempat > BPP
Nasional
Harga Pembelian (HP),
HP = BPP setempat Berdasarkan kesepakatan
BPP setempat ≤ BPP
Nasional
BPP setempat dan
Ditetapkan oleh Menteri
Nasional
BOOT (Build, Own, Operate
Pola Kerjasama BOOT
and Transfer )
Pembangunan jaringan dapat dilakukan oleh PPL berdasarkan
business to business
evakuasi daya mekanisme yang saling menguntungkan
Pelaksanaan Due Wajib melakukan due (business toatas
diligence business ).
kemampuan teknis dan finansial PPL, dan dapat dilakukan
Diligence (Uji Tuntas) procurement agent yang ditunjuk PLN
- mengutamakan PPL dengan TKDN sesuai ketentuan peraturan perudang-undangan.
TKDN
- sesuai SNI; atau Standar Internasional; atau Standar Negara lain yang tak bertentangan dengan ISO
-atau IECSNI; atau Standar Internasional; atau Standar Negara lain yang tak bertentangan dengan ISO
sesuai
Konstruksi Pembangkit
atau IEC; atau standar PLN
Penerimaan dan - Info terbuka kondisi sistem yang siap menerima KIT SET (Sumber Energi Terbarukan)
Pengoperasian - Info terbatas rata-rata BPP setempat pada PL yang berminat
Pembangkit
Standar PJBL wajib - Melaporkan ke Menteri
Standar dokumen secara berkala setiap 3 bulan atau sewaktu-waktu diperlukan
pengadaan
disusun dan - standar PJBL
dipublikasikan
Sangsi Keterlambatan
Denda/ sanksi dikenakan jika terlambat COD dan dituangkan dalam PJBL
Pembangunan

Ketentuan Peralihan
Penetapan
Pelaksanaan pembelian dan Pengelola tenaga air untuk Pemenang WK Panas
Pemenang Pengembang
harga TL sesuai PJBL pembangkit Bumi
Kuota
(contracted) jika sudah :
Penandatangan PJBL dengan PLN
Pelaksanaan pembelian Penetapan Pengelola tenaga
sesuai aturan sebelumnya Penetapan Pengembang
air untuk pembangkit
(jika tak bertentangan
dengan PERMEN ini), Belum menandatangani PJBL dengan PLN
sementara harga sesuai
PERMEN ini jika :
Proses pembelian dan harga program Pemenang WK Panas
sesuai PERMEN sebelumnya percepatan Bumi, belum sign PJBL
jika pembangun BUMN Panas Bumi
Melaksanakan PERMEN an
Dikecualikan terhadap Badan Usaha dan PT PLN (Persero) bersepakat mengikuti proses pembelian dan
baru harga berdasarkan PERMEN ini
Harga patokan tertinggi pembelian TL PLTA (Permen 03 Tahun 2015) dinyatakan tidak berlaku