Anda di halaman 1dari 2

ROE (RETURN ON EQUITY)

- Adalah rasio perbandingan antara laba bersih dengan modal perusahaan


𝐸𝐴𝑇
- Rumus ROE = 𝐸𝑄𝑈𝐼𝑇𝑌 x 100%

- Dinyatakan dalam bentuk persentase


- Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari setiap jumlah yang diinvestasikan
oleh pemegang saham
- Untuk mengukur seberapa efisien perusahaan dalam memanfaatkan setiap uang dari
pemegang saham
- Contoh misalnya ROE 22,2 % dari 900 artinya perusahaan dapat menghasilkan jumlah
sebesar 200 (22%) dari modal 900.
- Berapa besar laba perusahaan didapat dari modal yang sudah ditanam dapat dilihat dari
RASIO ini...
- Termasuk dalam rasio profitabilitas (rasio untuk mengukur tingkat pendapatan atau
keuntungan suatu perusahaan)
- ROE sendiri untuk ukuran berapa persen untuk perusahaan belum ada angka pasti untuk
standarnya sendiri. Namun untuk mengukur ROE sendiri jumlahnya “LEBIH TINGGI
LEBIH BAIK” jadi jika ingin melihat apakah tingkat ROE perusahaan tersebut ternasuk
dalam angka yang tinggi atau rendah maka harus membandingkannya dengan perusahaan
sejenis. APABILA perusahaan tersebut lebih tinggi dari yang lain dari jumlah ROE nya,
berarti dapat dikatakan perusahaan tersebutlah yang memiliki ukuran yang baik dari sisi
ROEnya.
NPM (NET PROFIT MARGIN)

- Adalah rasio Perbandingan antara laba bersih dengan pendapatan/penjualan perusahaan.


- Dinyatakan dalam bentuk persentase (%)
𝐸𝐴𝑇
- Rumus dari NPM = 𝑅𝐸𝑉𝐸𝑁𝑈𝐸

- Untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari setiap
kegiatan penjualan dan operasional perusahaan
- Untuk mengukur seberapa besar perusahaan dalam menghasilkan laba bersih deengan
pendapatan yang ada.
- Dengan tingginya NPM maka perusahaan melaksanakan kegiatan operasionalnya dengan baik
Mampu memaksimalkan dengan baik biaya-biaya dalam perusahaan dan juga pendapatannya
sehingga dari pendapatan itu dapat menghasilkan laba bersih yang besar untuk perusahaan.
- Bagi investor NPM berguna untuk mengukur seberapa efisien perusahaan dalam mengelola
perusahaan dan memperkirakan probabilitas di masa depan.
- Untuk melihat berapa persen pendapatan membiayai biaya operasional
- Untuk melihat seberapa besar persentase dalam membayar dividen
- Untuk mengukur keberhasilan bisnis perusahaan
- Intinya jika NPM naik maka LABA akan naik