Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : ................................................


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Semester : VII / Dua
Materi Pokok : Puisi Rakyat
Alokasi Waktu : 2 x Pertemuan (6 JP)

A. Kompetensi Inti

No. KI Kompetensi Inti


KI-1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI-2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya.
KI-3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
KI-4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

No KompetensiDasar IndikatorPencapaianKompetensi
3 3.9 Mengidentifikasi 3.9.1.Menentukan kata berima pada (pantun ,
informasi (pesan, rima, gurindam , syair )
dan pilihan kata) dari 3.9.2 Menentukan kata berima sama secara utuh.
puisi rakyat (pantun, 3.9.3 Menentukan kata berima akhir sebagian.
syair, dan bentuk puisi 3.9.4 Membandingkan pantun, syair dan
rakyat setempat) yang gurindam
dibaca dan didengar.
4.9 Menyimpulkan isi puisi 4.9.1 Menyimpulkan ciri puisi rakyat (pantun ,
rakyat (pantun, syair, dan gurindam , syair ) dengan tepat.
bentuk puisi rakyat Menyimpulkan ciri Gurindam
setempat) yang disajikan 4.9.2 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun,
dalam bentuk tulis gurindam dan syair) dengan tepat.

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan pertama
Setelah membaca teks puisi rakyat, peserta didik dapat
1. Menentukan kata berima pada puisi Rakyat dengan tepat.
2. Menentukan kata berima sama secara utuh dengan teliti.
3. Menentukan kata berima akhir sebagian dengan teliti.
4. Membandingkan (persamaan dan perbedaan ) ciri-ciri puisi rakyat (Pantun, gurindam,
syair) dengan percaya.

Pertemuan kedua
Setelah membaca teks puisi rakyat, peserta didik dapat
5 Menyimpulkan ciri puisi rakyat (pantun , gurindam , syair ) dengan tepat.
6 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, gurindam dan syair) dengan tepat.

Fokus nilai-nilai sikap


1. Percaya diri
2. Jujur
3. Tanggungjawab
4. Santun
5. Kerjasama

D. Materi Pembelajaran
1. Materi Pembelajaran Reguler
1) Fakta
Teks Puisi Rakyat (pantun, syair, dan gurindam)
2) Konsep
a. Mendata rima puisi rakyat, pilihan kata, dan pesan yang tersirat pada puisi
rakyat (pantun, syair, dan Gurindam)
b. Mengidentifikasi struktur puisi rakyat (pantun, syair dan gurindam)
c. Mengidentifikasi pilihan kata pada puisi rakyat (pantun, syair, dan gurindam)
3) Prosedur
Cara menyusun puisi rakyat (pantun, syair, dan gurindam)
4) Metakognitif
Mengevaluasi isi, struktur dan rima dalam pantun.

2. Materi Pembelajaran Remidial


Menentukan isi puisi rakyat: pantun, syair, dan gurindam

7 Materi Pembelajaran Pengayaan


Mencari puisi rakyat bentuk pantun, syair, dan gurindam di buku sumber lain, internet,
koran/majalah, kemudian menentukan ciri-ciri dan isinya.

E. Metode Pembelajaran
Metode Ilmiah (Saintifik)

F. Media dan Bahan


a. Media
1) Video berbalas pantun;
2) Tabel identifikasi kata berima pantun;
3) Tabel identifikasi kata berima gurindam;
4) Tabel identifikasi kata berima syair;
5) Tabel identifikasi kata berima sama secara utuh;
6) Tabel identifikasi kata berima akhir sebagian;
7) Tabel identifikasi perbedaan pantun, gurindam, dan syair;
8) Tabel identifikasi persamaan pantun, gurindam, dan syair;

b. Bahan
1) Kertas post it
2) Kertas plano
3) Lem/double tapes
4) Gunting, spidol

G. Sumber Belajar
Priyatni, Endah Tri. 2016. Bahasa Indonesia Kelas VII. Jakarta: Bumi aksara.
Harsiati, Titik. 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII SMP/M.Ts. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. Hlm. 166 s.d 178
Harsiati, Titik. 2016. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII SMP/M.Ts. Jakarta:
Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. Hlm. 89 s.d 102.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (3 JP)

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


a. Salah seorang peserta didik diminta untuk memimpin berdoa.
b. Membangun konteks dengan menyanyikan lagu “Rasa Sayange” berbalas pantun.
c. Melalui curah pendapat, siswa diminta untuk mempredikasi manakah yang
dikategorikan pantun, gurindam, dan syair.
d. Guru menyampaikankompetensi yang akandicapai, yaitumengidentifikasi kata
berima pada puisi rakyat.
e. Guru menyampaikangarisbesarcakupanmateridankegiatan yang akandilakukan.
f. Guru menyampaikanlingkuppenilaian, yaitupengetahuandanketerampilan.

Kegiatan Inti ( 100 menit)


Pendekatan Saintifik
a. Setiap peserta didik membaca contoh pantun, gurindam, dan syair pada buku siswa
halaman 167 s.d 169.
b. Setelah mencermati beberapa teks puisi rakyat, peserta didik diarahkan untuk berpikir
apakah teks-teks puisi rakyat yang dibaca tersebut memiliki rima yang sama.
c. Peserta didik berdiskusi kelompok (tiap kelompok 4-5 orang) untuk membahas
pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan hasil pengamatan peserta didik
terhadap rima puisi rakyat yaitu pantun, gurindam dan syair.
d. Peserta didik diarahkan untuk berpikir tentang perbandingan pantun, syair dan
gurindam tentang persamaan dan perbedaannya.
e. Peserta didik membandingkan hasil analisisnya terhadap puisi rakyat untuk
memperkuat pemahaman terhadap rima teks puisi rakyat.
f. Peserta didik menelaah kembali teks puisi rakyat dengan memperhatikan berbagai
informasi.
g. Peserta didik mendiskusikan hal-hal yang harus direvisi terkait dengan rima puisi
dan perbandingan teks puisi rakyat pantun, syair, dan gurindam.
h. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang rima dan
perbandingan puisi rakyat (pantun, gurindam dan syair), dan ditanggapi oleh
kelompok lainnya.
i. Setiap peserta didik menilai apakah prediksi kata berima yang telah ditulis sesuai
dengan isi puisi rakyat yang telah dibaca.

Kegiatan Penutup (10 menit)


a. Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan mengenai kata
berima pada puisi rakyat bentuk pantun, gurindam, dan syair.
b. Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi kelebihan dan kekurangan
kegiatan pembelajaran, serta menyampaikan tindak lanjut/perbaikan untuk kegiatan
belajar berikutnya.
c. Guru memberi umpan balik peserta didik dalam proses dan hasil pembelajaran
dengan cara memberi kesempatan untuk menyebutkan kembali persamaan dan
perbedaan pantun, gurindam, dan syair.
d. Guru menyampaikan kegiatan belajar yang dikerjakan sebagai PR, yaitu berupa
membaca puisi rakyat yang lainnya.
e. Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya, yaitu menyimpulkan ciri dan isi puisi rakyat (pantun, gurindam, dan
syair.

Pertemuan Kedua (3 JP)

Kegiatan Pendahuluan (10 menit)


a. Salah seorang peserta didik diminta untuk memimpin berdoa.
b. Guru mengajak peserta didik untuk berbalas pantun.
c. Peserta didik diminta menebak kompetensi yang akan dikuasainya.
d. Guru menyampaikan kompetensi yangharus dikuasai peserta didik.
e. Guru menyampaikan kegiatanpembelajarandanpenilaian yang akandilakukan,
yaitumenentukan ciri dan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan gurindam).

Kegiatan Inti (100 menit)


Kerja Kelompok
a. Peserta didik berbagi menjadi 4-6 kelompok.
b. Setiap kelompok peserta didik membaca puisi rakyat bentuk pantun, syair, dan
gurindam,
c. Tiap kelompok menandai ciri baris puisi dengan mengidentifikasi rima pada puisi
rakyat bentuk pantun. Syair, dan gurindam.
d. Tiap kelompok berlatih mengungkapkan kembali isi masing-masing puisi rakyat
yang dibaca dengan bahasa sendiri dengan cara mengelaborasi ciri-ciri pantun, syair,
dan gurindam.
e. Tiap kelompok secara bergantianmengungkapkan kembali isi puisi rakyat yang
dibacanya dengan memperhatikan ciri-ciri puisi pantun, syair, dan gurindam.
f. Kelompok lain memberikan penilaian terhadap kemampuan mengungkapkan
kembali isi pantun, syair, dan gurindam .
g. Guru memberikan penguatan.

Kegiatan Penutup (10 menit)

a. Guru bersama dengan peserta didik mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan


kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan, serta menyampaikan tindak
lanjut/perbaikan untuk kegiatan belajar berikutnya.
b. Guru bertanya kepada peserta didik apakah kompetensi yang ingin dikuasai sudah
tercapai.
c. Guru memberitahukan kegiatan belajar yang akan dikerjakan pada pertemuan
berikutnya, yaitu menentukan langkah-langkah penyusunan puisi rakyat bentuk
pantun, syair, dan gurindam.
B. Penilaian, Pembelajaran Remedial, dan Pengayaan
Teknik Penilaian

No. Kompetensi Teknik Penilaian


1 Sikap (Spiritual sosial) Observasi (jurnal)
2 Pengetahuan Tes tertulis
3 Keterampilan Kinerja

1. Penilaian Sikap
a) Rubrik Penilaian Sikap
Lembar Pengamatan Sikap
Kelas : …………………
Hari, Tanggal : …………………
Materi Pokok : …………………
Sikap

Tanggung Jawab

Gotong Royong

PercayaDiri
No Nama Siswa

Keterangan
Toleransi
Disiplin

Santun
Jujur

b) Data Penilaian Sikap


Nama Peserta
No Waktu Catatan Perilaku Butir Sikap Ket
Didik

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis (uraian)


3. Penilaian Keterampilan : Produk

Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran


a. Pertemuan Pertama ( Pengetahuan )
Bacalah teks puisi rakyat ( pantun, gurindam, syair ) halaman 167 s.d. 169
1. Tuliskanlah kata berima pada pantun , gurindam dan syair
Kata berima pada pantun
Kata berima pada larik ganjil ( 1 dan 3 ) Kata berima pada larik genap
(2 dan 4)

Kata berima pada gurindam


Kata berima pada larik 1 Kata berima pada larik 2
Kata berima pada syair
Kata berima pada larik 1 Kata berima pada larik 2,3,dan 4

1. Tulislah 3 kata berima sama secara utuh!


2. Tulislah 3 kata berima akhir sebagian!
3. Tulislah 4 perbedaan dan persamaan syair , gurindam dan pantun!

Pertemuan kedua ( Keterampilan )


1. Sebutkan ciri pantun, gurindam dan syair
2. Sebutkan isi pantun, gurindam dan syair di bawah ini
Pantun

Baik bergalas baik tidak,


Buli-buli bertali benang;
Baik berbalas baik tidak,
Asal budi sama dikenang.

Ikan nila dimakan berang-berang,


Katak hijau melompat ke kiri;
Jika berada di rantau orang,
Baik-baik membawa diri.

Akar keladi melilit selasih,


Selasih tumbuh di hujung taman;
kalungan budi junjungan kasih,
Mesra kenangan sepanjang zaman.

Gurindam

Jika hendak mengenal orang mulia,


lihatlah kepada kelakuan dia.

Jika hendak mengenal orang yang berilmu,


bertanya dan belajar tiadalah jemu.

Syair perahu

Inilah gerangan suatu madah


Mengarangkan syair terlalu indah
Membetuli jalan tempat berpindah
Di sanalah iktikat diperbetuli sudah

Wahai muda kenali dirimu


Ialah perahu tamsil hidupmu
Tiadalah berapa lama hidupmu
Ke akhirat jua kekal hidupmu

Hai muda arif budiman


Hasilkan kemudi dengan pedoman
Alat perahumu jua kerjakan
Itulah jalan membetuli insan
Perteguh jua alat perahumu
Hasilkan bekal air dan kayu
Dayung pengayuh taruh di situ
Supaya laju perahumu itu

Sudahlah hasil kayu dan ayar


Angkatlah pula sauh dan layar
Pada beras bekal jantanlah taksir
Niscaya sempurna jalan yang kabir

Karya: Hamzah Fansuri

Kunci jawaban
Pertemuan Pertama ( Pengetahuan )

1. Kata berima pada pantun

Kata berima pada larik ganjil Kata berima pada larik genap
( 1 dan 3 ) (2 dan 4)
Bayam, ayam Kantung, sekampung
Tidak, tidak Benang, dikenang
Berang, orang Kiri diri
Selasih, kasih Taman , zaman

Kata berima pada gurindam


Kata berima pada larik 1 Kata berima pada larik 2
Perangai Ramai
Guru Seteru
Berbangsa Bahasa
Mulia Dia

2. Kata berima pada syair


Kata berima pada larik 1 Kata berima pada larik 2,3,dan 4
Madah Indah, berpindah, sudah
Dirimu Hidupmu, hidupmu, hidupmu
Budiman Pedoman, kerjakan, insane
Perahumu Kayu, di situ, itu
Ayar Layar, taksir, kabir

3. Kata berima sama secara utuh


Benda di sekitar / buah / tumbuhan / Kata dengan bunyi akhir sama secara utuh
nama kota / hewan / masakan
Jeruk Terpuruk, terburuk, terkutuk
Kancil Hasil, kecil, kerdil
Asoka Petaka, membuka, berkata

4. kata berima akhir sebagian


Benda di sekitar / buah / tumbuhan / Kata dengan bunyi akhir
masakan sama secara utuh

Keris Menepis, menangkis


Makan Jangan, tantangan

Tongkat Mengecat, cepat

5. Perbedaan syair , gurindam dan pantun


Pantun Gurindam Syair

 Bersajak a-b-a-b  Bersajak a-a tau b-b  Bersajak a-a-a-a


 Tiap baris terdiri dari 8-  Tiap baris terdiri dari 10-
 Tiap baris terdiri dari 8-
12 suku kata 14 suku kata 14 suku kata
 Berisi sampiran dan isi  Isi grindam berupa  Tiap baris merupakan
 1 bait terdiri dari 4 baris nasihat isi
 1 bait terdiri dari 2 baris
 Setiap bait terdiri dari 4
baris
- Persamaan pantun, gurindam dan syair adalah sama –sama puisi rakyat untuk
menyampaikan nasihat yang terikat oleh rima.

Pedoman Penskoran
No
Deskripsi Jawaban Skor
Soal
1 Jika menuliskan empat (4) rima pada pantun sesuai dengan isi teks 4
Jika menuliskan tiga (3) rima pada pantun sesuai dengan isi teks 3
Jika menuliskan dua (2) rima pada pantu sesuai dengan isi teks 2
Jika menuliskan satu (1) rima pada pantu sesuai dengan isi teks 1
Skor 4
2 Jika menuliskan empat (4) rima pada gurindam sesuai dengan isi teks 4
Jika menuliskan tiga (3) rima pada gurindam sesuai dengan isi teks 3
Jika menuliskan dua (2) rima pada gurindam sesuai dengan isi teks 2
Jika menuliskan satu (1) rima pada gurindam sesuai dengan isi teks 1
Skor 4
3 Jika menuliskan lima (5) rima pada syair sesuai dengan isi teks 5
Jika menuliskan empat (4) rima pada syair sesuai dengan isi teks 4
Jika menuliskan tiga (3) rima pada syair sesuai dengan isi teks 3
Jika menuliskan dua (2) rima pada syair sesuai dengan isi teks 2
Jika menuliskan satu (1) rima pada syair sesuai dengan isi teks 1
Skor 5
4 Jika menuliskan tiga (3) kata berima secara utuh 3
Jika menuliskan dua (2) kata berima secara utuh 2
Jika menuliskan satu (1) kata berima secara utuh 1
Skor 3
5 Jika menuliskan tiga (3) kata berima secara sebagian 3
Jika menuliskan dua (2) kata berima secara sebagian 2
Jika menuliskan satu (1) kata berima secara sebagian 1
Skor 3
6a Jika menuliskan empat (4) perbedaan pantun, gurindam dan syair 4
Jika menuliskan tiga (3) perbedaan pantun, gurindam dan syair 3
Jika menuliskan dua (2) perbedaan pantun, gurindam dan syair 2
Jika menuliskan satu (1) perbedaan pantun, gurindam dan syair 1
Skor 4
6b Jika menuliskan tiga (3) persamaan pantun, gurindam dan syair 3
Jika menuliskan dua (2) persamaan pantun, gurindam dan syair 2
Jika menuliskan satu (1) persamaan pantun, gurindam dan syair 1
Skor 3
Total skor 26

NA= Skor yang diperoleh x 100


Skor maximal

b. Pertemuan kedua (Keterampilan)

1. 5 Ciri pantun,gurindam dan syair


Ciri-ciri pantun
• Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).
• Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.
• Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.
• Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.
• Baris ketiga dan keempat merupakan isi.
Ciri gurindam
a) terdiri atas dua baris dalam sebait
b) tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata
c) tiap baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya
d) merupakan satu kesatuan yang utuh.
e) baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian
Ciri-ciri syair antara lain :
1. Setiap bait terdiri dari empat baris.
2. Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata.
3. Bersajak a-a-a-a.
4. Semua baris adalah isi.
5. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan.
2. Isi pantun
a. Setiap kita melakukan perbuatan yang baik pasti akan dikenang.
b. Di manapun kita berada kita harus mnyesuaikan diri dengan keadaan tradisi
setempat.
c. Kita harus mempunyai budi pekerti yang mulia sehingga akan dikenang
selamaya.
3. Isi gurindam
a. Sifat seseorang itu dilihat dari kelakuannya.
b.bertanyalah kepada orang yang pintar karena mereka tidak pernah bosan
belajar.
4. isi syair:
a. Niat yang baik dalam kehidupan harus diperbanyak agar dapat menjalani
kehidupan yang terburuk sebelumnya.
b. Pemuda harus membekali diri dengan ilmu dan amal yang baik agar hidup
Berguna.
c. Hidup harus berlandaskan pedoman yang bisa dijadikan sebagai paduan
untuk menjadi seseorang yang memiliki budi pekerti yang mulia.
d. Manusia wajib membekali hidupnya dengan ilmy dan perbuatan yang baik agar
kehidupan yang akan dihadapinya menjadi lebih bermanfaat.
e. Jika hidup sudah dibekali ilmu dan amal baik jalankanlah hidup dengan
kegiatanyang member manfaat yang pastinya sudah member kehidupan yang
membahagiakan.

1. Pedoman Penskoran
No
Deskripsi Jawaban Skor
Soal
1 Jika menuliskan lima (5) ciri pantun dengan tepat 5
Jika menuliskan empat (4) ciri pantun dengan tepat 4
Jika menuliskan tiga (3) ciri pantun dengan tepat 3
Jika menuliskan dua (2) ciri pantun dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) ciri pantun dengan tepat 1
Skor 5
2 Jika menuliskan lima (5) ciri gurindam dengan tepat 5
Jika menuliskan empat (4) ciri gurindam dengan tepat 4
Jika menuliskan tiga (3) ciri gurindam dengan tepat 3
Jika menuliskan dua (2) ciri gurindam dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) ciri gurindam dengan tepat 1
Skor 5
3 Jika menuliskan lima (5) ciri syair dengan tepat 5
Jika menuliskan empat (4) ciri syair dengan tepat 4
Jika menuliskan tiga (3) ciri syair dengan tepat 3
Jika menuliskan dua (2) ciri syair dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) ciri syair dengan tepat 1
Skor 5
4 Jika menuliskan tiga (3) isi pantun dengan tepat 3
Jika menuliskan dua (2) isi pantun dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) isi pantun dengan tepat 1
Skor 3
5 Jika menuliskan dua (2) isi gurindam dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) isi gurindam dengan tepat 1
Skor 2
6 Jika menuliskan lima (5) isi syair dengan tepat 5
Jika menuliskan empat (4) isi syair dengan tepat 4
Jika menuliskan tiga (3) isi syair dengan tepat t 3
Jika menuliskan dua (2) isi syair dengan tepat 2
Jika menuliskan satu (1) isi syair dengan tepat 1
Skor 5
Total skor 25
NA= Skor yang diperoleh x 100
Skor maximal

Pembelajaran Remedial dan Pengayaan

Mengetahui .................., ........................... 20...


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

....................................... ............................................
NIP................................... NIP .........................................

Anda mungkin juga menyukai