Anda di halaman 1dari 4

5.

2 Macam Reseptor Sel


 Reseptor permukaan sel
 Molekul sinyal ekstraseluler menimbulkan perubahan pada reseptor, tanpa harus
masuk ke dalam sel, tanpa harus masuk ke dalam sel. Terdiri dari 3 macam, yaitu :
- Ion channel-linked receptor ( reseptor saluranion )
- G protein-linked receptor (reseptor terkait – protein G )
- Enzyme-linked receptor (reseptor tirosin – kinase )

http://staff.ui.ac.id/system/files/users/asmarinah.si/material/kuliahs2transduksisinyal.ppt

 Reseptor intraseluler
– Berupa reseptor yg terletak di sitoplasma atau nukleus sel target.
– Sinyal kimiawi masuk ke dalam sel melewati membran plasma
– Molekul sinyal berukuran cukup kecil shg bisa melewati fosfolipid membran
atau molekul sinyal berupa lipid shg terlarut dalam membran.
– Contoh:
 Hormon steroid dan hormon tiroid (lipid), mis: testosteron
 Molekul gas oksida nitrat (NO)

5.3 Reseptor Membran


1. Reseptor Terkait-Protein G (G protein-coupled reseptor/GPCR)
– Berupa protein membran yg bekerja bersamaan dgn protein G dan protein lain
(biasanya enzim)
– Pendeteksian sinyal berupa cahaya, bau, dan deteksi hormon serta
neurotransmiter tertentu
– Jalur ini bisa mengaktivasi atau menginhibisi tgt protein G yg terikat pada
reseptor
 Protein G yang menstimulasi (Gs): protein menstimulasi effector
enzyme
 Protein G yang menginhibisi (Gi): protein menginhibisi effector
enzyme
– Aktivasi enzim (Contoh: adenylil cyclase) akan menghasilkan sejumlah
second messenger yang menentukan respon seluler terhadap sinyal yang
datang

Ligan Aktivasi/
berikatan dgn Aktivasi Respon
reseptor shg protein G Inhibisi seluler
teraktivasi enzim

Struktur GPCR adenylyl cyclase (AC)


2. Reseptor Tirosin-Kinase
– Reseptor membran yang memiliki bagian protein di sisi sitoplasmik yang
berperan sbg enzim (tirosin kinase)
– Fungsi: mengkatalisis transfer gugus fosfat (fosforilasi) dari ATP ke asam
amino tirosin pd protein substrat
– Tahapan proses transduksi sinyal yang terjadi:
 Pengikatan ligan menyebabkan 2 polipeptida reseptor membentuk
dimer
 Dengan menggunakan gugus fosfat dari ATP, daerah tirosin kinase
setiap polipeptida memfosforilasi tirosin pada peptida lain (dimer
merupakan substrat sekaligus enzim) → protein reseptor teraktivasi
 Aktivasi reseptor menyebabkan reseptor dapat berikatan dengan
protein intraseluler dan mengaktifkannya melalui fosforilasi
– Contoh: faktor pertumbuhan, yg merangsang sel untuk tumbuh dan
bereproduksi.

3. Reseptor Saluran Ion


– Protein membran berupa ion-channel protein yang membuka ketika berikatan
dengan ligan dan menutup ketika ligan terlepas dari reseptor
– Pengikatan ligan menyebabkan terbukanya saluran ion sehingga ion-ion dari
cairan ekstraseluler dapat masuk ke dalam sitosol sel target
– Perubahan konsentrasi menyebabkan perubahan potensial elektrik membran
plasma
– Contoh:
 Pada sel saraf: Saluran ion Na+ dan K+ pada sel saraf terbuka ketika
hormon asetilkolin berikatan dengan reseptornya
 Pada sel otot: pengikatan asetilkolin mengakibatkan masuknya ion
Ca2+ dan menghasilkan kontraksi otot

http://www.academia.edu/8524964/7_Komunikasi_Antar_Sel