Anda di halaman 1dari 4

3 Hotel Unik

1. Ice Hotel

Foto Ice Hotel : www.google.com

a. Lokasi : Jukkasjarvi, Swedia


b. Deskripsi :
Ice Hotel menawarkan kamar-kamar yang seluruhnya terbuat dari pahatan
es dari Sungai Torne di dekatnya. Kamar-kamar yang hangat juga ditawarkan.
Pengalaman sauna yang dapat dipesan menawarkan sauna, hot tub dengan
pemanas kayu, dan bathtub es dengan biaya tambahan.
Memiliki suhu antara -5 sampai -8 derajat Celsius, kamar-kamar dingin
bertema individual meliputi perabotan es yang diukir dengan tangan oleh seniman
internasional. Anda akan tidur di kantong tidur berpemanas di tempat tidur Carpe
Diem eksklusif berbalut kulit rusa. Di pagi hari, juga dapat menikmati sauna
bersama. Semua kamar yang hangat meliputi TV kabel layar datar dan WI-FI
gartis, ruang makan, dan kamar mandi pribadi dengan shower.
Restoran Ice Hotel menyajikan hidangan tradisional dengan bahan-bahan
yang diproduksi secara lokal. Anda dapat bersantai dengan minuman panas dan

1
makanan ringan di lounge hangat, atau menikmati koktail yang disajikan dalam
gelas yang terbuat dari es di Icebar yang bertemperatur dingin.
Dapat menikmati wisata berpemandu gratis selama 30 menit di Ice Hotel
yang dingin, ditawarkan setiap hari dalam bahasa Inggris atau Swedia. Area
sekitar Icehotel sangat populer untuk kegiatan musim dingin outdoor seperti naik
kereta luncur anjing, perjalanan kereta luncur rusa, dan wisata mobil salju. Staf
juga akan dengan senang hati mengatur kegiatan seperti arung jeram, hiking, dan
memancing. Selama musim panas, akan mengalami matahari tengah malam. Di
musim dingin, dimana dapat menikmati cahaya Aurora jika beruntung. Untuk
biaya menginap di Ice Hotel sekitar Rp. 2 - 3 juta rupiah permalam.

2. Das Park Hotel

Foto Das Park Hotel : www.google.com

a. Lokasi : Ottensheim, Austria


b. Deskripsi :
Das Park Hotel dibangun dengan misi ramah lingkungan. Saat ini, Das
Park Hotel sudah memiliki cabang kedua di Bottrop, Jerman. Dibangun di dalam
beton drainase atau pipa pembuangan berbentuk tube, hotel Das Park Hotel

2
menawarkan kesempatan menginap di dalam ruang sempit, tapi bersih dan
didesain apik. Berat beton yang digu nakan untuk satu tubenya sekitar 9,5 ton.
Tiap pipa dilengkapi dengan lukisan karya seniman ternama Austria
Thomas Latzel Ochoa dan dindingnya dilapisi pelapis pernis berkualitas. Di
tempat ini, tidak perlu khawatir soal kenyamanan, karena masing-masing kamar
dilengkapi dengan tempat tidur, langit-langit, rak, dan pencahayaan yang cukup.
Lebih lanjut, masing-masing pipa juga memiliki pintu privasi, untuk masuk ke
dalam kamar hanya dengan menekan tombol digital dan kode rahasia.
Hotel ini hanya buka pada Mei sampai Oktober saja setiap tahunnya.
Uniknya, kita hanya perlu membayar serelanya untuk dapat menginap satu atau
bermalam-malam di tube beton ini.

3. Hotel Bambu Indah

Foto Hotel Bambu Indah : www.google.com

a. Lokasi : Banjar Baung, Desa Sayan, Ubud, Indonesia


b. Deskripsi :
Hotel dengan konsep unik etnik ini berlokasi di pusat Kabupaten Gianyar.
Jika kita tengah berada di Ubud, Bali, membutuhkan waktu tak lama untuk bisa

3
sampai di hotel tersebut. Untuk mencapai hotel ini, harus melewati hamparan
sawah dan jurang curam yang terletak di sebuah kaki bukit.
Sebelum menikmati keunikan kamar yang disajikan oleh Hotel Bambu
Indah, maka kita akan terlebih dulu dimanjakan dengan bebagai macam candi-
candi yang kental akan budaya Bali. Tak hanya candi, juga akan disuguhi
pemandangan pegunungan Batu Kau.
Saat pertama kali menginjakkan kaki di hotel ini, akan dimanjakan dengan
lantai kaca yang di bawahnya telah mengalir air yang dilengkapi dengan ikan-ikan
kecil yang berenang kesana-kemari. Uniknya, air tersebut bukanlah air yang
berasal dari pancuran atau sumur, tetapi air yang berada di bawah lantai kaca
bening tersebut berasal dari laut. Jadi, ikan-ikan yang Anda lihat benar-benar ikan
yang biasa bebas berenang di lautan bebas.
Fasilitas hotel yang sangat memanjakan para pengunjungnya ini tak hanya
berhenti sampai di situ saja. Sebab sebuah kamar bernama The Udang House
sudah siap memanjakan mata lebih dalam dan nyata. Inilah yang membedakan
Hotel Bambu Indah dengan hotel-hotel yang lainnya.
Kamar dari The Udang House sengaja dibangun menggunakan ornamen
katu jati. Sedangkan tempat tidurnya dilengkapi dengan kelambu yang sengaja
diletakkan di bagian tengah ruangan. Di dalam ruangan ini, pengelola hotel juga
telah menyediakan sebuah perahu dayung yang sangat kental dengan nuansa
pedesaan ditambah dengan jarring ikan yang siap membuat betah di dalam kamar.
Tak hanya fasilitas-fasilitasnya saja yang sangat kental dengan nuansa
pedesaan. Namun, arsitektur dan interiornya mampu menyejukkan mata. Untuk
biaya menginap di Hotel Bambu Indah mulai sekitaran Rp. 2 juta rupiah
permalam.