Anda di halaman 1dari 56

MODEL SILABUS MATA PELAJARAN

SEKOLAH MENENGAH ATAS/ MADRASAH ALIYAH/SEKOLAH


MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN
(SMA/MA/SMK/MAK)

MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


JAKARTA, 2017

-i-
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI i
I. PENDAHULUAN 1
A. Rasional 1
B. Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti di Pendidikan Dasar dan Menengah 3
C. Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Pendidikan
Agama Islam dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Atas/Madrasah
Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan 3

D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi


Pekerti Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah
Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan 7

E. Pembelajaran dan Penilaian


1. Pembelajaran 9
2. Penilaian
F. Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi Lingkungan dan
Siswa 10
II. KOMPETENSI DASAR, MATERI POKOK, DAN PEMBELAJARAN 12
A. Kelas X 12
B. Kelas XI 17
C. Kelas XII 22

III. MODEL SILABUS SATUAN PENDIDIKAN 27


A. Kelas X 27
B. Kelas XI 28
C. Kelas XII 29
IV. MODEL RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 30
A. Kelas X 30
B. Kelas XI 40
C. Kelas XII 46

-i-
I. PENDAHULUAN

A. Rasional

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan pendidikan yang secara mendasar
menumbuhkembangkan akhlak siswa melalui pembiasaan dan pengamalan ajaran Islam
secara menyeluruh (kaffah). Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
sebagai suatu mata pelajaran diberikan pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan
SMK/MAK,baik yang bersifat kokurikuler maupun ekstrakurikuler.

Kompetensi, materi, dan pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti


dikembangkan melalui pertimbangan kepentingan hidup bersama secara damai dan
harmonis (to live together in peace and harmony). Pembelajaran dilaksanakan berbasis
aktivitas pada kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Penumbuhan dan
pengembangan sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran, pembiasaan, keteladanan,
dan pembudayaan untuk mengembangkan karakter siswa lebih lanjut. Sekolah sebagai
taman yang menyenangkan untuk tumbuh berkembangnya pengetahuan, keterampilan,
dan sikap siswa yang menempatkan pengetahuan sebagai perilaku (behavior), tidak hanya
berupa hafalan atau verbal.

PAI dan Budi Pekerti berlandaskan pada aqidah Islam yang berisi tentang keesaan Allah
Swt. sebagai sumber utama nilai-nilai kehidupan bagi manusia dan alam semesta. Sumber
lainnya adalah akhlak yang merupakan manifestasi dari aqidah, yang sekaligus merupakan
landasan pengembangan nilai-nilai karakter bangsa Indonesia. Dengan demikian,
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan pendidikan yang ditujukan untuk
dapat menserasikan, menselaraskan dan menyeimbangkan antara iman, Islam, dan ihsan
yang diwujudkan dalam:
1. membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. serta
berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur ( Hubungan manusia dengan Allah Swt.);
2. menghargai, menghormati dan mengembangkan potensi diri yang berlandaskan pada
nilai-nilai keimanan dan ketakwaan (Hubungan manusia dengan diri sendiri);
3. menjaga kedamaian dan kerukunan hubungan inter dan antar umat beragama serta
menumbuhkembangkan akhlak mulia dan budi pekerti luhur (Hubungan manusia
dengan sesama); dan
4. penyesuaian mental keislaman terhadap lingkungan fisik dan sosial (Hubungan
manusia dengan lingkungan alam).

Berdasarkan penjelasan di atas, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dikembangkan
dengan memperhatikan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin yang mengedepankan prinsip-
prinsipIslam yang humanis, toleran, demokratis, dan multikultural.

-1-
Islam yang humanis berarti memandang kesatuan manusia sebagai mahluk ciptaan Allah,
memiliki asal-usul yang sama, menghidupkan rasa perikemanusiaan, dan mencita-citakan
pergaulan hidup yang lebih baik. Nilai-nilai Islam humanis yang dapat diimplementasikan
dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa SMA/MA/SMK/MAK di antaranya adalah:
berprasangka baik, disiplin, jujur, berbuat baik kepada sesama manusia, dan berlaku adil.

Islam yang toleran mengandung arti bersikap menghargai pendapat, pandangan,


kepercayaan, atau kebiasaan yang berbeda dengan pendirian seseorang, juga tidak
memaksa, tetap berlaku baik, lemah lembut, dan saling memaafkan. Nilai-nilai Islam
toleran yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa SMA/
MA/SMK/MAK di antaranya adalah: berprasangka baik, hidup rukun, dan menjaga
persatuan.

Demokratis berarti yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan
yang sama bagi sesama dengan mengutamakan kebebasan berekspresi, berkumpul, dan
mengemukakan pendapat sesuai dengan norma dan hukum yang berlaku. Nilai-nilai Islam
demokratis yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa
SMA/MA/SMK/MAK di antaranya adalah: kontrol diri, disiplin, bertanggung jawab,
berkompetisi dalam kebaikan, berpikir kritis, dan menjaga persatuan.

Multikultural berarti bersikap mengakui, akomodatif, dan menghormati perbedaan dan


keragamaan budaya, untuk mencari dan memudahkan hubungan sosial, serta gotong
royong demi mencapai kebaikan bersama. Nilai-nilai multikultural dalam Islam yang
dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa SMA/MA/SMK/MAK
di antaranya adalah: berprasangka baik, persaudaraan, hidup rukun, menghindari tindak
kekerasan, saling menasehati, menjaga persatuan, dan hidup damai dalam keberagaman.

Kompetensi, materi, dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
dikembangkan melalui pertimbangan kepentingan hidup bersama secara damai dan
harmonis (to live together in peace and harmony). Pembelajaran dilaksanakan berbasis
aktivitas pada kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler. Penumbuhan
dan pengembangan sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran, pembiasaan,
keteladanan, dan pembudayaan untuk mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Sekolah sebagai taman yang menyenangkan untuk tumbuh berkembangnya sikap,
pengetahuan, dan keterampilan siswa yang menempatkan pengetahuan sebagai perilaku
(behavior), tidak hanya berupa hafalan atau verbal.

Silabus ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana sehingga
mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Penyederhanaan format dimaksudkan agar
penyajiannya lebih efisien, namun lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap
mempertimbangkan tata urutan (sequence) materi dan kompetensinya. Penyusunan
silabus ini dilakukan dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan
kurikulum; mudah diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh siswa
(learnable); terukur pencapainnya (measurable), dan bermakna untuk dipelajari (worth to
learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan pendidikan siswa.

Silabus ini merupakan acuan bagi guru dalam melakukan pembelajaran agar siswa
mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam
kehidupan sehari-hari. Upaya peningkatan keimanana dan ketakwaan tersebut dilakukan
dengan memperhatikan nilai-nilai Islam rahmatan lilalamin yang mengedepankan prinsip-
prinsip Islam yang humanis, toleran, demokratis, dan multikultural.

Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan kepada guru
untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta mengakomodasi
keungulan-keunggulan lokal. Atas dasar prinsip tersebut, komponen silabus mencakup
kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran. Uraian pembelajaran
yang terdapat dalam silabus merupakan alternatif kegiatan yang dirancang berbasis

-2-
aktivitas. Pembelajaran tersebut merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat
mengembangkan berbagai model yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata
pelajaran. Dalam melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam pengembangan
materi, pengelolaan proses pembelajaran, penggunaan metode dan model pembelajaran,
yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat perkembangan
kemampuan kemampuan siswa.

B. Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Pendidikan Agama Islam


dan Budi Pekerti di Pendidikan Dasar dan Menengah

PAI dan Budi Pekerti dikembangkan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan
siswa dalam hal keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam
kehidupan sehari-hari. Tujuan pendidikan ini kemudian dirumuskan secara khusus dalam
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai berikut;

1. menumbuhkembangkan aqidah melalui pemberian, pembinaan, dan pengembangan


pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman siswa tentang
Agama Islam sehingga menjadi muslim yang terus berkembang keimanan dan
ketakwaannya kepada Allah Swt; dan

2. mewujudkan manusia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu
manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis,
berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial
serta mengembangkan budaya agama dalam kehidupan sebagai warga masyarakat,
warga negara, dan warga dunia.

C. Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Pendidikan Agama Islam


dan Budi Pekerti di Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah
Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan

Kempetensi yang Diharapkan setelah siswa mempelajari Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti di SMA/MA/SMK/MAK dapat dilihat pada Tabel Peta Kompetensi yang
memberikan gambaran umum tentang capaian kompetensi mulai SD/MI sampai dengan
SMA/MA/SMK/MAK.

-3-
-4-
Tabel Peta Kompetensi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK/MAK

Kelas I – III Kelas IV – VI Kelas VII-IX Kelas X-XII


 Al-Qur’ān  Al-Qur’ān  Al-Qur’ān  Al-Qu’an
Terbiasa membaca, menulis, menghapal, Terbiasa membaca, menulis, Membaca, menghafal, menghayati Meyakini, membaca, menghafal,
memahami makna dan berperilaku sesuai menghapal, memahami makna dan dan menyajikan keterkaitan antara menganalisis dan menyajikan hubungan
nilai-nilai yang terkandung di dalam al- berperilaku sesuai nilai-niai yang sikap dengan nilai-nilai yang al-Qur’an ayat-ayat pilihan dengan
Qur’an surat-surat pendek pilihan. terkandung di dalam al-Qur’an surat- terkandung di dalam ayat-ayat kehidupan sehari-hari serta dapat
surat pendek dan ayat-ayat pilihan. pilihan. berperilaku sesuai kandungan ayat-ayat
tersebut .

 Aqidah  Aqidah  Aqidah  Aqidah


Menerima, mengakui, meyakini dan Menerima, mengakui, meyakini dan Meyakini, menghayati, memahami Meyakini, mengamalkan, menganalisis
memahami sifat-sifat Allah Swt., makna memahami sifat-sifat Allah Swt., dan menyajikan contoh perilaku makna rukun Iman dan dapat
Asmaul Husna, dan dua kalimat makna Asmaul Husna, dan rukun yang mencerminkan ajaran tentang menyajikan hubunganya dengan
syahadat. iman. rukun Iman. kehidupan sehari-hari.

 Akhlak  Akhlak  Akhlak  Akhlak


Meyakini, memahami makna do’a Meyakini, memahami makna dan Meyakini, menghayati, memahami Meyakini, menganalisis, menyajikan
sebelum dan sesudah belajar, doa menyajikan contoh perilaku terpuji makna dan menyajikan contoh contoh dan keutamaan perilaku terpuji
sebelum dan sesudah makan serta serta berperilaku terpuji. perilaku terpuji serta berperilaku serta berperilaku terpuji.
berperilaku terpuji. terpuji.

 Fiqih  Fiqih  Fiqih  Fiqh


Meyakini dan memahami tata cara Meyakini dan memahami tata cara Menjalankan, menghayati, Meyakini, menganalisis,
bersuci, şalat dan kegiatan agama di bersuci dari hadas kecil, makna salat, memahami dan menyajikan serta mendiskripsikan kedudukan al-Qur’an,
sekitar rumah dan sekolah, makna zikir puasa Ramadan, pelaksanaan şalat mempraktikkan tata cara bersuci hadis, dan ijtihad sebagai sumber
dan doa setelah şalat tarāwih dan tadārus al-Qur’ān, hikmah dari hadas kecil dan hadas besar, hukum Islam dan hikmah ibadah haji,
zakat, infaq, dan sedekah. salat wajib berjamaah, salat Jum’at, zakat, wakaf serta mengamalkan nilai-
salat sunah berjamaah dan nilai yang terkandung dalam hukum
munfarid, sujud syukur, sujud Islam tersebut.
tilawah, sujud sahwi, puasa wajib
dan sunah, makanan dan minuman
yang halal dan haram, zakat, ibadah
haji dan umrah, penyembelihan

-5-
Kelas I – III Kelas IV – VI Kelas VII-IX Kelas X-XII
hewan, qurban dan aqiqah sesuai
dengan ketentuan syari’at Islam.

 Sejarah Peradaban Islam  Sejarah Peradaban Islam  Sejarah Peradaban Islam  Sejarah Peradaban Islam
Meyakini, memahami dan meneladani Meyakini, memahami dan meneladani Menghayati, meneladani, Meyakini, menganalisis substansi,
kisah Nabi Adam a.s., Nabi Idris a.s., kisah Nabi Ayyub a.s., Nabi Zulkifli memahami dan menyajikan strategi, dan penyebab keberhasilan
Nabi Nuh a.s., Nabi Hud a.s.,Nabi Saleh a.s., Nabi Harun a.s., Nabi Musa rangkaian sejarah perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw di
a.s., Nabi Lut a.s., Nabi Ishaq a.s., Nabi a.s.,Nabi Dawud a.s., Nabi Sulaiman Nabi Muhammad saw. periode Makkah dan Madinah, serta
Ya’qub a.s., Nabi Yusuf a.s., Nabi a.s., Nabi Ilyas a.s., Nabi Ilyasa’ Makkah madinah, al-Khulafā al- meneladaninya.
Syu‘aib a.s., Ibrahim a.s., Nabi Ismail a.s.,Nabi Yunus a.s., Nabi Zakariya Rāsyidùn, Bani Umayah,
a.s., dan Nabi Muhammad saw. a.s., Nabi Yahya a.s., Nabi Isa Abbasiyah, berkembangnya dan
a.s.,kisah keteladanan sahabat-sahabat tradisi Islam di Nusantara.
Nabi Muhammad saw., dan Wali
Allah yang sembilan (Wali Songo),
kisah keteladanan Ashabul Kahfi
sebagaimana terdapat dalam al-Qur’ān

-6-
D. Kerangka Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Kejuruan/
Madrasah Aliyah Kejuruan

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diberikan sejak SD sampai


SMA/MA/SMK/MAK sebagai mata pelajaran, dan nilai-nilainya terintegrasi dalam
proses pembelajaran di sekolah.

Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti diperkuat


melalui pengkondisian aktivitas berupainteraksi siswa baik di lingkungan sekolah,
keluarga, masyarakat, dan pergaulan dunia yang terintegrasi dalam proses
pembelajaran di kelas.

Kerangka pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada
SMA/MA/SMK/MAK mengikuti elemen pengorganisasian Kompetensi Dasar yang
mengacu pada Kompetensi Inti (KI) berikut ini.

KI Kelas X Kelas XI Kelas XII

Menghayati dan Menghayati dan Menghayati dan


1 mengamalkan ajaran mengamalkan ajaran agama mengamalkan ajaran agama
agama yang dianutnya yang dianutnya yang dianutnya

Menunjukkan perilaku Menunjukkan perilaku Menunjukkan perilaku


jujur, disiplin, tanggung jujur, disiplin, tanggung jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong jawab, peduli (gotong jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, royong, kerjasama, toleran, royong, kerjasama, toleran,
toleran, damai), santun, damai), santun, responsif damai), santun, responsif
responsif dan pro-aktif dan pro-aktif dan dan pro-aktif dan
dan menunjukkan sikap menunjukkan sikap sebagai menunjukkan sikap sebagai
sebagai bagian dari solusi bagian dari solusi atas bagian dari solusi atas
2
atas berbagai berbagai permasalahan berbagai permasalahan
permasalahan dalam dalam berinteraksi secara dalam berinteraksi secara
berinteraksi secara efektif efektif dengan lingkungan efektif dengan lingkungan
dengan lingkungan sosial sosial dan alam serta dalam sosial dan alam serta dalam
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai menempatkan diri sebagai
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam cerminan bangsa dalam
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia pergaulan dunia
pergaulan dunia

Memahami, menerapkan, Memahami, menerapkan, Memahami, menerapkan,


dan menganalisis dan menganalisis menganalisis dan
pengetahuan faktual, pengetahuan faktual, mengevaluasi pengetahuan
konseptual, prosedural, konseptual, prosedural, dan faktual, konseptual,
dan metakognitif metakognitif berdasarkan prosedural, dan
berdasarkan rasa ingin rasa ingin tahunya tentang metakognitif berdasarkan
tahunya tentang ilmu ilmu pengetahuan, rasa ingin tahunya tentang
pengetahuan, teknologi, teknologi, seni, budaya, dan ilmu pengetahuan,
seni, budaya, dan humaniora dengan teknologi, seni, budaya, dan
3 humaniora dengan wawasan kemanusiaan, humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan penyebab fenomena dan
kejadian, serta pengetahuan prosedural kejadian, serta menerapkan
menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang pengetahuan prosedural
prosedural pada bidang spesifik sesuai dengan pada bidang kajian yang
kajian yang spesifik bakat dan minatnya untuk spesifik sesuai dengan
sesuai dengan bakat dan memecahkan masalah bakat dan minatnya untuk

-7-
KI Kelas X Kelas XI Kelas XII
minatnya untuk memecahkan masalah
memecahkan masalah

Mengolah, menalar, dan Mengolah, menalar, dan Mengolah, menalar,


menyaji dalam ranah menyaji dalam ranah menyaji, dan mencipta
konkret dan ranah abstrak konkret dan ranah abstrak dalam ranah konkret dan
terkait dengan terkait dengan ranah abstrak terkait
pengembangan dari yang pengembangan dari yang dengan pengembangan dari
dipelajarinya di sekolah dipelajarinya di sekolah yang dipelajarinya di
4 sekolah secara mandiri
secara mandiri, bertindak secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, secara efektif dan kreatif, serta bertindak secara
serta mampu serta mampu menggunakan efektif dan kreatif, dan
menggunakan metoda metoda sesuai dengan mampu menggunakan
sesuai dengan kaidah kaidah keilmuan metoda sesuai dengan
keilmuan kaidah keilmuan

Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA/MA/ SMK/MAK
meliputi:
1. Al-Qur’an dan Hadis
2. Keimanan
3. Akhlak
4. Fiqh
5. Sejarah Peradaban Islam
Peta Materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA/MA/ SMK/MAK
meliputi:

Kelas X Kelas XI Kelas XII

 Q.S. al-Hujurat/49: 10  Q.S. al-Maidah/5 : 48;  Q.S. Ali Imran/3: 190-


dan 12, Q.S. al-Isra’/17: Q.S. an-Nisa/4: 59, dan 191, dan Q.S. Ali
32, serta hadis tentang Q.S. at-Taubah/9 : 105 Imran/3: 159serta hadis
kontrol diri (mujahadah serta hadis tentang taat tentang berpikir kritis
an-nafs), prasangka baik pada aturan, kompetisi dan bersikap demokratis
(husnuzzan), dan dalam kebaikan, dan etos
 Q.S. Luqman/31: 13-14
persaudaraan (ukhuwah). kerja,
dan Q.S. al-Baqarah/2:
 Q.S. an-Nur/24:2, serta  Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan 83, serta hadis tentang
hadis tentang larangan Q.S. al-Maidah/5 : 32 kewajibanberibadah dan
pergaulan bebas dan serta hadis tentang bersyukur kepada Allah
perbuatan zina toleransi, rukun, dan sertaberbuat baik kepada
menghindarkan diri dari sesama manusia
tindak kekerasan.

 Iman kepada Allah  Iman kepada Kitab Allah,  Iman kepada hari akhir,
(penghayatan al-Asma’u dan Rasul Allah Swt. qada dan qadar.
al-Husnaal-Karim, al-
Mu’min, al-Wakil, al-
Matin, al-Jami’, al-‘Adl,
dan al-Akhir), dan Iman
kepada Malaikat Allah
Swt.

 Berpakaian sesuai  Syaja’ah, kejujuran,  Bekerja keras dan


syariat Islam, jujur dan hormat dan patuh kepada bertanggung jawab.
semangat keilmuan. orangtua dan guru.

 Kedudukan al-Qur’an,  Pengurusan jenazah,  Pernikahan dalam Ilam


Hadis, dan ijtihad khutbah, dakwah, tabligh, dan pembagian waris.

-8-
Kelas X Kelas XI Kelas XII
sebagai sumber hukum dan prinsip-prinsip
Islam, haji, zakat, dan ekonomi Islam.
wakaf.

 Substansi dan strategi  Substansi dan  Substansi dan


keberhasilan dakwah perkembangan peradaban perkembangan
Nabi Muhammad saw di Islam pada masa kejayaan peradaban Islam di
Makkah dan Madinah. dan perkembangan Islam Indonesia dan peradaban
pada masa modern. Islam dunia

E. Pembelajaran dan Penilaian

1. Pembelajaran

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dilaksanakan dengan


menggunakan beberapa pendekatan antara lainsaintifik (mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan). Di samping itu,
pembelajaran juga dapat dilakukan dengan berbagai macam model dan pendekatan
sesuai dengan karakteristik materi yang dibelajarkan dan kompetensi yang akan
dicapai.

Berikut ini dikemukakan beberapa contoh model pembelajaran dalam Pendidikan


Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam pembelajaran al-Qur’an dapat digunakan
metode Mencari Pasangan (Make a Match) dalam menentukan ayat dan
terjemahannya. Dalam pembelajaran aqidah dapat digunakan metode Penemuan
(Inquiry) dalam mencari bukti-bukti kekuasaan Allah Swt. Dalam pembelajaran
akhlak dapat digunakan metode Bermain Peran (role playing) dalam
mencontohkan perilaku terpuji. Dalam pembelajaran fiqh dapat digunakan metode
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) dalam menentukan
dampak zakat terhadap peningkatan ekonomi kaum dhuafa. Dalam pembelajaran
Sejarah Peradaban Islam dapat digunakan metode Pembelajaran Berbasisi Masalah
(Problem Based Learning) dalam meminimalisir dampak radikalisme. Contoh
penggunaan model-model pembelajaran tersebut tidak baku, tetapi harus
disesuaikan dengan karakteristik materi pembelajaran.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti dapat dilaksanakan dengan menggunakan berbagai metode dan strategi
yang tepat dengan tetap memperhatikan nilai-nilai agama. Dalam metode problem
based learning misalnya, pendidik dapat menanamkan nilai-nilai kerjasama,
gotong-royong, kerukunan dan demokrasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam Small group discussion (diskusi kelompok kecil), pendidik
dapat menanamkan nilai percaya diri dalam berpendapat, bertanggung jawab, dan
menghargai pendapat orang lain, tetapi tetap menjaga nilai multikulturalisme
dengan toleransi yang tinggi dalam hidup bermasyarakat yang lebih luas. Dengan
metode role playing (bermain peran) sebagai muzakki (pemberi zakat) dan
mustahiq (penerima zakat) dalam pembelajaran Fiqih tentang zakat, pendidik
dapat menanamkan nilai-nilai kepedulian dan empati kepada sesama,
persaudaraan, di samping ajaran tentang kerja keras dan cerdas untuk dapat
menjadi muzakkiserta penciptaan ekonomi yang berkeadilan.

-9-
Selain itu, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dapat juga
dikemas melalui multimedia sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Sebagai contoh: al-Qur’an, aqidah, akhlak, fiqih dan sejarah peradaban
Islam dapat dikemas sedemikian rupa dalam web secara terpadu. Bahan-bahan
materinya dapat berupa berbagai macam media seperti bahan teks, gambar, suara,
video, animasi, simulasi dan sebagainya. Materi-materi tersebut dapat dipadukan
ke dalam satu-dua media atau semua media (multimedia).

Pengembangan materi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dapat juga
dikemas secara interaktif dan menarik. Salah satu caranya adalah dengan
menintegrasikan berbagai macam media sehingga siswa dapat memilih apa yang
akan dikerjakan selanjutnya, bertanya, dan mendapatkan jawaban melalui
pemanfaatan komputer. Dengan demikian siswa memiliki kebebasan belajar sesuai
dengan keinginanya. Hal ini dimaksudkan agar belajar menjadi tidak monoton,
mengekang dan menegangkan.

Kebutuhan siswa harus juga menjadi pertimbangan dalam pembelajaran. Pada


umumnya ada tiga tipe pembelajar, yaitu auditory, visual, dan kinestetik. Dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, pendidik dituntut untuk
dapat mengakomodasi kebutuhan siswa yang karakteristiknyaberagam. Dengan
demikian, pendidik Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti telah
mengimplementasikan ajaran Islam tentang keadilan, berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial, renponsif, dan nilai-nilai lain dalam ajaran Islam yang
humanis.

2. Penilaian
Aspek yang dinilai pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Penilaian sikap dilakukan melalui
observasi, penilaian diri, penilaian antar teman, dan jurnal catatan guru. Penilaian
aspek pengetahuan dilakukan melalaui tes tertulis, tes lisan, observasi terhadap
diskusi, tanya jawab dan percakapan, serta penugasan. Penilaian aspek
keterampilan dilakukan melalui unjuk kerja/praktik, projek, produk, dan
portofolio.

Sebagai ilustrasi, berikut ini dikemukakan beberapa contoh teknik penilaian.


Dalam penilaian al-Qur’ān dapat digunakan teknik penilaian praktik membaca al-
Qur’ān, komponen yang dinilai meliputi: cara membaca (pengucapan huruf,
panjang pendek bacaan) dan adab membaca. Dalam penilaian aqidah
dapatdigunakan teknik penilaian diri terhadap pengamalan keyakinan. Dalam
penilaian akhlak dapat digunakan teknik penilaian observasi. Dalam penilaian
fiqh dapatdigunakan teknik penilaian praktik ibadah. Dalam penilaian sejarah
peradaban Islam dapatdigunakan teknik penilaian proyek.

F. Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi Lingkungan dan Siswa

Indonesia sebagai negara kesatuan yang terdiri atas berbagai suku bangsa, agama,
budaya, ras, dan kelas sosial merupakan kekayaan yang patut disyukuri dan dipelihara
agar tetap menjadi sumber kekuatan. Jika tidak disikapi dengan bijak, keberagaman itu
dapat menjadi sumber konflik. Oleh karena itu, berbagai kearifan lokal yang telah
mengakar di masyarakat harus dipelihara dan dikembangkan sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui Pendidikan Agama Islam dan
Budi Pekerti dengan tetap memperhatikan nilai-nilai Islam yang humanis, toleran,
demokratis, multikultural, dan berwawasan kebangsaan.

- 10 -
Sejalan dengan karakteristik pendidikan abad 21 yang memanfaatkan teknologi
informasi dan komunikasi, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
dalam Kurikulum 2013 juga memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi
sebagai media dan sumber belajar. Pemanfaatan TIK mendorong siswa dalam
mengembangkan kreativitas dan berinovasi serta meningkatkan pemahaman dan
pengetahuan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti memanfaatkan berbagai


sumber belajar seperti buku teks yang tersedia dalam bentuk buku guru dan buku
siswa. Sesuai dengan Karakteristik Kurikulum 2013, buku teks bukan satu-satunya
sumber belajar. Guru dapat menggunakan buku pengayaan atau referensi lainnya dan
mengembangkan bahan ajar sendiri seperti LKS (Lembar Kerja Siswa). Dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, LKS bukan hanya kumpulan
soal.

- 11 -
II. KOMPETENSI DASAR, MATERI POKOK,
DAN PEMBELAJARAN
Kelas X

- 12 -
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

1.1 Meyakini bahwa kontrol  Q.S ,Q.S. al-  Membaca Q.S. al-Hujurat (49): 10 dan 12
diri (mujahadah an-nafs), Hujurat (49): serta hadits terkait.
persaudaraan (ukhuwah), 10 dan 12  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid),
dan prasangka baik serta hadits Q.S. al-Hujurat (49): 10 dan 12.
(husnuzzhan) adalah terkait
perintah agama.  Memberi stimulus agar siswa bertanya
perilaku tentang, Q.S. al-Hujurat (49): 10 dan 12 serta
2.1 Berperilaku kontrol diri kontrol diri hadits terkait.
(mujahadah an-nafs), (mujahadah
persaudaraan (ukhuwah), an-nafs),  Menterjemahkan,Q.S. al-Hujurat (49): 10
dan prasangka baik persaudaraan dan 12 serta hadits terkait.
(husnuzzhan) sebagai (ukhuwah),  Mencermati makna, Q.S. al-Hujurat (49): 10
implementasi dari perintah dan dan 12 serta hadits terkait.
Q.S. al-Hujurat/49: 10 prasangka  Menganalisis, Q.S. al-Hujurat (49): 10 dan
dan 12 Q.S. Ali Imran/3: baik 12 serta hadits terkait.
134,Q.S. al-Hujurat (49): (husnuzzhan)
10 dan 12 serta hadis  Mengidentifikasi manfaat kontrol diri
terkait. (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik
3.1 Menganalisis, Q.S. al- (husnuzzhan).
Hujurat (49): 10 dan 12;
serta hadis tentang kontrol  Menyimpulkan isi kandungan,Q.S. al-
diri (mujahadah an-nafs), Hujurat (49): 10 dan 12 serta hadits terkait.
persaudaraan (ukhuwah),  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam
dan prasangka baik ,Q.S. al-Hujurat (49): 10 dan 12 serta hadits
(husnuzzhan). terkait.
4.1.1 Membaca,Q.S. al-  Mendemonstrasikan bacaan,Q.S. al-Hujurat
Hujurat (49): 10 dan (49): 10 dan 12, sesuai dengan kaidah tajwid
12, sesuai dengan dan makharijul huruf.
kaidah tajwid dan  Mendemonstrasikan hafalan,Q.S. al-Hujurat
makharijul huruf. (49): 10 dan 12 dengan fasih dan lancar.
4.1.2 Mendemonstrasikan  Mengaitkan antara kualitas keimanan dengan
hafalan,Q.S. al- kontrol diri (mujahadah an-nafs),
Hujurat (49): 10 dan
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
12 dengan fasih dan (husnuzzhan) sesuai dengan pesan,Q.S. al-
lancar.
Hujurat (49): 10 dan 12, serta hadis terkait.
4.1.3 Menyajikan hubungan
antara kualitas
keimanan dengan
kontrol diri
(mujahadah an-nafs),
persaudaraan
(ukhuwah), dan
prasangka baik
(husnuzzhan) sesuai
dengan pesan,Q.S. al-
Hujurat (49): 10 dan
12, serta hadis terkait.

1.2 Meyakini bahwa  Q.S. al-  Membaca Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-
pergaulan bebas dan Isra’/17: 32, Nur/24: 2 serta hadits terkait.
zina adalah dilarang dan Q.S. an-  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid)
agama. Nur/24: 2, Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2.

- 13 -
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

2.2 Menghindarkan diri dari serta hadis  Menterjemahkan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan
pergaulan bebas dan tentang Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits
perbuatan zina sebagai larangan terkait.Memberi stimulus siswa untuk
pengamalan Q.S. al- pergaulan ertanya tentang Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S.
Isra’/17: 32, dan Q.S. bebas dan an-Nur/24: 2 dan hadits terkait.
an-Nur/24: 2, serta perbuatan  Mencermati makna Q.S. al-Isra’/17: 32, dan
hadis terkait. zina. Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits terkait.
3.2 Menganalisis Q.S. al-  Menganalisis Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S.
Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta hadits terkait.
an-Nur/24: 2, serta
 Mengidentifikasi manfaat tentang larangan
hadis tentang larangan
pergaulan bebas dan perbuatan zina.
pergaulan bebas dan
perbuatan zina.  Menyimpulkan isi kandungan Q.S. al-
Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 serta
4.2.1 Membaca Q.S. al- hadits terkait.
Isra’/17: 32, dan Q.S.
an-Nur/24: 2 sesuai  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam
dengan kaidah tajwid Q.S. al-Isra’/17: 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2
dan makharijul huruf. serta hadits terkait.
 Mendemonstrasikan bacaan Q.S. al-Isra’/17:
4.2.2 Mendemonstrasikan 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2, sesuai dengan
hafalan Q.S. al- kaidah tajwid dan makharijul huruf.
Isra’/17: 32, dan Q.S.
an-Nur/24: 2 dengan  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Isra’/17:
fasih dan lancar. 32, dan Q.S. an-Nur/24: 2 dengan fasih dan
lancar.
4.2.3 Menyajikan keterkaitan
 Mengaitkan antara kualitas keimanan dengan
antara larangan berzina
larangan pergaulan bebas dan perbuatan zina
dengan berbagai
sesuai dengan pesan Q.S. al-Isra’/17: 32, dan
kekejian (fahisyah)
Q.S. an-Nur/24: 2, serta hadis terkait.
yang ditimbulkannya
dan perangai yang
buruk (saa-a sabila)
sesuai pesan Q.S. al-
Isra’/17: 32, dan Q.S.
an-Nur/24: 2.

1.3 Meyakini bahwa Allah  Iman kepada  Membaca al-Asma al- Husna (al-Kariim, al-
Maha Mulia, Maha Allah SWT Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-
Mengamankan, Maha (Asmaul ‘Adl, dan al-Akhiir) baik melalui teks bacaan
Memelihara, Maha Husna: al- maupun media lainnya.
Sempurna Kekuatan- Kariim, al-  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
Nya, Maha Mu’min, al- tentang Iman kepada Allah SWT (asmaul
Penghimpun, Maha Adil Wakiil, al- Husna.
dan Maha Akhir. Matiin, al-  Menganalisis makna al-Kariim, al-Mu’min,
2.3 Memiliki sikap keluhuran Jaami’, al- al-Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan
budi; kokoh pendirian, ‘Adl, dan al- al-Akhiir bagi Allah.
pemberi rasa aman, Akhiir)
tawakal dan adil sebagai  Mengaitkan makna al-Asma al-Husna al-
implementasi dari Kariim, al-Mu’min, al-Wakiil, al-Matiin, al-
pemahaman Asmaul Jaami’, al-‘Adl, dan al-Akhiir dengan sifat-
Husna al-Karim, al- sifat Allah lainnya.
Mu’min, al-Wakil, al-  Mempresentasikan keterkaitan makna al-
Matin, al-Jami’, al-‘Adl, Asma al-Husna: al-Kariim, al-Mu’min, al-
dan al-Akhir. Wakiil, al-Matiin, al-Jaami’, al-‘Adl, dan al-
3.3 Menganalisis makna al- Akhiir dengan perilaku keluhuran budi,
Asma al-Husna: al- kokoh pendirian, rasa aman, tawakal dan
Karim, al-Mu’min, al- perilaku adil.
Wakil, al-Matin, al-

- 14 -
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

Jami’, al-‘Adl, dan al-


Akhir.
4.3 Menyajikan hubungan
makna al-Asma al-
Husna: al-Karim, al-
Mu’min, al-Wakil, al-
Matin, al-Jami’, al-
‘Adl, dan al-Akhir
dengan perilaku
keluhuran budi, kokoh
pendirian, rasa aman,
tawakal dan perilaku
adil.
1.4 Meyakini keberadaan  Iman kepada  Mencermati makna dan contoh perilaku
malaikat-malaikat Allah Malaikat beriman kepada malaikat-malaikat Allah
Swt. Swt.baik melalui teks bacaan maupun media
2.4 Menunjukkan sikap lainnya
disiplin, jujur dan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
bertanggung jawab, tentang keberadaan malaikat-malaikat Allah
sebagai implementasi Swtdan bagaimana menyikapinya
dari beriman kepada  Siswa diminta untuk mengidentifikasi ayat-
malaikat-malaikat Allah ayat al-Quran yang mengungkapkan nama-
Swt. nama dan tugas malaikat.
3.4 Menganalisis makna  Mengaitkan antara beriman kepada malaikat
beriman kepada
Allah Swt. dengan perilaku teliti, disiplin,
malaikat-malaikat
dan waspada.
Allah SWT.
 Menjelaskan keterkaitan antara beriman
4.4 Menyajikan hubungan
kepada malaikat Allah Swt. dengan perilaku
antara beriman kepada
teliti, disiplin, dan waspada dalam kehidupan
malaikat-malaikat
sehari-hari.
Allah Swt. dengan
perilaku teliti, disiplin,
dan waspada.
1.5 Terbiasa berpakaian  Berpakaian  Mencermati perilaku berpakaian secara
sesuai dengan syariat secara Islami islami baik melalui teks bacaan maupun
Islam. yang lainnya
2.5 Menunjukkan perilaku  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
berpakaian sesuai tentang berpakaian secara islami
dengan syariat Islam.  Mengidentifikasi cara dan model berpakaian
3.5 Menganalisis ketentuan sesuai syariat Islam.
berpakaian sesuai
 Menganalisis tata cara berpakaian menurut
syariat Islam.
syariat Islam
4.5 Menyajikan keutamaan
 Mengaitkan antara kesesuaian model
tatacara berpakaian
berpakaian dengan ketentuan syariat Islam.
sesuai syariat Islam.
 Mengaitkan ketentuan berpakaian menurut
syariat islam dengan kualitas keimanan
seseorang

1.6 Meyakini bahwa jujur  Perilaku  Mengamati perilaku jujur dalam kehidupan
adalah ajaran pokok jujur sehari-hari yang berkembang di masyarakat
agama baik melalui teks bacaan maupun yang
lainnya
2.6 Menunjukkan perilaku
jujur dalam kehidupan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
sehari-hari. tentang tentang perilaku jujur dalam
kehidupan sehari-hari yang berkembang di

- 15 -
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

3.6 Menganalisis manfaat masyarakat


kejujuran dalam  Menganalisis perilaku jujur dalam kehidupan
kehidupan sehari-hari. sehari-hari yang berkembang di masyarakat.
4.6 Menyajikan kaitan antara  Mencari dalil-dali tentang pentingnya
contoh perilaku jujur perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari
dalam kehidupan sehari-  Menyimpulkan hikmah perilaku jujur dalam
hari dengan keimanan kehidupan sehari-hari yang berkembang di
masyarakat.
 Mengaitkan perilaku jujur dalam kehidupan
sehari-hari yang berkembang di masyarakat
dengan kualitas keimanan.

1.7 Meyakini bahwa menuntut  Semangat  Mencermati perilaku semangat menuntut


ilmu adalah perintah Allah menuntut ilmu dan menyampaikannya kepada sesama
dan Rasul-Nya. ilmu dan sesuai dengan Q.S. at-Taubah (9): 122 dan
menyampaik hadits terkait baik melalui teks bacaan
2.7 Memiliki sikap semangat maupun media yang lainnya
menuntut ilmu dan annya
menyampaikannya kepada kepada  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
sesama sebagai sesama tentang semangat menuntut ilmu dan
implementasi dari menyampaikannya kepada sesama
pemahaman Q.S. at-  Menganalisis semangat menuntut ilmu dan
Taubah/9: 122 dan hadis menyampaikannya kepada sesama sesuai
terkait. dengan Q.S. at-Taubah (9): 122 dan hadits
terkait
3.7 Menganalisis semangat
menuntut ilmu,  Membuat kesimpulan tentang semangat
menerapkan dan menuntut ilmu dan menyampaikannya
menyampaikannya kepada kepada sesama.
sesama.  Menyajikan kaitan antara kualitas keimanan
4.7 Menyajikan kaitan antara seseorang dengan kewajiban menuntut ilmu,
kewajiban menuntut ilmu, dengan kewajiban membela agama sesuai
dengan kewajiban perintah Q.S. at-Taubah /9: 122 dan hadis
membela agama sesuai terkait.
perintah Q.S. at-Taubah
/9: 122 dan hadis terkait.

1.8 Meyakini al-Qur’an,  Sumber  Mencermati kedudukan al-Quran, al-Hadits,


Hadis dan ijtihad sebagai Hukum dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
sumber hukum Islam. Islam baik melalui teks bacaan maupun media
lainnya
2.8 Menunjukkan perilaku
ikhlas dan taat beribadah  Mengamati perilaku seseorang yang
sebagai implemantasi berpegang teguh kepada al-Qur’an, Hadits,
pemahaman terhadap dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
kedudukan al-Qur’an, dalam kehidupan sehari-hari
hadis, dan ijtihad sebagai  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
sumber hukum Islam. tentang kedudukan al-Quran, al-Hadits, dan
Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
3.8 Menganalisis kedudukan
al-Qur’an, hadis, dan  Menganalisis kedudukan al-Qur’an, Hadits,
ijtihad sebagai sumber dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam
hukum Islam.  Mendeskripsikan macam-macam sumber
4.8 Mendeskripsikan macam- hukum Islam.
macam sumber hukum  Menyimpulkan hasil diskusi tentang
Islam. kedudukan al-Quran, al-Hadits, dan Ijtihad
sebagai sumber hukum Islam.
 Mengaitkan kualitas keimanan seseorang

- 16 -
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

dengan berperilku berpegang teguh kepada


al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad sebagai
sumber hukum Islam dalam kehidupan
sehari-hari

1.9 Meyakini bahwa haji,  Pengelolaan  Mencermati ketentuan dan hal-hal yang
zakat dan wakaf adalah haji, zakat berkaitan dengan pengelolaan haji, zakat
perintah Allah dapat dan waka dan wakaf baik melalui teks bacaan
memberi kemaslahatan maupun media lainnya
bagi individu dan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
masyarakat. terkait dengan ketentuan dan hal-hal yang
2.9 Menunjukkan kepedulian berkaitan dengan pengelolaan haji, zakat
sosial sebagai hikmah dari dan wakaf.
perintah haji, zakat, dan  Siswa menganalisis ketentuan dan hal-hal
wakaf. yang berkaitan dengan pengelolaan haji,
zakat dan wakaf.
3.9 Menganalisis hikmah
ibadah haji, zakat, dan  Membuat kesimpulan hasil diskusi tentang
wakaf bagi individu dan ketentuan dan hal-hal yang berkaitan
masyarakat. dengan pengelolaan haji, zakat dan wakaf.
 Mempresentasikan pelaksanaan ibadah
4.9 Menyimulasikan ibadah
haji, pengelolaan zakat dan wakaf.
haji, zakat, dan wakaf.
 Mengaitkan kualitas keimanan dengan
berperilku orang yang mengamalkan nilai-
nilai ibadah haji, zakat, dan wakaf dalam
kehidupan sehari-hari

1.10 Meyakini kebenaran  Meneladani  Mencermati substansi dan strategi dakwah


dakwah Nabi Perjuangan Rasullullah saw di Mekah baik melalui teks
Muhammad saw. di Rasulullah bacaan maupun media lainnya.
Makkah. saw. di  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.10 Bersikap tangguh dan rela Mekah tentang substansi dakwah Rasulullah di
berkorban menegakkan Mekah.
kebenaran sebagai  Siswa melakukan analisis terhadap
’ibrah dari sejarah substansi dan strategi dakwah Rasullullah
strategi dakwah Nabi di saw. di Mekah.
Makkah.  Membuat kesimpulan hasil diskusi tentang
3.10 Menganalisis substansi, substansi dan strategi dakwah Rasullullah
strategi, dan saw. di Mekah.
keberhasilan dakwah  Mempresentasikan /menyampaikan hasil
Nabi Muhammad saw. diskusi tentang substansi dan strategi
di Makkah. dakwah Rasullullah saw. di Mekah.
4.10 Menyajikan keterkaitan  Mengaitkan kualitas keimanan seseorang
antara substansi dan dengan berperilaku meneladani kisah Nabi
strategi dengan terkait substansi dan strategi dengan
keberhasilan dakwah keberhasilan dakwah Nabi Muhammad
Nabi Muhammad saw. saw. di Makkah dalam kehidupan sehari-
di Makkah. hari

1.11 Meyakini kebenaran  Meneladani  Mencermati substansi dan strategi dakwah


dakwah Nabi Perjuangan Rasullullah saw di Madinah baik melalui
Muhammad saw. di Rasulullah teks bacaan maupun media lainnya.
Madinah. saw. di  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.11 Menunjukkan sikap Madinah tentang substansi dakwah Rasulullah di
semangat ukhuwah dan Madinah.
kerukunan sebagai  Siswa melakukan analisis terhadap
ibrah dari sejarah substansi dan strategi dakwah Rasullullah

- 17 -
Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran

strategi dakwah Nabi di saw. di Madinah.


Madinah.  Membuat kesimpulan hasil diskusi tentang
3.11 Menganalisis substansi, substansi dan strategi dakwah Rasullullah
strategi, dan saw. di Madinah.
keberhasilan dakwah  Mempresentasikan /menyampaikan hasil
Nabi Muhammad saw. diskusi tentang substansi dan strategi
di Madinah. dakwah Rasullullah saw. di Madinah.
4.11 Menyajikan keterkaitan  Mengaitkan kualitas keimanan seseorang
antara substansi dan dengan berperilaku meneladani kisah Nabi
strategi dengan terkait substansi dan strategi dengan
keberhasilan dakwah keberhasilan dakwah Nabi Muhammad
Nabi Muhammad saw. saw. di Madinah dalam kehidupan sehari-
di Madinah. hari

Kelas : XI
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok

1.1 Meyakini bahwa taat pada  Q.S. al  Mengamati Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. an-
aturan, kompetisi dalam Maidah/5: Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9: 105 serta
kebaikan, dan etos kerja 48; Q.S. an- hadits terkait, baik melalui teks bacaan
sebagai perintah agama. Nisa/4: 59; maupun media lainnya.
2.1 Menaati aturan, tanggung dan Q.S. at  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid) Q.S.
Taubah /9: al Maidah/5: 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan Q.S.
jawab, berkompetisi
105. Serta at Taubah /9: 105.
dalam kebaikan dan kerja
keras sebagai hadits  Memberi stimulus agar siswa bertanya tentang
implementasi dari terkait Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan
pemahaman Q.S. al tentang taat Q.S. at Taubah /9: 105serta hadits terkait.
Maidah/5: 48; Q.S. an- pada
aturan,  Menterjemahkan Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S.
Nisa/4: 59; dan Q.S. at an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9: 105
Taubah /9: 105 serta kompetisi
dalam serta hadits terkait.
Hadis yang terkait.
kebaikan,  Mencermati makna Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S.
3.1 Menganalisis makna Q.S. al dan etos an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9: 105
Maidah/5: 48; Q.S. an- kerja serta hadits terkait.
Nisa/4: 59; dan Q.S. at  Menganalisis Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. an-
Taubah /9: 105, serta
Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9: 105 serta
hadis tentang taat pada
hadits terkait.
aturan, kompetisi dalam
kebaikan, dan etos kerja.  Mengidentifikasi manfaat taat pada aturan,
kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja.
4.1.1Membaca Q.S. al
 Menyimpulkan isi kandungan Q.S. al
Maidah/5: 48; Q.S. an-
Maidah/5: 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at
Nisa/4: 59; dan Q.S. at
Taubah /9: 105 serta hadits terkait.
Taubah /9: 105 sesuai
dengan kaidah tajwid  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam
dan makharijul huruf. Q.S. al Maidah/5: 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan
Q.S. at Taubah /9: 105 serta hadits terkait.
4.1.2Mendemonstrasikan
hafalan Q.S. al  Mendemonstrasikan bacaan Q.S. al Maidah/5:
Maidah/5: 48; Q.S. an- 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9:
Nisa/4: 59; dan Q.S. at 105, sesuai dengan kaidah tajwid dan
Taubah /9: 105 dengan makharijul huruf.
fasih dan lancar.  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al Maidah/5:
48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at Taubah /9:

- 18 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
105 dengan fasih dan lancar.
4.1.3 Menyajikan keterkaitan
antara perintah  Mengaitkan antara kualitas keimanan dengan
berkompetisi dalam taat pada aturan, kompetisi dalam kebaikan,
kebaikan dengan dan etos kerja sesuai dengan pesan Q.S. al
kepatuhan terhadap Maidah/5: 48; Q.S. an-Nisa/4: 59; dan Q.S. at
ketentuan Allah sesuai Taubah /9: 105, serta hadis terkait.
dengan pesan Q.S. al
Maidah/5: 48; Q.S. an-
Nisa/4: 59; dan Q.S. at
Taubah /9: 105.
1.2 Meyakini bahwa agama  Q.S.  Mengamati Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S.
mengajarkan toleransi, Yunus/10 : al-Maidah/5: 32 serta hadits terkait baik
kerukunan, dan 40-41 dan melalui teks bacaan maupun media lainnya.
menghindarkan diri dari Q.S. al-  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid) Q.S.
tindak kekerasan. Maidah/5: Yunus/10 : 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5: 32.
2.2 Bersikap toleran, rukun dan 32 serta  Memberi stimulus agar siswa bertanya tentang
menghindarkan diri hadits Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5:
dari tindak kekerasan tentang 32 serta hadits terkait.
sebagai implementasi toleransi,
kerukunan,  Menterjemahkan Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan
dari pemahaman Q.S. Q.S. al-Maidah/5: 32 serta hadits terkait.
Yunus/10 : 40-41 dan dan
menghindar  Mencermati makna Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan
Q.S. al-Maidah/5: 32,
kan diri Q.S. al-Maidah/5: 32 serta hadits terkait.
serta hadis terkait.
dari tindak  Menganalisis Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S.
3.2 Menganalisis makna kekerasan al-Maidah/5: 32 serta hadits terkait.
Q.S. Yunus/10 : 40-41
dan Q.S. al-Maidah/5:  Mengidentifikasi manfaat toleransi,
32, serta hadis tentang kerukunan, dan menghindarkan diri dari
toleransi, rukun, dan tindak kekerasan.
menghindarkan diri  Menyimpulkan isi kandungan Q.S. Yunus/10 :
dari tindak kekerasan. 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5: 32 serta hadits
terkait.
4.2.1 Membaca Q.S.
Yunus/10 : 40-41 dan  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam
Q.S. al-Maidah/5: 32 Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5:
sesuai dengan kaidah 32 serta hadits terkait.
tajwid dan makharijul  Mendemonstrasikan bacaan Q.S. Yunus/10 :
huruf. 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5: 32, sesuai
4.2.2Mendemonstrasikan dengan kaidah tajwid dan makharijul huruf.
hafalan Q.S. Yunus/10 :  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Yunus/10 :
40-41 dan Q.S. al- 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5: 32 dengan fasih
Maidah/5: 32 dengan dan lancar.
fasih dan lancar.  Mengaitkan antara kualitas keimanan
4.2.3 Menyajikan keterkaitan toleransi, kerukunan, dan menghindarkan diri
antara kerukunan dan dari tindak kekerasan sesuai dengan pesan
toleransi sesuai pesan Q.S. Yunus/10 : 40-41 dan Q.S. al-Maidah/5:
Q.S. Yunus/10: 40-41 32, serta hadis terkait.
dengan menghindari
tindak kekerasan sesuai
pesan Q.S. al-
Maidah/5: 32.
1.3 Meyakini adanya kitab-  Iman  Mengamati perilaku beriman kepada Kitab-
kitab suci Allah Swt. kepada kitab Allah Swt, baik melalui teks bacaan
Kitab-kitab maupun media lainnya
2.3 Peduli kepada orang lain
dengan saling Allah Swt.  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
menasihati sebagai tentang keberadaan Kitab-kitab Allah Swt dan

- 19 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
cerminan beriman bagaimana menyikapinya
kepada kitab-kitab  Siswa diminta untuk mengidentifikasi ayat-
Allah Swt. ayat al-Quran yang mengungkapkan Kitab-
3.3 Menganalisis makna kitab Allah Swt.
iman kepada kitab-  Mengaitkan antara beriman kepada Kitab-
kitab Allah Swt. kitab Allah Swt. dengan perilaku peduli
4.3. Menyajikan keterkaitan kepada orang lain dengan saling menasihati.
antara beriman kepada  Menjelaskan keterkaitan antara beriman
kitab-kitab suci Allah kepada Kitab-kitab Allah Swt. dengan
Swt, dengan perilaku perilaku peduli kepada orang lain dengan
sehari-hari. saling menasihati dalam kehidupan sehari-
hari.

1.4 Meyakini adanya rasul-  Iman  Mengamati perilaku beriman kepada Rasul-
rasul Allah Swt. kepada rasul Allah Swt, baik melalui teks bacaan
Rasul-rasul maupun media lainnya.
2.4 Menunjukkan perilaku
Allah Swt.  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
saling menolong
sebagai cerminan tentang keberadaan Rasul-rasul Allah Swt dan
beriman kepada rasul- bagaimana menyikapinya
rasul Allah Swt.  Siswa diminta untuk mengidentifikasi ayat-
ayat al-Quran yang mengungkapkan Rasul-
3.4 Menganalisis makna
rasul Allah Swt.
iman kepada rasul-
rasul Allah Swt.  Mengaitkan antara beriman kepada Rasul-
rasul Allah Swt. dengan perilaku keteguhan
4.4 Menyajikan kaitan dalam bertauhid, toleransi, ketaatan, dan
antara iman kepada kecintaan kepada Allah.
rasul-rasul Allah Swt
dengan keteguhan  Menjelaskan keterkaitan antara beriman
dalam bertauhid, kepada malaikat Allah Swt. dengan perilaku
toleransi, ketaatan, dan keteguhan dalam bertauhid, toleransi,
kecintaan kepada ketaatan, dan kecintaan kepada Allah dalam
Allah. kehidupan sehari-hari.

1.5 Meyakini bahwa Islam  Syaja’ah  Mengamati perilaku Syaja’ah (berani


mengharuskan umatnya (berani membela kebenaran), baik melalui teks bacaan
untuk memiliki sifat membela maupun media lainnya
Syaja’ah (berani kebenaran)  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
membela kebenaran) tentang Syaja’ah (berani membela kebenaran)
dalam mewujudkan dan bagaimana menyikapinya
kejujuran  Mencermati dalil-dalil tentang Syaja’ah
2.5 Menunjukkan sikap (berani membela kebenaran).
Syaja’ah (berani  Menganalisis makna Syaja’ah (berani
membela kebenaran) membela kebenaran).
dalam mewujudkan
 Mengidentifikasi tanda-tanda orang yang
kejujuran.
memiliki sifat Syaja’ah (berani membela
3.5 Menganalisis makna kebenaran).
Syaja’ah (berani  Mengidentifikasi dalil-dali yang berkaitan
membela kebenaran) dengan Syaja’ah (berani membela
dalam kehidupan sehari- kebenaran)..
hari
 Mendiskusikan dalil-dali yang berkaitan
4.5 Menyajikan kaitan antara dengan Syaja’ah (berani membela kebenaran).
Syaja’ah (berani  Menyimpulkan hikmah dan manfaat sifat
membela kebenaran) Syaja’ah (berani membela kebenaran).
dalam kehidupan sehari-
hari dengan keimanan  Menyajikan paparan tentang makna, dalil, dan
seseorang contoh sifat Syaja’ah (berani membela

- 20 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
kebenaran).

1.6 Meyakini bahwa hormat  Hormat dan  Mengamati perilaku hormat dan patuh kepada
dan patuh kepada patuh orangtua dan guru, baik melalui teks bacaan
orangtua dan guru kepada maupun media lainnya.
sebagai kewajiban orangtua  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
agama. dan guru tentang perilaku hormat dan patuh kepada
2.6 Menunjukkan perilaku orangtua dan guru sebagai implementasi dari
hormat dan patuh pemahaman Q.S. al-Isra’/17: 23 dan hadis
kepada orangtua dan terkait dan bagaimana menyikapinya
guru sebagai  Menganalisis perilaku hormat dan patuh
implementasi dari kepada orangtua dan guru sebagai
pemahaman Q.S. al- implementasi dari pemahaman Q.S. al-
Isra’/17: 23 dan hadis Isra’/17: 23 dan hadis terkait.
terkait.  Mengidentifikasi dalil-dali yang berkaitan
3.6 Menganalisis perilaku dengan hormat dan patuh kepada orangtua dan
hormat dan patuh kepada guru.
orangtua dan guru.  Mendiskusikan dalil-dali yang berkaitan
4.6 Menyajikan kaitan antara dengan hormat dan patuh kepada orangtua dan
ketauhidan dalam guru.
beribadah dengan hormat  Mengidentifikasi hikmah dan manfaat hormat
dan patuh kepada dan patuh kepada orangtua dan guru.
orangtua dan guru sesuai  Menyimpulkan hikmah dan manfaat hormat
dengan Q.S. Al-Isra’/17: dan patuh kepada orangtua dan guru.
23 dan hadis terkait.
 Menyajikan paparan tentang makna, dalil, dan
contoh hormat dan patuh kepada orangtua dan
guru.

1.7 Menerapkan  Pelaksanaa  Mengamati proses tatacara penyelenggaraan


penyelenggaraan n tatacara jenazah, baik melalui teks bacaan maupun
jenazah sesuai dengan penyelengg media lainnya.
ketentuan syariat Islam. araan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.7 Bertanggung jawab dan jenazah tentang penyelenggaran jenazah dan
bekerja sama dalam bagaimana menyikapinya
penyelenggaraan  Menganalisis makna tatacara penyelenggaraan
jenazah di masyarakat. jenazah.
3.7 Menganalisis  Menyimpulkan hikmah dan manfaat tatacara
pelaksanaan penyelenggaraan jenazah.
penyelenggaraan  Mempraktikkan penyelenggaraan jenazah.
jenazah.
4.7 Menyajikan prosedur
penyelenggaraan
jenazah.
1.8 Menerapkan ketentuan  Pelaksanaa  Mengamati kegiatan khutbah, tablig dan
khutbah, tablig dan n khutbah, dakwah baik melalui teks bacaan maupun
dakwah di masyarakat tabligh dan media lainnya.
sesuai dengan syariat dakwah di  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
Islam. masyarakat tentang Pelaksanaan khutbah, tabligh dan
2.8 Peduli dan menjaga dakwah di masyarakat dan bagaimana
kebersamaan dengan menyikapinya
orang lain dengan  Menganalisis ketentuan khutbah, tablig dan
saling menasihati dakwah.
melalui khutbah, tablig  Menyimpulkan hikmah dan manfaat ketentuan
dan dakwah. khutbah, tablig dan dakwah.

- 21 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok

3.8 Menganalisis  Mempresentasikan kegiatan khutbah, tablig


pelaksanaan khutbah, dan dakwah.
tablig dan dakwah.
4.8 Menyajikan ketentuan
khutbah, tablig, dan
dakwah.
1.9 Menerapkan prinsip  Prinsip-  Mengamati prinsip-prinsip dan praktik
ekonomi dan muamalah prinsip dan ekonomi dalam Islam baik melalui teks
sesuai dengan ketentuan praktik bacaan maupun media lainnya.
syariat Islam. ekonomi  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.9 Bekerjasama dalam dalam tentang prinsip dan praktik ekonomi dalam
menegakkan prinsip- Islam Islam dan bagaimana menyikapinya
prinsip dan praktik  Menganalisis prinsip-prinsip dan praktik
ekonomi sesuai syariat ekonomi dalam Islam.
Islam.  Mempraktikkan prinsip-prinsip dan praktik
3.9 Menelaah prinsip- ekonomi dalam Islam.
prinsip dan praktik
ekonomi dalam Islam.
4.9 Mempresentasikan prinsip-
prinsip dan praktik
ekonomi dalam Islam.
1.10 Mengakui bahwa nilai-  Perkemban  Mengamati perkembangan peradaban Islam
nilai islam dapat gan pada masa kejayaan baik melalui teks bacaan
mendorong kemajuan peradaban maupun media lainnya.
perkembangan Islam Islam pada  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
pada masa kejayaan. masa tentang perkembangan peradaban Islam pada
2.10 Menjaga kerukunan dan kejayaan masa kejayaan dan bagaimana menyikapinya
berkompetisi dalam  Menganalisis kemajuan perkembangan
kebaikan sebagai peradaban Islam pada masa kejayaan.
implementasi dari nilai-  Menyajikan paparan tentang contoh-contoh
nilai perkembangan kemajuan perkembangan peradaban Islam
Islam pada masa pada masa kejayaan.
kejayaan.
 Menyajikan paparan tentang hikmah dan
3.10 Menelaah perkembangan manfaat perkembangan peradaban Islam pada
peradaban Islam pada masa kejayaan.
masa kejayaan.
4.10 Menyajikan kaitan antara
perkembangan Islam
pada masa kejayaan
dengan prinsip-prinsip
yang mempengaruhinya.
1.11 Mempertahankan  Perkemban  Mengamati perkembangan Islam pada masa
keyakinan yang benar gan Islam modern (1800-sekarang) bak melalui teks
sesuai ajaran islam pada masa bacaan maupun media lainnya.
dalam sejarah modern  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
peradaban Islam pada (1800- tentang Perkembangan Islam pada masa
masa modern. sekarang) modern (1800-sekarang) dan bagaimana
2.11 Menjaga kerukunan menyikapinya
dan berkompetisi  Menganalisis perkembangan Islam pada masa
dalam kebaikan modern (1800-sekarang).
sebagai implementasi  Mendiskusikan faktor-faktor yang
dari nilai-nilai sejarah memengaruhi perkembangan Islam pada masa

- 22 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
peradaban Islam pada modern (1800-sekarang).
masa modern.  Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi
3.11 Menelaah perkembangan Islam pada masa modern
perkembangan Islam (1800-sekarang).
pada masa modern  Menganalisis hikmah dan manfaat dari faktor-
(1800-sekarang). faktor yang memengaruhi perkembangan
4.11.1 Menyajikan prinsip- Islam pada masa modern (1800-sekarang).
prinsip  Menyajikan paparan tentang hikmah dan
perkembangan Islam manfaat faktor-faktor yang memengaruhi
pada masa modern perkembangan Islam pada masa modern
(1800-sekarang) (1800-sekarang).
4.11.2 Menyajikan prinsip-
prinsip pembaharuan
yang sesuai dengan
perkembangan Islam
pada masa modern.

Kelas : XII
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok

1.1 Meyakini bahwa agama  Q.S. Ali  Mengamati Q.S. Ali Imran/3: 190-191,
mengajarkan kepada umatnya Imran/3: dan Q.S. Ali Imran/3: 159 serta hadits
untuk berpikir kritis dan 190-191, terkait, baik melalui teks bacaan maupun
bersikap demokratis. dan Q.S. media lainnya.
2.1 Bersikap kritis dan demokratis Ali  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid)
sesuai dengan pesan Q.S. Ali Imran/3: Q.S. Ali Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali
Imran/3: 190-191 dan159, 159 Imran/3: 159.
serta hadis terkait.  Memberi stimulus agar siswa bertanya
tentang Q.S. Ali Imran/3: 190-191, dan
3.1 Menganalisis dan
Q.S. Ali Imran/3: 159 serta hadits terkait.
mengevaluasi makna Q.S. Ali
Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali  Menterjemahkan Q.S. Ali Imran/3: 190-
Imran/3: 159, serta hadis 191, dan Q.S. Ali Imran/3: 159 serta
tentang, berpikir kritis dan hadits terkait.
bersikap demokratis.  Mencermati makna Q.S. Ali Imran/3:
4.1.1 Membaca Q.S. Ali Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali Imran/3: 159 serta
190-191 dan Q.S. Ali hadits terkait.
Imran/3: 159; sesuai dengan  Menganalisis Q.S. Ali Imran/3: 190-191,
kaidah tajwid dan dan Q.S. Ali Imran/3: 159 serta hadits
makharijulhuruf. terkait.
4.1.2Mendemonstrasikan hafalan  Mendemonstrasikan bacaan Q.S. Ali
Q.S. Ali Imran/3: 190-191 Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali Imran/3:
dan Q.S. Ali Imran/3: 159 159, sesuai dengan kaidah tajwid dan
dengan lancar. makharijul huruf.
4.1.3 Menyajikan keterkaitan antara  Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Ali
sikap kritis dengan ciri orang- Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali Imran/3:
orang berakal (ulil albab) 159 dengan fasih dan lancar.
sesuai pesan Q.S. Ali  Mengaitkan antara kualitas keimanan
Imran/3: 190-191. dengan berpikir kritis dan bersikap
demokratis sesuai dengan pesan Q.S. Ali

- 23 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
Imran/3: 190-191, dan Q.S. Ali Imran/3:
159, serta hadis terkait.
1.2 Meyakini bahwa agama  Mengamati Q.S. Luqman/31: 13-14 dan
 Q.S.
mewajibkan umatnya untuk Q.S. al-Baqarah/2: 83 05 serta hadits
Luqman/
beribadah dan bersyukur terkait, baik melalui teks bacaan maupun
31: 13-
kepada Allah serta berbuat media lainnya.
14 dan
baik kepada sesama manusia.
Q.S. al-  Mengidentifikasi hukum bacaan (tajwid)
2.2 Berbuat baik kepada sesama
Baqarah/ Q.S. Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al-
manusia sesuai dengan
2: 83. Baqarah/2: 83.
perintah Q.S. Luqman/31: 13-
14 dan Q.S. al-Baqarah/2: 83,  Memberi stimulus agar siswa bertanya
serta hadis terkait. tentang Q.S. Luqman/31: 13-14 dan Q.S.
3.2 Menganalisis dan al-Baqarah/2: 83 serta hadits terkait.
mengevaluasi makna Q.S.  Menterjemahkan Q.S. Luqman/31: 13-14
Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al- dan Q.S. al-Baqarah/2: 83 serta hadits
Baqarah/2: 83, serta hadis terkait.
tentang kewajiban beribadah  Menganalisis Q.S. Luqman/31: 13-14 dan
dan bersyukur kepada Allah Q.S. al-Baqarah/2: 83 serta hadits terkait.
dan berbuat baik kepada
sesama manusia.  Mengidentifikasi manfaat kewajiban
4.2.1 Membaca Q.S. Luqman/31: beribadah dan bersyukur kepada Allah
13-14 dan Q.S. al-Baqarah/2: dan berbuat baik kepada sesama manusia.
83 sesuai dengan kaidah  Menyimpulkan isi kandungan Q.S.
tajwid dan makharijulhuruf. Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al-Baqarah/2:
4.2.2 Mendemonstrasikan hafalan 83 serta hadits terkait.
Q.S. Luqman/31: 13-14 dan  Menyimpulkan pesan-pesan utama dalam
Q.S. al-Baqarah/2: 83 dengan Q.S. Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al-
lancar. Baqarah/2: 83 serta hadits terkait.
4.2.3 Menyajikan keterkaitan antara
kewajiban beribadah dan  Mendemonstrasikan bacaan Q.S.
bersyukur kepada Allah Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al-Baqarah/2:
dengan berbuat baik terhadap 83, sesuai dengan kaidah tajwid dan
sesama manusia sesuai pesan makharijul huruf.
Q.S. Luqman/31: 13-14 dan  Mendemonstrasikan hafalan Q.S.
Q.S. al-Baqarah/2: 83. Luqman/31: 13-14 dan Q.S. al-Baqarah/2:
83 dengan fasih dan lancar.
 Mengaitkan antara kualitas keimanan
dengan kewajiban beribadah dan
bersyukur kepada Allah dan berbuat baik
kepada sesama manusia sesuai dengan
pesan Q.S. Luqman/31: 13-14 dan Q.S.
al-Baqarah/2: 83, serta hadis terkait.
1.3 Meyakini terjadinya hari akhir.
 Beriman  Mengamati perilaku beriman kepada hari
2.3 Berperilaku jujur, tanggung akhir, baik melalui teks bacaan maupun
kepada
jawab, dan berbuat adil sesuai media.
hari
dengan keimanan kepada hari
akhir  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
akhir.
3.3 Menganalisis dan tentang beriman kepada hari akhir dan
mengevaluasi makna iman bagaimana menyikapinya
kepada hari akhir.  Siswa diminta untuk mengidentifikasi
4.3 Menyajikan kaitan antara ayat-ayat al-Quran yang mengungkapkan
beriman kepada hari akhir iman kepada hari akhir.
dengan perilaku jujur,  Mengaitkan antara beriman kepada hari
tanggung jawab, dan berbuat akhir. dengan perilaku jujur, tanggung
adil. jawab, dan berbuat adil.
 Menjelaskan keterkaitan antara beriman
kepada hari akhir. dengan perilaku jujur,

- 24 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
tanggung jawab, dan berbuat adil dalam
kehidupan sehari-hari.
1.4 Meyakini adanya qada dan  Mengamati perilaku beriman kepada
 Iman
qadar Allah Swt. Qadha dan Qadar, baik melalui teks
kepada
Qadha bacaan maupun media.
2.4 Bersikap optimis, berikhtiar, dan
dan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
bertawakal sebagai
Qadar tentang beriman kepada Qadha dan
implementasi dari beriman
Qadar dan bagaimana menyikapinya
kepada qada dan qadar Allah
Swt.  Siswa diminta untuk mengidentifikasi
ayat-ayat al-Quran yang mengungkapkan
3.4 Menganalisis dan iman kepada Qadha dan Qadar.
mengevaluasi makna iman  Mengaitkan antara beriman kepada
kepada qada dan qadar. kepada Qadha dan Qadar dengan perilaku
4.4 Menyajikan kaitan antara optimis, berikhtiar, dan bertawakal.
beriman kepada qada dan qadar  Menjelaskan keterkaitan antara beriman
Allah Swt. dengan sikap kepada Qadha dan Qadar dengan optimis,
optimis, berikhtiar, dan berikhtiar, dan bertawakal dalam
bertawakal. kehidupan sehari-hari.
1.5 Meyakini bahwa agama  Mengamati perilaku bekerja keras dan
 Bekerja
mewajibkan umatnya untuk tanggung jawab baik melalui teks bacaan
keras
bekerja keras dan tanggung maupun media
dan
jawab dalam kehidupan
sehari-hari.
tanggun  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
g jawab tentang bekerja keras dan tanggung jawab
2.5 Berperilaku kerja keras, dan dan bagaimana menyikapinya
tanggung jawab dalam  Mencermati dalil-dalil tentang bekerja
kehidupan sehari-hari. keras dan tanggung jawab.
 Menganalisis makna bekerja keras dan
3.5 Menganalisis dan mengevaluasi tanggung jawab.
perilaku bekerja keras dan
 Mengidentifikasi tanda-tanda orang yang
tanggung jawab dalam
memiliki sifat bekerja keras dan tanggung
kehidupan sehari-hari yang
jawab.
berkembang di masyarakat
4.5 Mengaitkan perilaku bekerja  Mengidentifikasi dalil-dali yang berkaitan
keras dan bertanggung jawab dengan bekerja keras dan tanggung
dalam kehidupan sehari-hari jawab.
yang berkembang di  Mendiskusikan dalil-dali yang berkaitan
masyarakat dengan keimanan. dengan bekerja keras dan tanggung
jawab.
 Menyimpulkan hikmah dan manfaat sifat
bekerja keras dan tanggung jawab.
 Menyajikan paparan tentang bekerja keras
dan tanggung jawab.
1.6 Menerima dan mengakui
 Pernikah  Mengamati pelaksanaan pernikahan
ketentuan pelaksanaan
an dalam berdasarkan syariat Islam baik melalui
pernikahan berdasarkan teks bacaan maupun media lainnya.
Islam
syariat Islam.
 Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.6 Menunjukkan sikap bersatu dan tentang pelaksanaan pernikahan dalam
kebersamaan dalam Islam dan bagaimana menyikapinya
lingkungan masyarakat  Mencermati dalil-dalil tentang ketentuan
sebagai implementasi dari pelaksanaan pernikahan berdasarkan
ketentuan pernikahan dalam syariat Islam.
Islam.  Mencermati manfaat dan hikmah
3.6 Menganalisis dan ketentuan pelaksanaan pernikahan

- 25 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
mengevaluasi ketentuan berdasarkan syariat Islam.
pernikahan dalam Islam.  Menganalisis ketentuan pelaksanaan
4.6 Menyajikan prinsip-prinsip pernikahan berdasarkan syariat Islam.
pernikahan dalam Islam.
 Mengevaluasi ketentuan pelaksanaan
pernikahan berdasarkan syariat Islam.
 Menganalisis hikmah dan manfaat
ketentuan pelaksanaan pernikahan
berdasarkan syariat Islam.
 Mendemontsrasikan pelaksanaan
pernikahan berdasarkan syariat Islam.
1.7 Menerima dan mengakui
 Ketentua  Mengamati pelaksanaan waris sesuai
ketentuan waris berdasarkan ketentuan ajaran Islam baik melalui teks
n waris
syariat Islam. bacaan maupun media lainnya.
dalam
Islam.  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.7 Peduli kepada orang lain sebagai
cerminan pelaksanaan tentang ketentuan ajaran Islam dalam
ketentuan waris dalam Islam. Islam dan bagaimana menyikapinya
 Mencermati dalil-dalil tentang ketentuan
3.7 Menganalisis dan waris dalam Islam.
mengevaluasi ketentuan waris  Mencermati manfaat dan hikmah
dalam Islam. ketentuan waris dalam Islam.
4.7 Mempraktikkan pelaksanaan
pembagian waris dalam Islam.  Menganalisis ketentuan ketentuan waris
dalam Islam.
 Mempresentasikan cara pembagian wars
sesuai dengaan ketentuan Islam
1.8 Menerapkan ketentuan dakwah
 Strategi  Mengamati strategi dakwah dan
berdasarkan syariat Islam perkembangan Islam di Indonesia baik
dakwah
dalam memajukan melalui teks bacaan maupun media
dan
perkembangan Islam di lainnya.
perkemb
Indonesia.
angan  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
Islam di tentang strategi dakwah dan
2.8 Bersikap moderat dan santun Indonesi perkembangan Islam di Indonesia dan
dalam berdakwah dan a bagaimana menyikapinya
mengembangkan ajaran  Menganalisis strategi dakwah dan
Islam. perkembangan Islam di Indonesia.
 Mengidentifikasi faktor-faktor yang
memengaruhi keberhasilan strategi
dakwah dan perkembangan Islam di
3.8 Menganalisis dan Indonesia.
mengevaluasi strategi dakwah
dan perkembangan Islam di  Mempresentasikan prinsip-prinsip strategi
Indonesia. dakwah dan perkembangan Islam di
Indonesia baik melalui drama atau teknik
4.8 Menyajikan prinsip-prinsip lainnya
strategi dakwah dan
perkembangan Islam di
Indonesia.
1.9 Meyakini bahwa dakwah dengan
 Sejarah  Mengamati sejarah perkembangan Islam
cara damai, Islam diterima di Indonesia baik melalui teks bacaan
perkemb
oleh masyarakat di Indonesia. maupun media lainnya.
angan
Islam di  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
2.9 Menjunjung tinggi kerukunan
Indonesi tentang sejarah perkembangan Islam di
dan kedamaian dalam
a. Indonesia dan bagaimana menyikapinya
kehidupan sehari-hari.
 Menganalisis sejarah perkembangan

- 26 -
Materi
Kompetensi Dasar Pembelajaran
Pokok
Islam di Indonesia.
3.9 Menganalisis dan  Mengidentifikasi faktor-faktor yang
mengevaluasi sejarah memengaruhi perkembangan Islam di
perkembangan Islam di Indonesia.
Indonesia.
4.9 Menyajikan nilai-nilai  Mempresentasikan prinsip-prinsip
keteladanan tokoh-tokoh dalam perkembangan Islam di Indonesia baik
sejarah perkembangan Islam di melalui drama atau teknik lainnya
Indonesia.
1.10 Meyakini bahwa kemajuan
 Faktor-  Mengamati faktor-faktor kemajuan
peradaban Islam di dunia peradaban Islam di dunia baik melalui
faktor
sebagai bukti islam adalah teks bacaan maupun media lainnya.
kemajua
rahmatan lil-‘alamin.
n  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
peradaba tentang Faktor-faktor kemajuan
2.10 Menjunjung tinggi nilai-nilai
n Islam peradaban Islam di dunia dan bagaimana
islam rahmatan lil-alamin
di dunia. menyikapinya
sebagai pemicu kemajuan
peradaban Islam di masa  Menganalisis faktor-faktor kemajuan
mendatang. peradaban Islam di dunia.
 Mengidentifikasi faktor-faktor kemajuan
3.10 Menganalisis dan peradaban Islam di dunia.
mengevaluasi faktor-faktor
 Mempresentasikan Faktor-faktor
kemajuan peradaban Islam di
kemajuan peradaban Islam di dunia baik
dunia.
melalui drama atau teknik lainnya
4.10 Menyajikan faktor-faktor
penentu kemajuan peradaban
Islam di dunia.
1.11 Meyakini bahwa kemunduran  Mengamati faktor-faktor penyebab
 Faktor-
umat Islam di dunia, sebagai kemunduran umat Islam di dunia baik
faktor
bukti penyimpangan dari ajaran melalui teks bacaan maupun media
penyeba
Islam yang benar. lainnya.
b
2.11 Mewaspadai secara bijaksana
terhadap penyimpangan ajaran
kemund  Memberi stimulus siswa untuk bertanya
uran tentang faktor-faktor penyebab
Islam yang berkembang di
umat kemunduran umat Islam di dunia dan
masyarakat.
Islam di bagaimana menyikapinya
3.11 Menganalisis dan
dunia.  Menganalisis faktor-faktor penyebab
mengevaluasi faktor-faktor
kemunduran umat Islam di kemunduran umat Islam di dunia.
dunia.  Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab
4.11 Menyajikan faktor-faktor kemunduran umat Islam di dunia.
penyebab kemunduran umat
 Mempresentasikan faktor-faktor
Islam di dunia.
penyebab kemunduran umat Islam di
dunia baik melalui drama atau teknik
lainnya

- 27 -
III. MODEL SILABUS SATUAN PENDIDIKAN

Kelas X
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Materi Pokok
dan Materi Kegiatan
Kompetensi Dasar Penilaian
Pembelajaran Pembelajaran

1.1 Meyakini bahwa  Membaca Q.S. Ali Imran/3:  Sikap


 Q.S. Ali
kontrol diri 133-134,Q.S. al-Hujurat - Mengamati/me
Imran/3:
(mujahadah an-nafs), (49): 10 dan 12 serta hadits ngobservasi
133-
persaudaraan terkait. perilaku
134,Q.S. al-
(ukhuwah), dan kontrol diri
Hujurat  Mengidentifikasi hukum
prasangka baik (mujahadah an-
(49): 10 dan bacaan (tajwid) Q.S. Ali
(husnuzzhan) adalah nafs),
12 serta Imran/3: 133-134, Q.S. al-
perintah agama. persaudaraan
hadits Hujurat (49): 10 dan 12.
(ukhuwah),
2.1 Berperilaku kontrol terkait  Memberi stimulus agar dan prasangka
diri (mujahadah an- perilaku siswa bertanya tentang Q.S. baik
nafs), persaudaraan kontrol diri Ali Imran/3: 133-134, Q.S. (husnuzzhan)
(ukhuwah), dan (mujahadah al-Hujurat (49): 10 dan 12 menggunakan
prasangka baik an-nafs), serta hadits terkait. rubrik.
(husnuzzhan) persaudaraa
sebagai n  Menterjemahkan Q.S. Ali
implementasi dari (ukhuwah), Imran/3: 133-134,Q.S. al-  Pengetahuan
perintah Q.S. Ali dan Hujurat (49): 10 dan 12 - Tes lisan
Imran/3: 133-134, prasangka serta hadits terkait. tentang analisis
Q.S. al-Hujurat/49: baik  Mencermati makna Q.S. isi kandungan
10 dan 12 Q.S. Ali (husnuzzhan Ali Imran/3: 133-134, Q.S. Q.S. Ali
Imran/3: 134,Q.S. ) al-Hujurat (49): 10 dan 12 Imran/3: 133-
al-Hujurat (49): 10 serta hadits terkait. 134,Q.S. al-
dan 12 serta hadis Hujurat (49):
 Menganalisis Q.S. Ali 10 dan 12,
terkait. Imran/3: 133-134, Q.S. al- serta hadis
3.1 Menganalisis Q.S. Hujurat (49): 10 dan 12 terkait.
Ali Imran/3: 133- serta hadits terkait.
134, Q.S. al-Hujurat  Mengidentifikasi manfaat  Keterampilan
(49): 10 dan 12; serta kontrol diri (mujahadah an- - Membaca Q.S.
hadis tentang kontrol nafs), persaudaraan Ali Imran/3:
diri (mujahadah an- (ukhuwah), dan prasangka 133-134, Q.S.
nafs), persaudaraan baik (husnuzzhan). al-Hujurat
(ukhuwah), dan
 Menyimpulkan isi (49): 10 dan 12
prasangka baik
kandungan Q.S. Ali serta hadits
(husnuzzhan).
Imran/3: 133-134,Q.S. al- terkait
4.1.1 Membaca Q.S. Ali - Menghafal
Hujurat (49): 10 dan 12
Imran/3: 133- Q.S. Ali
serta hadits terkait.
134,Q.S. al-Hujurat Imran/3: 133-
(49): 10 dan 12,  Menyimpulkan pesan-pesan
134, Q.S. al-
sesuai dengan kaidah utama dalam Q.S. Ali
Hujurat (49):
tajwid dan Imran/3: 133-134,Q.S. al-
10 dan 12 serta
makharijul huruf. Hujurat (49): 10 dan 12
hadits terkait.
serta hadits terkait.
4.1.2 Mendemonstrasikan - Membuat
hafalan Q.S. Ali  Mendemonstrasikan bacaan drama/cerita
Imran/3: 133- Q.S. Ali Imran/3: 133- tentang tokoh-
134,Q.S. al-Hujurat 134,Q.S. al-Hujurat (49): tokoh orang
(49): 10 dan 12 10 dan 12, sesuai dengan yang memiliki
dengan fasih dan kaidah tajwid dan keimanan
lancar. makharijul huruf. dengan kontrol
 Mendemonstrasikan diri

- 28 -
Materi Pokok
dan Materi Kegiatan
Kompetensi Dasar Penilaian
Pembelajaran Pembelajaran

4.1.3 Menyajikan hafalan Q.S. Ali Imran/3: (mujahadah an-


hubungan antara 133-134,Q.S. al-Hujurat nafs),
kualitas keimanan (49): 10 dan 12 dengan persaudaraan
dengan kontrol diri fasih dan lancar. (ukhuwah),
(mujahadah an-nafs),  Mengaitkan antara kualitas dan prasangka
persaudaraan keimanan dengan kontrol baik
(ukhuwah), dan diri (mujahadah an-nafs), (husnuzzhan)
prasangka baik persaudaraan (ukhuwah), sesuai dengan
(husnuzzhan) sesuai dan prasangka baik pesan Q.S. Ali
dengan pesan Q.S. (husnuzzhan) sesuai dengan Imran/3: 133-
Ali Imran/3: 133- pesan Q.S. Ali Imran/3: 134,Q.S. al-
134,Q.S. al-Hujurat 133-134,Q.S. al-Hujurat Hujurat (49):
(49): 10 dan 12, serta (49): 10 dan 12, serta hadis 10 dan 12,
hadis terkait. terkait. serta hadis
terkait.

Kelas : XI
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Materi Pokok
dan Materi Kegiatan
Kompetensi Dasar Penilaian
Pembelajaran Pembelajaran

1.3 Meyakini adanya  Iman  Mengamati perilaku beriman  Sikap


kitab-kitab suci Allah kepada Kitab-kitab Allah - Mengamati/me
kepada
Swt. Swt, baik melalui teks bacaan ngobservasi
Kitab-kitab
maupun media lainnya perilaku
2.3 Peduli kepada orang Allah Swt.
meyakini
lain dengan saling  Memberi stimulus siswa
kitab-kitab
menasihati sebagai untuk bertanya tentang
Allah melalui
cerminan beriman keberadaan Kitab-kitab Allah
rubrik.
kepada kitab-kitab Swt dan bagaimana
Allah Swt. menyikapinya
 Pengetahuan
 Siswa diminta untuk - Tes lisan
3.3 Menganalisis makna
mengidentifikasi ayat-ayat al- tentang analisis
iman kepada kitab-
Quran yang mengungkapkan iman kepada
kitab Allah Swt.
Kitab-kitab Allah Swt. Kitab suci.
4.3. Menyajikan  Mengaitkan antara beriman
keterkaitan antara kepada Kitab-kitab Allah  Keterampilan
beriman kepada kitab- Swt. dengan perilaku peduli - Membuat
kitab suci Allah Swt, kepada orang lain dengan drama/cerita
dengan perilaku saling menasihati. tentang tokoh-
sehari-hari. tokoh orang
 Menjelaskan keterkaitan
antara beriman kepada Kitab- yang memiliki
kitab Allah Swt. dengan keyakinan
perilaku peduli kepada orang kepada kitab
lain dengan saling menasihati suci.
dalam kehidupan sehari-hari.

- 29 -
Kelas : XII
Alokasi Waktu 3 JP/Minggu

Materi Pokok
dan Materi Kegiatan
Kompetensi Dasar
Pembelajaran Pembelajaran

1.6 Menerima dan  Sikap


 Pernikahan  Mengamati pelaksanaan
mengakui ketentuan pernikahan berdasarkan - Mengamati/me
dalam Islam
pelaksanaan syariat Islam baik melalui ngobservasi
pernikahan teks bacaan maupun media perilaku
berdasarkan syariat lainnya. mengakui
Islam. ketentuan
 Memberi stimulus siswa pelaksanaan
2.6 Menunjukkan sikap untuk bertanya tentang pernikahan
bersatu dan pelaksanaan pernikahan berdasarkan
kebersamaan dalam dalam Islam dan bagaimana syariat Islam
lingkungan menyikapinya melalui rubrik.
masyarakat sebagai  Mencermati dalil-dalil
implementasi dari tentang ketentuan  Pengetahuan
ketentuan pernikahan pelaksanaan pernikahan - Tes lisan
dalam Islam. berdasarkan syariat Islam. tentang analisis
3.6 Menganalisis dan ketentuan
 Mencermati manfaat dan
mengevaluasi pelaksanaan
hikmah ketentuan
ketentuan pernikahan pernikahan
pelaksanaan pernikahan
dalam Islam. berdasarkan
berdasarkan syariat Islam.
4.6 Menyajikan prinsip- syariat Islam..
prinsip pernikahan  Menganalisis ketentuan
dalam Islam. pelaksanaan pernikahan
 Keterampilan
berdasarkan syariat Islam.
- Memperagakan
 Mengevaluasi ketentuan prinsip-prinsip
pelaksanaan pernikahan pernikahan
berdasarkan syariat Islam. dalam Islam.
 Menganalisis hikmah dan
manfaat ketentuan
pelaksanaan pernikahan
berdasarkan syariat Islam.
 Mendemontsrasikan
pelaksanaan pernikahan
berdasarkan syariat Islam.

- 30 -
IV. MODEL RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Sekolah : SMA Maju Bersama Kita Bisa


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : X/Ganjil
Materi Pokok : Kontrol diri (mujahadah an-nafs), dan Persaudaraan (ukhuwah),
dan Prasangka baik (husnuzzhan).
Alokasi Waktu : 5 x 3 Jam Pelajaran (JP)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,


peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.

KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.

KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi:

1.1 Meyakini bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan


(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) adalah perintah agama.
1.1.1 Menyetujui bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) adalah perintah agama
dan harus diamalkan.
1.1.2 Meyakini bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) adalah perintah agama
yang harus diamalkan.
2.1 Berperilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzan) sebagai implementasi dari perintah Q.S. al-
Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.

- 31 -
2.1.1 Memprakarsai perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).kepada
teman-temannya.
2.1.2 Mempengaruhi orang lain untuk kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
3.1 Menganalisis Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12; serta hadis tentang kontrol
diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan).
3.1.1Menjelaskan arti Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.
3.1.2Menjelaskan isi kandungan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta
hadis terkait.
3.1.3 Mengelompokkan ayat dan hadits tentang kontrol diri (mujahadah
an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan)..
3.1.4 Mengidentifikasi perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) dalam
kehidupn sehari-hari.
3.1.5 Memberikan contoh sikap kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
3.1.6 Merumuskan manfaat dan hikmah kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
4.1.1 Membaca Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12, sesuai dengan kaidah tajwid dan
makharijul huruf.
4.1.1.1 Melafalkan bacaan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis
terkait.
4.1.1.2 Menguraikan hukum tajwid pada Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
4.1.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 dengan fasih
dan lancar.
4.1.2.1 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta
hadis terkait.
4.1.2.2 Memperbaiki hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis
terkait
4.1.3 Menyajikan hubungan antara kualitas keimanan dengan kontrol diri
(mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzan), dan persaudaraan
(ukhuwah) sesuai dengan pesan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis
terkait.
4.1.3.1 Menceritkan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku
keimanan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
4.1.3.2 Memperagakan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku
keimanan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan)..

C. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelskan arti Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.
2. Menjelaskan isi kandungan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.
3. Mengelompokkan ayat dan hadits tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan)..
4. Mengidentifikasi perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) dalam kehidupn sehari-hari.
5. Memberikan contoh sikap kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan

- 32 -
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
6. Merumuskan manfaat dan hikmah kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).
7. Melafalkan bacaan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.
8. Menguraikan hukum tajwid pada Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12.
9. Mendemonstrasikan hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait.
10. Memperbaiki hafalan Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis terkait
11. Menceritkan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku keimanan dengan
kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan).
12. Memperagakan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku keimanan
dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzan)..

D. Materi Pembelajaran
Fakta: Deskripsi tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah),
dan prasangka baik (husnuzzan).

Konsep: Ayat-ayat yang berkaitan dengan kontrol diri (mujahadah an-nafs),


persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan), yaitu Q.S. al-Hujurat/49:
10 dan 12 serta hadis terkait

Prosedural: Cara menerapkan perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),


persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan) dan menghindari hal-hal
yang berlawanan dengan sifat di atas dalam kehidupan sehari.

Metakognitif: Dampak positif dari perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),


persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan), serta dampak negatif dari
meninggalkan perilaku tersebut.

E. Metode Pembelajaran
1. Metode : Drill, tanya jawab, diskusi
2. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Pembelajaran Berbasis
Proyek (PJBL)

F. Media Pembelajaran
1. Media/alat: Video pembelajaran dan LCD
2. Bahan: Kartu ayat/hadits, kartu arti mufradat, plano, spidol, pos it, dll.

G. Sumber Belajar
1. Sumber belajar: buku PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA Kemdikbud, al-
Qur’an, Tafsir Ibnu Katsir, bulughul marram.

H. Langkah-langkah Pembelajaran:

Pertemuan 1
No. Kegiatan aktu

W
1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),

- 33 -
No. Kegiatan Waktu

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,


dan bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
 Siswa mencermati teks Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan QS Al-
Hujurat (49): 12 105
 Siswa mencermati teks hadits tentang kontrol diri (mujahadah
an-nafs), prasangka baik (husnuzzhan), dan persaudaraan
(ukhuwah).
 Siswa mencermati asbabunnuzul Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan
Q.S. Al-Hujurat (49): 12
 Siswa mencermati isi kandungan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan
Q.S. Al-Hujurat (49): 12 seta hadits terkait.
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang asbabunnuzul, isi Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan QS Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Siswa melakukan pencarian data tentang asbabun nuzul, isi
kandungan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49):
12
 Siswa melakukan pencarian data baik melalui diskusi atau yang
lainnya tentang isi kandungan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan
Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits tentang kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka
baik (husnuzzhan).
 Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-
data yang didapat dari hasil diskusi tentang isi kandungan Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan
(ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzhan).
 Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang tentang isi
kandungan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49):
12 serta hadits terkait.
 Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
 Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa 15
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 2

No. Kegiatan Waktu

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan
- 34 -
No. Kegiatan Waktu

berdo’a, 15
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,
dan bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti

 Siswa mencermati teks hadist tentang kontrol diri (mujahadah 105


an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzhan)
 Siswa mencermati asbabul wurud tentang kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka
baik (husnuzzhan)
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang asbabul wurud tentang
kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzhan).
 Siswa melakukan pencarian data tentang isi kandungan dan
asbabul wurud hadis tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzhan).
 Siswa melakukan pencarian data baik melalui diskusi atau yang
lainnya tentang isi kandungan dan asbabul wurud tentang
kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzhan)
 Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-
data yang didapat dari hasil diskusi tentang isi kandungan dan
asbabul wurud tentang kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzhan)
 Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang tentang isi
kandungan dan asbabul wurud tentang kontrol diri (mujahadah
an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzhan)
 Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
 Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa 15
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 3

Me
No. Kegiatan
nit

1. Kegiatan Pendahuluan

- 35 -
Me
No. Kegiatan
nit

• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15


berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,
dan bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti

 Siswa mengamati tayangan film pendek yang berkaitan dengan 10


kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik (husnuzzhan), 5
dan persaudaraan (ukhuwah).
 Secara berkelompok memberikan catatan hasil pengamatan
film pendek yang berkaitan dengan kontrol diri (mujahadah an-
nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzhan).
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang film pendek yang
diamati.
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang kejadian-kejadian
serupa yang pernah mereka lihat atau alami.
 Secara berkelompok siswa mendiskusikan penyelesaian
permasalahan dalam masyarakat yang berkaitan dengan kontrol
diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzhan) dan persaudaraan (ukhuwah)
yang diberikan guru.
 Dalam diskusi panel siswa saling bertukar pendapat tentang
permasalahan sosial yang berkaitan dengan kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka
baik (husnuzzhan).
 Guru dan siswa bertanya jawab hasil diskusi kelompok tentang
kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzhan).
 Guru dan siswa menghubungkan sikap kontrol diri (mujahadah
an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzhan) dengan kehidupan sehari-hari.
 Secara berkelompok siswa memberikan rekomendasi tentang
penyelesaian konflik sosial yang berkaitan dengan kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka
baik (husnuzzhan).
 Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka
baik (husnuzzhan) secara kelompok.
 Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
 Siswa mempublikasikan film pendek melalui media online
seperti facebook, blog, youtube dan twitter. Komentar, like dan
rating pada media tersebut sebagai salah satu unsur penilaian.
 Siswa ditugaskan untuk memberikan komentar dan like pada
film pendek yang sudah online.
 Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.

- 36 -
Me
No. Kegiatan
nit

3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa 15
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 4

Me
No. Kegiatan
nit

1. Kegiatan Pendahuluan 15
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,
dan bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti: 10
5
 Siswa mengamati bacaan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S.
Al-Hujurat (49): 12serta hadits terkait.
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang cara membaca Q.S. Al-
Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Secara berkelompok siswa mendiskusikan cara membaca Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-
data yang didapat dari hasil diskusi tentang cra membaca Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Siswa mempresentasikan tata cara membaca dan menghafal
Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta
hadits terkait.

3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa 15
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 5

- 37 -
Men
No. Kegiatan
it

1. Kegiatan Pendahuluan 15
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai,
dan bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti: 105

 Siswa mengamati tulisan Q.S. Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-
Hujurat (49): 12 serta hadits terkait
 Siswa mengajukan pertanyaan tentang cara menulis Q.S. Al-
Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Secara berkelompok siswa mendiskusikan cara menulis Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-
data yang didapat dari hasil diskusi tentang cara menulis Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.
 Siswa mempresentasikan tata cara menulis dan menghafal Q.S.
Al-Hujurat (49): 10; dan Q.S. Al-Hujurat (49): 12 serta hadits
terkait.

3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa 15
sebagai bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


Penilaian Sikap
a. Penilaian diri dan antar teman
skor
No Indikator sikap
1 2 3 4
1 Menyetujui bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan) adalah perintah agama dan harus
diamalkan.
2 Meyakini bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan) adalah perintah agama yang harus

- 38 -
diterapkan.
3 Memprakarsai perilaku kontrol diri (mujahadah an-
nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan) kepada teman-temannya
4 Mempengaruhi orang lain untuk kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzan).
Jumlah
Ket: 1. Tidak pernah, 2. Kadang-kadang, 3. Sering, 4. Selalu
b. Observasi
No Aspek yang diamati
Nama siswa Jml Ket
1 2 3 4
1
2
3
Keterangan:
Menerapkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), serta santun dalam:
1. Menyetujui bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah),
dan prasangka baik (husnuzzan) adalah perintah agama dan harus diamalkan.
2. Meyakini bahwa kontrol diri (mujahadah an-nafs), persaudaraan (ukhuwah), dan
prasangka baik (husnuzzan) adalah perintah agama yang harus diterapkan.
3. Memprakarsai perilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs), prasangka baik
(husnuzzan), dan persaudaraan (ukhuwah) kepada teman-temannya.
4. Mempengaruhi orang lain untuk berperilaku kontrol diri (mujahadah an-nafs),
persaudaraan (ukhuwah), dan prasangka baik (husnuzzan).

Penilaian Pengetahuan (Tes tulis)

No Soal Nilai Ket.

1 Jelaskan arti Q.S. al-Hujurat/49: 10 dan 12 serta hadis Lots


terkait!
2 Bandingkan isi kandungan antara Q.S. al-Hujurat/49: 10 Hots
dan 12 serta hadis-hadis terkait!
Carilah ayat-ayat/hadis-hadis yang berkaitan dengan Hots
3 kontrol diri, prasangka baik, dan ukuwah, lalu
kelompokkan ke tema masing-masing!
4 Amati perilaku di sekitarmu, lalu identifikasi mana yang Hots
termsuk perilaku kontrol diri, prasangka baik, dan
ukuwah!
5 Bagaimanakah hubungan antara kualitas keimanan Hots
dengan perilaku kontrol diri, prasangka baik, dan
ukuwah
6 Bagaimana cara membiasakan perilaku kontrol diri, Hots
prasangka baik, dan ukuwah dalam kehidupan sehari-

- 39 -
hari?
7 Coba identifikasi dampak positif dari perilaku kontrol Hots
diri, prasangka baik, dan ukuwah, dan dampak negatif
dari meninggalkan perilaku tersebut!

Penilaian Ketrampilan
Praktik/Unjuk kerja
Nilai
No Nama Siswa Nilai Predikat
1 2 3 4 5
1

Keterangan:

- 40 -
Aspek yang dinilai: Skor penilaian :

1. Membaca Q.S. al-Hujurat/49:10 serta a. Tidak bisa


hadis terkait. b. Terbata-bata
2. Membaca Q.S. al-Hujurat/49:12 serta c. Lancar
hadis terkait. d. Sangat lancar
3. Menghafal Q.S. al-Hujurat/49:10 serta
hadis terkait.
4. Menghafal Q.S. al-Hujurat/49:12 serta Perolehan Nilai
hadis terkait.
5. Menceritakan/medramatisasikan kaitan Nilai = x 100
keimanan dengan sifat kontrol diri
(mujahadah an-nafs), persaudaraan Skor Maksimal
(ukhuwah), dan prasangka baik
(husnuzzan).
Kriteria Nilai

A = 80 – 100 : Baik Sekali

B = 70 – 79 : Baik

C = 60 – 69 : Cukup

D = ‹60 : Kurang

.................,..... ................
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

(..................................) (....................................)

- 41 -
RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA Maju Bersama Kita Bisa


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi Pokok : Beriman kepada Kitab Allah Swt.
Alokasi Waktu : 5 x 3 Jam Pelajaran (JP)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,


peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.

KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.

KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi:

1.3 Meyakini adanya kitab-kitab suci Allah Swt.


1.3.1 Memprakarasi adanya kitab-kitab Allah Swt.
1.3.2 Mempertahankan keyakinan adanya kitab-kitab Allah Swt.

2.3 Peduli kepada orang lain dengan saling menasihati sebagai cerminan beriman
kepada kitab-kitab Allah Swt.
2.3.1 Memprakarsai perilaku saling menasehati sebagai cermin beriman kepada
Allah Swt.
2.3.2 Menekankan pentingnya saling menasehati sebagai cermin beriman
kepada Allah Swt.
3.3 Menganalisis makna iman kepada kitab-kitab Allah Swt
3.3.1 Menjelskan arti iman kepada kitab-kitab Allah Swt
3.3.2 Menjelaskan arti iman kepada kitab suci al-Qur’an
3.3.3 Menyebutkan dalil-dalil yang menunjukkan pentingnya beriman kepada
kitab suci.
3.3.4 Mengklasifikasi isi kandungan kitab suci al-Qur’an
3.3.5 Menjelaskan perbedaan dan persamaan antara isi masing-masing isi kitab
suci suci
3.3.6 Memberikan contoh sikap orang yang beriman kepada kitab suci.
3.3.7 Merumuskan manfaat dan hikmah beriman kepada kitab suci al-Qur’an
4.3 Menyajikan keterkaitan antara beriman kepada kitab-kitab suci Allah Swt, dengan
perilaku sehari-hari.
4.3.1 Menceritkan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam kehidupan sehari-hari
4.3.2 Memperagakan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku orang
yang beriman kepada kitab suci dalam kehidupan sehari-hari

C. Tujuan Pembelajaran:

1. Menjelskan arti iman kepada kitab-kitab Allah Swt


2. Menjelaskan arti iman kepada kitab suci al-Qur’an
3. Menyebutkan dalil-dalil yang menunjukkan pentingnya beriman kepada kitab
suci.
4. Mengklasifikasi isi kandungan kitab suci al-Qur’an
5. Menjelaskan perbedaan dan persamaan antara isi masing-masing isi kitab suci
suci
6. Memberikan contoh sikap orang yang beriman kepada kitab suci.
7. Merumuskan manfaat dan hikmah beriman kepada kitab suci al-Qur’an
8. Menceritkan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam kehidupan sehari-hari
9. Memperagakan tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam kehidupan sehari-hari

D. Materi Pembelajaran

Fakta: Deskripsi tentang iman kepada kitab suci al-Qur’an dan kitab-kitab suci yang
lainnya.

Konsep: Ayat-ayat yang berkaitan dengan iman kepada kitab suci al-Qur’an dan
kitab-kitab suci yang lainnya.

Prosedural: Cara meyakini dan menerapkan al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,


termasuk cara meyakini kitab-kitab sebelumnya.

Metakognitif: Dampak positif dari perilaku beriman kepada kitab suci al-Qur’an dan
kitab-kitab suci yang lainnya.

E. Metode Pembelajaran
1. Metode : Drill, tanya jawab, diskusi
2. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Pembelajaran Berbasis
Proyek (PJBL)

F. Media Pembelajaran
1. Media/alat : Video pembelajaran dan LCD
2. Bahan : Kartu ayat/hadits, kartu arti mufradat, plano, spidol, pos it, dll.

G. Sumber Belajar
1. Sumber belajar: buku PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA Kemdikbud, al-
Qur’an, ikhtisar tentang kitab-kitab suci.
H. Langkah-langkah Pembelajaran:

Pertemuan 1
No. Kegiatan Waktu

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan
bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati teks tentang definisi iman kepada kitab suci, dan
dalil-dalil yang berkaitan dengan pentingnya beriman kepada kitab 105
suci.
• Siswa mengajukan pertanyaan tentang definisi iman kepada kitab suci,
dan dalil-dalil yang berkaitan dengan pentingnya beriman kepada kitab
suci
• Siswa melakukan pencarian data tentang definisi iman kepada kitab
suci, dan dalil-dalil yang berkaitan dengan pentingnya beriman kepada
kitab suci
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang definisi iman kepada kitab suci,
dan dalil-dalil yang berkaitan dengan pentingnya beriman kepada kitab
suci
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang tentang definisi iman
kepada kitab suci, dan dalil-dalil yang berkaitan dengan pentingnya
beriman kepada kitab suci
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 2

No. Kegiatan Waktu

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan
bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
No. Kegiatan Waktu

2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati teks tentang isi kitab suci, persamaan dan
perbedaan antara kitab suci al-Qur’an dengan kitab suci yang lainnya. 105
• Siswa mengajukan pertanyaan tentang isi kitab suci, persamaan dan
perbedaan antara kitab suci al-Qur’an dengan kitab suci yang lainnya.
• Siswa melakukan pencarian data tentang isi kitab suci, persamaan dan
perbedaan antara kitab suci al-Qur’an dengan kitab suci yang lainnya.
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang isi kitab suci, persamaan dan
perbedaan antara kitab suci al-Qur’an dengan kitab suci yang lainnya.
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang isi kitab suci, persamaan
dan perbedaan antara kitab suci al-Qur’an dengan kitab suci yang
lainnya.
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 3

Me
No. Kegiatan
nit

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan
bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui pemahaman
siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati contoh sikap orang yang beriman kepada kitab suci
al-Qur’an, manfaat dan hikmah beriman kepada kitab suci al-Qur’an, 105
serta tokoh yang memiliki keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai
macam media.
• Siswa mengkritisi dan mengajukan pertanyaan tentang materi
pengamatan di atas.
• Siswa melakukan pencarian data tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
Me
No. Kegiatan
nit

bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;


• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan catatan-
catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian Sikap

c. Penilaian diri dan antar teman

skor
No Indikator sikap
1 2 3 4
1 Memprakarasi adanya kitab-kitab Allah Swt.

2 Mempertahankan keyakinan adanya kitab-kitab Allah Swt.

3 Memprakarsai perilaku saling menasehati sebagai cermin


beriman kepada Allah Swt.
4 Menekankan pentingnya saling menasehati sebagai cermin
beriman kepada Allah Swt.

Jumlah
Ket: 1. Tidak pernah, 2. Kadang-kadang, 3. Sering, 4. Selalu

d. Observasi

No Aspek yang diamati


Nama siswa Jml Ket
1 2 3 4
1
2
3
Keterangan:
Menerapkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), serta santun dalam:
1. Memprakarasi adanya kitab-kitab Allah Swt.
2. Mempertahankan keyakinan adanya kitab-kitab Allah Swt.
3. Memprakarsai perilaku saling menasehati sebagai cermin beriman kepada Allah
Swt.
4. Menekankan pentingnya saling menasehati sebagai cermin beriman kepada Allah
Swt.
Penilaian Pengetahuan (Tes tulis)

No Soal Nilai Ket.

1 Apa yang dimaksud iman kepada kitab-kitab Allah Swt ? Lots


2 Mengapa kita harus beriman kepada kitab suci al-Qur’an? Hots
Sebutkan dalil-dalil yang menunjukkan pentingnya beriman Hots
3 kepada kitab suci!

4 Coba klasifikasikan isi kandungan kitab suci al-Qur’an! Hots


5 Coba jelaskan perbedaan dan persamaan antara isi masing- Hots
masing isi kitab suci suci!
6 Berikan contoh sikap orang yang beriman kepada kitab suci! Hots
7 Jelaskan manfaat dan hikmah beriman kepada kitab suci al- Hots
Qur’an!

Penilaian Ketrampilan
Praktik/Unjuk kerja
Nilai Nilai
No Nama Siswa Jml Predikat
a b c d a b c d
1

Keterangan:

Aspek yang dinilai:


1. Menceritkan tokoh yang memiliki Kriteria Nilai
keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam a = 80 – 100 : Baik Sekali
kehidupan sehari-hari
2. Memperagakan tokoh yang memiliki b = 70 – 79 : Baik
keterkaitan antara perilaku orang yang
beriman kepada kitab suci dalam c = 60 – 69 : Cukup
kehidupan sehari-hari
d = ‹60 : Kurang

.................,..... ................
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

(..................................) (....................................)
RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA Maju Bersama Kita Bisa


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas/Semester : XII/Ganjil
Materi Pokok : Pernikahan dalam Islam
Alokasi Waktu : 5 x 3 Jam Pelajaran (JP)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,


peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.

KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.

KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi:

1.6 Menerima dan mengakui ketentuan pelaksanaan pernikahan berdasarkan syariat


Islam.
.6.1 Meyakini akan adanya ketentuan pelaksanaan pernikahan berdasarkan syariat
Islam.
.6.2 Menganut ketentuan pelaksanaan pernikahan berdasarkan syariat Islam
2.6 Menunjukkan sikap bersatu dan kebersamaan dalam lingkungan masyarakat
sebagai implementasi dari ketentuan pernikahan dalam Islam.

.6.1 Memprakarsai perilaku pernikahan sesuai dengan ketentuan Islam.


.6.2 Mempengaruhi orang lain untuk melakukan pernikahan sesuai dengan
ketentuan Islam
3.6 Menganalisis dan mengevaluasi ketentuan pernikahan dalam Islam.
3.6.1 Menjelskan arti pernikahan menurut Islam.
3.6.2 Mengidentifikasi tujuan pernikahan dalam Islam
3.6.3 Menjelaskan isi ketentuan pernikahan dalam Islam.
3.6.4 Menjelaskan pentingnya pernikahan sesuai dengan syariat Islam
3.6.5 Membedakan antara rukun, syarat, dan syarat syah pernikahan dalam
Islam.
3.6.6 Mengidentifikasi larangan-larangan dalam pernikahan.
3.6.7 Merumuskan manfaat dan hikmah pernikahan dalam Islam.

4.6 Menyajikan prinsip-prinsip pernikahan dalam Islam.


4.6.1 Memberikan contoh orang/tokoh yang menjadi teladan dalam pernikahan
sesuai syariat Islam
4.6.2 Memperaagakan prosesi pernikahan sesuai dengan syariat Islam

C. Tujuan Pembelajaran
1. Menjelskan arti pernikahan menurut Islam.
2. Mengidentifikasi tujuan pernikahan dalam Islam
3. Menjelaskan isi ketentuan pernikahan dalam Islam.
4. Menjelaskan pentingnya pernikahan sesuai dengan syariat Islam
5. Membedakan antara rukun, syarat, dan syarat syah pernikahan dalam Islam.
6. Mengidentifikasi larangan-larangan dalam pernikahan.
7. Merumuskan manfaat dan hikmah pernikahan dalam Islam.
8. Memberikan contoh orang/tokoh yang menjadi teladan dalam pernikahan sesuai
syariat Islam
9. Memperaagakan prosesi pernikahan sesuai dengan syariat Islam

D. Materi Pembelajaran

Fakta : Deskripsi tentang pernikahan dalam Islam, serta ketentuan-ketenuannya


yang meliputi syarat, rukun serta hal-hal yang berkaitan dengan pernikahan dalam
Islam.

Konsep: Ayat-ayat dan undang-undang yang berkaitan dengan ketentuan-ketentuan


pernikahan dalam Islam.

Prosedural: Cara menerapkan proses pernikahan dalam Islam dan prosedur talak.

Metakognitif: Dampak positif dari perilaku pernikahan sesuai dengan syariat Islam.

E. Metode Pembelajaran
1. Metode : Drill, tanya jawab, diskusi
2. Model : Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Pembelajaran Berbasis
Proyek (PJBL)
F. Media Pembelajaran
1. Media/alat: Video pembelajaran dan LCD
2. Bahan: Kartu ayat/hadits, kartu arti mufradat, plano, spidol, pos it, dll.

G. Sumber Belajar
1. Sumber belajar: buku PAI dan Budi Pekerti Kelas X SMA Kemdikbud, al-
Qur’an, fiqhunnisa, undang-undangan pernikahan di Indonesia.

H. Langkah-langkah Pembelajaran:

Pertemuan 1
No. Kegiatan Waktu

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
No. Kegiatan Waktu

• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan


bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati definisi pernikahan serta ketentuan-ketentuan
pernikahan dalam Iislam melalui berbagai macam media. 105
• Siswa mengajukan pertanyaan tentang definisi pernikahan serta
ketentuan-ketentuan pernikahan dalam Iislam
• Siswa melakukan pencarian data tentang definisi pernikahan serta
ketentuan-ketentuan pernikahan dalam Iislam
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang definisi pernikahan serta
ketentuan-ketentuan pernikahan dalam Iislam
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang tentang definisi pernikahan
serta ketentuan-ketentuan pernikahan dalam Iislam
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 2

No. Kegiatan Waktu

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan
bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati undang-undang pernikahan dan tujuan pernikahan
sesai syariat Islam melalui berbagai macam media 105
• Siswa mengajukan pertanyaan tentang isi undang-undang pernikahan
dan tujuan pernikahan sesai syariat Islam.
• Siswa melakukan pencarian data tentang undang-undang pernikahan
dan tujuan pernikahan sesai syariat Islam.
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang undang-undang pernikahan dan
tujuan pernikahan sesai syariat Islam .
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang undang-undang pernikahan
dan tujuan pernikahan sesai syariat Islam.
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
No. Kegiatan Waktu

• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.


3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

Pertemuan 3

Meni
No. Kegiatan
t

1. Kegiatan Pendahuluan
• Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi salam dan 15
berdo’a,
• Guru melakukan pengelolaan kelas (absensi, tempat duduk, dan
perlengkapan lainnya),
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, dan
bagaimana cara mencapainya (teknik belajarnya).
• Guru melakukan appersepsi dan tes awal untuk mengetahui
pemahaman siswa terhadap materi yang akan disampaikan.
• Guru memulai proses pembelajaran.
2. Kegiatan Inti
• Siswa mencermati proses pernikahan dan proses talak dalam Islam
melalui media. 105
• Siswa mengkritisi dan mengajukan pertanyaan tentang materi
pengamatan di atas.
• Siswa melakukan pencarian data tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan data-data
yang didapat dari hasil diskusi tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menyampaikan hasil diskusi tentang materi pengamatan di atas.
• Siswa menanggapi hasil diskusi kelompok lain (melengkapi,
mengkonfirmasi, menyanggah)
• Siswa membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru.
3. Kegiatan Penutup
• Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi siswa sebagai 15
bahan masukan untuk perbaikan langkah selanjutnya;
• Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dengan memberikan
catatan-catatan, tugas individu maupun kelompok.
• Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian Sikap

a. Penilaian diri dan antar teman

skor
No Indikator sikap
1 2 3 4
1 Meyakini akan adanya ketentuan pelaksanaan
pernikahan berdasarkan syariat Islam.
2 Menganut ketentuan pelaksanaan pernikahan
berdasarkan syariat Islam

3 Memprakarsai perilaku pernikahan sesuai dengan


ketentuan Islam.

4 Mempengaruhi orang lain untuk melakukan pernikahan


sesuai dengan ketentuan Islam

Jumlah
Ket: 1. Tidak pernah, 2. Kadang-kadang, 3. Sering, 4. Selalu

b. Observasi

No Aspek yang diamati


Nama siswa Jml Ket
1 2 3 4
1
2
3
Keterangan:
Menerapkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), serta santun dalam:
1. Meyakini akan adanya ketentuan pelaksanaan pernikahan berdasarkan syariat
Islam.
2. Menganut ketentuan pelaksanaan pernikahan berdasarkan syariat Islam.
3. Memprakarsai perilaku pernikahan sesuai dengan ketentuan Islam
4. Mempengaruhi orang lain untuk melakukan pernikahan sesuai dengan ketentuan
Islam.

Penilaian Pengetahuan (Tes tulis)

No Soal Nilai Ket.

1 Apa yang anda pahami tentang pernikahan menurut Islam? Lots

2 Jelaskan tujuan pernikahan dalam Islam? Hots

Jelaskan ketentuan pernikahan dalam Islam? Hots


3
4 Mengapa pentinga pernikahan sesuai dengan syariat Islam? Hots

5 Jelaskan perbedaan antara rukun, syarat, dan syarat syah Hots


pernikahan dalam Islam!

6 Sebutkan larangan-larangan dalam pernikahan! Hots

7 Sebutkan manfaat dan hikmah pernikahan dalam Islam! Hots


Penilaian Ketrampilan
Praktik/Unjuk kerja
Nilai Nilai
No Nama Siswa Jml Predikat
a b c d a b c d
1

Keterangan:

1. Memberikan contoh orang/tokoh


yang menjadi teladan dalam
pernikahan sesuai syariat Islam Kriteria Nilai
2. Memperaagakan prosesi
a = 80 – 100 : Baik Sekali
pernikahan sesuai dengan syariat
Islam b = 70 – 79 : Baik

c = 60 – 69 : Cukup

d = ‹60 : Kurang

.................,..... ................
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

(..................................) (....................................)