Anda di halaman 1dari 3

Yang terhormat kepala sekolah

yang saya hormati para guru dan karyawan

dan yang saya banggakan

para siswa SD/ SMP/ SMA......

Puji syukur kita haturkan kepada Allah yang telah memberikan


kesehatan dan hidayah sehingga pada pagi ini kita bisa
melaksanakan upacara bendera di lapangan sekolah

Para peserta upacara yang saya banggakan

Saya menhimbau agar anak-anak semua selalu tetap rajin


belajar dengan penuh kedisiplinan. Selanjutnya, perlu saya
ingatkan bahwa pada bulan April ini, kita wajib mengingat dan
mengenang sosok pahlawan emansipasi wanita Jepara yang
hari kelahirannya kita peringati setiap tanggal 21 April.

Beliau adalah Raden Ajeng Kartini. Dilahirkan sebagai seorang


putri bangsawan, Kartini tumbuh menjadi gadis yang lincah,
rajin dan pemberani. Beliau dengan cepat merasakan adanya
ketidakadilan dalam sistem budaya yang berlaku di sekitarnya.

Perempuan kerap dianggap remeh dan di beberapa tempat


sering mengalami perlakuan, penindasan dan ketidakadilan dari
para laki-laki. Singkatnya, kaum lelaki menganggap dirinya
berhak melakukan apa saja terhadap kaum perempuan.

Tentu saja hal tersebut sangat mengusik Kartini siang dan


malam. Belum lagi adanya tradisi-tradisi yang mengekang fisik
dan jiwa kaum perempuan seperti adanya kewajiban dipingit
selama berhari-hari.

Untuk itulah, beliau menumpahkan keresahannya tersebut


dengan menulis surat kepada sahabat-sahabatnya di Eropa.
J.H. Abendanon kemudian membukukan surat-surat tersebut
dalam buku berjudul Dari Kegelapan Menuju Cahaya.
Belakangan, buku tersebut ditulis ulang dan diberi judul baru,
Habis Gelap Terbitlah Terang.

Bukan hanya menulis surat, Kartini juga bertindak nyata


dengan melakukan berbagai aktivitas untuk mengangkat
derajat kaum perempuan, misalnya dengan mendirikan sekolah
yang mengajarkan banyak hal bagi perempuan.

Semua itu adalah sejarah bangsa yang sangat penting untuk


kita ingat dan ambil hikmahnya. Lebih dari itu, kita harus
meneruskan jejak perjuangan Kartini dan juga pahlawan
lainnya.

Demikian, amanat yang saya sampaikan, mohon maaf jika ada


kesalahan.
Wabilahi Taufik Walhidayah, wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.