Anda di halaman 1dari 21

LAPORAN PRAKTIKUM HIDROMETEOROLOGI

ACARA VII

PENGUKURAN EVAPOTRANSPIRASI

Dosen Pengampu: Ferryati Masitoh, S.Si, M.Si

Disusun Oleh:

Nama : Diorahma Indra M.

NIM : 160722614626

Off/Th : G/2016

Asisten : Unsila Tammiya Artawan

PROGRAM STUDI S1 GEOGRAFI

JURUSAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

2018
ACARA VII

PENGUKURAN EVAPOTRANSPIRASI

I. Tujuan
1. Mahasiswa mampu menghitung nilai evapotranspirasi pada daerah yang
diwakili oleh Stasiun Pengamat Klimatologi Cacaban.
2. Mahasiswa mampu menghitung nilai evapotranspirasi menggunakan
metode Thornwaite, Blaney-Criddle, Blaney-Criddle Modifikasi, Turc-
Lungbein, Penman-FAO, Hargreaves, dan Cristiansen.
3. Mahasiswa mampu membuat matrik hasil nilai evapotranspirasi setiap
metode.

II. Dasar Teori


Evapotranspirasi adalah kombinasi proses kehilangan air dari suatu
lahan bertanaman melalui evaporasi dan transpirasi. Evaporasi adalah proses
menguapnya air dari permukaan daratan dan permukaan lautan menuju
atmosfer bumi (Dumairy, 1992). Evaporasi terjadi pada berbagai jenis
permukaan seperti danau, sungai, lahan pertanian, tanah, maupun vegetasi
yang basah. Transpirasi adalah vaporasi di dalam jaringan tanaman dan
selanjutnya uap air tersebut dipindahkan dari permukaan tanaman ke
atmosfer (vapor removal). Pada transpirasi, vaporasi terjadi terutama di
ruang antar sel daun dan selanjutnya melalui stomata uap air akan dilepas ke
atmosfer. Hampir semua yang diambil tanaman dari media tanam (tanah)
akan ditranspirasikan, dan hanya sebagian kecil yang dimanfaatkan tanaman
(Allen et.al., 1998).
Istilah evapotranspirasi yang sering digunakan yaitu evapotranspirasi
aktual (ETa), evapotranspirasi maksimum (ETm), evapotranspirasi potensial
(ET0) dan evaporasi tanaman (ETc). Berikut adalah penjelasannya:
1. Evaporasi aktual merupakan evapotranspirasi yang terjadi pada kondisi
kandungan airtanah di lapangan dan disebut air yang digunakan untuk
tanaman (crop water use), yang lebih rendah daripada kebutuhan
evapotranspirasi (evapotranspiration demand).
2. Evaporasi maksium adalah evapotranspirasi pada kondisi airtanah tidak
menjadi faktor pembatas.
3. Evaporasi potensial adalah laju evapotranspirasi dari rumput hijau yang
luas dengan penutupan lahan sempurna, ketinggian seragam 8-15 cm,
tumbuh secara aktif bebas hama/penyakit dan tidak terbatas. Jika
kecepatan evapotranspirasi maksimum ditentukan oleh kondisi iklim
maka diperoleh evapotranspirasi acuan/potensial.
4. Evapotranspirasi tanaman merupakan kebutuhan air konsumtif tanaman
untuk tiap satuan waktu. Besarnya nilai ET, dapat didekati dengan
mangalikan evapotranspirasi potensial dengan koefisien tanaman
(Triatmodjo, 2008).
Untuk menghitung estimasi evapotranspirasi dapat digunakan
beberapa metode antara lain Metode Thornwaitem Blaney-Criddle, Blaney
Criddle Modifikasi, Turc-Lungbein, Penman-FAO, Hargreaves dan
Cristiansen.
Metode Thornwaite

Karena banyaknya hari tidak sama, sedangkan jam penyinaran


matahari yang diterima adalah berbeda menurut musim dan jaraknya dari
khatulistiwa, maka PET harus disesuaikan menjadi:
Metode Blaney Criddle

Metode Blaney-Criddle Modifikasi

Metode Turc-Lungbein
Metode Penman

Metode Penman mengalami berbagai perkembangan sehingga


dapatdigunakan untuk menduga evapotranspirasi pada permukaan yang
ditanami denganmenambahkan faktor tahanan permukaan (rs) dan tahanan
aerodinamik (ra). Persamaan initerdapat parameter penentu pertukaran
energi dan berhubungan dengan fluks bidang tanaman (Allen et al. 1998).
Evaporasi metode penman dapat diperkirakan mengguanakan alur
perhitungan seperti yang nampak pada tabel berikut ini:

Tabel 1. Alur prhitungan evaporasi metode penman-FAO Modifikasi


menurut Smith
Keterangan:
[1] Jumlah hari [11] Ra (0,25+0,50 n/N)
[2] Data [12] 4,90 x 10-9 MJ/m2/K-4/hari
[3] Data [13] 273,15 + T
[4] Data [14] b x Tk4 x (0,34-0,14 . ea0,5)x(0,10+0,90
n/N
[5] Data [15] 1,56
[6] 0,611 exp [17,27 T/(T+237,3)] [16]Rs(1-a) – Rb
[7] es x RH [17]0,06466
2
[8] 4089 x es/(T+237,3) [18] 0,90
[9] 2,501 – (2,361 x 10-3)T [19] Kv x {((d.Rn/L) + t[(900/Tk)U(es-ea)]) / (d
+ t(1+0,34U))}
[10] Tabel Nilai Ra [20] [19] x jumlah hari

MetodeHargreaves
E = 17,4. D. Tc. FH. Fw. Fs .FE
Dengan:
E = evapotranspirasi (mm/bulan)
D = monthly day time coefficient
Tc = temperatur udara bulan rata-rata (℃)
FH = 0,59 – 0,55 Hn2
Fw = 0,75 + 0,00255√𝑤𝑘𝑑
Fs = 0,478 + 0,58S
FE = 0,950 + 0,0001E
Hn = kelembaban relatif bulan rata-rata pada tengah hari (%)
Wkd = kecepatan angun rata-rata pada ketinggian 2 m diatas permukaan
tanah (km/hari)
S = penyinaran matahari bulan rata-rata dalam (n/N) (%)
E = elevasi (m)
Metode Cristiansen
Ev = 0,473.HC
Dengan:

Tabel 2 Koefisien Tanaman Bulanan


III. Alat dan Bahan
Alat
 Alat tulis
 Laptop
 Kertas HVS
Bahan
 Data Pencatatan Unsur Meteorologu Stasiun Pengamatan
Klimatologi Cacaban Tahun 1994

IV. Langkah Kerja


Menyiapkan alat dan bahan

Melakukan pehitungan nilai evapotranspirasi pada daerah yang


diwakili oleh stasiun pengamat Klimatologi Cacaban mengguanakan
metode Thornwaitem Blaney-Criddle, Blaney Criddle Modifikasi, Turc-
Lungbein, Penman-FAO, Hargreaves dan Cristiansen.

Membuat matrik perbandingan metode


berdasarkan parameter unsur cuaca yang
digunakan di tiap metode

Membuat matrik hasil nilai


evapotranspirasi pada setiap
metode

Menyusun laporan praktikum


V. Hasil
(terlampir)
VI. Pembahasan

Evapotranspirasi adalah keseluruhan jumlah air yang berasal dari


permukaan tanah, air, dan vegetasi yang diuapkan kembali ke atmosfer oleh
adanya pengaruh faktor–faktor iklim dan fisiologi vegetasi. Dengan kata
lain, besarnya evapotranspirasi adalah jumlah antara evaporasi (penguapan
air berasal dari permukaan tanah), intersepsi (penguapan kembali air hujan
dari permukaan tajuk vegetasi), dan transpirasi (penguapan air tanah ke
atmosfer melalui vegetasi). Untuk menghitung estimasi evapotranspirasi,
pada praktikum kali ini akan digunakan metode antara lain Metode
Thornwaite, Blaney-Criddle, Blaney Criddle Modifikasi, Turc-Lungbein,
Penman-FAO, Hargreaves dan Cristiansen. Pada praktikum kali ini, daerah
yang akan dihitung nilai evapotranspirasi nya adalah daerah yang diwakili
Stasiun Pengamat Klimatologi Cacaban Tahun 1994.

Metode Thornwaite

Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui pada metode Thornwaite


evapotranspirasi tertinggi terjadi pada bulan Desember yakni sebesar 15,08
cm/bln, dan evapotranspirasi terrendah terjadi pada bulan Februari yakni
sebesar 13,47 cm/bln. Jika dihitung menggunakan metode Thornwaite, rata-
rata nilai evapotranspirasi pada Stasiun Pengamat Klimatologi Cacaban
pada tahun 1994 adalah sebesar 14,28 cm/bln. Dalam perhitungan
evapotranspirasi metode Thornwaite, parameter yang digunakan hanya
berupa temperatur udara tanpa menggunakan faktor iklim lainnya. Memang
temperatur sangat mempengaruhi evapotranspirasi, akan tetapi faktor iklim
lainnya seperti curah hujan, radiasi matahari, suhu/ temperatur, kecepatan
angin, kelembaban udara, tekanan udara dan lama penyinaran matahari juga
turut mempengaruhi hasil evapotranspirasi di suatu wilayah. Kelebihan
metode Thornthwaite dalam perhitungan evapotranspirasi adalah jika suatu
daerah tidak memiliki data iklim yang lengkap seperti data hujan, radiasi
matahari, suhu, kecepatan angin, kelembaban udara, tekanan udara dan lama
penyinaran matahari, maka metode inilah yang bisa digunakan

Metode Blaney-Criddle

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Blaney-Criddle, diketahui evapotranspirasi tertinggi terjadi pada bulan
Oktober yakni sebesar 14,53 cm/bln dan evapotranspirasi terendah terjadi
pada bulan Februari yakni sebesar 12,59 cm/bln. Nilai rata-rata
evapotranspirasi yang terjadi selama satu tahun jika dihitung dengan metode
Blaney-Criddle adalah sebesar 13,60 cm/bln. Dalam perhitungan
evapotranspirasi metode Blaney-Criddle, parameter yang digunakan adalah
berupa temperatur udara, lama penyinaran matahari dan jenis tanaman.
Metode ini akurat untuk memperkirakan kebutuhan evapotranspirasi
bulanan atau musiman pada daerah irigasi dimana kondisi kelembaban tanah
tidak tersedia. Namun, kelemahan metode yaitu hanya digunakan pada
daerah yang memiliki ketersediaan temperatur saja.

Metode Blaney-Criddle Modifikasi

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Blaney-Criddle Modifikasi, diketahui evapotranspirasi tertinggi terjadi pada
bulan Oktober yakni sebesar 16,30 cm/bln dan evapotranspirasi terendah
terjadi pada bulan Februari yakni sebesar 13,28 cm/bln. Nilai rata-rata
evapotranspirasi yang terjadi selama satu tahun jika dihitung dengan metode
Blaney-Criddle adalah sebesar 14,36 cm/bln. Dalam perhitungan
evapotranspirasi metode Blaney-Criddle Modifikasi, parameter yang
digunakan serupa dengan Blaney-Criddle yakni berupa temperatur udara,
lama penyinaran matahari dan jenis tanaman.

Metode Turc-Lungbein

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Turc-Lungbein, diketahui memiliki nilai yang sama untuk tiap bulannya
karena parameter yang digunakan adalah curah hujan tahunan dan
temperatur udara tahunan. Jadi, nilai evapotranspirasi di Stasiun Pengamat
Klimatologi Cacaban pada tahun 1994 adalah sebesar 11,78 cm/bln. Karena
sifat parameter nya yang tahunan, maka metode sesuai jika digunakan untuk
memperkirakan evapotranspirasi aktual tahunan.

Metode Penman-FAO

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Panman, diketahui evapotranspirasi tertinggi terjadi pada bulan Desember
yakni sebesar 11,02 cm/bln dan evapotranspirasi terendah terjadi pada bulan
September yakni sebesar 6,86 cm/bln. Nilai rata-rata evapotranspirasi yang
terjadi selama satu tahun jika dihitung dengan metode Penman adalah
sebesar 8,45 cm/bln. Parameter yang digunakan dalam metode ini cukup
banyak antara lain temperatur udara, penyinaran matahari, radiasi matahari,
kelembaban relatif, kecepatan angn, albedo, ketinggian tempat dan jumlah
hari dalam bulan. Metode ini lebih sering digunakan karena anasir-anasir
iklim yang lebih banyak digunakan dan reseprentatif untuk daerah tropis.
Kelemahan metode dari metode Penman yaitu menggunakan perhitungan
yang lebih rumit dibanding dengan perhitungan metode lain.

Metode Hargreaves

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Hargreaves, diketahui evapotranspirasi tertinggi terjadi pada bulan Oktober
yakni sebesar 21,73 cm/bln dan evapotranspirasi terendah terjadi pada bulan
Februari yakni sebesar 13,91 cm/bln. Nilai rata-rata evapotranspirasi yang
terjadi selama satu tahun jika dihitung dengan metode Hargreaves adalah
sebesar 17,70 cm/bln. Parameter yang digunakan dalam metode ini cukup
antara lain temperatur udara, penyinaran matahari, kelembaban relatif,
kecepatan angin dan ketinggian tempat.

Metode Cristiansen

Berdasarkan hasil perhitungan evapotranspirasi dengan metode


Cristiansen, diketahui evapotranspirasi tertinggi terjadi pada bulan
Desember yakni sebesar 33,92 cm/bln dan evapotranspirasi terendah terjadi
pada bulan Juni yakni sebesar 19,61 cm/bln. Nilai rata-rata evapotranspirasi
yang terjadi selama satu tahun jika dihitung dengan metode Cristiansen
adalah sebesar 24,88 cm/bln. Parameter yang digunakan dalam metode ini
cukup banyak antara lain temperatur udara, penyinaran matahari,
kelembaban relatif, kecepatan angin, ketinggian tempat dan jenis tanaman.

Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-


masing, karena dalam penggunaan metode tergantung pada tujuan peneliti
dalam menentukan nilai evapotranspirasi di suatu tempat. Dalam praktikum
ini, metode yang paling cocok digunakan untuk menghitung
evapotranspirasi pada Stasiun Klimatologi Cacaban Tahun 1994 adalah
Metode Penman. Hal itu karena banyaknya parameter iklim yang digunakan
dalam penentuan evapotranspirasi yakni meliputi temperatur udara,
penyinaran matahari, radiasi matahari, kelembaban relatif, kecepatan angn,
albedo, ketinggian tempat dan jumlah hari dalam bulan.

VII. Kesimpulan

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa evapotranspirasi


merupakan jumlah antara evaporasi (penguapan air berasal dari permukaan
tanah), intersepsi (penguapan kembali air hujan dari permukaan tajuk
vegetasi), dan transpirasi (penguapan air tanah ke atmosfer melalui
vegetasi). Berdasarkan perhitungan nilai evapotranspirasi pada Stasiun
Klimatologi Cacaban Tahun 1994, diketahui metode yang paling cocok
digunakan untuk memperkirakan nilai evapotranspirasi adalah Metode
Penman. Hal itu karena banyaknya parameter iklim yang digunakan dalam
penentuan evapotranspirasi yakni meliputi temperatur udara, penyinaran
matahari, radiasi matahari, kelembaban relatif, kecepatan angn, albedo,
ketinggian tempat dan jumlah hari dalam bulan.
VIII. Daftar Pustaka
Allen, R. G., Pereira, L. S., Raes, D., & Smith, M. 1998. Crop
evapotranspiration-Guidelines for computing crop water
requirements-FAO Irrigation and drainage paper 56. Fao, Rome,
300(9), D05109.
Dumairy. 1992. Ekonomika Sumberdaya Air. Yogyakarta: Penerbit BPFE.
Triatmodjo, Bambang. 2008. Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.
LAMPIRAN

Data Catatan Unsur Iklim Stasiun Klimatologi Cacaban Tahun 1994

Bulan Suhu Kelembaban Kec. Penyinaran Albedo Elevasi


angin matahari
Jan 25,83 83,00 55,89 0,30 0,56 81
Feb 26,20 82,50 59,68 0,35 0,56 81
Mar 26,50 82,00 51,34 0,39 0,56 81
Apr 26,57 81,50 54,58 0,52 0,56 81
Mei 26,32 82,00 57,33 0,55 0,56 81
Jun 27,25 82,00 63,09 0,49 0,56 81
Jul 27,00 81,00 87,43 0,60 0,56 81
Agu 27,03 81,00 43,85 0,62 0,56 81
Sep 27,66 80,00 30,03 0,64 0,56 81
Okt 28,37 80,00 61,56 0,57 0,56 81
Nov 26,73 79,00 53,76 0,50 0,56 81
Des 27,00 79,00 86,94 0,33 0,56 81
Tabel perhitungan nilai evapotranspiras i:

1. Thornwaite

Bulan tn T I I I^2 I^3 a PET Faktor PE


Pengali (cm/bulan)
Januari 25,83 26,87 12,01 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,070 14,94
Februari 26,20 26,87 12,27 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 0,965 13,47
Maret 26,50 26,87 12,49 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,045 14,59
April 26,57 26,87 12,54 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 0,995 13,89
Mei 26,32 26,87 12,36 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,015 14,17
Juni 27,25 26,87 13,03 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 0,970 13,54
Juli 27,00 26,87 12,84 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,010 14,10
Agustus 27,03 26,87 12,87 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,020 14,24
September 27,66 26,87 13,33 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,000 13,96
Oktober 28,37 26,87 13,84 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,055 14,73
November 26,73 26,87 12,65 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,055 14,73
Desember 27,00 26,87 12,84 153,08 23433,82 3587274,85 3,85 13,96 1,080 15,08

2. Blaney-Criddle

Bulan T (°C) T (°F) K P U (inch/bulan) U (cm/bulan)


Jan 25,83 78,49 0,80 8,75 5,49 13,96
Feb 26,20 79,15 0,80 7,83 4,96 12,59
Mar 26,50 79,69 0,80 8,51 5,43 13,78
Apr 26,57 79,83 0,80 8,12 5,19 13,17
Mei 26,32 79,37 0,80 8,27 5,25 13,34
Jun 27,25 81,04 0,80 7,96 5,16 13,11
Jul 27,00 80,59 0,80 8,16 5,26 13,36
Agu 27,03 80,65 0,80 8,35 5,39 13,68
Sep 27,66 81,79 0,80 8,18 5,35 13,59
Okt 28,37 83,06 0,80 8,61 5,72 14,53
Nov 26,73 80,11 0,80 8,43 5,40 13,72
Des 27,00 80,59 0,80 8,79 5,67 14,39

3. Blaney Criddle Modifikasi

Bulan t (°C) Kt Kc K P U U
(mm/bulan) (cm/bulan)
Jan 25,83 1,04 0,8 0,83 8,75 145,58 14,56
Feb 26,20 1,05 0,8 0,84 7,83 132,80 13,28
Mar 26,50 1,06 0,8 0,85 8,51 146,60 14,66
Apr 26,57 1,07 0,8 0,85 8,12 140,42 14,04
Mei 26,32 1,06 0,8 0,85 8,27 141,14 14,11
Jun 27,25 1,09 0,8 0,87 7,96 142,50 14,25
Jul 27,00 1,08 0,8 0,86 8,16 144,23 14,42
Agu 27,03 1,08 0,8 0,86 8,35 147,86 14,79
Sep 27,66 1,10 0,8 0,88 8,18 149,55 14,95
Okt 28,37 1,12 0,8 0,90 8,61 163,03 16,30
Nov 26,73 1,07 0,8 0,86 8,43 146,99 14,70
Des 27,00 1,08 0,8 0,86 8,79 155,37 15,54

4. Turc Lungbein

Bulan t (°C) P T T^2 E0 E (mm/tahun) E (cm/tahun) E (cm/bulan)


Jan 25,83
Feb 26,20
Mar 26,50
Apr 26,57
Mei 26,32
Jun 27,25
3392 26,87 721,93 1538,98 1413,60 141,36 11,78
Jul 27,00
Agu 27,03
Sep 27,66
Okt 28,37
Nov 26,73
Des 27,00
5. Panman

Ju
ET₀ ET₀ ET₀
mla U U
Bula T (mm (mm/ (cm/
h Rh (km/jam (m/detik n/N es ea d L Ra Rs b Tk Rb a Rn t Kv
n (°C) /hari bulan bula
Har ) )
) ) n)
i
Jan 31 25,83 83,00 55,89 15,53 0,30 2,71 2,25 0,12 2,44 15,8 6,32 0,0000000049 298,98 1,88 0,56 0,90 0,06466 0,90 2,41 74,68 7,47
Feb 28 26,20 82,50 59,68 16,58 0,35 2,77 2,28 0,13 2,44 16 6,80 0,0000000049 299,35 2,10 0,56 0,89 0,06466 0,90 2,57 71,99 7,20
Mar 31 26,50 82,00 51,34 14,26 0,39 2,81 2,31 0,13 2,44 15,6 6,90 0,0000000049 299,65 2,25 0,56 0,79 0,06466 0,90 2,53 78,42 7,84
Apr 30 26,57 81,50 54,58 15,16 0,52 2,82 2,30 0,13 2,44 14,7 7,50 0,0000000049 299,72 2,87 0,56 0,43 0,06466 0,90 2,65 79,46 7,95
Mei 31 26,32 82,00 57,33 15,92 0,55 2,78 2,28 0,13 2,44 13,4 7,04 0,0000000049 299,47 3,01 0,56 0,08 0,06466 0,90 2,58 80,03 8,00
Jun 30 27,25 82,00 63,09 17,53 0,49 2,92 2,40 0,13 2,44 12,8 6,30 0,0000000049 300,40 2,64 0,56 0,14 0,06466 0,90 2,77 83,05 8,30
-
Jul 31 27,00 81,00 87,43 24,28 0,60 2,89 2,34 0,13 2,44 13,1 7,21 0,0000000049 300,15 3,21 0,56 0,06466 0,90 3,18 98,70 9,87
0,04
Agu 31 27,03 81,00 43,85 12,18 0,62 2,89 2,34 0,13 2,44 14 7,84 0,0000000049 300,18 3,29 0,56 0,16 0,06466 0,90 2,53 78,31 7,83
Sep 30 27,66 80,00 30,03 8,34 0,64 2,99 2,39 0,13 2,44 15 8,51 0,0000000049 300,81 3,33 0,56 0,42 0,06466 0,90 2,29 68,62 6,86
Okt 31 28,37 80,00 61,56 17,10 0,57 3,10 2,48 0,14 2,43 15,7 8,40 0,0000000049 301,52 2,97 0,56 0,73 0,06466 0,90 3,21 99,60 9,96
Nov 30 26,73 79,00 53,76 14,93 0,50 2,85 2,25 0,13 2,44 15,8 7,86 0,0000000049 299,88 2,81 0,56 0,65 0,06466 0,90 3,02 90,47 9,05
110,2 11,0
Des 31 27,00 79,00 86,94 24,15 0,33 2,89 2,28 0,13 2,44 15,7 6,52 0,0000000049 300,15 2,03 0,56 0,84 0,06466 0,90 3,56
4 2

6. Hargeaves

Bulan Tc (°C) Rh Hn U (km/jam) U (km/hari) n/N E D FH Fw Fs FE E (mm/bulan) E (cm/bulan)


Jan 25,83 83,00 0,75 55,89 1341,36 0,30 81,00 1,05 0,28 1,68 0,65 0,96 141,21 14,12
Feb 26,20 82,50 0,74 59,68 1432,20 0,35 81,00 0,94 0,29 1,72 0,68 0,96 139,10 13,91
Mar 26,50 82,00 0,73 51,34 1232,04 0,39 81,00 1,02 0,30 1,65 0,70 0,96 153,72 15,37
Apr 26,57 81,50 0,72 54,58 1309,80 0,52 81,00 0,98 0,30 1,67 0,78 0,96 169,69 16,97
Mei 26,32 82,00 0,73 57,33 1375,80 0,55 81,00 0,99 0,30 1,70 0,80 0,96 173,61 17,36
Jun 27,25 82,00 0,73 63,09 1514,16 0,49 81,00 0,95 0,30 1,74 0,76 0,96 168,82 16,88
Jul 27,00 81,00 0,72 87,43 2098,20 0,60 81,00 0,99 0,31 1,92 0,83 0,96 215,42 21,54
Agu 27,03 81,00 0,72 43,85 1052,28 0,62 81,00 1,00 0,31 1,58 0,84 0,96 182,59 18,26
Sep 27,66 80,00 0,70 30,03 720,72 0,64 81,00 0,98 0,32 1,43 0,85 0,96 174,14 17,41
Okt 28,37 80,00 0,70 61,56 1477,44 0,57 81,00 1,04 0,32 1,73 0,81 0,96 217,33 21,73
Nov 26,73 79,00 0,69 53,76 1290,24 0,50 81,00 1,02 0,33 1,67 0,77 0,96 188,98 18,90
Des 27,00 79,00 0,69 86,94 2086,44 0,33 81,00 1,06 0,33 1,91 0,67 0,96 199,48 19,95

7. Christiansen

Ev Ev
Bulan Tc (°C) Rh U n/N E CT CH CU CS CE CM C H
(mm/hari) (cm/bulan)
Jan 25,83 83,00 55,89 0,30 81,00 1,19 2,08 0,89 0,54 0,98 1,08 1,27 15,15 9,09 27,64
Feb 26,20 82,50 59,68 0,35 81,00 1,21 2,08 0,90 0,54 0,98 1,00 1,20 15,35 8,72 26,54
Mar 26,50 82,00 51,34 0,39 81,00 1,22 2,08 0,87 0,55 0,98 0,93 1,10 15,15 7,85 23,89
Apr 26,57 81,50 54,58 0,52 81,00 1,22 2,08 0,88 0,55 0,98 0,89 1,06 14,25 7,17 21,82
Mei 26,32 82,00 57,33 0,55 81,00 1,21 2,08 0,89 0,55 0,98 0,88 1,06 13,15 6,56 19,97
Jun 27,25 82,00 63,09 0,49 81,00 1,24 2,08 0,91 0,55 0,98 0,87 1,09 12,5 6,45 19,61
Jul 27,00 81,00 87,43 0,60 81,00 1,23 2,08 0,98 0,55 0,98 0,88 1,18 12,7 7,08 21,53
Agu 27,03 81,00 43,85 0,62 81,00 1,24 2,08 0,85 0,55 0,98 0,91 1,06 13,6 6,84 20,79
Sep 27,66 80,00 30,03 0,64 81,00 1,26 2,08 0,81 0,55 0,98 0,99 1,12 14,65 7,73 23,51
Okt 28,37 80,00 61,56 0,57 81,00 1,28 2,08 0,90 0,55 0,98 1,07 1,37 15,15 9,85 29,95
Nov 26,73 79,00 53,76 0,50 81,00 1,23 2,07 0,88 0,55 0,98 1,13 1,35 15,15 9,66 29,38
Des 27,00 79,00 86,94 0,33 81,00 1,23 2,07 0,97 0,54 0,98 1,18 1,57 15,05 11,15 33,92

Tabel Perbandingan Nilai Evapotranspirasi Tiap Metode

No Bulan Nilai Evapotranspirasi Metode (cm/bln)


Thornwaite Blanney-Criddle Blanney-Criddle Turc-Lungbein Penman Hargreaves Christiansen
Modifikasi
1 Januari 14,94 13,96 14,56 7,47 14,12 27,64
2 Februari 13,47 12,59 13,28 7,20 13,91 26,54
3 Maret 14,59 13,78 14,66 7,84 15,37 23,89
4 April 13,89 13,17 14,04 7,95 16,97 21,82
5 Mei 14,17 13,34 14,11 8,00 17,36 19,97
6 Juni 13,54 13,11 14,25 8,30 16,88 19,61
7 Juli 14,10 13,36 14,42 9,87 21,54 21,53
8 Agustus 14,24 13,68 14,79 7,83 18,26 20,79
9 September 13,96 13,59 14,95 6,86 17,41 23,51
10 Oktober 14,73 14,53 16,30 9,96 21,73 29,95
11 November 14,73 13,72 14,70 9,05 18,90 29,38
12 Desember 15,08 14,39 15,54 11,02 19,95 33,92
Jumlah 171,41 163,24 175,61 141,36 101,36 212,41 298,54
Rata-rata 14,28 13,60 14,63 11,78 8,45 17,70 24,88

Tabel Perbandingan Penggunaan Parameter Tiap Metode

No Metode Parameter
Temperatur Penyinaran Radiasi Kelembaban Kecepatan Albedo Ketinggian Jumlah hari Hujan Jenis
udara matahari matahari relatif angin tempat dalam tahunan tanaman
bulan
1 Thornwaite v - - - - - - - - -
2 Blaney Criddle v v - - - - - - - v
3 Blaney Criddle v v - - - - - - - v
modifikasi
4 Turc Lungbein v - - - - - - - v -
5 Penman v v v v v v v v - -
6 Hargreaves v v - v v - v - - -
7 Christiansen v v - v v - v - - v