Anda di halaman 1dari 12

EDISI KONFECAB XIX

SALAM KETUA UMUM


HMI CABANG CIAMIS 2017-2018

MERAJUT
ASA DALAM
GAGASAN
KANDIDAT

MEMILIHLAH

LAPMI HMI
CABANG CIAMIS
KONFERCAB SEBAGAI WADAH
INTERAKSI MASIF

Diterbitkan oleh LAPMI HMI


Cabang CiamisNomor SK
PengurusHMI Cabang Ciamis
No. 07/KPTS/A/Sek/08/1438
B erteman lebih dari Saudara, sebuah
kalimat yang sering terucap oleh para
kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
di seluruh Indonesia. Jargon tersebut sangat
melekat di HMI dengan ditunjukannya solidaritas
PENERBIT : Lembaga Pers
antar kader baik diwilayah antar Komisariat
Mahasiswa Islam (LAPMI)
HMI Cabang Ciamis ataupun antar cabang. Termasuk di HMI Cabang
Ciamis, Silaturahmi antara para kader HMI dalam
DIREKTUR UTAMA: lingkup wilayah kerja HMI cabang Ciamis
Ade Tauq Arin terbilang cukup intens dilakukan. Dengan
berbagai aktifitas organisasi yang mengharuskan
SEKRETARIS UTAMA: pertemuan-pertemuan antar kader dari berbagai
Zeni Ade Kania kampus menjadikan keharmonisan kekeluargaan
dalam tubuh organisasi.
BENDAHARA UMUM:
Meskipun dalam kenyataannya masih ada
PEMIMPIN REDAKSI sebagian kader yang belum menghadirkan diri
Adi Rifqi untuk berinteraksi dengan alasan kecanggungan
ataupun belum mampu menyelami nikmatnya
REDAKTUR interaksi persaudaraan di HMI.
Jamaludin, Ilham Konferensi Cabang (KONFERCAB) ke-XIX HMI
Nursuryana Cabang Ciamis menjadi sebuah wadah interaksi
yang masif. Masif disini dalam arti adanya
EDITOR
Dendi, Fahmi Iqbal M interaksi ataupun silaturahmi skala besar yang
dilakukan oleh kader mulai dari akar bawah
ILUSTRATOR & LAYOUT komisariat sampai pucuk pengurusan HMI
ATA, Pirman Cabang Ciamis. Hal tersebut memberikan
dampak positif bagi organisasi maupun personal
REPORTER kadernya.
Yeyen A, Sri R, Ratna F, HMI yang banyak disanjung dengan Social
Ade F, Risma Z, Ihdal
Power-nya harus mampu terasa terhadap
kadernya. Hal ini dianggap perlu dalam upaya
mempertahankan keberlangsungan organisasi
yang hidup dengan interaksi dan dinamika-
dinamika setiap gerak organisasinya.
SAPA REDAKSI

Hajat Kader HMI tahunan ini juga harus mencapai tujuan Bersama untuk
dimanfaatkan secara optimal. periodesasi Pengurusan HMI Cabang
Paradigma kader terkait ketegangan Ciamis ke depannya.
KONFERCAB harus mulai dilunturkan. Kalau berdasarkan berkas yang
Kader HMI baik komisariat ataupun sudah diterima oleh SC berjumlah ada 4
harus berperan aktif dalam rangka Calon Kandidat terhitung tanggal
memproduksi gagasan-gagasan baru Sebagai wadah Silaturahmi yang
yang sesuai dengan kondisi zaman ini. bersifat Masif Konsfercab harus mampu
Dampak desruptif yang begitu nyata mencapai kemufakatan Bersama baik
terasa oleh HMI harus mampu dari segi gagasan hasi musyawarah
dikendalikan sebelum HMI tergerus oleh maupun terkait kaderisasi pimpinan
perkembangan teknologi. harus mampu hasil berdasarkan
Dampak Konfercab yang begitu nyata mufakat Bersama peserta forum
terasa yaitu terkait pencerdasan kader konfercab.
akan konstitusi yang sangat jarang Usai Konfercab ini Para Kandidat
dipahami mendalam. yang bersaing harus mampu melebur
Momentum Konfercab ke-XIX HMI demi terwujudnya gagassan yang telah
Cabang Ciamis membuat para kader dibawa sebelumnya dan di sampaikan
HMI baik tingkatan Komisariat maupun menggebu-gebu dihadapan kader
Pengurus Cabang mulai kembali komisariat. Agas seluruh Gagasan yang
membuka kontitusi dali-dalih kembali baik tersebut mampu terkaomodir dan
idealis namun terkadang berubah Jarogn “Berteman lebih dari saudara”
elastis. Namun, hal itu menjadi dampak tidak hanya sampai pada kontestasi
positif bari para kader dengan momentum Pemilihan Ketua Umum
berdialektia dalam mengambil namun harus terus terawat sampai akhir
keputusan demi mewujudkan sebuah hayat . (Tim Redaksi)
gagasan dan terobosan baru dalam
DAFTAR ISI

SALAM
DEKLARASIOKTOBER 2018
SALAM KETUA UMUM
HMI CABANG CIAMIS
PERIODE 2017-2018

BEREBUT
KURSI
CATATAN
CATATAN LAPMI
HMI CABANG CIAMIS
PIMPINAN
PERIODE 2017-2018

SALAM
Editorial

Salam Koordinator
Steering Commite
Kongres XXX

Salam Panitia
Nasional Kongres
XXX

WAWANCARA
Asep Ahmad Muzaki
Hernawan
Jejen Zaenal Muttaqin
Rega Sukmadiana
WAWANCARA

AAM

HMI HARUS MENJADI Apa visi dan misi kakanda?

PENYOKONG PERADABAN Melihat dari permasalahan yang


sebelumnya saya utarakan. HMI Cabang
Asep Ahmad Muzaki
Ciamis harus di rekontruksi selaras dengan
HMI harus menunjukan dirinya visi saya “Rekontruksi Gerakan Himpunan;
sebagai organisasi yang bernafaskan
“Menjadikan HMI menjadi Penyokong
Islam. Dengan melaksanakan nilai-
nilai yang telah diajarkan oleh Nabi Peradaban”. Merujuk apa yang disampaikan
Muhammad dalam konstruk sosial. oleh Abraham Lincol “Demokrasi dari rakyat
dan untuk rakyat”. Begitupun HMI dari kader
Apa Mo vasi Kakanda maju sebagai Kandidat di Konfercab untuk kader. Adapun Misi yang akan saya
XIX HMI Cabang Ciamis?
bangun dalam merealisasikan dari visi saya

B
erawal dari sebuah sosial yang mengharuskan d i a n t a r a n y a ; Pe r ta m a , Re ko n t r u k s i
perenungan terkait kepekaan setiap individu gerakan himpunan. Fokus dengan
p o l a g e r a k a n dalam menelaah berbagai revitalisasi system perkaderan (dengan
Himpunan Mahasisawa isu yang berkembang. Dari bentuk wacana keilmuan yang dibutuhkan
Islam Cabang Ciamis yang pondasi tersebut saya kader khusunya dan masyarakat secara luas).
harus dibenahi. Minimnya personal pribadi ingin Kedua, Wacana keilmuan; Penguatan
kesadaran individu kader b e r k o n t r i b u s i d a l a m kajian keilmuan baik itu keislaman, wawasan
y a n g b e r i m b a s p a d a memberikan resolusi untuk daerah, wawasan nasional, wawasan
minimnya timbulnya aksi k e b e r l a n g s u n g a n H M I internasional, kebudayaan dan penguatan
dan reaksi terkait gejala Cabang Ciamis lebih baik. keilmuan

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

pengelolaan Desa agar kader HMI


mampu mengimplementasikan Pembuatan Sekolah-
k e i l m u a n n y a . d a l a m Sekolah terkait
mengoptimalisasikan potensi Desa.
Ketiga, Profesionalisme Basic
pendalaman potensi dasar
Keilmuan Kader, semisal pendalaman kader harus menjadi
kompetensi akademik yang diasah
prioritas agar kader HMI
bersesuaian dengan program studi yang
diampunya. siap didistribusikan dalam
ranah pengabdiannya
Program unggulan yang akan
dilaksanakan?
pasca selesai ber-HMI
Dalam mengoptimalisasikan
profesionalisme potensi kader saya
menargetkan langkah strategis yang menyeluruh jangan hanya desain dimulai dari wacana
akan diwujudkan diantaranya: mengambil satu sudut keilmuan sebagai
Pembuatan Sekolah-sekolah di HMI. pandang saja dan targetan penyokong peradaban.
Sekolah disini bukan seperti sekolah kita dalam sau tahun harus Karena HMI perlu
formal pada umumnya namun dalam realistis demi tercapainya penyokong peradaban
bentuk kajian intensif seperti training tujuan yang diformulasikan. dimulai dari kader hmi
lebih mendalam dalam berbagai bidang Kerendahan hati, harus terkait wacana keilmuan
dengan tujuan mengoptimalkan potensi dijungjung tinggi karena terutama dalm upaya
kader dalam ranah akademiknya atau sosok intelektual yang sudah penyokongan peradaban.
potensinya. Hal ini dilakukan agar kader tinggi ditunjukkan dengan Hal ini dalam upaya
mampu memposisikan dirinya di bidang kerendah hatiannya. Tidak mencapai tujuan HMI
profesionalisme nanti kelak. terpengaruhi 5 hasrat yang mewujudkan masyarakat
Fokus Ke-Islam-an kita Merujuk kepada diungkapkan Murtadha adil makmur yang diridhoi
contoh tauladan peradaban pada masa Muthahari (harta, tahta, Allah swt. (MARR)
Nabi Muhammad terkait terkait interaksi seksual, keilmuan,
social, ekonomi, etika social dan segi keindahan).
spiritual. Oleh karena itu Gerak hmi harus HMI kedepan harus
mencitrakan keislamannya. mengedepankan 3 landasan
Saya membawa jargo Kerja intelektual, keislaman yang dipaparkan
diantarra kerja intelektual tersebut kada dalam visi saya, kader hmi
beberapa komponen yang dibawa harus mampu berbicara
diantaranya. Belajar secara realistis, denga visi. HMI Cabang
kita harus mampu menerawang secara Ciamis harus memiliki grand

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

INTELEKTUAL PROFETIK maka kita harus memilih dua antara


optimis untuuk sembuh atau pesimis
SEBAGI SOLUSI PEMBENAHAN untuk tidak sembuh. Berdasarkan hal
HMI CABANG CIAMIS tersbut saya merasa masih optimis
untuk bisa menyembuhkan HMI dalam
Hernawan artian HMI itu adalah organisasi mutlak
kadi ada beberapa organ yang itu ada
Pembenahan Internal menjadi fokus
didalamnya contohlah begini kalaulah
utama. Penguatan pemahan individu tangan kita sakit perut, sakit kepala,
kader terkait ranah gerak HMI harus maka satu persatu harus disembuhkan
disiapkan sebelum terjun ke ranah agar badan kita merasa sehat kembali.
eksternal. Begitupun saya melihat HMI yang saat
ini saya rasa masih sakit dalam artian
Apa Mo vasi Kakanda maju sebagai Kandidat di Konfercab XIX
masih banyak kekurangan yang harus
HMI Cabang Ciamis?
dibenahi.

L ogika saya yang


menjadi latar
belakang saya
mencalonkan Ketum
Cabang Ciamis. Pertama,
atau pesimis akanmati.
Begitupun dihimpunan ini
kalau kita merasa bahwa HMI
ini sedang sakit maksudnya
disini sakit secara
Bukan berarti cabang hari ini tidak
baik, sangat baik sekali tetapi ada hal
yang yang harus dilanjutkan kemudian
ada juga yang harus diibenahi. Kenapa
begitu karena dengan menutup satu
apabila diri saya merasa menyeluruh baik struktural tahun keperiodean ini tidak akan cukup
sakit maka saya harus sadar cabang ataupun di PB merubah HMI sebagaimana ideal
bahwa saya sakit. Ketika saya sekalipun sedang sakit. Dari menurut konstitusi tidak akan mencapai
sadar akan sakit maka akan kesimpulan tersebut maka pasal 4 terkait tujuan HMI. Itu pertama
ada dua pertanyaan apakah kita harus sadar bahwa kita yang menjadi landasan saya. Kedua,
saya optimis akan sembuh sedang sakit ketika kita sadar Saya menganalisa bahwasanya HMI

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

Cabang Ciamis tidak akan bergulat


pada wilayah politik ke-HMI-an. Karena
Musda dan Kongres sudah selesai. Berarti
HMI Cabang Ciamis pada tahun 2018-2019
itu akan difokuskan kepada internal baik
internal secara hmi ataupun di komisariat
Melihat dari kondisi tersbut, maka bagi
calon nantinya siapa pun yang nantinya
jadi ketua umum akan benar benar
mengurus internalnya.
Apa visi dan misi kakanda?
Dengan landasan ini saya mempunyai
visi yaitu mewujudkan kader Cabang
Ciamis Berintelektual Protektif. Profetik ini
nantinya akan menjadi misi saya. Output
dari dari profetik ini adalah; Pertama, nilai
etika dan keadaban, ketika berbicara etika
dan keadaban maka harus ditopang
dengan ke-intelektual-an dalam hal ini
sangat relefan sekali dengan HMI karena
HMI benar-benar organisasi yang
berintelektual beda dengan ormas
ataupun LSM lainnya. Kedua, ketika
berbicara protektif yang akan muncul
nantinya yang diharapkan dari kader itu
adalah nilai-nilai sosial, nilai-nilai sosial ini
sangat relefan sekali dengan nilai dasar
perjuangan yaitu poin ke dua dari dasar sedang sakit diwilayah ini. berjalan apabila wilayah
dasar kemanusiaan. Maka nantiya ketika Berbicara ke-Indonesia-an internal kekuatan SDM
nilai-nilai sosial ini akan tumbuh maka HMI kalah, maka dengan tiga kader HMI Cabang Ciamis
Cabang Ciamis harus benar benar poin besar; Berbicara etika sudah mumpuni. Maka
membuka ruang akselerasi bagi kawan- dan keadaban itu berbicara dengan garis besar itu saya
kawan kader itu untuk mendistribusikan tentang ke ilmuan dan akan meningkatkan
dirinya baik dikampus ataupun keintelektualan. Berbicara kinerja SDM kadernya
dimasyarakat luas. Ketiga, kader ini harus nilai sosial berarti wilayah ketika 6 bulan kedepan
mempunyai nilai-nilai spiritual karena pengabdian (insan wilayah eksternal mereka
memang HMI itu didirikan pertama pengabdi), berbicara insan siap untuk didistribusikan.
berbicara ke-Indonesia-an dan ke-Islam- akademis dan nilai sosial (Pirman)
an. Hari ini yang jadi pertanyaan apakah masih dalam lingkup insan
HMI masih bisa berbicara ke-Islam-an?. pengabdi. Berbicara nilai
HMI sudah kalah dengan organisasi yang spiritual ini berbicara
berbau islam contoh ada NU, tentag tujuan yang
Muhammadiyah, Persis dsb. Hmi sudah bernafaskan Islam. Maka
kalah pada wilayah ke-Islam-an karena dari tiga poin ini akan
pangkajian SDM mengenai kajian ke- merangkum semuanya
Islam-an sudah mulai tidak dilaksanakan dalam pasal 4.Berbicara
ini yg menjadi kesadaran bahwa saya eksternal saya rasa ini akan

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

tanpa melaksanakan suatu pengabdian


PENEGASAN KEMBALI dan ingat sebagai pondasi dasar prilaku
URGENSI 5 KUALITAS INSAN organisasi kita tidak akan berjalan baik
apabila tidak di barengi dengan kualitas
CITA PADA KADER HMI akademi. Adapun kata terakhir yang
Jejen Jaenal Muttaqin diridhoi oleh Allah tidak akan pernah
tercapai bila aktifitas kita tidak
Memperkokoh 5 kualitas Insan Cita bernafaskan Islam sehingga 5 kualitas
sebagai Pondasi Organisasi dalam insan cita itu sebuah sistem yang harus
rangka menyiapkan kader Himpunan berkesinambungan agar tercapai
Mahasiswa Islam (HMI) menuju ranah sepenuhnya
pengabdian di masyarakat.
Apa visi dan misi kakanda?
Apa Mo vasi Kakanda maju sebagai Kandidat di Konfercab XIX Bagi saya visi secara periodek itu
HMI Cabang Ciamis?
membutuhkan proses dari tahun ke
Berawal dari keberangkatan Visi saya memperkokoh 5 tahun karena cita luhur organisasinya
saya dari Bidang PAO kualitas insan cita sebagai maka di situ ada nilai kontinuitas. Untuk
terkait pemahaman mision pondasi organisasi. Bukan mewujudkan visi itu membutuhkan
HMI yang dikenal sebagi 5 berbicara progresifitas dan langkah langkah; Pertama, Bagaimana
kualitas insan cita itu sebagi visioner karena itu semua kita membangun manajemen yang
sebuah sistem yang harus merupakan hasil dan sehat, artinya refleksi saya 4 tahun ke
ditegakkan. Percuma bila dampak dari kokoh nya 5 belakang selma saya aktif di HMI itu
berbicara mengenai kualitas insan cita. Tidak tidak ada kesinambungan antara
intelektualitas, pengabdian, akan bisa terwujud cabang dengan komisariat sehingga
dan kualitas kalua tidak masyarakat adil makmur tidak ada garis lurus yang merujuk ke
sampai ke ranah aplikatif. sesuai dalam tujuan HMI . visi itu sendiri. Akhirnya arah gerak

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

komisarit dan cabang tidak sinergi. uang, karena saya lihat grand design akan hal itu
Seharusnya cabang itu membuat satu sekarang ini banyak sekali sehingga arah ciamis itu
simpul antara cabang dengan pesantren-pesantren yang di belum jelas. Saya ingin
komisariat sehingga ada garis lurus jadikan alat perpolitikan. Hmi periode kedepan internal hmi
yang nantinya itu menjadi sebuah grand bisa membangun komunikasi itu mengkaji masalah itu.
design, baik itu segi perkaderan ataupun bagaimana seharusnya politik Sehingga kajian internal kita
yang lain. Karena bagi saya internal dan itu di jalankan tanpa harus bisa bawa ke arah sana.
eksternal adalah suatu kesinambungan melakukan politik uang. Realitas yang terjadi kajian-
yang tidak dapat terpisah, maka perlu kajian yang dilaksanakan itu
manajemen organisasi yang sehat. Dalam konteks objektif tidak jelas, harusnya arah
Ciamis hari ini dengan dana gerak cabang itu jelas,
K e d u a , k i t a p e r l u desa hampir 1 milyar sehingga kajian-kajian itu
mengembangkan prodiktifitas kader, pertahun, banyak s ekal i disusun. Sehingga terjadi
produktifitas kader itu tidak bisa di ukur masyarakat yang desa belum garis lurus antara komisariat
melalui sebarapa sering dia menginap paham dengan hal itu, bahkan dan cabang. (Ihdal)
di komisariat, mengikuti kajian, tapi kabupaten belum memiliki
sejauh mana aktifitas dia diluar itu
semua realitas yang terjadi saat ini
bahwa kebanyakan kader tinggal di
cabang ataupun komisarita itu hanya
sebatas happy enjoy. Jadi, Mengukur
produktifitas itu sejauh mana kader
beraktifitas diluar, meskipun dia
bermain diluar komisariat dan cabang
apabila dia mengamban mission HMI
yaaaaa boleh boleh saja. Maka karena
tadi dalam mengambangkan atau
membangun kualitas kade saya
berpandangan bahwa berbasis kajian
dan pengabdian. Kader mampu untuk
bersosialisai dengan masyarakat.

Ketiga, dalam menjalin atau


membangun eksistensi organisasi
diperlukan komunikasi. Yang pertama
komunikasi internal, yang saya rasakan
sekarangna ini bahawa komunikasi
antara cabang dengan komisariat itu
minim sekali. Yang kedua komunikasi
eksternal, di perlukan sekali dalam
membangun sebuah eksistensi
organisasi itu bagaimana kita menjalin
dengan oraganisasi-organisasi yang
lain. Menurut hemat saya kedepan HMI
perlu membangun sinergitas dengan
pesantren-pesantren dalam
menciptakan tahun 2019 bebas politik

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

RSD

adalah rekonstruksi gerakan Hmi, Upaya


REKONTRUKSI PERGERAKAN untuk menciptakan Hmi yang lebih
HMI, UPAYA MENCIPTAKAN HMI progresiv dan revolusioner. Karena
pergerakan hmi harus di rekontruksi
PROGRESIF DAN REFOLUSIONER untuk menjadi pondasi awal kita untuk
Rega Sukma Diana melangkah ke depan.

Rekonstruksi gerakan HMI, Upaya Misi, menyeimbangkan gerakan


eksternal dan internal HMI Cabang
untuk menciptakan Hmi yang lebih Ciamis. Berangkat dari perkaderan HMI
progresiv dan revolusioner harus menopang kualitas SDM di HMI
Cabang Ciamis. Karena jika internal
Apa Mo vasi Kakanda maju sebagai Kandidat di Konfercab XIX tidak beres maka gerakan ekstrenal kita
HMI Cabang Ciamis? tidak akan beres. Berbicara internal itu
Beranjak dari bermuhasabah dalam pencalonan kandidat tidak hanya masalah perkaderan, tetapi
dan melihat kondisi HMI Ketua Umum HMI Cabang segala aspek yang bersentuhan
Cabang Ciamis dalam segi Ciamis. langsung dengan HMI. Adapun
internal maupun eksternal solusinya yang saya tawarkan;
yang perlu banyak Apa visi dan misi kakanda?
Pertama, Sekolah perkaderan, yang
pembenahan. Keinginan
Dari selama saya berproses kemudian mengakomodir setiap
untuk berkontribusi lebih
hingga sekarang saya kader/pengurus komisariat untuk bisa
dalam menata kembali
mendapatkan sebuah mengikuti sekolah perkaderan. Ini
gerak organisasi baik segi
gagasan untuk Hmi Cabang kenapa harus diadakan, karena kalau TI
internal maupun eksternal.
Ciamis kedepan. visi saya dan SC itu harus melalui lk 2 dulu,
Oleh karena itu saya
maju dalam kontestasi di sedangkan kawan-kawan di komisariat
berikhtiar untu ikut serta
Hmi Cabang Ciamis kali ini itu masih kebanyakan belum mengikuti

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018


WAWANCARA

2. Di sekolah perkaderan kader atau pengurus


komisariat minimal harus bisa memahami
bagaimana mengelola pelitahan perkaderan dan
dituntut untuk bisa maintance dalam melaksanakan
perkaderan. Kedua, Bimbingan Intensif Kader (BIK),
yang ini menjadi lanjutan dari sekolah perkaderan
tadi dan sebagai kegiatan untuk kader selepas lk 1.
Ketiga, Mengupayakan pembentukan dan
pemekaran di perguruan tinggi se-wilayah kerja
hmi cabang ciamis. Karena ini salah satu bentuk
pengakomodiran mahasiswa-mahasiswa di ciamis.
Keempat, HMI back to campus, ini salah satu misi
yang saya rumuskan dari realitas yang terjadi
sekarang khususnya di ciamis. Masih ada beberapa
kampus yang kegiatan mahasiswa nya itu di
deskriditkan oleh pihak kampusnya tersebut.
Sejauh mana kontribusi hmi terhadap kampus?. Kita
tidak hanya berbicara tentang bagaimana
rekrutmen kader di kampus dan bagaimana
distribusi kader terhadap organisasi-organisasi
intra kampus. Tetapi HMI bisa berkontribusi ke
kampus itu lewat bagaimana si calon mahasiswa itu
bisa masuk ke kampus tersebut, yaitu lewat
semacam bimtek. Dan yang nantinya bisa
melakukan pola perkaderan disana sehingga dalam
rekrutmen kader itu tidak terlalu kebingungan.

Selanjutnya, mengoptimalkan lembaga Bagaimana kita harus bisa memahami realitas


kekaryaan di hmi cabang ciamis untuk HMI back to yang terjadi di masyarakat, apa yang dibutuhkan oleh
campus dan bisa juga HMI. melakukan kegiatan rakyat sekarang. Ini menjadi modal untuk pergerakan
back to school lewat lembaga-lembaga kerkaryaan HMI secara eksternal. Bisa juga sebagai bukti
yang ada di hmi cabang ciamis. Bisa ambil contoh kontribusi HMI terhadap masyarakat. (IN)
bagaimana LDMI bisa masuk lewat IREMA yang ada
di sekolah-sekolah dan natinya bisa
mempromosikan kampus tersebut.

Di luar sana masih banyak orang yang hanya


sebatas ingin kuliah, tapi bingung bagaimana
caranya dan bagaimana membayar biayanya. Nah
hmi harus bisa menawarkan akan hal itu, untuk
kemudian mengakomodir putra-putri daerah untuk
melanjutkan akademis nya, dan salah satunya dari
HMI back to school tadi.

Terinspirasi dari hasil kemari studi banding di


yogyakarta bagaimana di sana HMI cabang
mempunyayi desa binaan. Ini salah satu yang harus
dilakukan HMI ke depan yaitu HMI with People.

DEKLARASI EDISI AGUSTUS 2018