Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN TUTORIAL

SKENARIO A BLOK 29 TAHUN 2018

Tutor :

Dr. Hj. Mariatul Fadillah, MARS

Disusun oleh :

KELOMPOK B1

Cindy Virgina Larasati 04011181520012


Anugrah Qalbi 04011181520060
Beauty Novianty 04011181520004
Claudia Jasmine 04011181520014
Salsya Medin Putri 04011281520125
Fadya Ulviana Khairunnisa 04011181520018
Nabilla Oktavia Kesumadanoe 04011181520019
Muhammad Fitrizal 04011381520089
Alyssa Poh Jiawei 04011381520183
Muhammad Vary Pramadezta 04011381520107
Armadeep Kaur Kaur Singh 04011381520184

PENDIDIKAN DOKTER UMUM

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA

TAHUN 2018
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI..............................................................................................................................2

KATA PENGANTAR................................................................................................................3

KEGIATAN TUTORIAL..........................................................................................................4

SKENARIO A BLOK 29 TAHUN 2018...................................................................................5

I. KLARIFIKASI ISTILAH....................................................................................................5

II. IDENTIFIKASI MASALAH..............................................................................................5

III. ANALISIS MASALAH.....................................................................................................6

IV. LEARNING ISSUES.......................................................................................................30

V. KERANGKA KONSEP....................................................................................................40

VI. KESIMPULAN................................................................................................................41

VII. DAFTAR PUSTAKA.....................................................................................................42

2
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya
laporan tutorial Skenario A Blok 29 ini dapat terselesaikan dengan baik.

Laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas tutorial yang merupakan bagian dari
sistem pembelajaran PBL di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Dan tak lupa
penyusun mengucapkan terima kasih kepada tutor kami Dr. Hj. Mariatul Fadillah, MARS
yang telah membantu dalam penyusunan laporan tugas tutorial ini.

Kami menyadari laporan ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, saran dan
kritik yang membangun dari pembaca akan sangat kami harapkan guna perbaikan di masa
yang akan datang.

Akhir kata, harapan kami laporan tutorial ini dapat berguna bagi semua pihak yang
membacanya. Semoga Tuhan memberikan balasan pahala atas segala amal yang diberikan
kepada semua orang yang telah mendukung kami. Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan
Yang Maha Esa. Amin.

Palembang, November 2018

Kelompok B1

3
KEGIATAN TUTORIAL

Tutor : Dr. Hj. Mariatul Fadillah, MARS

Moderator :

Sekretaris : Salsya Medin Putri dan Beauty Novianty

Peraturan : 1. Boleh minum saat diskusi

2. Boleh ke toilet

3. Mengangkat tangan ketika interupsi

4. Berbicara setelah dipersilahkan moderator

4
SKENARIO A BLOK 29 TAHUN 2018

Dr. Aril, 30 tahun, telah 3 tahun berpraktek di sebuah klinik dokter keluarga, dengan
menerapkan semua konsep dan prinsip kedokteran keluarga. Klinik ini dikelola dengan baik
sehingga dalam waktu yang relative singkat mengalami kemajuan yang cukup pesat dan
dikenal luas di masyarakat. Minggu yang lalu dr. Aril kedatangan seorang pasien, Ny. Dede,
38 tahun dengan kehamilan trimester 1 pada G6P2A2. Pasien mempunyai keluhan sering mual,
muntah, lemas, cepat lelah dan sesak. Dr. Aril kemudian melakukan pemeriksaan fisik
bersama bidan. Pada pemeriksaan ditemukan bahwa kandungan dalam kondisi yang baik
namun ibu tampak pucat, takikardi, murmur, takipnea, dan terdapat nyeri tekan epigastrium.

Dr. Aril menyarankan agar pasien mengikuti pemeriksaan ANC yang teratur dan
menjelang partus kelak pasien akan dirujuk ke spesialis Obgyn yang sudah bekerja sama
dengan klinik dokter keluarga tersebut. Ny. Dede setuju untuk melakukan pemeriksaan
kehamilan secara rutin di klinik Dr. Aril karena pasien mendapat informasi bahwa pelayanan
di klinik ini baik. Sebelum pulang Ny. Dede menanyakan Dr. Aril tentang pilihan pembiayaan
proses persalinan, mengingat kemungkinan membutuhkan biaya yang lebih besar.

Ny. Dede sebetul nya sudah mendapat informasi bahwa klinik Dr. Aril ini pelayanannya
sangat bagus, baik cara pendekatannya maupun jenis pelayanan yang tersedia dan di dokter
Aril ini tidak hanya mengobati pasien di klinik, tetapi juga dapat memberikan pelayanan
kunjungan rumah penyuluhan kesehatan dan memberikan binaan kepada keluarga di sekitar
klinik tersebut.

I. KLARIFIKASI ISTILAH

No Istilah Klarifikasi
1 Dokter keluarga Dokter yang memberikan pelayanan kesehatan
berorientasi komunitas yang menitikberatkan di
keluarga. Tidak memandang penderita sebagai individu
yang sakit tetapi sebagai bagian dari unit keluarga dan
tidak hanya menanti secara pasif tetapi bila perlu aktif
mengunjungi penderita atau keluarganya (IDI, 1982).
2 Bidan Seseorang yang telah mengikuti program pendidikan

5
bidan yang diakui di negaranya, telah lulus dari
pendidikan tersebut, serta memenuhi kualifikasi untuk
didaftar dan atau memiliki izin yang sah untuk
melakukan praktik bidan.
3 ANC Pelayanan kesehatan yang diberikan tenaga
professional (dokter spesialis kebidanan/dokter
umum/bidan/perawat) kepada ibu hamil sesuai dengan
standar pelayanan antenatal yang diterapkan dalam
standar pelayanan kebidanan (SPK).
4 Proses persalinan Proses menipis dan membukanya leher rahim yang
diikuti oleh turunnya janin ke jalan lahir dan kemudian
disusul oleh kelahiran yaitu proses keluarnya bayi dari
rahim.
5 Pelayanan kunjungan rumah Salah satu teknik pengumpulan data dengan cara
mengunjungi rumah pasien untuk membantu
menyelesaikan masalah yang dihadapi dan untuk
melengkapi data yang sudah ada.
6 Penyuluhan kesehatan Penambahan pengetahuan dan kemampuan seseorang
melalui teknik praktek belajar atau instruksi dengan
tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku
manusia secara individu, kelompok, maupun
masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai
tujuan hidup sehat.
7 Pembinaan keluarga Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan ketahanan
keluarga, pembinaan terhadap keluarga dapat
dilakukan melalui agama, pendidikan, kesehatan, adat
dan budaya
8 Klinik dokter keluarga Klinik yang menyelenggarakan Sistem Pelayanan
Dokter Keluarga (SPDK).
9 Rujuk Suatu sistem penyelenggaraan pelayanan yang
melaksanakan pelimpahan wewenang atau tanggung
jawab timbal balik, terhadap suatu kasus, penyakit atau
masalah kesehatan secara vertical dalam arti dari unit
yang terkecil ke unit yang lebih mampu.
10 Dokter spesialis Dokter yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang
ilmu kedokteran tertentu.

6
11 Komunikasi interprofesional Proses interaksi untuk bertukar pikiran, opini dan
informasi yang melibatkan dua profesi atau lebih
dalam rangka memecahkan suatu masalah.
12 Pembiayaan kesehatan Jumlah dana yang harus disediakan untuk
menyelenggarakan dan atau memanfaatkan berbagai
upaya kesehatan yang diperlukan oleh perorangan,
keluarga, kelompok dan masyarakat.
13 Konsultasi Proses pertukaran pikiran untuk mendapatkan
kesimpulan (nasihat, saran) yang sebaik-baiknya.

II. IDENTIFIKASI MASALAH


1. Dr. Aril, 30 tahun, telah 3 tahun berpraktek di sebuah klinik dokter keluarga, dengan
menerapkan semua konsep dan prinsip kedokteran keluarga. Klinik ini dikelola
dengan baik sehingga dalam waktu yang relative singkat mengalami kemajuan yang
cukup pesat dan dikenal luas di masyarakat.
2. Minggu yang lalu dr. Aril kedatangan seorang pasien, Ny. Dede, 38 tahun dengan
kehamilan trimester 1 pada G6P2A2. Pasien mempunyai keluhan sering mual, muntah,
lemas, cepat lelah dan sesak. Dr. Aril kemudian melakukan pemeriksaan fisik bersama
bidan. Pada pemeriksaan ditemukan bahwa kandungan dalam kondisi yang baik
namun ibu tampak pucat, takikardi, murmur, takipnea, dan terdapat nyeri tekan
epigastrium.
3. Dr. Aril menyarankan agar pasien mengikuti pemeriksaan ANC yang teratur dan
menjelang partus kelak pasien akan dirujuk ke spesialis Obgyn yang sudah bekerja
sama dengan klinik dokter keluarga tersebut. Ny. Dede setuju untuk melakukan
pemeriksaan kehamilan secara rutin di klinik Dr. Aril karena pasien mendapat
informasi bahwa pelayanan di klinik ini baik.
4. Sebelum pulang Ny. Dede menanyakan Dr. Aril tentang pilihan pembiayaan proses
persalinan, mengingat kemungkinan membutuhkan biaya yang lebih besar.
5. Ny. Dede sebetul nya sudah mendapat informasi bahwa klinik Dr. Aril ini
pelayanannya sangat bagus, baik cara pendekatannya maupun jenis pelayanan yang
tersedia dan di dokter Aril ini tidak hanya mengobati pasien di klinik, tetapi juga
dapat memberikan pelayanan kunjungan rumah penyuluhan kesehatan dan
memberikan binaan kepada keluarga di sekitar klinik tersebut.

III. ANALISIS MASALAH


1. Dr. Aril, 30 tahun, telah 3 tahun berpraktek di sebuah klinik dokter keluarga, dengan
menerapkan semua konsep dan prinsip kedokteran keluarga. Klinik ini dikelola

7
dengan baik sehingga dalam waktu yang relatif singkat mengalami kemajuan yang
cukup pesat dan dikenal luas di masyarakat.
a. Bagaimana konsep dan prinsip kedokteran keluarga?
b. Apa peran klinik dokter keluarga?
c. Apa saja area kompetensi dokter keluarga?
d. Bagaimana manajemen klinis dan pelayanan dokter keluarga?
e. Bagaimana karakteristik klinik dokter keluarga yang dikatakan baik?

2. Minggu yang lalu dr. Aril kedatangan seorang pasien, Ny. Dede, 38 tahun dengan
kehamilan trimester 1 pada G6P2A2. Pasien mempunyai keluhan sering mual, muntah,
lemas, cepat lelah dan sesak. Dr. Aril kemudian melakukan pemeriksaan fisik bersama
bidan. Pada pemeriksaan ditemukan bahwa kandungan dalam kondisi yang baik
namun ibu tampak pucat, takikardi, murmur, takipnea, dan terdapat nyeri tekan
epigastrium.
a. Bagaimana standar prosedur pemeriksaan oleh dokter keluarga?

3. Dr. Aril menyarankan agar pasien mengikuti pemeriksaan ANC yang teratur dan
menjelang partus kelak pasien akan dirujuk ke spesialis Obgyn yang sudah bekerja
sama dengan klinik dokter keluarga tersebut. Ny. Dede setuju untuk melakukan
pemeriksaan kehamilan secara rutin di klinik Dr. Aril karena pasien mendapat
informasi bahwa pelayanan di klinik ini baik.
a. Bagaimana komunikasi interprofesional antara dokter keluarga, bidan dan dokter
spesialis Obgyn?
b. Apa saja jenis-jenis rujukan? Pada kasus ini kira-kira jenis rujukan yang mana?
c. Bagaimana karakteristik rujukan dan konsultasi oleh dokter keluarga?
d. Bagaimana prosedur rujukan dan konsultasi oleh dokter keluarga?
4. Sebelum pulang Ny. Dede menanyakan Dr. Aril tentang pilihan pembiayaan proses
persalinan, mengingat kemungkinan membutuhkan biaya yang lebih besar.
a. Apa saja jenis pembiayaan kesehatan di Indonesia?
b. Apa manfaat dan tujuan pembiayaan kesehatan di Indonesia?
c. Bagaimana sistem pembiayaan kesehatan di Indonesia?
d. Apa saja sumber pembiayaan kesehatan di Indonesia?
e. Bagaimana prinsip pembiayaan kesehatan di Indonesia?
f. Bagaimana sistem pembiayaan pelayanan dokter keluarga? (batasan, bentuk, ,
pengendalian, manfaat)

5. Ny. Dede sebetul nya sudah mendapat informasi bahwa klinik Dr. Aril ini
pelayanannya sangat bagus, baik cara pendekatannya maupun jenis pelayanan yang
tersedia dan di dokter Aril ini tidak hanya mengobati pasien di klinik, tetapi juga
dapat memberikan pelayanan kunjungan rumah penyuluhan kesehatan dan
memberikan binaan kepada keluarga di sekitar klinik tersebut.
a. Bagaimana standar pelayanan dokter keluarga?
8
b. Bagaimana peran dokter keluarga di layanan primer?

IV. LEARNING ISSUES


1. Manajemen Klinis dan Pelayanan Dokter Keluarga
2. Konsultasi dan Rujukan
3. Komunikasi Interprofesional
4. Pembiayaan Kesehatan

V. KERANGKA KONSEP

9
VI. KESIMPULAN

Dr. Aril sebagai dokter keluarga telah berhasil mengelola klinik dokter keluarga
dengan baik karena telah menerapkan konsep, prinsip dan standar pelayanan kedokteran
keluarga dengan benar.

10
VII. DAFTAR PUSTAKA

11