Anda di halaman 1dari 4

Nama : Azwar Hilmi

NIM :11601244033
Kelas :PJKR C

ARTHICULATIO HUMERI
Articulatio humeri adalah sendi yang dibentuk oleh caput humeri dan cavitas glenoidalis scapulae.

Berdasarkan bentuk tulang bersendi,articulation humeri termasuk sendi peluru(articulation


globoidea/spheroidea).dan berdasarkan jumlah aksisnya sendi ini termasuk sendi triaksikal yanf
mempunyai tiga aksis yaitu aksis sagital,tranversal dan longitudinal yang sesuai dengan aksis tulang
humerus. Ketiganya saling berpotongan dan membentuk satu titik yang terletak pada pertengahan
sendinya.

Beredasarkan jumlah tulang penyusun sendi,articukatio humeri termasuk ariculatio simpleks.

Suatu keistimewaan yang terdapat pada articulato humeri adalah adanya urat (tendo otot)caput longum m.
biceps brachi yang berjalan diu ronngga sendinya yng di bungkus olehstratum synovialis.

Sendi ini memperoleh penguatan dari beberapa jaringan ikat,yaitu:

1. Ligamentrum corachumerale : Jaringan ikat yang terbentang dari processus coracoideus ke kedua
tubercula humeri yaitu tuberculum majus dan minus.
2. Ligamentum glenohumerale : Jaringan ikat yang terbentang dari tepi cavitas glenoidalis ke colum
anatomicum,dan terdapat tiga buah.
a) Supervarius,di sebelah cranial sendi
b) Menius,disebelah ventral sendi
c) Inferius,disebelah candal sendi

Tetapi pengutan terbesar diproleh dari 4 otot,yaitu:

1. m.sufraspinatus,dari belakang sendi.


2. M.infraspinatus,dari belakang sendi
3. M.teres minor,dari belakang sendi.
4. M.subcapuralis,dari depan sendi.

Keempatnyamempertahankan caput humeritetap pada lekuk sendinya.Selain itu sendi ini disebelah
belakang di perkuat lagi dari m.deltoideus.

Di sebelah depan diperkuat oleh ligamentum coracohumerale dan l;igamentum glenohumarela superius,
medius, dan inferius.
Gerakan pada articulation humeri dapat terjadi melaui aksis sagital (abduksi dan adduksi),aksis tranversal
(antifleksi dan introfleksi)aksis longitudinal sepanjang tulang humrus (endorotasi dan eksorotasi ), atau
kombinasi dari ketiga aksis (cirumductio).

Pada dasarnya arah gerakan oleh kontraksi otot terhadap suatu aksis tergantung posisi otot menyilangi
aksis tersebutserta prinsip bahwa arah kontraksi otot dari inserio ke origo

Otot-otot yang menyebabkan gerakan pada articulation humeri,yaitu:

1.Gerakan abduction, di lakukan oleh 5.Gerakan endorotatio,dilkukan oleh :

a) M.Deltoideus origonya terlatak di: a) M.Subcapuralis


b) M.Biceps brachii b) M.Pectoralis Mayor
c) M.Deloideus bagia ventral
2.Gerakan adductoi,dilakukan oleh ; d) M.teres Mayor
a) M.Pectoralis Mayor e) M.Latisimus dorsi
b) M.Latisimus dorsi f) M.biceps brachii
c) M.Teres Mayor 6.Gerakkan exorotatio, dilakukan oleh :
d) M.Triceps bachii
a) M.Infraspinatus
3.Gerakan antiflexi, dilakukan oleh : b) M.Teres minor
a) M.Deltoideus c) M.Deltoideus bagian doosal
b) M.pectoralis Mayor d) M.supraspinatus
c) M.Coracobrachialis e) M.tichep
d) M.Biceps brach 4.Gerakan retroflexi,dilakukan oleh :
4.Gerakan retroflexi,dilakukan oleh : e) M.deltoideus (pars lateralis)
a) M.deltoideus (pars lateralis) f) M.Teres mayor
b) M.Teres mayor g) M.Latisimus dorsi
c) M.Latisimus dorsi h) M.tricheps brachii
d) M.tricheps brachii
ARTICULATIO CUBITI

Articulatio cubiti atau disebut juga sendi diku di bentuk oleh tiaga komponen tulangh yang bersendiyaitu
os humerus,os radius, dan os ulna yang demikian disebut articulato composite.

Pada sendi ini dapat di bedakan menjadi 3 bagian, yaitu :

 Articulatio humeroulnaris : sendi yang di bentuk olehtrochlea humeri dan incisura semilunaris
ulnae.Berdasarkan bentuk tulang yang bersendi,articulation ini diklasifikasikan sebagai
articulation trochlearis karena salah satu tulang bersendi berbentuk seperti pada kerekan yang
mempunyai aksis tranversal yang melalui trochlea humeri.
 Articulatio humeroradialis : sendi yang dibentuk oleh capituculum humeri dan fovea capituli
radiiarticulatio ini diklasifikasikan sebagai articulatio globoidea atau sendi peluru yang
mempunyai tiga aksis yaitu aksis sagital,tranversal, dan longitudinal.
 Articulatio radioulnaris proximalis : sendi yang si bentuk oleh cirumferentia articularis radii dan
incisura radialis ulnae.Articulatio ini din klasifikasikan sebagai articulatio trochoideayang
mempunyai satu aksis yaitu aksis longitudinal.

Ketiga articulatio terebut mempunyai ligamentum bersama-sama dalam satu kapsul sendi.Ligamentum
tersebut adalah :

a. Ligamentum collaterale ulnae,berdasarkan tempat perletakannya di bagi jadi tiga,yaitu:


 Pars anterior,dari epicondyulus humeri ke processus coronodeus.
 Pars posterior,dari epicondyulus medialis humeri ke olecranon.
 Pars tranversa,dari perlekatan ulna antara kedua ligamentum terdahulu.
b. Ligamentum collaterale radiale : terbentang dari epicondyulus lateralis humeri ke ulna dan
ligamentum alnulare radii.
c. Ligamentum anulare radii yaitu ligamentum yang melingkari circumferentina articularis
radii dan melekat pada tepi ventral dan dorsal incisura radialis radii

HUBUNGAN ANTARA RADIUS DAN ULNA

Hubungan antara radius dan ulnae ada dua macam :

Diarthrosis

1.articulatio radioulnaris proximale

2.articulatio radioulnaris distalis,yaitu sendi antara incisura ulnaris radii dengan circumferentia
articularis capituli humeri.

Synarthosis

Hubungan synarthosis berupa syndesmosis radioulnaris sebagai membrana interossea


antebracii, dengan arah serabut yang berlainan sehingga pada saat pronasi maupun supinasi
jaringan ikat ini tidak seluruhnya tegang