Anda di halaman 1dari 5

Fisika keadaan padat (Solid State) secara singkat

Fisika keadaan padat (solid state) merupakan fondasi dari sebagian besar teknologi modern.
Elektron pada mekanika kuantum sangat penting untuk dapat memahami materi solid state.
Semua elektron dan inti bermauatan listrik sehingga berinteraksi satu sama lain.

1. Elekton Bebas
2. Elektron Bebas Yang Berdekatan
3. Pendekatan Kimia Pada Struktur Elekton
Pendekatan ini mengasumsikan bahwa orbital atom adalah titik awal yang tepat. Dengan
mengetahui sifat sistem atom, maka dapat kita pertimbangkan molekul pada suatu materi
akan mendapat sistem yang lebih besar.
a. Born Oppenheimer
Born Oppenheimer (BoA) adalah suatu pendekatan dimana memperlakukan atom
seolah-olah sebagai fungsi gelombang nuklir dan elektronik yang dapat dipisahkan,
dan mengabaikan interaksi nuklir secara langsung. Posisi nuklir sendiri menjadi
parameter (Ri). Pada pendekatan BoA, keadaan elekton bagaimana mereka
menempati, kemudian digunakan untuk menggunakan perhitungan potensi dari nuclei
yang efektif untuk inti atom. Gerakan nuklir kemudian terlepas secara sendiri dengan
sistem elektronik.
b. Bagaimana atom terikat bersama
Ada beberapa teori yang menyatakan atom dapat terikat secara bersama :
 Ikatan Van Der Waals
 Ikatan yang memiliki karakteristik saling berbagi pasangan
 Ikatan ionik
 Ikatan metalik
 Ikatan hydrogen
Dalam nano ikatan yang dapat digunakan adalah ikatan van der waals dan ikatan
hidrogen, dimana tidak melibatkan perubahan signifikan dalam distribusi elektron
antara entitas terikat.
c. Dasar teori Hückel
Dua buah atom hidrogen sangat jauh terpisah, dimana setiap atom memiliki orbital 15
dan memiliki orbital tinggi (p, d, dsb). Jika beberapa atom didekatkan maka akan
terjadi fungsi gelombang yang tumpang tindih namun signifikan. Maka terjadi
interaksi columb diantara dua buah elektron. Energi dasar pada kedua elektron tunggal
(1s), dua keadaan ( σ, σ∗) energi dari dua elektron. Dimana σ dan σ∗ saling berikatan
namun tidak berikatan dengan orbital.
Pada tahun 1931 Hückel memformulasikan prosedur dasar pada ide dari LCAO untuk
mengkalkulasikan level elektron pada hydrocarbon. Asumsi fungsi gelombang yaitu :

Secara nyata C1 pada persamaan, energi yang dihasilkan


Maka digambarkan

Asumsi bahwa |i〉 sesuai dengan orbital disekitar atom yang berbeda, maka secara
umum diasumsikan :

Dimana
Sehingga disederhanakan dengan tetangga terdekat yaitu

i dan j tetangga terdekat. Matrik lainnya habis. Sehingga

<E> ternormalisasi secara konstan. Maka sistem yang diberikan pada contoh seperti

Dimana

Matrik diatas disebut dengan Hückel matrix.


d. Caveats
Pendekatan ini saat ini tidak digunakan orang orang untuk mengitung struktur
elektronik. Karena ini menghilangkan banyak hal kondisi antisimetri pada fungsi
gelombang total. Dimana ada efek interaksi elektron menjadi α dan β. Pendekatan
Hückel memiliki pembenran diantaranya :
 Jika Hückel melakukan pada molekul besar, maka tingkatan enegi yang
diprediksi berkelompok menjadi berkelompok.
 Adanya tumpang tindih antar atom akan meningkat, maka energi akan
meningkat.
 Jumlah atom meningkat pada arah tak hingga maka akan berubah menjadi
gelombang energi.
e. Ikatan kuat
Dimana pada atom solid state terletak pada posisi rn, sehingga fungsi dasar gelombang

Dimana ϕ(r) terletak pada orbital atomik pada fungsi tengah yang asli. Potensial
energi pada loasi r

δV adalah energi potensial diantara atom yang padat. Kasus yang sederhana pada
atom tunggal ϕ(r), adapun parameternya

ϕ(r) pada tengah dari suatu partikel, maka variasi dari Hückel adanya hubungan antara
energi dan gelombang secara vektor

Maka energi ketika mengorbit pada tetangga terdekat, dengan asumsi kecilnya keluar,
maka

4. Metode Struktur Elektronik Yang Lebih Modern

5. Dinamika Kisi: Phonons

Jumlah getaran pada bulk solids disebut dengan phonon. Phonon berupa perpindahan kisi
atom dari keseimbangannya, konfigurasi periodik. Karena gangguan periodisitas ini, keadaan
Bloch tidak lagi menjadi partikel tunggal yang sempurna pada fonon. Dengan kata lain, fonon
dapat menghamburkan elektron. Fonon dibahas secara luas dalam banyak fisika statistik dan
fisika solid state.

a. Getaran pada batas nano


Ketika dihadapkan dengan sejumlah kecil osilator mekanik yang digabungkan,
standar
pendekatan fisika akan menghitung mode normal yang dihasilkan. Pada keadaan
normal vibrasi molekul bersifat harmonik. Contohnya, pegas bersifat linier. Untuk
setiap kedaan normal frekuensi ω, kita dapat mengangap keadaan tersebut sebagai
osilator harmonik kuantum dengan energi yang diberikan oleh (n + 1/2) ħω, di mana n
adalah banyaknya getaran yang dihasilkan. Pada suhu yang terbatas, mekanika
statistik dasar dapat digunakan untuk mencari hasil rata-rata.
1
<𝑛 >= ħ𝜔
𝑒(𝑘𝐵 𝑇) − 1
Pada batas temperatur tinggi, ketika getaran berakhir maka 𝑘𝐵 𝑇 merupakan sebuah
energi. Ketika batas temperatur rendah, getaran terhenti nilai 𝑘𝐵 𝑇 turun menuju ħω
b. Getaran pada bulk : Debye
Untuk sebuah bulk, dengan perhitungan mode akustik sebuah medium elastis yang
linier dapat dilihat
𝜔 = 𝑐𝑠 𝑘
Dimana 𝑐𝑠 merupakan kecepatan suara dan 𝑘 vektor gelombang suara.
Ketika perhitungan akustik 2 besaran berbeda dari elektron, penghitungan elektronik
dilakukan sebelumnya adalah

dimana

Secara umum frekuensi Debay pada sebuah temperatur adalah

c. Dimensi, hamburan, dan fonon optikal


6. Ringkasan Dan Perspektif

Bab ini memperkenalkan banyak konsep yang relevan dengan sifat-sifat materi elektron.
Mulai dari partikel dalam kotak, gas elektron bebas, elektron gas yang tidak berinteraksi, dan
memperkenalkan beberapa ide yang lain.

 Kondisi batas pada fungsi gelombang menyebabkan spektrum diskrit dari keadaan
partikel tunggal.
 Semakin kecil sistem, semakin besar jarak energi antara tingkat.
 k-space untuk menghitung keadaan yang digambarkan sebagai fungsi gelombang.
 menjelaskan bagaimana bagian bagian kerapatan tersebut diatur dalam energi, dan
bergantung pada dimensi.
 Keadaan dasar ditemukan dengan mengisi bagian "bott om-up" dengan prinsip Pauli.
Hal ini mengarah pada panjang gelombang ( λF), untuk keadaan tertinggi. Dimensi
elektron yang efektif dari suatu sistem diatur oleh hubungan λF dan ukuran sistem.

Dalam mempelajari kisi atom dalam padatan kristalin, terdapat beberapa gagasan lain :

 Kisi spasial mengambil titik-titik khusus dalam k-space yang disebut kisi resiprokal.
 Kisi resiprokal mengarah ke hamburan kuat (difraksi) gelombang.
 Dalam keadaan potensial elektronik periodik yang tak terbatas harus memenuhi
kondisi Bloch.
 Interaksi gelombang Bloch dengan kisi periodik menyebabkan pita energi dipisahkan
oleh celah partikel tunggal.

Terdapat juga pendekatan untuk material yang didasarkan pada gambar atomistik, yaitu:

 mulai dari orbital atom, seseorang dapat membuat gagasan orbital molekul untuk
beberapa atom;
 sesuatu yang saling berdekatan akan tumpang tindih, dan akan terdapat energi di
tempat tersebut;
 sifat kimia dari atom mengubah berat dari orbital atom dalam orbital molekul yang
meminimalkan energi total sistem;
 Teori Huckel membuktikan jarak level yang kualitatif, dll., Tetapi penggunaannya
terbatas.