Anda di halaman 1dari 41

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HEMODIALISA DENGAN

GANGGUAN CITRA TUBUH DI RUANG HEMODIALISA RS PKU


MUHAMMADIYAH GOMBONG

Karya Tulis Ilmiah ini disusun sebagai salah satu persyaratan menyelesaikan
Program Pendidikan Diploma III Keperawatan
Pendidikan Ahli Madya Keperawatan

FERO PRIMA LUCKYSTIEN

A01401895

STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

TAHUN AKADEMIK

2016/2017
i
ii
iii
iv
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL........................................................................................ i

LEMBAR ORISINALITAS ............................................................................ ii

LEMBAR PERSETUJUAN............................................................................. ii

LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................. iv

DAFTAR ISI .................................................................................................... v

DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... vii

KATA PENGANTAR ..................................................................................... viii

ABSTRAK ....................................................................................................... x

ABSTRACT ..................................................................................................... xi

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.......................................................................... 1
B. Rumusan Masalah .................................................................... 2
C. Tujuan Studi Kasus................................................................... 3
D. Manfaat Studi Kasus................................................................. 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Pustaka ...................................................................... 4


B. Asuhan Keperawatan Gangguan Citra Tubuh .......................... 10
BAB III METODE STUDI KASUS

A. Jenis/Design/Rancangan Studi Kasus....................................... 16


B. Subyek Studi Kasus .................................................................. 17
C. Fokus Studi Kasus .................................................................... 17
D. Definisi Operasional ................................................................. 17
E. Instrumen Studi Kasus .............................................................. 18
F. Metode Pengumpulan Data ...................................................... 18
v
G. Lokasi dan Waktu Pengumpulan Data ..................................... 19
H. Analisa dan Penyajian Data ...................................................... 19
I. Etika Studi Kasus ..................................................................... 20
BAB IV HASIL STUDI KASUS DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Studi Kasus ..................................................................... 22


B. Pembahasan .............................................................................. 30
C. Keterbatasan Studi Kasus ......................................................... 34
BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan ............................................................................... 35
B. Saran ......................................................................................... 36
DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

vi
DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Jurnal

Lampiran 2. Asuhan Keperawatan

Lampiran 3. Lembar Konsultasi

vii
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT, karena atas


karunia dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah
(KTI) yang berjudul “ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN
HEMODIALISA DENGAN GANGGUAN CITRA TUBUH DI
RUANG HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG”
dengan sebaik-baiknya. KTI ini penulis susun sebagai persyaratan untuk
menyelesaikan Program Diploma III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu
Kesehatan Muhammadiyah Gombong.

Dalam proses penyusunan KTI ini tidak terlepas bantuan dari


berbagai pihak, sehingga KTI ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu
penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Sutopo dan Ibu Supriyatin selaku orang tua yang selalu
memberikan motivasi, nasihat, perhatian, kasih sayang dan do’a serta
dukungan secara material kepada penulis selama penyusunasn KTI ini.
2. Ibu Hj. Herniyatun, M.Kep.Sp.Mat, selaku Ketua Sekolah Tinggi Ilmu
Kesehatan Muhammadiyah Gombong.
3. Ibu Nurlaila, S.Kep.Ns.M.kep, selaku Ketua Prodi DIII Keperawatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong.
4. Bapak Hendri Tamara Yuda, S.Kep.Ns.M.Kep selaku dosen
pembimbing akademik yang telah membimbing selama proses
akademik.
5. Ibu Arnika Dwi Asti, S.Kep.Ns.M.Kep, selaku dosen pembimbing yang
telah membimbing dengan cermat, memberikan masukan- masukan
yang membangun, perasaan yang nyaman dalam memberikan
bimbingan dalam memfasilitasi demi terselesaikannya KTI ini.
6. Ibu Ike Mardiati Agustin, M.Kep.Sp.Kep.J, selaku dosen penguji yang
telah berkenan memberikan masukan yang membangun dalam
penyusunan KTI ini.

viii
7. Bapak Irmawan Andri N, S.Kep.Ns.M.Kep, selaku dosen enguji yang
telah memberi masukan yang membangun dalam menyusun KTI ini.
8. Teman – teman Mahasiswa Program Studi Diploma III Keperawatan
STIKes Muhammadiyah Gombong dan berbagai pihak yang telah
memberikan dukungan moral dan spiritual.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan KTI


ini. Oleh karena itu, penulis bersedia menerima kritik dn saran yang bersifat
membangun dan berguna untuk masa yang akan datang. Penulis berharap
semoga KTI ini bermanfaat bagi penulis khususnya bagi pembaca pada
umumnya.

Gombong, Agustus 2017

Penulis

Fero Prima Lukcystien

ix
Program Studi DIII Keperawatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombong
Karya Tulis Ilmiah, Agustus 2017

Fero Prima Luckystien1, Arnika Dwi Asti2

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN CKD ON HD DENGAN GANGGUAN CITRA


TUBUH DI RUANG HEMODIALISA RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

ABSTRAK

Latar Belakang: Data yang diperoleh dari Dinkes Pemerintah Kabupaten Bantul menyebutkan
bahwa sepanjang tahun 2011 terdapat 76 kasus penyakit gangguan fungsi ginjal. Dan 119 pasien
gagal ginjal kronis menjalani hemodialisisdi RS Panembahan Senopati Bantul menjalani.
Hemodialisis biasanya berdampak pada pasien seperti perubahan fisik dan perilaku.
Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan pada klien hemodialisa dengan gangguan citra
tubuh di RS PKU Muhammadiyah Gombong.
Metode : Karya Tulis Ilmiah ini merupakan deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus.
Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Subjek penelitian adalah 2
klien hemodialisis dengan gangguan citra tubuh.
Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan dengan cara diskusi dan memberi motivasi pada
klien hemodialisa tanda dan gejala gangguan citra tubuh pada klien tersebut menurun.
Rekomendasi : Perawat diharapkan melakukan “home visit” pada klien untuk berdiskusi dan
memberikan motivasi untuk mempercepat penurunan gangguan citra tubuh.

Kata Kunci : Hemodialisa, Gangguan Citra Tubuh


1
Mahasiswa
2
Dosen

x
DIII Program of Nursing Department
Muhammadiyah Health Sciences of Gombong
Scientific Paper, August 2017

Fero Prima Luckystien1, Arnika Dwi Asti2

THE NURSING CARE FOR HEMODIALISIS PATIENTS WITH BODY IMAGE


DISORDER IN HEMODIALISIS ROOM OF MUHAMMADIYAH HOSPITAL OF
GOMBONG

ABSTRACT

Background: Based on the data of Health Office of Bantul Regency in 2011, there were 76 cases
of renal function disorders and 119 chronic renal failure patients having hemodialysis in
Panembahan Senopati Hospital of Bantul. Hemodialysis usually affects the patients, such as
physical and behavioral changes.
Objective: To describe a nursing care for hemodialysis patients having body image disorder in
Muhammadiyah Hospital of Gombong.
Method: This scientific paper is an analytical descriptive with a case study approach. Data were
obtained through interview, observation, and physical examination. The subjects were 2
hemodialysis patients with body image disorder.
Result: After having nursing care by discussing and giving motivation, sign and symptoms the
body image disorder of hemodialysis patients was decreasing.
Recommendation: Nurses are suggested to have a “home visit” to discuss and motivate the
patients for decreasing their body image disorders faster.

Keywords: Hemodialysis, body image disorder

1
Student
2
Lecturer

xi
1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Gagal Ginjal Kronik penyakit ginjal tahap akhir End Stage Renal Disease
(ESRD) adalah gangguan fungsi ginjal yang menahun bersifat progresif dan
irreversible, dimana kemampuan tubuh untuk mempertahankan metabolisme dan
keseimbangan cairan dan elektrolit gagal yang menyebabkan uremia yaitu retensi
urea dan sampah nitrogen lain dalam darah (Smeltzer, 2007).
Data yang diperoleh dari Dinkes Pemerintah Kabupaten Bantul
menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2011 terdapat 76 kasus penyakit gangguan
fungsi ginjal. Menurut data yang diperoleh dari Rumah Sakit Panembahan
Senopati, terdapat 178 penyakit Gagal Ginjal Kronik antara bulan Januari tahun
2010 sampai dengan Juni tahun 2011 (Dinkes Bantul, 2013). Sedangkan 119
pasien menjalani hemodialisis di Unit Hemodialisis Rumah Sakit Panembahan
Senopati dengan gagal ginjal kronis (RS Panembahan Senopati, 2014).
Hemodialisis adalah salah satu tindakan yang bertujuan untuk membuang
zat-zat nitrogen yang bersifat toksik dari dalam darah dan mengeluarkan air yang
berlebih pada pasien dengan penyakit gagal ginjal kronik (Smeltzer & Bare,
2007).
Dampak pada klien yang menjalani hemodialisisa adalah mengalami
perubahan fisik atau perilaku antara lain, gangguan citra tubuh yang meliputi,
perubahan ukuran tubuh, perubahan bentuk tubuh, dan keterbatasan gerak.
Berbagai masalah dan komplikasi dapat terjadi pada pasien yang menjalani
hemodialysis (Charuwanno, 2005). Gangguan citra tubuh merupakan salah satu
masalah yang akan dialami pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani

1
2

hemodialisis akibat adanya perubahan fungsi struktur tubuh pasien (Muttaqin &
Sari, 2006).
Markus (2016) pada penelitian sebelumnya yang berjudul Konsep Diri
Pada Pasien Yang menjalani Hemodialisa di RSUD Tugu Rejo Kota Semarang
terhadap 43 responden menunjukan 21 pasien (48,8 %) mengalami gambaran
citra tubuh negatife. Dan pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh
Lilisula (2015) menunjukkaan bahwa 11,4% responden gagal ginjal kronik
memiliki citra tubuh negatif dengan frekuensi hemodialisis 3x /minggu.
Pola pikir klien yang demikian harus dirubah supaya tidak ada perubahan
dalam konsep diri klien. La Rangki (2014) menyebutkan dalam penelitiannya hal
tersebut dapat diatasi dengan memperbanyak interaksi dengan orang lain,
termasuk menguatkan diri untuk dapat menjalani hidup, juga penguatan nilai-
nilai spiritual untuk mendapatkan ketenangan batin dalam kehidupannya. Selain
itu dukungan dari berbagai pihak, dukungan tersebut sangat bermanfaat bagi
kelangsungan, dukungan keluarga, dukungan kelompok, dan dukungan dari
dokter dan perawat.
Berdasarkan fenomena tersebut maka penulis bermaksud untuk
melakukan asuhan keperawatan pada pasien hemodialisa dengan gangguan citra
tubuh.

B. Rumusan Masalah
Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien hemodialisa dengan gangguan citra
tubuh ?
3

C. Tujuan Studi Kasus


1. Tujuan Umum
Menggambaran hasil asuhan keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
2. Tujuan Khusus
a. Menggambarkan hasil pengkajian keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
b. Menggambarkan hasil diagnosa keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
c. Menggambarkan hasil intervensi keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
d. Menggambarkan hasil implementasi keperawatan pada pasien
hemodialisa dengan gangguan citra tubuh.
e. Menggambarkan hasil evaluasi keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
f. Menggambarkan hasil dokumentasi keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh.
D. Manfaat Studi Kasus
1. Masyarakat
Meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memberikan dukungan pada
hemodialisa sehingga dapat mengurangi gangguan citra tubuh dan
meningkatkan harga diri pada pasien hemodialisa tersebut.
2. Bagi Perkembangan Ilmu Teknologi Keperawatan
Menambah masukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang
keperawatan jiwa mengenai asuhan keperawatan pada pasien hemodialisa
dengan gangguan citra tubuh serta dapat digunakan sebagai bahan pustaka
atau bahan perbandingan untuk penelitian selanjutnya.
4

3. Penulis
Memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan asuhan keperawatan
pada pasien hemodialisa dengan gangguan citra tubuh.
DAFTAR PUSTAKA

Agustin, Ike Mardiati. (2016). Buku Panduan Keperawatan Jiwa. Gombong:


Stikes Muhammadiyah Gombong.
Alwer, (2014). Hubungan Frekuensi Hemodialisis Dengan Penampilan Peran
Pada Pasien Dengan Gagal Ginjal Kronik di RS Panembahan Senopati
Bantul DIY.
Badan Pusat Penelitian dan Pembangunan Kesehatan Dasar. (2013). Riset
Kesehatan Dasar. Jakarta: Kementrian Kesehatan RI.
Basirun & Argiyati. (2015). Jurnal Peran Dukungan Keluarga Terhadap
Manajemen Stres Pada Pasien Gagal Ginjal Di Yogyakarta. Vol 5 (2).
Brunner, Suddart. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medical Bedah.Edisi 8.
Jakarta: EGC
Bulechek, G. (2013). Nursing Intervention Classification (NIC). 6th Edition.
Missouri : Elsevier Mobsy.
Carpenito, L. J., & Moyet. (2007). Buku Saku Diagnosis Keperawatan. Edisi 10.
Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Charuwanno, R (2005) Meaning of quality of life Among Thai ESRD patients on
maintenance hemodialysis.. Washington, D.C : The Catholic University
of Amerika
Depkes DIY.(2013). Profil Kesehatan Provinsi DIY Tahun 2012.Yogyakarta:
Dinkes DIY
Dewit & Kumagai. (2015). Medical Clinical Nursing Concept and Practice.
Missouri: Elsevier Sauders
Dinkes Bantul, (2013). Profil Kesehatan Kabupaten Bantul Tahun 2012. Dinas
Kesehatan Kabupaten Bantul
Keliat et al. (2011). Manajemen Kasus Gangguan Jiwa CMNH (Intermediete
Course). Cetakan I. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Markus, Duma. (2016). Jurnal Studi Deskriptif Tentang Konsep Diri Pada Pasien
Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUS Tugurejo Kota Semarang.
Moorhead, S. (2013). Nursing Outcome Classification (NOC) : Measurement Of
Health Outcomes. 5th Edition. Missouri : Elsevier Saunder.
Muttaqin, A., & Sari, K. (2011). Asuhan Keperawatan Gangguan System
Perkemihan.Jakarta: Salemba Medika.
NANDA International. (2017). Diagnosis Keperawatan, Definisi dan Klasifikasi
2015-1017. Edisi 10. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran.
PENEFRI. (2011). Konsensus Peritoneal Dialisis Pada Penyakit Gagal Ginjal
Kronik. Jakarta : PENEFRI
Potter & Perry. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses,
Dan Praktik. Jakarta : EGC.
Rangki, La, dkk. (2014). Jurnal Pengalaman Hidup Pasien Stoma Pasca
Kolostomi. Vol 2 (2).
Roesli, Rully M.A. (2006). Terapi Pengganti Ginjal Berkesinambungan (CRRT).
Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid I, Edisi IV, Jakarta. Pusat
Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia.Hal : 596-599
Smeltzer, C. Suzanne, Bare G. Brenda. (2007). Buku Ajar Keperawatan Medikal
Bedah. Alih Bahasa: dr. H. Y. Kuncara. Jakarta: EGC
Stuart, G .W. (2007). Principles and Practice Of Psychiatric Nursing. Ed 8.
Philadelphia: Elsevier Mosby.
Wilkinson, J. M., & Ahren (2012) Buku Saku Diagnosis Keperawatan NANDA
Intervensi NIC kriteria hasil NOC. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran
EGC.
Yusuf. A, dkk. (2015). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta:
Salemba Medika.