Anda di halaman 1dari 5

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM (RSU) SYIFA MEDIKA

BANJARBARU
PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
NOMOR :435 /DIREKTUR./ AVM/VI/ 2018

TENTANG

PEMBERLAKUAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL TERKAIT


SASARAN KESELAMATAN PASIEN DI RSU SYIFA MEDIKA
BANJARBARU

DIREKTUR RSU SYIFA MEDIKA BANJARBARU

Menimbang : a. Bahwa RSU Syifa Medika sebagai rumah sakit


non pendidikan dan rumah sakit kelas C wajib
memberikan pelayanan yang baik ditunjang
dengan tersedianya sumber daya manusia yang
profesional.
b. Bahwa agar proses pelayanan kesehatan di
Rumah Sakit Syifa Medika dapat berjalan dengan
baik dan lancar maka perlu adanya kebijakan
direktur rumah sakit sebagai landasan bagi
penyelenggaraan pelayanan kesehatan di RSU
Syifa Medika.

Mengingat : 1. Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang


kesehatan.
2. Undang-undang RI Nomor 44 tahun 2009 tentang
rumah sakit.
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor
1691/Menkes/PER/VIII2011
4. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
129/Menkes/SK/II/2009 tentang standar
pelayanan minimal rumah sakit.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Pemberlakuan standar prosedur operasional


Sasaran Keselamatan Pasien sebagai pedoman dan
acuan penerapan Sasaran Keselamatan Pasien di
RSU Syifa Medika Banjarbaru.
PERTAMA : Sasaran Keselamatan Pasien RSU Syifa Medika
Banjarbaru meliputi mengidentifikasi pasien dengan
benar, meningkatkan komunikasi yang efektif,
meningkatkan keamanan obat-obat yang harus
diwaspadai (high alert medications), memastikan
lokasi pembedahan yang benar, prosedur yang
benar, pembedahan pada pasien yang benar,
mengurangi risiko infeksi terkait pelayanan
kesehatan, mengurangi risiko cedera pasien akibat
jatuh.
KEDUA : Menetapkan standar prosedur operasional Sasaran
Keselamatan Pasien RSU Syifa Medika Banjarbaru
tahun 2018 sebagai pedoman dan acuan penerapan
Sasaran Keselamatan Pasien di RSU Syifa Medika
Banjarbaru.
KETIGA : Standar prosedur operasional yang digunakan
sebagai pedoman dalam Sasaran Keselamatan
Pasien tersebut dijabarkan dalam lampiran surat
keputusan ini
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan
apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan
dalam surat keputusan ini, akan diadakan perubahan
kembali sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Banjarbaru
Pada tanggal :
RSU Syifa Medika

dr. Suwandi Yapari, MARS

LAMPIRAN

SK DIREKTUR No.435/DIREKTUR/AVM/VI/2017 Tentang Pemberlakuan


Standar Prosedur Operasional Terkait Sasaran Keselamatan Pasien RSU
Syifa Medika, sebagai berikut:
Ruang Lingkup No. Nama SPO
Pelaksanaan identifikasi pasien, yaitu pada saat-saat
dibawah ini:
- Sebelum melakukan tindakan (invasif dan
non-invasif) pada pasien
- Sebelum pemberian obat
- Sebelum pemberian cairan intravena
Mengidentifikasi - Sebelum pemberian darah dan produk darah
1
pasien dengan benar - Sebelum pengambilan spesimen
- Sebelum pemberian diet
- Sebelum dilakukan hemodialisa
- Sebelum pengambilan darah atau specimen
lain untuk pemeriksaan klinis
- Sebelum prosedur radiologi diagnostic
- Identifikasi terhadap pasien koma
Komunikasi efektif antarprofesional pemberi asuhan
Meningkatkan 2
(menggunakan Teknik SBAR)
komunikasi yang
efektif 3 Pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium kritis
Meningkatkan Penyediaan, penyimpanan, penataan, penyiapan dan
4
keamanan obat yang penggunaan obat yang perlu diwaspadai.
perlu diwaspadai 5 Pengelolaan elektrolit konsentrat
Memastikan lokasi Penandaan lokasi operasi atau tindakan invasive
6
pembedahan yang lainnya (site marking)
benar, prosedur yang
benar, pembedahan Penggunaan surgical check list (surgical safety
7
pada pasien yang check list dari WHO patient safety 2009).
benar

Mengurangi risiko
Pedoman kebersihan tangan yang mengacu pada
infeksi terkait
8 standar WHO
pelayanan kesehatan

Mengurangi risiko
cedera pasien akibat 9 Pencegahan cedera pada pasien karena jatuh
terjatuh

DIREKTUR RSU SYIFA MEDIKA BANJARBARU

dr. Suwandi Yapari, MARS