Anda di halaman 1dari 5

Apakah NLP?

NLP adalah singkatan dari kata Neuro Linguistic Programming.

Neuro = Saraf, sistem saraf otak dan saraf seluruh tubuh kita.

Linguistic = Bahasa, baik verbal maupun non verbal

Programming = memogram, pemograman

Yakni ilmu yang mempelajari struktur pikiran, struktur bahasa, strukur perilaku

manusia, mempelajari bagaimana bahasa mampu mempengaruhi paradigma, cara

berpikir dan perilaku kita sehari-hari.

dan menyediakan pengetahuan tentang bagaimana manusia bisa memahami

pengalaman mereka dan berinteraksi dengan orang lain.

Semuanya dimulai kembali pada tahun 1970-an, ketika Richard Bandler, kemudian

seorang mahasiswa jurusan matematika di Universitas California, Santa Cruz

(UCSC), mulai mempelajari karya terapis gestalt Fritz Perls. John Grinder, adalah

seorang profesor linguistik di UCSC, menjadi tertarik oleh pola linguistik yang

direplikasi oleh Richard Bandlers . Lalu mereka bersama-sama, mereka mulai

mewawancara dan kemudian menyatakan secara eksplisit bagaimana beberapa

pakar terapis yang luar biasa itu (pertama Fristz Perls, kemudian Virginia Satir dan

Milton Erickson) berhasil membantu klien-klien mereka untuk mengalami perubahan

yang sangat dramatis dalam hidup mereka.


Dimulai mengejar ekselensi manusia yang merupakan ciri khas dari NLP. Sejak awal

Bandler dan Grinder bekerja dengan kelompok informal yang terdiri dari mahasiswa

dan kolega, beberapa diantaranya menjadi salah satu pengembang di dunia NLP

dalam versi mereka sendiri yang terlibat dalam pengembangan NLP. Di antaranya

adalah Robert Dilts, Judith Delozier, Leslie Cameron-Bandler, David Gordon dan

Stephen Gilighan, semua nama-nama itu terkenal di dunia NLP dan masing-masing

dari mereka merupakan kontributor yang signifikan dalam perkembangan dunia NLP

dan mereka adalah penulis buku yang aktif. Sebagai jawaban atas pertanyaan dari

pencarian mereka sehingga membentuk sebagai dasar/basis NLP. Sejak awal,

pekerjaan mereka bersifat kolaboratif dan langsung terlibat, dan NLP tetap seperti ini

sejak saat itu.

Biasanya seorang praktisi/terapis yang ekselen dibidangnya, seorang praktisi tersebut

akan berbicara tentang teori yang mereka pahami, apa yang menjadi basis/landasan

pekerjaan mereka, kenapa dan bagaimana mereka berpikir untuk mencapai apa yang

diimpikannya. Dan tergantung dengan pengalaman pribadi dari seorang praktisi

tersebut dan training/pelatihan yang di jalani mereka (baik mereka seorang

praktisi/terapis atau bukan) jawaban dari mereka lebih sering memberitahukan kami

tentang belief/keyakinan-keyakinan mereka dan teori-teori mereka daripada

menceritakan tentang apa yang mereka lakukan.

Para pengembang NLP menanyakan berbagai macam pertanyaan kepada

paraktisi/terapis. Mereka sangat tertarik dengan “apa yang sebenarnya terjadi” ketika

sebuah ekselensi itu tercapai – ketika sebuah terapi benar-benar berhasil dan klien
dapat mengatasi masalah mereka - baik secara eksternal, dalam perilaku yang dapat

diamati, dan secara internal, dalam apa dan bagaimana klien berpikir dan rasakan.

Mereka ingin tahu apa yang sebenarnya membuat itu berhasil. Dan mereka dipimpin

oleh rasa ingin tahu mereka mungkin akan membuat menjadi dunia lebih baik. Karena

semakin mereka perhatikan/menyadari dan semakin banyak pertanyaan yang mereka

ajukan kepada klien, semakin mereka mulai memahami apa yang sebenarnya terjadi,

dan semakin jelas itu menjadi keunggulan (dalam hal ini, efektifitas terapi) memiliki

struktur yang jelas. ketika kilen mulai memperlihatkan strukturnya, mereka mulai

mengajari mereka. banyak buku-buku di awal tentang NLP yang diterbitkan pada

1970-an dan 1980-an menyampaikan keaktifan dan kegairahan dari awal penemuan

ini. diterbitkan oleh Real People Press, dengan judul buku -Frog become Princes

(1979), Transformation (1981), Refaming (1982) - mencerminkan rasa heran mereka

pada penemuan pola-pola fundamental dalam pemikiran dan perilaku manusia, dan

tentang kegembiraan mereka untuk mampu menggunakan pengetahuan ini untuk

mengembangkan teknik yang kuat untuk membantu orang untuk meningkatkan

kehidupan mereka.

Tetapi NLP lebih dari sekedar teknik teknik yang spesifik saja: seperti sebuah

kumpulan pengetahuan dan sebuah cara pandang terhadap sesuatu, sebuah sikap

dalam hidup. ini berdasarkan pada bagaimana sebenarnya manusia berpikir dan

berperilaku, daripada teori-teori tentang mengapa mereka melakukan, apa yang

mereka lakukan. Jadi itu didasarkan pada kenyataan/realitas, bukan sebuah

spekulasi. karena ini pula, alat-alat/teknik yang NLP tawarkan kepada kita juga

didasarkan pada kenyataan: mereka didasarkan pada apa yang terbukti berhasil,

sehingga mereka memberikan yang berhasil.


Sejak awal, NLP melibatkan sebuah interaksi: interaksi antar manusia dan interaksi

dengan manusia. Coaching adalah sama: ini adalah proses bergabung dalam

keterlibatan antara coach dan coachee, bekerja sama untuk mencapai tujuan para

coachee. NLP dan coaching keduanya dimulai dari keyakinan bahwa Anda dapat

mengetahui apa yang Anda inginkan dan hal ini memungkinkan (jika diberikan cara

yang benar untuk melakukannya dan dengan sumber daya yang tepat) bagi Anda

untuk mencapainya. dan ini adalah tugas seorang NLP coach untuk membantu Anda

menemukan sumber daya yang tepat untuk Anda gunakan dan terus bekerja menuju

tujuan Anda dengan cara yang terbaik untuk Anda mencapainya dengan ekselensi.

Salah satu prinsip NLP adalah bahwa 'realitas' bukanlah sesuatu 'di luar sana', tetapi

sesuatu yang secara individual sebenarnya, secara aktif, secara pribadi membangun

pikiran mereka sendiri, dan itu dibentuk sesuai dengan cara mereka memproses

pengalaman mereka. Kejadian yang sama secara harfiah berarti hal yang berbeda

bagi orang yang berbeda. begitu kita belajar melihat pengalaman kita sendiri dan

pengalaman orang lain dengan cara ini, maka kita juga tahu bahwa kita punya pilihan.

dan NLP menawarkan setiap kepada kita lebih banyak pilihan-baik untuk memiliki

cara yang lebih baik untuk memulai relasi atau hubungan, memulai karir mana yang

lebih cocok atau hanya hidup dengan lebih banyak kegembiraan

Bisakah semua orang benar-benar mendapatkan manfaat dari NLP? Hal itu adalah

berdasarkan pengalaman kami. NLP bukanlah pelestarian pengetahuan dari para ahli,

tapi menawarkan 'interpretasi' dan 'panduan' dari posisi superioritas. salah satu
kesenangan dari pelatihan yang memadukan dengan ilmu/pengetahuan NLP adalah

bahwa ia menawarkan wawasan baru, perpektif dan pendekatan baru, seberapa pun

Anda tahu, seberapa lama Anda telah bekerja dengannya. NLP bukanlah mantel

profesional yang Anda pakai saat Anda bekerja, tetapi cara memahami dan

berperilaku yang terintegrasi ke dalam pemikiran dan tindakan justru karena itu

berasal dari pemikiran dan tindakan. itulah yang membuatnya menjadi mudah untuk

digunakan.