Anda di halaman 1dari 4

 

PT SEMEN CIBINONG TBK:  Pelapisan refraktori kiln dengan bata tahan api bebas krom 
berkualitas lebih baik untuk mengurangi jumlah Kiln shut downs

PT SEMEN CIBINONG TBK


Pelapisan refraktori kiln dengan bata tahan api bebas krom berkualitas lebih baik untuk
mengurangi jumlah shut down kiln

RINGKASAN OPSI

PT Semen Cibinong Tbk adalah salah satu produsen semen yang paling besar di Indonesia
dengan kapasitas 5.700.000 ton/tahun untuk pasar domestik dan ekspor.

Pengolahan semen dilakukan dalam reaktor kiln yang dilapisi oleh refraktori/bata tahan api.
Fungsi dari lapisan refraktori adalah untuk melindungi dinding kiln dari pemanasan yang tinggi,
bahan kimia dan abrasi. Data pada tahun 2003 menunjukkan PT Semen Cibinong melakukan
patching/menambal sebanyak 3 sampai 4 kali. Setiap melakukan penambalan, kiln harus shut
down dan setelah itu dilakukan start up untuk produksi lagi yang memerlukan banyak minyak
solar (IDO) untuk memanaskan kiln.

Untuk mengurangi jumlah shut downs dan meningkatkan efisiensi energi di kiln.Tim
menyarankan peningkatan mutu pelapisan refraktori. Hal ini dilakukan dengan menggantikan
material batu tahan api dengan mutu yang lebih tinggi bebas krom dan mengenalkan prosedur
peningkatan pelapisan kiln. Sejak opsi ini diterapkan, tidak ada shut downs Kiln yang
disebabkan oleh masalah bata tahan api. Penghematan penggunaan IDO 253.830 lt/tahun, dan
dihasilkan penghematan pertahun sebesar Rp. 482.277.000 (= US$ 52,421, dengan US$ 1 = Rp
9,000). Investasi ini termasuk pelatihan staf tentang prosedur baru untuk pelapisan kiln. Biaya
operasi tertinggi adalah harga untuk batu bata tahan api yang bebas krom tetapi datanya tidak
tersedia. Bagaimanapun, biaya yang tinggi untuk bata tahan api sangat sedikit dibandingkan
penghematan IDO dan penambahan pendapatan dari kenaikan produksi klinker karena
berkurangnya waktu shutdown, sehinga waktu pengembalian modal sangat cepat. Pengurangan
emisi gas rumah kaca adalah 680 ton CO2 per tahun.

KATA KUNCI

Indonesia, Semen, Tungku & Refraktori, Kiln, Pelapisan Refraktori, Batu tahan api.

PENGAMATAN

Pengolahan semen terjadi pada reaktor kiln, yang dilapisi refraktori/batu tahan api. Fungsi
pelapisan refraktori adalah untuk melindungi dinding kiln dari panas yang tinggi, bahan kimia
dan abrasi mekanik. Refraktori juga berfungsi sebagai isolasi kiln untuk mencegah kehilangan
panas.
Catatan penggantian batu bata tahan api / patching pada perusahaan (lihat Tabel 1) menunjukkan,
jumlah dalam meter dari pelapisan yang diganti setiap tahun. Berdasarkan data, perbaikan
refraktori lapisan bata tahan api dilakukan 3 - 4 kali setahun kiln NR#4.
Konsekuensi dari kerusakan pelapisan dan seringkalinya penggantian bata tahan api
menyebabkan:
ƒ Pengurangan efisiensi panas karena kerusakan lapisan dan menyebabkan kehilangan
energi
ƒ Setiap kali perbaikan / penggantian lapisan kiln harus shut down dan banyak minyak
diesel (IDO) digunakan selama start up kembali kiln.

1
 Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia – www.energyefficiencyasia.org
 

ƒ Hilangnya waktu produksi karena kiln shut down sehingga menurunkan produksi klinker.
ƒ Banyaknya jam kerja staf pemeliharaan yang diperlukan untuk memperbaiki / mengganti
lapisan.

Penyebabnya adalah:
ƒ Mutu bata tahan api yang rendah
ƒ Instalasi bata yang tidak baik
ƒ Masalah kimia dan mekanika di dalam kiln.

Tabel 1. Perbaikan pelapisan refraktori dan jumlah meter yang diperbaiki


Tanggal Meter yang diperbaiki Tanggal Meter yang diperbaiki
(bln/thn) dari Sampai total (bln/thn) dari sampai total

3/1999 8 12 4 2/2002 5 6 1
4/1999 1 38 37 4/2002 26 31 5
3/2000 1 54 53 1 44 43
11/2002
6/2000 1 4 3 53 67 14
7/2000 34 35 1 2/2003 1 3 2
8/2000 1 10 9 3/2003 1 2 1
12/2000 1 68 67 3/2003 12 22 10
3/2001 3 4 1 4/2003 1 3 2
6/2001 1 7 6 6/2003 28 31 3
10/2001 68 70 2 7/2003 31 42 11
1 44 43
11/2001
66 83 17

OPSI

Tim datang dengan opsi-opsi sebagai berikut untuk meningkatkan efisiensi termis dengan
meningkatkan kualitas pelapisan:
• Menggantikan material bata tahan api dengan kualitas yang lebih baik, yaitu bata tahan api
Magnesium-krom digantikan dengan bata tahan api Magnesium-spinel.
• Meningkatkan kualitas pemasangan pelapisan, yang merupakan faktor kunci mendapatkan
refraktori berumur panjang. Prosedur baru untuk pelapisan kiln diperkenalkan dan staf
mendapat pelatihan dari tenaga ahli Holcim untuk teknik instalasi pelapisan refraktori.
• Zona refraktori yang rinci dengan pengamatan pada pelapisan ketika kiln dioperasikan.

Gambar 1: Penetapan lokasi dari tipe bata tahan api

High Alumina
Magnesia-spinel

Fireclay

2
Magnesia-spinel Special Light Weight Brick
 Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia – www.energyefficiencyasia.or
High Alumina
                                   
 
PT SEMEN CIBINONG TBK:  Pelapisan refraktori kiln dengan bata tahan api bebas krom 
berkualitas lebih baik untuk mengurangi jumlah Kiln shut downs

Konsultan refraktori independen memeriksa spesifikasi plant saat itu untuk tipe bata tahan api
dan castables yang digunakan pada setiap zona (lihat gambar 1) dan juga dibuat prosedur
instalasi untuk perbaikan/penggantian dan untuk pelapisan baru di kiln. Sebagai bagian dari
analisa kelayakan, berikut adalah informasi tentang bata tahan api yang digunakan untuk
pelapisan kiln :
ƒ Contoh dari berbagai jenis batu bata yang digunakan perusahaan: Spinel, Ankral Ze; Basic,
Perilex 80; Hi-Alumina, Kronex 70; Spinel, Almag 85; Basic Ankral S6; Maxial 310-422;
Resistal 50z; Spinel, MSN 80. Untuk jenis Castable: Gun Cast 1300; Gun Sic 40; Hi Cast –
Extra Hi-Cast; Kergun, C-28; Monrox SIC 60; Phlox 1560 SR "

ƒ Zona transisi refraktori pada umumnya ditunjukkan dengan beban panas lebih tinggi dari
pada zona sintering, yang pada umumnya dilapisi dengan: bata Magnesia-Spinell, biasanya
berbahan dasar magnesium sinter sintetik sebab bata Magnesia-krom tidak direkomendasikan
dipergunakan berkenaan dengan panas dan lingkungan.

ƒ Bata tahan api yang digunakan di zona refraktori sintering harus tahan terhadap bahan kimia
seperti bata tahan api Magnesia-spinel; bata tahan api Dolomit.
ƒ Jika memilih batu tahan api magnesia-spinel, kualitasnya harus dipilih terutama untuk
meningkatkan adesi pelapisan (berdasarkan magnesia sinter alami)
ƒ Bata dolomit mempunyai sifat adesi jauh lebih baik tetapi harus terbatas pada zona dengan
formasi pelapisan permanent. Harga bata dolomit diperkirakan 60% dari bata magnesium.

HASIL

Sejak opsi ini di implementasikan , tidak ada kiln yang shutdown berkenaan dengan problem bata
karena umur dari tipe baru bata tahan api lebih panjang.

Keuntungan financial
ƒ Investasi: Biaya program pelatihan untuk staf tentang prosedur baru untuk pelapisan kiln,
tetapi biaya tersebut tidak dihitung.
ƒ Biaya operasi tahunan: biaya ini tidak diperhitungkan karena dipertimbangkan sangat rendah
dibandingkan pengeluaran biaya material refraktori per ton produksi klinker dan juga tidak
signifikan dengan biaya energi. Pengurangan biaya energi setiap tahun beberapa kali lebih
tinggi dari pada biaya tambahan untuk pembelian bata tahan api berkualitas.
ƒ Penghematan biaya tahunan:
• Pengurangan biaya IDO: Rp. 482.277.000 (= US$ 52.421, dengan US$ 1 = Rp 9.000)
(253.830 liter IDO x Rp1.900/liter)
• Kenaikan produksi klinker : Tambahan pendapatan 126.752 ton dari produksi klinker.
ƒ Waktu pengembalian modal: sangat cepat.

Keuntungan Lingkungan
ƒ Penghematan IDO tahunan (bahan bakar industri): 253.830 liter dengan perhitungan sebagai
berikut:
• Konsumsi rata-rata IDO untuk memanaskan kiln adalah 63.457,5 liter.
• Setiap tahun ada 4 kali shut down disebabkan oleh kerusakan bata.
• Penghematan IDO adalah 4 x 63.457,5 liter = 253.830 liter/tahun (=253,83
kiloliter/tahun)
ƒ Pengurangan emisi gas rumah kaca tahunan adalah: 680 ton CO2 (253.830 kiloliter IDO x
2,68 tCO2/kiloliter). Catatan: factor emisi diambil dari emisi gas rumah kaca indikator:
www.uneptie.org/energy/tools/ghgin/

3
 Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia – www.energyefficiencyasia.org
 

Keuntungan lainnya:
ƒ Dibutuhkan waktu lebih sedikit untuk memperbaiki dan menggantikan pelapisan bata tahan
api oleh staf bagian perbaikan.
ƒ Meningkatkan produksi klinker untuk NR#4.
• Kapasitas = 7.922 ton klinker/hari
• Setiap tahun 4 kali shut down
• Kenaikan produksi klinker per tahun = 4 x 4 hari x 7.922 t/hari = 126.752 ton
ƒ Memperbaiki kondisi kesehatan karyawan dan masyarakat yang berdekatan dengan plant
karena bata tahan api yang mengandung krom diganti dengan bata tahan api bebas krom.

UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT

GERIAP National Focal Point for Indonesia


Dr. Ir. Tusy A. Adibroto MSc or Widiatmini Sih Winanti
BPPT - Jl. MH Thamrin 8
BPPT II building 20th floor
Jakarta, Indonesia
Tel: + 62 21 316 9758/68
Fax: + 62 21 316 9760
E-mail: tusyaa@ceo.bppt.go.id, widiatmini@yahoo.com

GERIAP Company in Indonesia


Lilik Rendra
Enviroment Superintendent
PT. Semen Cibinong, Bogor, Indonesia
Tel: +62 (21) 8231260
E-mail: lilik.rendra@semen-cibinong.com

Disclaimer:
Studi kasus ini dibuat sebagai bagian dari proyek “Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca untuk Industri di Asia dan
Pasifik”("Greenhouse Gas Emission Reduction from Industry in Asia and the Pacific"/ GERIAP). Sementara
upaya-upaya masih dilakukan untuk menjamin bahwa isi dari publikasi ini didasarkan fakta-fakta yang benar,
UNEP tidak bertanggung-jawab terhadap ketepatan atau kelengkapan dari materi, dan tidak dapat dikenakan
sangsi terhadap setiap kehilangan atau kerusakan baik langsung maupun tidak langsung terhadap penggunaan
atau kepercayaan pada isi publikasi ini © UNEP, 2006.

4
 Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia – www.energyefficiencyasia.or