Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Topik : Listrik Statis dalam Kehidupan
Sehari-hari
Kelas/Semester : IX / Ganjil
Alokasi Waktu : 15 x 40’ (6 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung
jawab dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada
tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, dan budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kometensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Memahami konsep listrik 3.5.1. Menyebutkan contoh gejala kelistrikan yang terjadi dalam
statis dan gejalanya dalam kehidupan sehari-hari.
kehidupan sehari-hari, 3.5.2. Menyebutkan jenis-jenis muatan listrik.
termasuk kelistrikan pada 3.5.3. Menjelaskan interaksi dua muatan listrik.
sistem saraf dan hewan yang 3.5.4. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja elektroskop.
mengandung listrik 3.5.5. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi besar gaya
Coulomb dua muatan listrik.
3.5.6. Menghitung besar medan listrik.
3.5.7. Mengidentifikasi jenis rangkaian listrik terbuka dan
rangkaian listrik tertutup.
3.5.8. Mengidentifikasi bagian sel saraf.
3.5.9. Menghitung beda potensial listrik.
3.5.10.Membedakan bahan konduktor, semikonduktor, dan
isolator listrik.
3.5.11.Menjelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia.
3.5.12.Menyebutkan hewan-hewan yang menghasilkan listrik.
4.4 Menyajikan hasil 4.4.1. Menghitung besarnya gaya Coulomb dua muatan listrik.
pengamatan tentang gejala 4.4.2. Menghitung besar hambatan pada beberapa jenis bahan.
listrik statis dalam kehidupan
sehari-hari

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran peserta didik dapat:
1. Menyebutkan contoh gejala kelistrikan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menyebutkan jenis-jenis muatan listrik.
3. Menjelaskan interaksi dua muatan listrik.
4. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja elektroskop.
5. Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi besar gaya Coulomb dua muatan listrik.
6. Menghitung besar medan listrik.
7. Mengidentifikasi jenis rangkaian listrik terbuka dan rangkaian listrik tertutup.
8. Mengidentifikasi bagian sel saraf.
9. Menghitung beda potensial listrik.
10. Membedakan bahan konduktor, semikonduktor, dan isolator listrik.
11. Menjelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia.
12. Menyebutkan hewan-hewan yang menghasilkan listrik.
13. Menghitung besarnya gaya Coulomb dua muatan listrik.
14. Menghitung besar hambatan pada beberapa jenis bahan.

Fokus pengembangan karakter : bersyukur, santun, disiplin, dan percaya diri

D. Materi Pembelajaran
Materi Reguler
1. Materi fakta
Kelistrikan pada sel saraf
Sel saraf sering diibaratkan seperti kabel listrik karena memiliki bentuk dan mekanisme kerja yang
hampir sama. Setiap sel saraf hanya memiliki satu akson yang mendukung terjadinya perambatan
atau hantaran arus listrik. Selain akson, penghantar listrik lain di dalam tubuh makhluk hidup selain
akson adalah cairan tubuh. Cairan tubuh dapat berupa darah, cairan jaringan dan sitosol dalam
sitoplasma sel. Pada sel saraf juga terdapat isolator listrik, yaitu selubung myelin pada akson.

Berkas Sel Saraf

Badan sel Selubung Myelin Ujung akson

Hewan-hewan penghasil listrik


a. Ikan belalai gajah
b. Ikan pari elektrik
c. Hiu kepala martil
d. Echidnas
e. Belut listrik
f. Lele elektrik

2. Materi konsep
Muatan listrik
Listrik statis adalah kumpulan muatan listrik pada suatu benda
Model atom Ket:
a. Proton adalah partikel atom bermuatan positif.
Proton Muatan (Q) = 1,6 x 10-19 Coulumb
Neutron Massa (m) = 1,67 x 10-27 kg
Inti atom (Nukleon) b. Electron adalah partikel atom bermuatan negatif
Elektron Muatan (Q) = - 1,6 x 10-19 Coulumb
Massa (m) = 9,1 x 10-31 kg
c. Partikel atom yang tidak bermuatan
Massa (m) = 1,67 x 10-27 kg

Bahan penghantar electron


a. Konduktor adalah bahan-bahan yang dapat menghantarkan atau dialiri electron dengan baik.
Con: perak, tembaga, aluminium dan karbon.
b. Semi konduktor adalah bahan-bahan yang kurang dapat mengantarkan electron dengan baik.
Con: silicon, germanium dan arsen
c. Isolator adalah bahan-bahan yang tidak dapat menghantarkan electron dengan baik.
Con: kayu, karet, palstik dan kertas

Elektroskop adalah alat yang digunakan untuk mengetahui muatan listrik pada suatu benda.
Induksi listrik (influensi) adalah peristiwa pemberian muatan listrik pada suatu benda karena pengaruh
benda bermuatan listrik.
Hukum Coulomb
Rumus:
𝑄1 𝑄2
𝐹=𝑘 2
𝑟

Ket:
F = Gaya tarik atau gaya tolak (N)
k = Konstanta = 9 x 109 Nm2/C2
Q1 dan Q2 = Muatan listrik (C)
r = jarak kedua muatan (m)

Medan listrik
Medan listrik adalah daerah disekitar benda bermuatan listrik yang masih memiliki gaya tarik listrik.
Medan listrik dilukiskan dengan garis-garis gaya listrik. Garis gaya listrik pada benda bermuatan
positif (+) menjauhi benda, sedangkan pada benda bermuatan negatif (-) menuju ke benda. Arah garis-
garis gaya listrik dari kutup positif ke kutup negatif.

Kuat medan listrik bergantung pada kerapatan garis-garis gaya listrik. Semakin rapat garis gaya
listrik, semakin kuat medan listriknya atau sebaliknya.

Rumus:
𝐹
𝐸=
𝑄
Ket:
E = Kuat medan listrik (N/C)
F = Gaya Coulumb (N)
Q = Muatan listrik (C)

Potensial listrik
Potensial listrik adalah usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan listrik dari benda yang
bermuatan listrik positif ke benda bermuatan listrik negatif tiap satu satuan jumlah muatan listrik.
A B
Dua titik dikatakan mempunyai potensial listrik sebesar 1 volt jika usaha
yang dikeluarkan sebesaar 1 Joule untuk memindahkan 1 Coulumb antara
dua titik tersebut.
Rumus:
𝑊
𝑉=
𝑄
Ket:
V = Potensial listrik (V)
W = Usaha (J)
Q = Muatan (C)

3. Materi prinsip
Teori electron
a. Netral. Suatu atom dikatakan netral apabila jumlah muatan positif (proton) sama dengan jumlah
muatan negatif (electron).
b. Bermuatan positif. Suatu atom dikatakan bermuatan positif apabila jumlah muatan positif
(proton) lebih banyak dari pada muatan negatif (electron)
c. Bermuatan negatif. Suatu atom dikatakan bermuatan positif apabila jumlah muatan positif
(proton) lebih sedikit dari pada muatan negatif (electron)
p=2 p=2 p=1
e=2 e=1 e=2
Hukum coulomb
Bunyinya:
“ Besarnya gaya tarik menarik-menarik atau tolak menolak antara dua benda bermuatan listrik
sebanding dengan muatan masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat kedua
benda itu”.

4. Materi prosedur
Interaksi antara benda bermuatan listrik

Penggaris plastic bermuatan negatif


kertas
Wol

Ketika penggaris plastic digosokkan dengan kain wol, electron-electron dari kain wol berpindah ke
penggaris palstik, sehingga penggaris plastic bermuatan listrik negatif.

Batang kaca bermuatan


positif kertas
Sutra

Ketika batang kaca digosokkan dengan kain sutra, electron-elektron dari batang kaca berpindah ke
kain sutra, sehingga batang kaca bermuatan positif.

Benda yang digantung Benda yang didekatkan Interaksi


Penggaris plastic (-) Penggaris plastic (-) Tolak menolak
Batang kaca (+) Batang kaca (+) Tolak menolak
Penggaris plastic (-) Batang kaca (+) Tarik menarik

Kesimpulan:
Muatan listrik yang sejenis tolak menolak dan muatan yang tidak sejenis tarik menarik.

Induksi muatan listrik


a. Ketika penggaris bermuatan negatif didekatkan dengan kepala elektroskop, electron pada kepala
elektroskop terdorong ke bawah menuju daun elektroskop sehingga daun elektroskop mekar.
b. Ketika batang kaca bermuatan positif didekatkan dengan kepala elektroskop, electron pada kepala
elektroskop bergerak ke atas menuju kepala elektroskop sehingga daun elektroskop bermuatan
positif sehingga mekar.
Benda Benda
bermuatan bermuatan
negatif positif

Materi Remedial
1. Muatan listrik
2. Hukum coulomb
3. Medan listrik
4. Beda potensial dan energi listrik
5. Hambatan jenis kawat penghantar

Materi Pengayaan
Medan listrik digambarkan oleh serangkaian garis listrik yang arahnya keluar atau masuk ke dalam
muatan. Arah garis listrik ke dalam digunakan untuk menunjukkan muatan negatif dan arah garis listrik ke
luar diguakan untuk menunjukkan muatan positif.

Perhatikan cara menggambarkan garis gaya listrik!


Semakin besar nilai muatan listrik, maka akan semakin banyak garis gaya listrik yang berada disekitar
muatan tersebut. Sebaliknya, semakin kecil nilai muatan listrik, maka akan semakin sedikit pula garis
gaya listrik yang berada disekitar muatan tersebut. Perhatikan gambar berikut.

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Metode : Ceramah, diskusi, dan tanya jawab
3. Model : Discovery Learning dan Problem Based Learning (PBL)

F. Media Pembelajaran
1. Media : KIT IPA
2. Alat : Baterai, multimeter dll

G. Sumber Pembelajaran
1. Buku IPA kurikulum 2013 kelas IX revisi 2018
2. Buku lainnya yang relevan

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (3 JP)
Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan Alokasi
Model PBL Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam,
berdoa sebelum mulai pelajaran, mengabsen dan menanyakan
keadaaan kelas (PPK)
 Apersepsi: peserta didik diingatkan kembali tentang partikel-
partikel penyusun suatu atom
 Motivasi: Guru dapat menunjukkan set percobaan gejala listrik
satis
 Guru menegaskan indikator kompetensi yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
 Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.
Kegiatan Inti 100 menit
FASE 1  Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar yang
Orientasi peserta terdapat pada buku siswa,”Ayo, kita lakukan” hal 221 (Literasi)
didik pada  Peserta didik mengamati gambar yang ditunjukkan oleh guru.
masalah  Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat
terhadap gambar yang diberikan menggunakan kalimat yang
santun
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan
permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan
dengan gambar yang diamati. Contoh pertanyaannya yaitu: apa
yang terjadi jika dua buah benda bermuatan satu sama lainnya
didekatkan? (Critical thinking)
FASE 2  Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan
Mengorganisasi mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari
peserta didik penyelesiaannya.
dalam belajar  Peserta didik diberi tugas untuk menggali informasi dari buku
IPA kelas IX tentang “contoh gejala kelistrikan yang terjadi
dalam kehidupan sehari-hari, jenis-jenis muatan listrik, interaksi
dua muatan listrik, dan fungsi dan prinsip kerja elektroskop
dengan memperhatikan disiplin waktu
FASE 3  Peserta didik mengumpulkan informasi untuk membangun ide
Membimbing mereka sendiri dalam memecahkan masalah dengan berdikusi
penyelidikan dalam kelompok dalam menjawab pertanyaan pada fitur, “Ayo,
peserta didik kita lakukan, hal 221 dengan penuh tanggung jawab
secara mandiri  Guru meminta peserta didik melakukan aktivitas 5.1, “ayo kita
maupun lakukan, hal 221 tentang Gejala listrik statis dengan penuh
kelompok tanggung jawab (Creativity)
 Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan peserta didik.
(Collaboration)
FASE 4  Peserta didik mencatat data hasil diskusi kelompok dalam Lembar
Mengembangkan Kerja dengan memperhatikan disiplin waktu
dan menyajikan  Peserta didik mengolah data yang diperoleh dari kelompoknya
hasil karya dengan memperhatikan disiplin waktu
 Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk
laporan tertulis dengan penuh percaya diri
FASE 5  Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil penyelidikan melalui
Menganalisis dan diskusi kelas.
mengevaluasi  Selanjutnya peserta didik diminta mempresentasikan hasil
proses penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan
pemecahan penyamaan persepsi dengan penuh percaya diri (Communication)
masalah  Kelompok peserta didik yang berhasil memecahkan permasalahan
diberi penghargaan.
 Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang
telah dipelajari peserta didik (dapat menggunakan paper and
pencil test atau authentic assessment).
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada Peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta Peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang muatan listrik
 Peserta didik menyimak informasi mengenai materi pada
pertemuan berikutnya yaitu tentang hukum Coulomb

Pertemuan Kedua (2 JP)


Langkah-langkah Alokasi
Deskripsi Kegiatan
Model PBL Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam,
berdoa sebelum mulai pelajaran, mengabsen dan menanyakan
keadaaan kelas (PPK)
 Apersepsi: peserta didik diingatkan kembali tentang interaksi dua
muatan listrik
 Motivasi: Guru dapat menunjukkan set percobaan interaksi dua
benda bermuatan terhadap jaraknya
 Guru menegaskan indikator kompetensi yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
 Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.
Kegiatan Inti 60 menit
FASE 1  Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar yang
Orientasi peserta terdapat pada buku siswa,”Ayo, kita lakukan” hal 225 (Literasi)
didik pada  Peserta didik mengamati gambar yang ditunjukkan oleh guru.
masalah  Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat
terhadap gambar yang diberikan menggunakan bahasa yang
santun
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan
permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan
dengan gambar yang diamati. Contoh pertanyaannya yaitu: apa
yang terjadi jika dua buah benda bermuatan satu sama lainnya
didekatkan atau dijauhkan? (Critical thinking)
FASE 2  Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan
Mengorganisasi mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari
peserta didik penyelesiaannya.
dalam belajar  Peserta didik diberi tugas untuk menggali informasi dari buku
IPA kelas IX tentang “hukum Coulomb” dengan memperhatikan
disiplin waktu
FASE 3  Peserta didik mengumpulkan informasi untuk membangun ide
Membimbing mereka sendiri dalam memecahkan masalah dengan berdikusi
penyelidikan dalam kelompok dalam menjawab pertanyaan pada fitur, “Ayo,
peserta didik kita lakukan, hal 225 dengan penuh tanggung jawab
secara mandiri  Guru meminta peserta didik melakukan aktivitas 5.1, “ayo kita
maupun lakukan, hal 225 tentang interaksi dua benda bermuatan terhadap
kelompok jaraknya (Creativity)
 Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan peserta didik.
(Collaboration)
FASE 4  Peserta didik mencatat data hasil diskusi kelompok dalam Lembar
Mengembangkan Kerja dengan penuh tanggung jawab
dan menyajikan  Peserta didik mengolah data yang diperoleh dari kelompoknya
hasil karya dengan penuh tanggung jawab
 Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk
laporan tertulis dengan percaya diri (Communication)
FASE 5  Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil penyelidikan melalui
Menganalisis dan diskusi kelas.
mengevaluasi  Selanjutnya peserta didik diminta mempresentasikan hasil
proses penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan
pemecahan penyamaan persepsi dengan penuh percaya diri
masalah  Kelompok peserta didik yang berhasil memecahkan permasalahan
diberi penghargaan.
 Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang
telah dipelajari peserta didik (dapat menggunakan paper and
pencil test atau authentic assessment).
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada Peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta Peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang hukum Coulomb
 Peserta didik menyimak informasi mengenai materi pada
pertemuan berikutnya yaitu tentang medan listik

Pertemuan Ketiga (3 JP)


Langkah-Langkah
Alokasi
Model Deskripsi
Waktu
Discovery Learning
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam,
berdoa sebelum mulai pelajaran, mengabsen dan menanyakan
keadaaan kelas
 Apersepsi: peserta didik diingatkan kembali tentang materi
jenis-jenis muatan listrik dan interaksi dua muatan listrik
 Motivasi: Guru dapat menampilkan gambar garis medan
listrik dua muatan
 Guru menegaskan indikator kompetensi yang akan dicapai
pada pembelajaran hari ini
Kegiatan Inti 100 menit
Stimulation  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk
(Stimulasi/Pemberian memusatkan perhatian pada materi medan listik dengan cara
rangsangan) menyajikan gambar garis medan listrik dua muatan yang
sejenis dan berlainan jenis
 Guru meminta peserta didik untuk membaca buku siswa
tentang medan listrik (Literasi)
 Guru meminta peserta didik untuk mencermati gambar hal.
229 yang terdapat pada buku siswa tentang medan lsitrik
Problem Statement  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
(Pertanyaan/Identifik mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan
asi masalah) dengan medan listrik
 Peserta didik diminta merumuskan pertanyaan setelah
berkaitan dengan kegiatan membaca, mengamati gambar
yang ada di buku siswa. Pertanyaan diarahkan terkait dengan
medan listrik. (Critical thiking)
 Bagaimanakah bentuk garis gaya listrik muatan positif
dan muatan negatif?
 Bagaimanakah bentuk garis gaya listrik dua muatan yang
sejenis?
 Bagaimanakah bentuk garis gaya listrik dua muatan
berlainan jenis?
 Bagaimanakah hubungan antara medan listrik, gaya
Coulomb dan mutan listrik? (HOTS)
 Peserta didik diminta untuk membuat hipotesis atau jawaban
sementara atas pertanyaan yang mereka rumuskan. Alternatif
jawaban:


𝐹
 𝐸= 𝑄
Data Collection  Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
(Pengumpulan Data) mencari jawaban atas pertanyaan yang telah dirumuskan
dengan penuh tanggung jawab
 Peserta didik membaca literatur/bahan bacaan tentang medan
listrik
 Peserta didik meperhatikan contoh soal yang diberikan guru
kemudian menjawab pertanyaan pada fitur “ Ayo, Selesaikan
“( hal 58 - 61) dengan memperhatikan disiplin waktu
(Creativity)
 Peserta didik memeriksa secara cermat rumusan hipotesis
yang telah dibuat pada awal pembelajaran
Verification  Peserta didik membuktikan benar atau tidaknya hipotesis
(Pembuktian) yang telah dirumuskan dengan cara mencocokkan rumusan
hipotesis tentang medan listrik dengan konsep yang berhasil
ditemukan dari buku sumber/literatur.
 Peserta didik menyimpulkan hasil pengumpulan informasi
dan diskusi
 Peserta didik mengomunikasikan informasi yang telah
diperoleh di depan kelas dengan penuh percaya diri
(Communication)
Generalization  Guru membimbing peserta didik membuat kesimpulan
(Menarik tentang medan listrik
kesimpulan)
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang medan listrik
 Peserta didik menyimak informasi mengenai materi pada
pertemuan berikutnya yaitu tentang beda potensial dan energi
listrik

Pertemuan Keempat (2 JP)


Sintak Model Alokasi
Deskripsi
Pembelajaran Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Menyiapkan peserta didik untuk belajar.
 Guru melakukan apersepsi, dengan cara menghubungkan materi
dengan lingkungan di sekitar
 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana
kegiatan.
 Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran
Kegiatan Inti 60 menit
Stimulation  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
(Stimulasi/Pembe perhatian pada topic beda potensial dan energi listrik dengan cara:
rianrangsangan) mengajak seluruh peserta didik untuk memperhatikan gambar 5.8
tentang “Sambaran Petir di Malam Hari” pada buku siswa.
(Literasi)
Problem  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
Statement mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan
(Pertanyaan/Ident dengan penampilan gambar sambaran petir di malam hari di atas,
ifikasi masalah) sampai peserta didik dapat berpikir dan bertanya.
 Peserta didik diminta merumuskan satu pertanyaan setelah
berkaitan dengan demonstrasi di atas. Pertanyaan diarahkan
terkait dengan beda potensial dan energi listrik, seperti: Mengapa
bisa terjadi petir? (Critical thinking)
 Peserta didik diminta untuk membuat hipotesis atau jawaban
sementara atas pertanyaan yang mereka rumuskan dengan penuh
tanggung jawab
Data Collection  Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
(Pengumpulan mencari jawaban atas pertanyaan yang telah dirumuskan dengan
Data) penuh tanggung jawab
 Peserta didik membaca literatur/bahan bacaan tentang beda
potensial dan energi listrik
 Peserta didik memahami hubungan beda potensial listrik, energi
listrik dan muatan listrik pada buku siswa hal. 232
 Peserta didik memeriksa secara cermat rumusan hipotesis yang
Verification telah dibuat pada awal pembelajaran.
(Pembuktian  Peserta didik membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang
telah dirumuskan dengan cara mencocokkan rumusan hipotesis
tentang beda potensial dan energi listrik dengan konsep yang
berhasil ditemukan dari buku sumber/literatur. (Collaboration)
 Peserta didik menyimpulkan hasil pengumpulan informasi dan
Generalization diskusi dengan memperhatikan disiplin waktu
(Menarik  Peserta didik mengomunikasikan informasi yang telah diperoleh
kesimpulan) di depan kelas dengan penuh percaya diri (Communication)
 Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang beda
potensial dan energi listrik
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang beda potensial listrik
dan energi listrik

Pertemuan Kelima (2 JP)


Sintak Model Alokasi
Deskripsi
Pembelajaran Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Menyiapkan peserta didik untuk belajar.
 Guru melakukan apersepsi, dengan cara menghubungkan materi
dengan lingkungan di sekitar
 Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan rencana
kegiatan.
 Guru menyampaikan manfaat materi pembelajaran
Kegiatan Inti 60 menit
Stimulation  Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
(Stimulasi/Pembe perhatian pada topic kelistrikan pada sel saraf dengan cara:
rianrangsangan) mengajak seluruh peserta didik untuk memperhatikan gambar
5.9 tentang “Ilustrasi Muatan Listrik pada Sel Saraf Tidak
Bermyelin” pada buku siswa. (Literasi)
Problem  Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
Statement mengidentifikasi sebanyak mungkin masalah yang berkaitan
(Pertanyaan/Ident dengan penampilan gambar ilustrasi muatan listrik pada sel saraf
ifikasi masalah) tidak bermyelin di atas, sampai peserta didik dapat berpikir dan
bertanya.
 Peserta didik diminta merumuskan satu pertanyaan setelah
berkaitan dengan demonstrasi di atas. Pertanyaan diarahkan
terkait dengan kelistrikan pada sel saraf, seperti: Bagaimanakah
sel saraf dapat menghantarkan impuls listrik? (Critical thiking)
 Peserta didik diminta untuk membuat hipotesis atau jawaban
sementara atas pertanyaan yang mereka rumuskan dengan
memperhatikan disiplin waktu
Data Collection  Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
(Pengumpulan mencari jawaban atas pertanyaan yang telah dirumuskan dengan
Data) penuh tanggung jawab
 Peserta didik membaca literatur/bahan bacaan tentang kelistrikan
pada sel saraf
 Peserta didik memahami bagian-bagian sel saraf dengan
membaca tabel “Ayo, Kita Lakukan” pada buku siswa hal. 238
 Peserta didik memeriksa secara cermat rumusan hipotesis yang
Verification telah dibuat pada awal pembelajaran.
(Pembuktian  Peserta didik membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang
telah dirumuskan dengan cara mencocokkan rumusan hipotesis
tentang kelistrikan pada sel saraf dengan konsep yang berhasil
ditemukan dari buku sumber/literatur. (Collboration)
 Peserta didik menyimpulkan hasil pengumpulan informasi dan
Generalization diskusi dengan memperhatikan disiplin waktu
(Menarik  Peserta didik mengomunikasikan informasi yang telah diperoleh
kesimpulan) di depan kelas dengan percaya diri (Communication)
 Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang kelistrikan
pada sel saraf
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang kelistrikan pada sel saraf

Pertemuan Keenam (3 JP)


Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan Alokasi
Model PBL Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
 Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam,
berdoa sebelum mulai pelajaran, mengabsen dan menanyakan
keadaaan kelas (PPK)
 Apersepsi: peserta didik diingatkan kembali tentang bahan
konduktor dan isolator yang sudah dipelajari di SD
 Motivasi: Guru dapat menunjukkan set percobaan “Jenis Bahan
Konduktor dan Isolator”
 Guru menegaskan indikator kompetensi yang akan dicapai pada
pembelajaran hari ini
 Guru membagi peserta didik menjadi 8 kelompok.
Kegiatan Inti 100 menit
FASE 1  Guru meminta peserta didik untuk mengamati gambar yang
Orientasi peserta terdapat pada buku siswa,”Ayo, kita lakukan” hal 239 (Literasi)
didik pada  Peserta didik mengamati gambar yang ditunjukkan oleh guru.
masalah  Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat
terhadap gambar yang diberikan menggunakan bahasa yang
santun
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan
permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan
dengan gambar yang diamati. Contoh pertanyaannya yaitu: bahan
apa yang dapat mengalirkan arus listrik? (Critical thiking)
FASE 2  Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan
Mengorganisasi mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari
peserta didik penyelesiaannya.
dalam belajar  Peserta didik diberi tugas untuk menggali informasi dari buku
IPA kelas IX tentang “Hantaran listrik, hambatan jenis kawat
penghantar dan hewan-hewan penghasil listrik” dengan
memperhatikan disiplin waktu
FASE 3  Peserta didik mengumpulkan informasi untuk membangun ide
Membimbing mereka sendiri dalam memecahkan masalah dengan berdikusi
penyelidikan dalam kelompok dalam menjawab pertanyaan pada fitur, “Ayo,
peserta didik kita lakukan, hal 239 dengan penuh tanggung jawab
secara mandiri  Guru meminta peserta didik melakukan aktivitas 5.4, “Ayo, Kita
maupun Lakukan” hal. 239 tentang Jenis Bahan Isolator dan konduktor
kelompok  Guru membimbing penyelidikan yang dilakukan peserta didik.
(Collaboration)
FASE 4  Peserta didik mencatat data hasil diskusi kelompok dalam Lembar
Mengembangkan Kerja dengan penuh tanggung jawab
dan menyajikan  Peserta didik mengolah data yang diperoleh dari kelompoknya.
hasil karya  Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk
laporan tertulis.
FASE 5  Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil penyelidikan melalui
Menganalisis dan diskusi kelas.
mengevaluasi  Selanjutnya peserta didik diminta mempresentasikan hasil
proses penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan
pemecahan penyamaan persepsi dengan penuh percaya diri (Communication)
masalah  Kelompok peserta didik yang berhasil memecahkan permasalahan
diberi penghargaan.
 Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang
telah dipelajari peserta didik (dapat menggunakan paper and
pencil test atau authentic assessment).
Kegiatan Penutup 10 menit
 Guru memberikan penghargaan (misalnya pujian atau bentuk
penghargaan lain yang relevan) kepada Peserta didik yang
berkinerja baik (PPK)
 Guru melakukan refleksi dengan meminta Peserta didik untuk
mengungkapkan pemahamannya tentang hantaran listrik,
hambatan jenis kawat penghantar dan hewan-hewan penghasil
listrik

I. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
Bentuk Waktu
No Penilaian Teknik Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Saat Penilaian untuk dan
Sikap Jurnal pembelajaran pencapaian pembelajaran
1 Observasi
spiritual berlangsung (assassment for and of
learning)
Saat Penilaian untuk dan
Jurnal pembelajaran pencapaian pembelajaran
2 Sikap sosial Observasi
berlangsung (assassment for and of
learning)
Akhir Penilaian untuk, sebagai,
pembelajaran dan/atau pencapaian
3 Pengetahuan Tes tertulis Uraian pembelajaran (assassment
dan ulangan
for, as, and of learning)
harian
Lembar Saat Penilaian untuk dan
4 Keterampilan Observasi pengamatan pembelajaran pencapaian pembelajaran
observasi berlangsung (assassment for and of
learning)

2. Instrumen penilaian sikap


a. Sikap spiritual
1) Teknik Penilaian : Observasi
2) Bentuk Instrumen : Lembar observasi
3) Kisi-kisi:

No Sikap/nilai Ya Tidak
1 Berdo’a sebelum dan sesudah melakukan kegiatan
2 Ketaatan dalam menjalankan ibadah
3 Toleransi dalam menjalankan ibadah

Format penilaian
Nama TTD Renc. Tindak
No Waktu Catatan Perilaku Butir Sikap
Siswa Siswa Lanjut

b. Sikap sosial
1) Teknik Penilaian : Observasi
2) Bentuk Instrumen : Lembar observasi
3) Kisi-kisi:

No Sikap/nilai Skor
Tanggung jawab
a. Melaksanakan tugas individu dengan baik 1
b. Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan 1
1
c. Tidak menyalahkan / menuduh orang lain tanpa bukti akurat 1
d. Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan 1
Total 4
Santun
a. Menghormati orang yang lebih tua 1
b. Tidak berkata – kata kotor, kasar dan takabur 1
2
c. Tidak menyela pembicaraan pada waktu yang tidak tepat 1
d. Mengucapkan terimakasih setelah menerima bantuan orang lain 1
Total 4
Percaya diri
a. Berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu 1
b. Mampu membuat keputusan dengan cepat 1
3
c. Tidak mudah putus asa 1
d. Berani presentasi di depan kelas 1
Total 4

Format penilaian
Nama TTD Renc. Tindak
No Waktu Catatan Perilaku Butir Sikap
Siswa Siswa Lanjut

3. Intrumen Penilaian Pengetahuan


a. Teknik Penilaian : Tertulis
b. Bentuk Penilaian : Uraian
c. Kisi-Kisi :
Tes uraian dan PG
1) Perhatikanlah gambar berikut ini!

Sebuah mistar plastik digosok dengan kain wol hingga mistar plastik di samping bermuatan
listrik. Pernyataan berikut ini yang benar sehubungan dengan peristiwa di samping adalah ....
a. Penggaris bermuatan negatif, elektron dari kain wol pindah ke penggaris plastik
b. Penggaris bermuatan positif, elektron dari kain wol pindah ke penggaris plastik
c. Penggaris bermuatan negatif, elektron dari penggaris plastik pindah ke kain wol
d. Penggaris bermuatan positif, elektron dari penggaris plastik pindah ke kain wol
2) Perhatikan gambar berikut ini!

Empat buah benda bermuatan digantung seperti gambar. Jika benda A bermuatan positif,
maka muatan benda B, C dan D secara berturut-turut adalah ....
a. Positif, negatif dan negatif c. Negatif, negatif dan positif
b. Negatif, Positif dan negatif d. Positif, positif dan negatif
3) Bagian sel saraf yang berfungsi menerima impuls dari sel lain dan meneruskannya ke badan
sel adalah ....
a. Dendrit c. Akson/neurit
b. Myelin d. Nodus renvier
4) Hewan berikut ini yang merupakan penghasil energi listrik, kecuali ....
a. Ikan belalai gajah c. Hiu kepala martil
b. Belut listrik d. Lendak
5) Dua buah benda bermuatan listrik masing-masing 20 C dan 40 C berada pada jarak 0,1 m.
Hitunglah gaya tolak antara dua muatan tersebut! (k = 9 x 109 Nm2/C2)!
6) Sebuah muatan 400 C berada pada jarak 10 m terhadap muatan 50 C. Berapa kuat medan
listrik pada muatan 400 C? (k = 9 x 109 Nm2/C2)
7) Jika usaha untuk memindahkan muatan positif (Q = 50 C) adalah 500 J. Berapakah potensial
listrik yang dihasilkan?

No Kunci Jawaban Skor


5 𝑄1 𝑄2 20 𝑥 40 40
𝐹 = 𝑘 2 = 9𝑥109 = 7,2 𝑥 1014 𝑁
𝑟 (0,1)2
6 𝑄1 𝑄2 400 𝑥 50
𝐹 = 𝑘 2 = 9𝑥109 = 1,8 𝑥 1014 𝑁
𝑟 (10)2
𝐹 1,8 𝑥 1014
𝐸= = = 4,5 𝑥 1013 𝑁/𝐶
𝑄 400
7 𝑊 500
𝑉= = = 10 𝑣𝑜𝑙𝑡
𝑄 50

3. Instrumen Penilaian keterampilan


a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Penilaian : Lembar Penilaian Observasi
c. Penskoran : 4 = Sangat baik, 3 = Baik, 2 = Cukup, 1 = Kurang.

No Aspek yang diamati Kriteria Penilaian Skor


1 Merangkai alat Peserta didik dapat menyediakan alat dan bahan dengan 3
percobaan dengan benar dan lengkap
benar Peserta didik dapat menyediakan alat dan bahan namun 2
kurang lengkap
Peserta didik tidak dapat menyediakan alat dan bahan 1
dengan lengkap
2 Menggunakan alat Peserta didik dapat merangkai alat dan bahan dengan baik 3
dengan benar dan benar
Peserta didik kurang dapat merangkai alat dan bahan dengan 2
baik dan benar
Peserta didik tidak dapat merangkai alat dan bahan dengan 1
baik dan benar
3 Membaca hasil Peserta didik dapat membaca hasil pengamatan dengan baik 3
pengamatan dan benar
Peserta didik dapat membaca hasil pengamatan, namun 2
masih kurang tepat
Peserta didik tidak dapat membaca hasil pengamatan 1
4 Membuat laporan Peserta didik dapat membuat laporan hasil percobaan 3
hasil percobaan dengan benar
dengan benar Peserta didik sudah membuat laporan hasil percobaan, 2
namun masih belum lengkap
Peserta didik tidak membuat laporan hasil percobaan 1
5 Mempresentasikan Peserta didik dapat mempresentasikan hasil diskusi dengan 3
hasil diskusi dengan bahasa yang baik dan benar
benar Peserta didik sudah mempresentasikan hasil diskusi, namun 2
belum lengkap
Peserta didik tidak dapat mempresentasikan hasil diskusinya 1

4. Perhitungan nilai akhir


𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑃𝑒𝑛𝑔ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐴𝑘ℎ𝑖𝑟 = 𝑥 100
𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Pembelajaran remedial
Berdasarkan pedoman kurikulum 2013 yang digunakan oleh SMP Negeri , pembelajaran
remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian dengan ketentuan:
1) Jika terdapat lebih dari 50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 3,00; maka
dilaksanakan pembelajaran remedial (remedial teaching), terhadap kelompok tersebut.
2) Jika terdapat 30%-50% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 3,00; maka dilaksanakan
penugasan dan tutor sebaya terhadap kelompok tersebut.
3) Jika terdapat kurang dari 30% peserta didik yang mendapat nilai di bawah 3,00; maka
diberikan tugas terhadap kelompok tersebut.
Setelah remedial dilaksanakan kemudian dilaksanakan tes ulang pada indikator-indikator
pembelajaran yang belum tercapai oleh masing-masing peserta didik. Pembelajaran remedial
dapat dipilih dari berbagai alternatif soal yang disajikan pada buku siswa. Pemilihan alternatif
tersebut didasarkan pada capaian indikator kompetensi untuk topik Listrik statis. Capaian
indikator kompetensi pada pembelajaran remedial diukur menggunakan penilaian pengetahuan
yang sama dengan penilaian pengetahuan pada pembelajaran regular

b. Pembelajaran pengayaan
Soal:
1) Lukiskanlah garis gaya listrik untuk dua muatan yang berbeda!
2) Lukiskanlah garis gaya listrik untuk dua muatan yang senama!

Bangkinang, Juli 2018


Mengetahui,
Ka. SMP Negeri Guru Mata Pelajaran

( _____________________ ) ( _______________________ )
NIP. NIP.