Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Indo Health School


Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 20 JP (10 pertemuan@90 menit)

A. KOMPETENSI INTI (KI)


KI.3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kajian
matematikapada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi
diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional,
dan internasional

KI.4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kajian
matematika. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang
terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilanmenalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
di bawah pengawasan langsung

B. KOMPETENSI DASAR (KD)


3.3. Menentukan nilai variabel pada sistem persamaan linear dua variabel dalam masalah kontekstual
4.3 Menyajikan penyelesaian masalah sistem persamaan linier dua variabel

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)


1. Menghitung nilai variabel pada sistem persamaan linear dua variabel dalam masalah kontektual
2. Memecahkan masalah dalam kehidupan sehari – hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linier 2
variabel

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Berdiskusi dan menggali informasi peserta didik akan dapat :
Menghitung nilai variabel pada sistem persamaan linear dua variabel dalam masalah kontekstual dengan
bertanggung jawab
2. Memecahkan masalah dalam kehidupan sehari – hari yang berkaitan dengan sistem persamaan linier 2
variabel dengan cermat

E. MATERI PEMBELAJARAN
Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dengan metode grafik

Pada pembahasan ini akan dibahas bagaimana cara menyelesaikan SPLDV dengan menggunakan metode
grafik. Tetapi, sebelum itu kita harus tahu bentuk grafik dari persamaan linear dua variabel. Bagaimana
bentuk grafik dari persamaan linear dua variabel?

Grafik dari persamaan linear dua variabel berbentuk garis lurus, seperti yang ditunjukkan oleh gambar ber
Lalu bagaimana cara menggunakan grafik persamaan linear untuk menyelesaikan permasalahan
SPLDV? Pada dasarnya, terdapat 4 langkah dalam menyelesaiakan permasalahan SPLDV dengan
menggunakan metode grafik. Keempat langkah tersebut adalah

Langkah 1: Memodelkan informasi yang ada di soal.

Langkah 2: Menentukan dua titik yang dilalui grafik persamaan-persamaan pada SPLDV.

Langkah 3: Menggambar grafik persamaan-persamaan tersebut.

Langkah 4: Menggunakan penyelesaian yang diperoleh untuk menjawab pertanyaan pada soal cerita.

Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh berikut.

Dalam sebuah konser musik, terjual karcis kelas I dan kelas II sebanyak 500 lembar. Harga karcis kelas
I adalah Rp 8.000,00, sedangkan harga karcis kelas II adalah Rp 6.000,00. Jika hasil penjualan seluruh
karcis adalah Rp 3.250.000,00, tentukan banyak karcis masing-masing kelas I dan kelas II yang terjual.

Langkah pertama adalah mengubah kalimat-kalimat pada soal cerita di atas menjadi model
matematika, sehingga membentuk sistem persamaan linear. Misalkan banyak karcis I dan II yang terjual
secara berturut-turut adalah x dan y, maka kalimat “Dalam sebuah konser musik, terjual karcis kelas I
dan kelas II sebanyak 500 lembar,” dapat dimodelkan menjadi,

Sedangkan kalimat, “Harga karcis kelas I adalah Rp 8.000,00, sedangkan harga karcis kelas II adalah Rp
6.000,00. Jika hasil penjualan seluruh karcis adalah Rp 3.250.000,00,” dapat dimodelkan menjadi,

Sehingga diperoleh SPLDV sebagai berikut.

Langkah kedua, kita cari koordinat dua titik yang dilewati oleh grafik masing-masing persamaan
tersebut. Biasanya, dua titik yang dipilih tersebut merupakan titik potong grafik persamaan-persamaan
tersebut dengan sumbu-x dan sumbu-y.

Sehingga grafik persamaan x + y = 500 memotong sumbu-x di (500, 0) dan memotong sumbu-y di
(0, 500).
Sedangkan grafik 8.000x + 6.000y = 3.250.000 memotong sumbu-x di (406 1/4, 0) dan
memotong sumbu-y di (0, 541 2/3).
Langkah ketiga, kita gambarkan grafik persamaan-persamaan tersebut pada koordinat
Cartesius. Grafik persamaan-persamaan di atas dapat dilukis dengan memplot titik-titik yang
telah kita cari pada koordinat Cartesius kemudian hubungkan titik (500, 0) dan (0, 500) untuk
mendapatkan grafik x + y = 500, serta titik (406 1/4, 0) dan (0, 541 2/3) untuk mendapatkan
grafik 8.000x + 6.000y = 3.250.000.

Dari grafik di atas diperoleh bahwa titik potong grafik x + y = 500 dan 8.000x + 6.000y =
3.250.000 adalah (125, 375). Sehingga selesaian dari SPLDV di atas adalah x = 125 dan y
= 375.
Langkah keempat, kita gunakan selesaian di atas untuk menjawab pertanyaan pada soal
cerita. Karena x dan y secara berturut-turut menyatakan banyak karcis I dan II yang terjual,
maka banyaknya karcis kelas I yang terjual adalah 125 lembar dan 375 lembar untuk karcis
kelas II
F. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE
Pendekatan : Sientific
Model Pembelajaran : Discovery learning
Metode Pembelajaran : Observasi, diskusi dan tanya jawab.

G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan ke 1
Langkah-Langkah Pembelajaran
Waktu
1. Pendahuluan
1.Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran
10
2. 2. Melakukan pengkondisian peserta didik
Menit
3. 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

2. Kegiatan Inti
Pemberian 1) Peserta didik duduk berkelompok (satu kelompok terdiri
rangsangan(Stimulation); dari 4 orang)
2) Guru meminta peserta didik melihat permasalah yang
diberikan didepan kelas.
3) Guru menugaskan peserta didik untuk membaca buku
sesuai materi dan dapat mengakses lewat internet
4) Peserta didik mengamati permasalahan yang diberikan.
5) Guru membagikan LKPD yang berkaitan dengan
menyelesaikan permasalahan yang ada di depan kelas

Pernyataan/identifikasi
masalah (problem 1. Peserta didik berdiskusi mengenai persamaan linier
statement) satu variabel dengan lembar kerja.
2. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengidentifikasi cara cara menyelesaian permasalahan
SPLDV dengan menggunakan grafik.
3. Peserta didik mengidentifikasi cara-cara
65 menit
menyelesaikan persamaan linier satu variabel dan
menuliskan hasil identifikasi-nya dalam lembar kerja
4. Peserta didik melakukan proses identifikasi
melalui diskusi kelompok.
Pengumpulan data (Data 1. 1. Guru meminta siswa mencoba menemukan hal-hal yang
Collection) berkaitan dengan SPLDV hemogen dan tak hemogen
serta menyelesaikan persamaan linear satu variable dengan
metode grafik.
2. 2. Peserta didik dipandu untuk memanfaatkan buku teks
ataupun browsing internet untuk menemukan SPLDV
hemogen dan tak hemogen serta menyelesaikan persamaan
linear satu variable dengan metode grafik. Dan Guru
mengajak siswa untuk menyelesaikan LKS.
4. Peserta didik mencari informasi dari buku sumber serta
internet.
4. Peserta didik melakukan proses pengumpulan data dan
informasi dari buku sumber dan internet, lalu
mencatatkannya pada buku catatan.
Pembuktian (verification) Peserta didik berdiskusi secara kelompok untuk
menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan
permasalahan sistem persamaan linier satu variabel dengan
metode grafik.
Menarik kesimpulan 1. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusinya di
(generalization) depan kelas.
2. Peserta didik lain diminta untuk memberikan tanggapan
terhadap presentasi temannya.
3. Peserta didik yang presentasi beserta kelompok
diskusinya menerima pendapat/masukan dari peserta didik
lain maupun guru.
4. Peserta didik memperbaiki hasil presentasi dan membuat
kesimpulan tentang persamaan linier satu variable hemogen
dan tak hemogen serta cara menyelesaiakn permasalahan
SPLDV dengan metode grafik
3. Penutup (15 menit)
1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan tentang persamaan linier satu variable
hemogen dan tak hemogen serta cara menyelesaiakn permasalahan SPLDV dengan metode grafik.
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
3. 3. Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh siswa secara individu untuk mengerjakannya.
4. 4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa untuk mempelajari materi
berikutnya.
5. Guru menyuruh salah satu siswa untuk memimpin doa penutup.

H. Alat/Bahan dan Sumber Belajar


Alat : White board, spidol, Penggaris, lembar kerja (Peserta Didik)
Sumber belajar :Sinaga, Bornok.(2013). Buku Peserta Didik Matematika SMA Kelas
X.Jakarta,Kementrian Pendidikan Nasional dan Sumber lainnya
I. Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
1.Teknik Penilaian:
Teknik
No Aspek yang dinilai Waktu Penilaian
Penilaian

1. Aspek sikap

a. Observasi perilaku : Pengamatan / Selama pembelajaran dan


 Sikap terhadap materi penskoran saat diskusi
pelajaran
 Sikap terhadap guru/pengajar
 Sikap terhadap proses
Teknik
No Aspek yang dinilai Waktu Penilaian
Penilaian

pembelajaran
b. Penilaian diri
c. Penilaian antar peserta didik
d. Jurnal
2. Aspek pengetahuan
a. Tes tertulis berupa
 soal pilihan ganda,
 uraian.
b. Tes lisan
Pada Kegiatan pembelajaran penskoran Penyelesaian soal
berlangsung yakni di awal,
tengah, dan pada akhir
pembelajaran
c. Tugas .
 Berupa pekerjaan rumah
(PR)
3. Aspek keterampilan Penyelesaian tugas (baik
a. Unjuk Kerja, Pengamatan / individu maupun
b. Proyek (tugas-tugas belajar), penskoran kelompok) dan saat
c. Penilaian portofolio diskusi

2. Instrumen Penilaian
a. Pengetahuan (Terlampir)
b. Sikap (Terlampir)
c. Keterampilan (Terlampir)
3. Pembelajaran remidial dan pengayaan akan dibuat setelah proses pembelajaran dan uji
kompetensi berlangsung

Mengetahui, Palembang, Agustus 2018


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Matematika,

Syaiful Bahri, S.Si., S.Farm., M.Si Sulistia Ningrum, S.Pd.