Anda di halaman 1dari 12

Daftar Katalog KPI Lengkap

untuk Beragam Fungsi dalam


Industri Asuransi

1
Daftar Katalog KPI

Bisnis Asuransi, Marketing dan Penjualan


1. Total asset
2. EBITDA
3. Net profit
4. % pertumbuhan nilai premi
5. Pendapatan dari premi baru
6. Pendapatan dari premi total
7. Jumlah polis yang terjual
8. Rata-rata nilai penjualan per polis
9. % polis yang diperpanjang
10. Jumlah nasabah
11. % pertumbuhan jumlah nasabah total
12. % pertumbuhan jumlah nasabah retail
13. % pertumbuhan jumlah nasabah korporat
14. Rata-rata nilai penjualan per nasabah
15. % jumlah nasabah yang membayar iuran premi dengn tepat waktu
16. Jumlah agen
17. % jumlah agen yang memenuhi target penjualan
18. % petumbuhan jumlah agen
19. % jumlah agen yang non aktif
20. Jumlah agen per kota
21. Jumlah kegiatan pelatihan untuk agen
22. Rasio nasabah potensial (prospek) yang menjadi pembeli
23. Jumlah kunjungan ke prospek per bulan
24. Jumlah presentasi ke prospek per bulan

2
25. Market Share Produk Asuransi XYZ
26. % Pertumbuhan penjualan premi dibanding kompetitor
27. Tingkat Persepsi Pelanggan terhadap Mutu Produk Asuransi
28. Persentase Biaya Pemasaran dibanding Total Sales Revenue
29. Jumlah produk asuransi baru yang dikembangkan
30. Pertumbuhan penjualan produk baru
31. Customer Lifetime Value
32. Rata-rata Biaya Akuisisi Per Nasabah
33. % jumlah pelanggan yang akan merekomendasikan produk asuransi kepada rekannya
34. Realisasi biaya pemasaran dibanding rencana atau budget
35. Persentase pertumbuhan penjualan sebelum dan setelah penayangan iklan di media massa
36. Skor brand awareness sebelum dan setelah penayangan iklan
37. Tingkat ingatan pemirsan (memory retentian rate) terhadap iklan yang ditayangkan
38. Tingkat pemahaman pemirsa terhadap pesan iklan yang disampaikan
39. Tingkat pengenalan (awareness rate) pemirsa terhadap produk yang diiklankan

Underwriting and Claim


40. Rata-rata hari untuk memproses underwriting produk standar (reguler)
41. Rata-rata hari untuk memproses underwriting produk non standar (produk khusus)
42. % insurance loss ratio
43. Rata-rata hari untuk memproses klaim (klaim kasus rutin)
44. Rata-rata hari untuk memproses klaim khusus (kasus khusus)
45. % jumlah klaim yang ditolak
46. % Rasio klaim
47. % jumlah klaim yang tidak akurat (fraud)
48. Rata-rata nilai cadangan klaim (dalam rupiah)
49. % Realisasi klaim vs proyeksi klaim

Customer Relationship Management

3
50. Skor kepuasan nasabah (pelanggan)
51. Jumlah komplain pelanggan per tahun
52. Jumlah komplain pelanggan yang bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari
53. Rata-rata Jumlah Call Pelanggan ke Call Center setiap hari
54. Rata-rata detik untuk menerima setiap panggilan (call) pelanggan
55. % jumlah pelanggan yang menerima newsletter customer relationship management
56. % jumlah pelanggan yang menerima pemberitahuan penting dari perusahaan dengan tepat
waktu

BRAND Management
57. Insurance Brand knowledge score
58. Insurance Brand awareness score
59. Indusurance credibility score
60. Peringkat brand value dibanding brand value kompetitor
61. Tingkat pertumbuhan brand awareness score
62. Jumlah Kegiatan Brand Activation (event) untuk Produk Asuransi Per Tahun
63. Rata-rata Pengunjung setiap Event Brand Activation
64. Liputan Media tentang Insurance Event
65. Pertumbuhan jumlah nasabah setelah kegiatan insurance brand event

Public Relations
66. Jumlah berita positif di media massa (cetak, online dan elektronik)
67. Jumlah berita negatif di media massa (cetak, online, elektronik)
68. Jumlah press release yang dirilis per tahun
69. Jumlah media gathering yang dilakukan per tahun
70. Jumlah perwakilan media yang datang dalam setiap event media gathering
71. Jumlah pelanggan media komunikasi korporat (brand)
72. Product Awereness Score
73. Corporate Image Score

4
Compliance and Risk Management
74. Jumlah temuan pemeriksa dari OJK
75. Jumlah denda atau penalti dari OJK karena keterlambatan penyerahan laporan
76. Skor Risk Profile dari Regulator Eksternal
77. Jumlah insiden atau insurance fraud
78. RBS (risk based capital) Ratio
79. Jumlah temuan audit internal dari divisi compliance
80. Jumlah rekomendasi divisi compliance yang ditindaklanjuti oleh manajemen
81. Tingkat ketepatan waktu penyajian laporan compliance
82. Tingkat ketepatan waktu penyajian laporan risk management

Internet and Mobile Marketing


83. Jumlah nasabah yang dijaring melalui internet marketing
84. Jumlah aplikasi mobile asuransi yang di-download
85. Peringkat dalam hasil search engine untuk kata kunci “produk asuransi”
86. Jumlah pelanggan email
87. % email yang terkirim ke database pelanggan
88. % email newsletter yang dibuka oleh pelanggan
89. % email newsletter yang link promosinya diklik oleh pelanggan
90. Jumlah fan di fanpage facebook
91. Jumlah follower di akun twitter
92. Jumlah subscribers dalam channel Youtube
93. Jumlah total viewers untuk semua video promosi brand yang di-upload ke youtube
94. Jumlah klik iklan banner yang dipasang di media online
95. Jumlah update tulisan di blog korporat setiap bulannya
96. Jumlah pengunjung web perusahaan asuransi

5
HR - Recruitment
97. Jumlah pelamar untuk setiao posisi kosong yang diiklankan
98. Jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi
99. Jumlah pelamar yang lulus semua tahapan tes rekrutmen
100. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk melakukan proses rekrutmen
101. Rata-rata skor kinerja karyawan baru setelah 3 bulan masa percobaan
102. Tingkat kepuasan user terhadap kualitas karyawan baru setelah 6 bulan bekerja
103. Jumlah karyawan baru yang resign dalam periode 12 bulan sejak diterima

HR – Training and Development


104. Jumlah jam pelatihan per karyawan dalam setahun
105. Skor kepuasan peserta pelatihan terhadap materi pelatihan
106. Skor kepuasan peserta pelatihan terhadap instruktur pelatihan
107. Jumlah modul baru pelatihan yang disusun
108. Tingkat produktivitas kerja karyawan sebelum dan 6 bulan sesudah pelatihan
109. % jumlah peserta pelatihan yang melakukan sharing materi pelatihan yang diikuti
kepada rekan kerja lainnya
110. Skor pengetahuan peserta pelatiahan sebelum dan sesudah pelatihan
111. % jumlah karyawan yang merealisasikan employee development yang telah disusun
112. Jumlah kegiatan pemantauan realisasi Employee Development Plan dalam setahun
113. Realisasi biaya training dibandingkan dengan rencana (budget)
114. Realisasi rencana kegiatan training (actual vs training plan)
115. Rata-rata skor kompetensi karyawan
116. Return on Training Investment

HR – Performance Management
117. % jumlah karyawan yang telah mengumpulkan form penilaian kerja (performance
appraisal)

6
118. % jumlah karyawan yang telah menyusun KPI (key performance indicators)
119. % jumlah atasan yang melakukan kegiatan review bulanan pencapaian KPI
120. Rata-rata skor KPI karyawan
121. % Jumlah karyawan yang mendapatkan predikat A (istimewa) dalam penilaian kinerja
122. % jumlah karyawan yang hasil penilaian PA-nya sudah diinput ke sistem database
123. % penyelesaian penyusunan balanced scorecard perusahaan
124. Jumlah kegiatan review balanced scorecard dalam setahun

HR – Career and Talent Management


125. % penyelesaian panduan dan kebijakan manajemen karir dan talent development
126. % jumlah posisi manajer ke atas yang telah memiliki calon suksesor
127. Jumlah karyawan yang teridentifikasi sebagai talent yang akan dikembangkan
128. Jumlah karyawan yang masuk kategori deadwood (tidak potensial dan tidak perform)
129. % penyelesaian program pengembangan untuk top talent
130. % realisasi program pengembangan untuk top talent
131. % jumlah karyawan yang lolos tes assessment center untuk promosi jabatan
132. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengisi posisi strategis yang kosong (strategic
vacant position)
133. Top Talent Turn Over (% Jumlah karyawan yang masuk kategori top talent yang
keluar/resign)
134. Employee turn over dalam setahun
135. Job Engagement Score (Tingkat komitmen, motivasi dan keterikatan karyawan dengan
pekerjaannya)

HR – Remuneration, Administration and Industrial Relations


136. Jumlah kesalahan penghitungan uang lembur karyawan
137. Jumlah kesalahan input data karyawan
138. % penyelesaian penyusunan salary grading baru
139. Rata-rata hari penyelesaian permintaan reimbursement biaya kesehatan

7
140. Tingkat akurasi data HRIS
141. Skor kepuasan karyawan terhadap layanan HRD
142. Jumlah pertemuan dengan SPSI dalam setahun
143. Jumlah kegiatan demo karyawan dalam setahun
144. Tingkat kehadiran karyawan
145. Jumlah pelanggaran peraturan perusahaan oleh karyawan
146. Rasio Biaya pegawai (gaji + tunjangan) dibanding total biaya produksi
147. Profit per karyawan
148. Sales revenue per karyawan

Organizational Development (OD)


149. % penyelesaian kegiatan diagnosa efektivitas organisasi
150. % penyelesaian kegiatan improvement untuk menigkatkan efektivitas organisasi
151. % penyelesaian penyempurnaan struktur organisasi yang baru
152. Jumlah kegiatan internalisasi nilai-nilai budaya perusahaan
153. Skor pemahaman karyawan terhadap visi misi dan nilai-nilai budaya perusahaan
154. Skor komitmen karyawan terhadap visi misi dan nilai-nilai budaya perusahaan
155. Tingkat penerapan nilai-nilai budaya perusahaan

General Affairs, Transportation and Security


156. Jumlah kerusakan fasilitas kantor dalam sebulan
157. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk perbaikan fasilitas kantor
158. Skor nilai kebersihan ruangan kantor dan sarana pendukung
159. Skor kepuasan karyawan terhadap layanan GA
160. % jumlah surat kendaran bermotor yang diproses sesuai jadwal
161. Jumlah insiden kecelakaan mobil kantor
162. Jumlah kerusakan mobil saat dipakai
163. Jumlah keterlambatan layanan transportasi
164. Jumlah insiden pencurian

8
Legal
165. Rata-rata hari penyelesaian kegiatan review dokumen legal
166. Tingkat akurasi penyusunan dokumen legal
167. Jumlah dispute/masalah legal yang terjadi dalam setahun
168. % jumlah dispute yang berhasil diselesaikan sesuai kepentingan perusahaan
169. % jumlah dokumen legal perusahaan yang diproses atau diperpanjang dengan tepat
waktu sesuai dengan ketentuan peraturan
170. Tingkat akurasi arsip dokumen legal

Keuangan dan Akuntansi


171. Jumlah laporan keungan yang terlambat diselesaikan sesuai deadline
172. Jumlah kesalahan input data keuangan
173. Jumlah kesalahan analisa data keuangan
174. Deviasi realisasi budget dibanding rencana (actual vs budget)
175. Rata-rata % bunga pinjaman ke bank
176. Tingkat ketepatan waktu pembayan dan pelaporan pajak
177. Jumlah denda dari kantor pajak
178. % jumlah tagihan yang dibayarkan oleh pelanggan dengan tepat waktu
179. % kesesuaian rencana penggunaan cash bulanan dengan realisasi
180. % jumlah hutang kepada supplier yang dibayarkan dengan tepat waktu
181. Profit margin
182. Eearning Before Interest Tax Depreciation and Amortization (EBITDA)
183. Cash flow to total debt
184. Cash flow adequacy ratio
185. Cash turn over ratio
186. Asset turn over ratio
187. Inventory turn over
188. Liqudity ratio

9
189. Return on investment
190. Return on Asset

Information Technology
191. Rata-rata durasi downtime server IT
192. Frekuensi downtime server IT
193. Jumlah request permintaan perbaikan hardware oleh karyawan
194. Jumlah request permintaan perbaikan software oleh karyawan
195. Rata-rata hari penyelesaian perbaikan hardware
196. Skor kepuasan user (karyawan) terhadap layanan IT
197. % penyelesaian pembuatan aplikasi baru (dibandingkan rencana awal)
198. % penyelesaian implementasi sistem aplikasi baru
199. Jumlah bug yang ditemukan dalam aplikasi baru yang dikembangkan
200. Jumlah cabang yang sistem-nya sudah terkoneksi dengan kantor pusat
201. Jumlah gangguan layanan internet banking
202. Lama gangguan layanan internet banking
203. Jumlah gangguan layanan mobile banking
204. Lama gangguan layanan mobile banking
205. Skor kepuasan nasabah terhadap layanan internet dan mobile banking
206. Jumlah kejadian penyusupan hacker terhadap sistem IT bank

Internal Audit
207. % penyelesaian kegiatan audit dibandingkan dengan rencana
208. % penyelesaian penyusunan laporan audit yang sesuai deadline
209. Jumlah temuan audit major
210. % jumlah temuan audit yang ditindaklanjuti dengan tuntas sesuai jadwal

Purchasing / Procurement
211. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang rutin

10
212. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang non rutin
213. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan barang ATK
214. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan mesin ATM
215. Rata-rata hari yang dibutuhkan untuk pengadaan spare parts ATM
216. Jumlah pembelian produk yang tidak sesuai spesifikasi yang diminta
217. Rata-rata biaya pembelian per produk (dibanding harga pasar)
218. Jumlah kesalahan prosedur pengadaan barang

Gudang Arsip
219. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mencari data arsip nasabah yang diperlukan
220. Jumlah kapasitas gudang (dalam ton) untuk menyimpan data arsip nasabah
221. % jumlah data yang mengalami kerusakan di gudang
222. % jumlah data nasabah yang sudah dipindah ke media digital

Quality Assurance/Quality Management


223. Jumlah biaya yang dikeluarkan karena non conformance (non conformance cost)
224. Jumlah komplain pelanggan karena mutu produk tidak sesuai spek
225. Jumlah temuan audit ISO (temuan minor)
226. Jumlah temuan audit ISO (temuan major)

Corporate Secretary/Secretary
227. Tingkat ketepatan waktu kegiatan RUPS perusahaan
228. Tingkat ketepatan waktu dan akurasi penerbitan laporan tahunan korporat (annual
report)
229. Tingkat akurasi dokumentasi surat menyurat perusahaan
230. Tingkat ketepatan waktu dan akurasi notelensi kegiatan rapat direksi
231. Tingkat akurasi penyusunan agenda kegiatan direksi

11
New Product Development
232. Jumlah produk baru yang diluncurkan dalam setahun
233. Nilai penjualan produk baru dalam 12 bulan sejak peluncuran
234. Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk melakukan peluncuran produk baru – sejak
pemunculan ide, eksperimen, produksi hingga tahapan product launch
235. % jumlah ide produk baru yang diimplementasikan menjadi kenyataan
236. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk baru

Business Development
237. Jumlah pengembangan cabang baru yang dilakukan
238. Jumlah kerjasama dengan mitra bisnis dalam setahun
239. Jumlah pendapatan yang dihasilkan dari kerjasama bisnis
240. Jumlah pelanggan atau klien baru yang diperoleh dari hasil kerjasama bisnis
241. Jumlah cabang yang dibuka di tingkat kota
242. Jumlah pendapatan cabang baru
243. Jumlah pendapatan dari kantor cabang di wilayah Indonesia Timur

Business Improvement
244. Jumlah inisiatif business improvement yang dilakukan dalam setahun
245. % penyelesaian program improvement dibandingkan dengan rencana awal
246. Tingkat produktivitas agen penjualan sebelum dan sesudah pelaksanaan program
improvement
247. Tingkat efisiensi tenaga kerja sebelum dan sesudah pelaksanaan program improvement
248. % penyelesaian pembuatan SOP baru
249. % penyelesaian update atau penyempurnaan SOP
250. Tingkat kepatuhan karyawan terhadap SOP

12