Anda di halaman 1dari 6

KEMENTRIAN AGAMA

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG


FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
NAMA : Huriyatul hajar

NIM : 12212183091

MATA KULIAH : Psikologi umum

DOSEN : Abi Fa’izzarahman Prabawa, M.Pd

1. pengertian Psikologi

A.Whatt: menurut saya, Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari


tentang kejiwaan dan tingkah laku pribadi manusia.

B.Why: menurut saya, mempelajari tentang psikologi supaya kita


dapat berusaha memahami perilaku diri sendiri maupun orang
lain. dan dapat memperlakukan manusia dengan sebaik-
baiknya sehingga berhasil dalam penyesuainnya.

C.When: menurut saya, Psikologi dapat digunakan dalam


berbagai bidang, khususnya pada bidang pendidikan dan
pengajaran. yaitu dalam pendidikan dan pengajaran
persekolahan atau kelembagaan (Formal).

D.Who: menurut saya, objek kajian dari ilmu Psikologi yaitu


perilaku individu yang dimanifestasikan dengan jiwa. jadi,
bukan jiwa dari manusia nya melainkan dari perilakunya.

E.How: menurut saya, penerapan ilmu Psikologi sangat penting


dalam dunia pendidikan, khususnya dalam jurusan kimia.
karena, kita di didik sebagai seorang pendidik untuk
mengajarkan ilmu kepada peserta didik. maka dari itu, perlu
ilmu psikologi untuk mengetahui tentang kejiwaan tiap-tiap
invidu seseorang. ilmu kimia bisa dikatakan sulit bagi sebagian
orang, sehingga ketika kita belajar ilmu Psikologi kita akan
mengetahui pribadi kejiwaan peserta didik kita. jadi, sebagai
KEMENTRIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
seorang pendidik harus mengerti metode yang baik dan mudah
dipahami untuk mengajar peserta didiknya.

2. Teori perkembangan manusia

A. perbedaan perkembangan dan pertumbuhan beserta contoh

1) perkembangan merupakan proses perubahan manusia


menuju kedewasaan seiring dengan berjalannya waktu
dan kehidupan.

contoh: proses perubahan pola berfikir dari ke kanak-


kanakan menjadi pribadi yang dewasa sehingga bisa
berfikir secara logis dan dapat dipertanggung jawabkan
hasil fikirannya.

2) Pertumbuhan merupakan suatu proses pertambahan ukuran


yang bersifat irreversible (tidak dapat balik lagi) dan juga
bersifat kuntitatis (dapat diukur dengan angka)

contoh: Pertumbuhan fisik tubuh bayi menjadi anak-anak


hingga menjadi pribadi yang Dewasa.

B. Teori perkembangan Sosioemosional

Tahapan-tahapan dalam teori sosioemosional:

a) tahap Formal operational, yaitu memberikan kesempatan


bagi peserta didik untuk meningkatkan kemampuan
berpikir untuk menyelesaikan masalah sehingga peserta
didik dapat berfikir dari berfikir secara kongkret bisa
berfikir secara abstrak.

b) tahap concrete operational, yaitu sadar terhadap tingkat


perbedaan berfikir. memberikan kesempatan kepada
siswa untuk menerima informasi dan menghadirkan
kembali dengan cara yang mudah mereka kenal.
KEMENTRIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
selanjutnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk
dapat mempresentasikan kembali informasi yang telah
mereka dapatkan. dan yang terakhir yaitu membantu
untuk meningkatkan keterampilan.

Alasan saya mengingat teori ini yaitu, teori ini


mudah untuk diingat dan dipahami. karena, dalam
teori perkembangan teori sosioemosional ini hanya
terjadi dua pengelompokan tahapan-tahapan yang
berlangsung dalam teori ini.

C. Menurut saya, teori perkembangan moral yang di cetuskan oleh


Lawrence Kohlberg, merupakan teori yang sangat penting. karena
dalam teori tersebut terdapat tingkatan tahapan-tahapan yang
bagus penerapannya pada proses pembelajaran terhadap siswa.

3. Perbedaan teori dan contoh dari tokoh-tokoh mahdzah Behavioral

A. Teori belajar classical conditioning

tokoh yang bependapat mengenai teori ini yaitu Ivan Pavlov

Menurut teori ini yaitu belajar yang menggunakan cara


pembiasaan terhadap anak dan untuk menjadikan suatu kebiasaan
terhadap anak dibutuhkan waktu untuk proses yang berdasarkan
pada pengalaman sehingga menjadi kebiasaan

Contoh: seorang anak dikasih tugas ole gurunya untuk


mengerjakan tugas, tetapi tidak ada yang merespon karena di
anggap tugas itu berat. dan ketika itu seorang guru memberi
hadiah bagi yang mau mengerjakan tugas tersebut dan akhirnya
ada anak yang mau mengerjakannya. sehingga di lain kesempatan
ketika di kasih tugas oleh seorang guru para siswa dapat
mengerjakan tugas tnpa diberi hadiah karena sudah menjadi suatu
kebiasaan.
KEMENTRIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
B. Teori belajar operant conditioning

Tokoh yang berpendapat mengenai hal ini yaitu B.F Skinner

Menurut teori ini, belajar merupakan proses perubahan tingkah


laku sebagai akibat dari konsekuensi yang menyertai tingkah laku
tersebut, yang menyertai tingkah laku tersebut menentukan masa
depan tingkah laku tersebut dipertahankan atau malah memudar.
dan teori ini tidak terikat waktu yang konsekuensi nya ada pada
diri sendiri pribadi seseorang tersebut.

Contoh: ada seorang siswa yang mendapatkan nilai yang


bagus pada saat ujian, maka setelah ujian tersebut siswa tersebut
akan belajar lebih rajin karena dia tahu bahwa hasil dari belajar
dia mendapatkan nilai yang bagus.

C. Teori belajar observation learning

Tokoh yang berpendapat mengenai teori ini yaitu Albert Bandura

Menurut teori ini, belajar merupakan proses perubahan dalam


struktur mental individu/proses memodifikasi perilaku individu
sebagai hasil dari mengamati perilaku orang lain/ meniru gaya
belajar dari orang lain yang bagus.

Contoh: Ketika ujian matkul Psikologi umum Rina dapat


menjawab pertanyaan yang baik dan benar sehingga mendapatkan
pin plus dari dosen, melihat Rina dapat mendapatkan nilai yang
bagus, maka Tina akan berusaha mengikuti cara Rina belajar
hingga dia mendapatkan nilai plus dari dosen.

4. Salah seorang siswa memiliki kebiasaan membaca buku dan tidak


banyak aktif dalam diskusi, siswa tersebut menjalin pertemanan dengan
seorang saja, dan jika diajakl berbicara hanya memberikan jawaban
seperlunya saja
KEMENTRIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
A. Karakter yang sesuai dengan permasalahan tersebut menurut saya
yaitu kepribadian sifat (thrait theory). karena teori ini disebabkan
oleh kondisi kognitif internal yang meliputi: kebiasaan dan
kemampuan, kepercayaan, sikap dan nilai.

B. Menurut saya, cara melatih agar siswa tersebut mengembangkan


potensinya yaitu dengan cara mengadakan bimbingan secara
khusus, dan berusaha senantiasa untuk selalu memotivasi dia
supaya bisa public speaking sesuai potensi yang ia milikinya.

C. proses asimilasi merupakan proses penyesuaian pengetahuan baru


dengan struktur kognitif yang sudah ada. sehingga kita sebagai
pengarah (guru) yang berperan sebagai scaffolding, maka kita
harus dapat menyesuaikan pengetahuan baru tersebut pada
struktur kognitif siswa yang sudah ada sehingga siswa tersebut
dapat public speaking.

proses akomodasi merupakan penyesuaian struktur kognitif siswa


dengan pengetahuan baru. sehingga kita yang memegang peran
sebagai scaffolding, maka kita harus dapat mengarahkan siswa
untuk dapat menyesuaikan kognitif siswa tersebut pada
pengetahuan barunya sehingga siswa tersebut dapat public
speaking.

proses equilibrasi merupakan penyeimbangan mental setelah


terjadi proses asimilasi dan akomodasi. maka, peran kita yang
memegang peranan sebagai scaffolding kita harus bisa
menyeimbangkan mental siswa tersebut dengan cara melatih
kekuatan mentalnya setelah berlangsungnya proses asimilasi dan
akomodasi tersebut, sehingga siswa tersebut dapat melakukan
public speaking.

5. Kritik berkenaan dengan perkuliahan psikologi umum berdasarkan teori


belajar dan perkembangan
KEMENTRIAN AGAMA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TULUNGAGUNG
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Jl. Mayor Sujadi 46 Telp.(0355)321656 Tulungagung 6621
Website: ftik.iain-tulungagung.ac.id E-mail: ftik_iaintulungagung@yahoo.co.id
A. Teori belajar yang digunakan dalam perkuliahan yaitu teori dari
Vygotsky yaitu dengan konsep belajar yang menekankan pada
interaksi siswa dengan lingkungan sosial, dengan begitu siswa
secara aktif akan meciptakan pengetahuannya sendiri.

karena teori ini dapat membuat para siswa lebih aktif sehingga
dapat menciptakan pengetahuan dan metode baru bagi siswa
tersebut.

B. Dampak pembelajaran dari teori Vygotsky ini dapat mempengaruhi


peran kognisi siswa yang dapat membuat siswa tersebut dapat
berfikir sendiri dan dapat memperoleh penerapan dari hasil
berfikirnya yang diperoleh tersebut.

C. Kritik: menurut saya model perkuliahan dari mata kuliah Psikologi


umum ini cukup memadahi, sehingga dapat membuat para
mahasiswa dapat menerima materi tersebut, namun sayangnya
terkadang fasilitas dan prasarana dalam perkuliahan ini kurang
memadai.

Saran: menurut saya pembelajaran perkuliahan Psikologi umum


untuk mnerapkan semua teori tentang pembelajaran. jadi terasa asik
dan nyaman bagi mahasiswa jika setiap pertemuan, metode
pembelajaran itu berbeda. uaitu dengan menggunakan prinsip dari
teori-teori yang sudah diajarkan.