Anda di halaman 1dari 9

PRAKTIKUM V

UJI SANITASI LINGKUNGAN

LATAR BELAKANG

Lingkungan merupakan tempat semua makhluk hidup bernaung, tumbuh dan


beraktifitas mulai dari makhluk hidup tingkat rendah samapai tingkat tinggi, dari yang bersel
tunggal (unisel) sampai kepada yang bersel banyak (multisel). Mikroorganisme merupakan
salah satu dari makhluk hidup yang menempati lingkungan dalam segala aktivitasnya
walaupun tidak dapat terlihat dalam bentuk sel tunggalnya tetapi dapat di lihat dalam bentuk
koloninya (populasinya) dengan mata telanjang. Mikroorganisme tersebut dapat menempati
berbagai tempat dan media seperti udara, air, tanah, permukaan tubuh, sampai ke dalam
organ tubuh makhluk hidup dapat di tempati oleh mikroorganisme sepanjang tempat-tempat
tersebut sesuai dengan kebutuhan hidupnya. Kontaminasi mikroorganisme dapat terjadi setiap
saat yang terkadang tidak disertai keberadaannya. Oleh karena itu, uji sanitasi lingkungan
sangat perlu di ketahui terutama bagi mereka yang akan bekerja dalam bidang mikrobiologi
atau pengolahan bahan makanan atau industri. Berdasarkan hal tersebut di atas maka
dilaksanakanlah percobaan tersebut untuk mengetahui uji sanitasi lingkungan mengenai cara
uji kontaminasi udara, tangan, serta kebersihan alat laboratorium.

TUJUAN : Mahasiswa mengenal dan memahami mengenai pentingnya sanitasi


lingkungan dan keberadaan mikroorganisme pada lingkungan.

ALAT :

1. Kertas label

2. Kertas pembungkus/aluminium foil

BAHAN :

1. Kertas label

2. Media NA cawan petri

3. Media PDA pada cawan petri


CARA KERJA :

UJI SANITASI UDARA RUANGAN

1. Siapkan media NA dan PDA yang telah dibuat pada praktikum III
2. Buka penutup cawan petri, biarkan media terpapar udara di ruang labolatorium
slama 30 menit.
3. Tutup kembali media,bungkus, letakkan secara terbalik, dan inkubasi pada suhu
ruangan, biarkan selama 2-3 hari lalu amati.

UJI SANITASI UDARA MULUT

1. Siapkan media NA dan PDA yang telah dibuat pada praktikum III.
2. Buka penutup cawan petri.
3. Menghembuskan nafas kea rah cawan petri selama beberapakali.
4. Tutup kembali media, bungkus, letakkan secara terbalik, dan inkubasi paa suhu
uang, biarkan selama 2-3 hari lalu amati.

UJI SANITASI RAMBUT

1. Siapkan media NA dan PDA yan telah dibuat pada praktikum III.
2. Buka penutup cawan petri, ambil sampel rambut dan letakkan pada medi.
3. Tutup kembali media, bungkus, letakkan secara terbalik, dan iknkubasi pada suhu
ruang, biarkan selama 2-3 hari lalu amati.

UJI SANITASI KULIT

1. Siapkan media NA dan PDA yang telah dibuat pada praktikum III.
2. Gosokkan swap pada kulit permukaan tangan.
3. Goreskan swap pada cawan petri dan metode zig zag.
4. Tutup kembali media, bungkus, letakkan secara terbalik, inkubasi pada suhu
ruangan, dan biarkan selama 2-3 hari lalu amati.
HASIL DAN PEMBAHASAN

UJI SANITASI UDARA RUANGAN (NA)

( diamati sampai 3 hari )

GAMBAR HASIL PENGAMATAN


Hari ke-1
Pada hari pertama sudah mulai
terlihat ada jamur yang
berwarna putih susu muncul
pada sempel yang dibiarkan
terpapar udara, sedangkan pada
sempel yang ditutup belum
terlihat adanya jamur.
Hari ke-2
Pada hari kedua sempel tertutup
juga sudah berjamur dengan
warna putih susu, dan pada
sempel yang terbuka jamur
semakin banyak yang muncul.

Hari ke-3
Pada hari ketiga sample terbuka
sudah mulai muncul jamur
dengan warna lainya yaitu
kuning pucat, dan putih tulang
sedangkan sample tertutup
jamur berwarna putih susu dan
kuning pucat.
UJI SANITASI UDARA MULUT (NA)

( di amati sampai 3 hari )

GAMBAR HASIL PENGAMATAN


Hari ke-1
Pada hari pertama sempel yang
terkena udara mulut sudah muncul
jamur berwarna putih susu, sedangkan
semple yang tertutup belum ada jamur
yang muncul.

Hari ke-2
Pada hari kedua semple sudah mulai
berjamur, pada sempel tertutup sudah
mulai ada jamur berwarna putih susu
yang muncul namun masih sedikit,
tidak sebanyak sempel udara mulut,
pada sample ini jamur masih berwarna
putih susu saja.
Hari ke-3
Pada hari ketiga jamur semakin
banyak pada setiap sample, pada
sample udara mulut sudah terdapat dua
warna jamur, kuning kecoklatan dan
putih tulang. Pada sample tertutup juga
terdapat jamur kuning kecoklatan tapi
tidak sebanyak sample udara mulut.
UJI SANITASI RAMBUT (PDA)

( diamati sampai 3 hari )

GAMBAR HASIL PENGAMATAN

Hari ke-1
Pada hari pertama kedua sample
belum ada jamur yang terlihat

Hari ke-2 Pada hari kedua sampel tertutup


sudah mucul jamur berwarna putih
tulang dengan jumlah jamur yang
muncul di bebrapa tempat, pada
sample berrambut jamur sudah
tidak bias di hitung lagi karena
jumlahnya yg hampir menutupi
sample.
Hari ke-3
Pada hari ketiga jumlah jamur pada
sample tertutup sudah hampir
menutupi sample dengan warna
putih kecoklatan, dan pada sample
kedua sudah tidak dapat dilihat lagi
permukaanya dengan jenis jamur
yang sama.
UJI SANITASI KULIT (PDA)

( diamati sampai 3 hari )

GAMBAR HASIL PENGAMATAN


Hari ke-1
Pada percobaan dengan kulit di
hari pertama dikedua sample
sudah mulai tumbuh jamur warna
putih tulang tapi belum terlalu
terlihat

Hari ke-2
Pada hari kedua jumlah jamur
sudah tidak terhingga karena
hampir seluruh bagian dari sample
ditutupi oleh jamur, jika di
perhatikan jumlah jamur pada
sample tertutup lebih banyak di
banding sample yang diberi kulit.
Hari ke-3 Pada hari ketiga kedua sample
sudah tertutup oleh jamur dengan
warna putih tulang dan jika
diperhatiakanlagi seluruh bagian
sample tertutup sudah penuh
dengan jamur sedang kan sample
tertutup belum seluruh bagianya
terrtutup.

PEMBAHASAN

Pembahasan Lingkungan merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya makhluk hidup,


baik organisme tingkat rendah maupun tingkat tinggi, uniseluler ataupun multiseluler.
Mikroorganisme uniseluler dapat berada dalam air, udara, tanah bahkan pada tangan yang
telah dibersihkan dengan sabun antiseptik pun masih ditempati oleh mikroorganisme tersebut.
Pada percobaan ini akan dilakukan pengujian sanitasi lingkungan yang bertujuan untuk
mengetahui kandungan/jumlah mikroorganisme yang terdapat di berbagai tempat dan
medium. Uji sanitasi lingkungan adalah pengujian atau metode yang digunakan untuk
mengamati tingkat pertumbuhan mikroba yang ada pada sekitar lingkungan. Percobaan ini di
lakukan dengan menggunakan beberapa sampel yaitu mikroba yang di ambil pada udara
bebas di dalam laboratorium, udara dalam mulut, lipatan kulit manusia, dan rambut.

Medium yang digunakan pada percobaan ini yaitu medium NA (Nutrient Agar), medium
PDA (Potato Dextrose Agar). Medium yang akan digunakan, sebelumnya dipanaskan dengan
hotplate sekitar ± 15 menit untuk mengencerkan dan mensterilkan medium. Medium
kemudian dituang kedalam cawan petri yang sebelumnya telah difiksasi, penuangan medium
dilakukan dengan steril diatas nyala api bunsen dan tidak boleh banyak bicara untuk
menghindari masuknya mikroba mulut dan mikroba dari udara disekitarnya. Medium
kemudian dibiarkan hingga padat agar tidak rusak ketika digunakan untuk menguji sanitasi
lingkungan.

KESIMPULAN

Dari hasil pengamatan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan yaitu sebagai berikut:

a. Uji sanitasi lingkungan adalah pengujian atau metode yang digunakan untuk mengamati
tingkat pertumbuhan yang ada pada sekitar lingkungan.
b. Jenis mikroba yang tumbuh pada NA yaitu bakteri yang bentuknya coccus dan bacillus
yang berwarna putih susu dan putih kecokelataan. Dimana jumlah koloni bakterinya
semakin bertambah. Sedangkan pada PDA yang tumbuh adalah kapang yang berwarna
putih tulang, bentuk morfologinya bulat dan memanjang serta terdapat hifa. Dimana
jumlah koloninya semakin bertambah.
c. Faktor lingkungan sangat penting dalam usaha pengendalian kegiatan mikroba baik
untuk kepentingan proses maupun pengendalian.

Pada percobaan ini dapat di simpulkan bahwa bakteri, kuman, virus dan pathogen dapat
hidup dimana saja di udara, tanah, air, bahkan tubuh manusia. Dari percobaan diatas kita
dapat mengetahui bahwa mencuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan tempat saja
belum cukup untuk meng hilangkan bakteri dan kuman apa lagi bakteri dan kuman tak bias
kita lihat dengan mata saja maka sangat susah untuk mengetahui apakah tempat atau benda-
benda disekitar kita bersih dari kuman dan bakteri.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.slideshare.net/Rukmana3reza/laporan-mikrobiologi-sanitasi-lingkungan
https://firebiology07.wordpress.com/2009/04/19/uji-sanitasi-lingkungan/
http://disachem.blogspot.co.id/2012/04/laporan-mikrobiologi-uji-sanitasi.html
http://mimetakamine.blogspot.co.id/2012/11/uji-sanitasi-lingkungan.html
LAMPIRAN