Anda di halaman 1dari 11

INSTRUMEN MONITORING DAN EVALUASI

PELAKSANAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL


PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL TAHAP 1
LPMP SUMATERA BARAT TAHUN 2017

Tujuan dari instrumen ini untuk melihat sebaik mana pelaksanaan pengembangan sekolah model penjaminan mutu
pendidikan dasar dan menengah dalam menerapkan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal
1. Satuan Pendidikan
2. NPSN
3. Kecamatan
4. Kabupaten/Kota
5. Provinsi Sumatera Barat

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
LPMP SUMATERA BARAT
TAHUN 2017

Petunjuk Pengisian Instrumen:


1. Berilah angka satu (1) jika kegiatan sudah dilaksanakan dan nol (0) jika kegiatan belum dilaksanakan pada kolom yang tersedia.
2. Jika satu kegiatan mempunyai uraian sub kegiatan atau komponen maka nilai setiap sub kegiatan atau komponen adalah jumlah
perolehan nilai dibagi jumlah maksimal sub kegiatan atau komponen dikalikan satu.

A. PERSIAPAN
Indikator :
 Sekolah dapat menindaklanjuti hasil yang didapatkan selama Bimtek SPMI

No Uraian kegiatan
Belum Sudah Alasan (Jika Belum)
1 Melakukan reviu terhadap pemahaman terkait SPMI
2 Mengidentifikasi tahapan RTL pasca bimtek yang dibuat sekolah;
 Pembentukan TPMPS
 Sosialisasi SPMI
 EDS
 Perencanaan pemenuhan mutu
 Pelaksanaan pemenuhan mutu
 Evaluasi / monev pemenuhan mutu
Nilai akhir untuk nomor dua
3 Sekolah menyusun rencana kerja apa yang akan dilakukan, siapa, dan
bagaimana melakukannya yang merujuk kepada RTL
4 Sekolah membuat komitmen terhadap pelaksanaan RTL
Jumlah Nilai
Nilai Akhir ( Jumlah nilai: jumlah skor maksimal x 100% : 4)
Prediket : Sangat Baik = 90% sd 100 % Baik= 80% sd 89%
Cukup Baik = 70 sd 79% Kurang baik= ≤ 69 %
Luaran

No Jenis Deskripsi
1 Lembar refleksi terhadap hasil pelatihan

2 RTL yang telah direviu

Rekomendasi
Indikator:

 Sekolah melakukan pembentukan TPMPS untuk mengawal SPMI

No Uraian kegiatan
Belum Sudah Alasan (Jika Belum)
1 Mensosialisasikan perlunya organisasi yang mengawal SPMI
2 Membentuk TPMPS;
 Keanggotaan dari tim terdiri dari kepsek, guru, tenaga
kependidikan, komite
 Struktur organisasi terdiri dari ketua tim pengembang sekolah
dan evaluator internal
Nilai untuk nomor 2
3 Menetapkan tugas tim :
 Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu
 Melaksanakan pemetaan mutu pendidikan berdasarkan data
mutu pendidikan
 Menyusun rekomendasi strategi pemenuhan mutu
Nilai untuk nomor 3
4 Penyediaan sumber daya untuk keberlangsungan tim
Membahas kendala , masalah, dan solusi yang timbul dari kegiatan
pembentukan TPMPS
Melakukan reviu terkait bagaimana keterlibatan TPMPS dalam
pelaksanaan SPMI dan koordinasi pendampingan
Nilai untuk nomor 4
Jumlah Nilai
Nilai Akhir ( Jumlah nilai: jumlah skor maksimal x 100% : 4)
Prediket : Sangat Baik = 90% sd 100 % Baik= 80% sd 89%
Cukup Baik = 70 sd 79% Kurang baik= ≤ 69 %
Luaran

No Jenis Deskripsi
1 SK Pembentukan TPMPS

2 Struktur organsasi TPMPS

3 Jurnal kegiatan TPMPS

Rekomendasi
B. Pelaksanaan Sosialisasi SPMI

Indikator

 Sekolah mensosialisasikan SPMI kepada pemangku kepentingan

No Uraian kegiatan
Belum Sudah Alasan (Jika Belum)
1 Melaksanakan sosialisasi SPMI
2 Sosialisasi diikuti peserta yang terdiri dari;
 Kepsek/wakil kepala sekolah
 Seluruh guru dan tenaga kependidikan
 Pengawas sekolah
 Pejabat Pemda
 Orang tua siswa
 Komite sekolah
 Dunia usaha dan dunia Industri
 Tokoh masayarakat dan tokoh agama
Nilai nomor 2
3 Melakukan reviu dan refleksi pelaksanaan sosialisasi SPMI terkait
kendala, masalah, solusi, manfaat serta tanggapan pemangku
kepentingan kegiatan yang terlibat terhadap pelaksanaan SPMI
4 Menerima masukan dan saran terhadap hasil pelaksanaan sosialisasi
SPMI oleh sekolah kepada pemangku kepentingan sekolah
5 Memperbarui rencana tindak lanjut (jika diperlukan) yang telah
disusun pada kegiatan pendampingan sebelumnya
Jumlah Nilai
Nilai Akhir ( Jumlah nilai: jumlah skor maksimal x 100% : 5)
Prediket : Sangat Baik = 90% sd 100 % Baik= 80% sd 89%
Cukup Baik = 70 sd 79% Kurang baik= ≤ 69 %
Luaran

No Jenis Deskripsi
1 Dokumentasi pelaksanaan sosialisasi

2 Lembar refleksi pelaksanaan sosialisasi

3 Rencana Tindak Lanjut

Rekomendasi
C. Pemetaan Mutu
Indikator
 Sekolah terampil melakukan EDS dan memiliki profil mutu berdasarkan SNP
 Sekolah terampil membuat analisis SWOT
 Sekolah mampu mengidentifikasi akar permasalahan dalam pemenuhan SNP
No Uraian kegiatan
Belum Sudah Alasan (Jika Belum)
1 Merefleksi pemahaman sekolah terkait tujuan EDS dan kegunaan
profil mutu sekolah
2 Menggali pemahaman terhadap indikator—indikator dalam SNP
3 Mengidentifikasi indikator mutu berdasarkan SNP
4 Membahas kendala, masalah, dan solusi dalam mengidentifikasi
indikator SNP
5 Menyusun atau memilih instrumen EDS yang sesuai dengan
Indikator dalam SNP yang telah ditentukan sebelumnya
6 Menggunakan sumber data EDS yang tepat
7 Memilih teknik pengumpulan data EDS yang tepat
8 Menyusun gambaran kondisi sekolah sesuai indikator dan data yang
terkumpul
9 Melakukan analisis SWOT
10 Membahas hasil analisis SWOT dan interpretasinya
12 Mengidentifikasi masalah yang muncul dari analisis SWOT
13 Mengidentifikasi akar permasalahan dari setiap masalah utama
yang ditemukan
14 Menyusun dokumen hasil pemetaan mutu
Jumlah Nilai
Nilai Akhir ( Jumlah nilai: jumlah skor maksimal x 100% : 14)
Prediket : Sangat Baik = 90% sd 100 % Baik= 80% sd 89%
Cukup Baik = 70 sd 79% Kurang baik= ≤ 69 %
Luaran

No Jenis Deskripsi
1 Indikator Mutu

2 Kondisi mutu sekolah

3 Kekuatan, kelemahan, peluang dan


ancaman

Rekomendasi
D. Penyusunan Rencana Pemenuhan Mutu

Indikator

 Sekolah dapat menindaklanjuti hasil EDS untuk pemenuhan SNP


 Sekolah terampil melakukan perencanaan untuk mengatasi permasalahn sesuai dengan skala prioritas

No Uraian kegiatan
Belum Sudah Alasan (Jika Belum)
1 Menyusun skala prioritas permasalahan yang akan diselesaikan
2 Merencanakan program dan kegiatan yang relevan untuk menyelesaikan
permasalahan.
3 Menentukan indikator keberhasilan program dan kegiatan yang
direncanakan sekolah
4 Mendampingi sekolah dalam menetapkan target output setiap program dan
kegiatan yang direncanakan sekolah.
5 Meengidentifikasi penanggung jawab, sasaran, dan pihak yang terlibat
dalam setiap kegiatan
6 Melakukan kajian RKAS yang ada di sekolah berdasarkan hasil pemetaan
dan perencanaan.
7 Membahas dan mengidentifiasi revisi program dan/atau kegiatan dalam
RKAS yang sudah ada
8 Melakukan revisi RKAS atau menginventaris kegiatan untuk penyusunan
RKAS tahun mendatang.
9 Membahas kendala, permasalahan, dan solusi dalam melakukan
perencanaan pemenuhan mutu.
10 Meminta sekolah menyusun dokumen perencanaan berdasarkan
kesepakatan selama kegiatan ini
Jumlah Nilai
Nilai Akhir ( Jumlah nilai: jumlah skor maksimal x 100% : 10)
Prediket : Sangat Baik = 90% sd 100 % Baik= 80% sd 89%
Cukup Baik = 70 sd 79% Kurang baik= ≤ 69 %
Luaran

No Jenis Deskripsi
1 Dokumen rencana pemenuhan mutu
(program, kegiatan, penanggung jawab,
indikator keberhasilan, pihak yang terlibat

2 Dokumen tindak lanjut evaluasi pelaksanaan

Rekomendasi

E. Pelaksanaan Pemenuhan Mutu