Anda di halaman 1dari 18

1

SABOTASE KRIMINALISASI DAN REKAYASA KASUS


MASYARAKAT BANYUASIN MENGGUGAT MBM

BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID 03 OKTOBER 2018


Nomor Lapor : ​0011/MBM.WR/lX/2018
Lampiran : Terlampir
Perihal : Mohon Untuk Ditindak Secara Hukum.

Kepada Yth :
Kapolri : Jenderal Polisi Tito Karnavian.
Kabareskrim Mabes Polri : Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.si.
Div Propam Mabes Polri : Irjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Di -

MABES POLRI

Dengan Hormat,
Sebelum kami menyampai kan perihal surat di atas. perkenankan lah kami menyampai kan ucapan selamat
menjalankan aktifitas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada
Bapak/Ibuk Aparat Penegak Hukum di Bangsa Indonesia Raya ini Dimana pun berada beserta seluruh keluarga
tercintanya, Amin.

Ada ​adagium yang sangat terkenal dalam hukum pidana iaitu,”lebih baik membebaskan seribu orang bersalah
daripada menghukum satu orang yang benar”. ​adagium ini mensyaratkan bahawa ketika satu orang benar atau tidak
bersalah dijatuhi hukuman, maka ​Runtuhlah Hukum Itu.

Atas dasar hukum UUD,45 dan Pancasila konsep ​adagium ini terlahir dan dasar ini lah saya mewakili Masyarakat
Banyuasin Menggugat (MBM) menyampaikan sekelumit kecil masalah yang ada di tengah masyarakat kami
masala-masala ini selalu terjadi didalam keseharian kehidupan berbangsah dan bernegara di Kabupaten Banyuasin
Sumatera Selatan ini.

Makah Dengan Nama Allah Tuhan Penguasa Segala Alam. Kami ​MEDIA TRIBUNUS.CO.ID BIRO SUMSEL
Menyampaikan perihal yang sangat prinsip dan penting mengingat dampak dari yang selama ini terjadi di tengah
masyarakat kami khususnya di Kabupaten Banyuasin sumsel membuat kami masyarakat ini sudah sangat tidak
percaya lagi pada yang namanya Polisi pelindung, pengayom dan melayani masyarakat yang kenyataannya polisi
sebaliknya”,Itulah fakta sesungguhnya. Dengan adanya kejadian ini kami meyakinkan diri pada tugas dan tanggung
jawab seorang Polisi sebagaimana disebutkan di dalam UU No 2 Tahun 2002 bahwa Polisi suatu Institusi Penegak
hukum yang menjaga ketertiban Umum dan keamanan bangsah dan negara republik Indonesia.

Atas rasa kemanusiaan dan menjunjung tinggi HAM sebagai Panglima hukum di seluruh bangsa saya rasa sangat lah
nyolok perilaku aparat penegak hukum dalam hal ini Oknum Polres Banyuasin yang seharusnya memberikan contoh
dan suri tauladan yang baik dan menciptakan kondusifitas ketentraman, kedamaian di tengah-tengah masyarakat
bukan malah sebaliknya bahkan berpotensi sebagai promotor terjadinya konflik antar sesama warga seperti kasus ini
seorang security Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit. Bernama ​Nanang Hermawan alias Mawan beralamat di
desa banjar sari air senda RT.03 dusun 02 Blok D kecamatan pulau rimau kabupaten banyuasin sumsel. yang saat ini
2

ditahan di Polres Banyuasin dengan tuduhan dan sangkaan Pengeroyokan Pasal 170 Lebih lengkapnya baca berita
dibawa ini :
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
https://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/peraturan-kepala-kepolisian-ri-no.html?m=1
Bahkan keterangan dari keempat saksi yang dimintai keterangan mengenai kasus ini pun menjelaskan bahwa
penyidik Polres Banyuasin menanyakan yang ​bersifat memberat kan Nanang Hermawan Padahal saya dan
kami walaupun tidak ditanyakan oleh penyidik Pidum Polres Banyuasin, tetap saya jelaskan Kronologis kejadian
tutur Beni salah satu saksi mata kejadian, ​tribunus.co.id​​ : lalu apa-apa saja yang ditanya penyidik"

Jawab Beni : Penyidik menanyakan ‘Memang benar kamu melihat saudara Nanang Hermawan memukul kepala
saudara Jaka menggunakan gagang senjata.. Beni.,Benar Pak jelas beni pada ​tribunus.co.id seputar itu2 saja yang
ditanyakan oleh penyidik Pidum Polres Padahal itu terjadi karena Kak Mawan membela diri dan menyelamatkan
keluarganya dari tindakan brutal jaka menodong-nodongkan senjata api di rumahnya beralamat di desa banjar sari
Air Senda RT.03 dusun 02 Blok D kecamatan pulau rimau kabupaten banyuasin sumsel, jelas beni kepada
tribunus.co.id. Seperti yang dikutip dalam berita tersebut :
http://www.tribunus.co.id/2018/09/ontslag-van-rechtsvervolging-empat.html?m=1

Sejumlah Teori Mengatakan :


Subject ​Leadership Kepemimpinan adalah inti dari manajemen sedangkan pembuatan keputusan adalah fungsi
utama seorang manajer atau administrator Namun, karena terjadi krisis kepemimpinan ​Misleadership dan
Mismanagement di mana-mana, sangat beralasan untuk mengajukan dugaan “ada sesuatu yang salah” pada
praktik dan teori kepemimpinan. Sesuatu ini bisa saja definisi, konsep, teori, bahkan paradigma. Jika “ya”, adakah
sesuatu yang lain (baru) yang dapat diajukan sebagai alternatif? Penelitian ini mengkaji aspek praktis maupun
teoritis dari kepemimpinan dengan pendekatan kualitatif. Fenomena organisasi dalam kehidupan masyarakat
manusia merupakan suatu keniscayaan yang dapat dijumpai dalam berbagai kebudayaan dan peradaban. Bahkan,
“masyarakat kita, dalam abad ini, telah menjadi masyarakat organisasi ​Society of Organizations.

Beberapa orang Security menjelaskan pada tribunus.co.id petisi.co “Kita nilai AR. Siregar berpotensi main belakang
yang suda mengakibatkan, kerugian secara material pihak perusahaan, dengan tujuan memperkaya diri dengan
mengorbankan orang orang yang dianggap merintanginya jelasnya. Lanjut security, Bukti nyata AR.Siregar
melindungi pelaku pencurian bibit kelapa sawit milik PT MAR yang suda berhasil ditangkap oleh security pada saat
pelaku sedang membawa bibit kelapa sawit tersebut ke suatu perkebunan milik seseorang yang berhubungan dekat
dan juga salah satu karyawan atau mitra PT.MAR yang di tunjuk olehnya. Pencurian bibit kelapa sawit jaka bersama
kedua orang temannya warga desa meranti Kec,suak tapeh banyuasin, ditangkap security Nanang Hermawan
PT.MAR Air Senda Kecamatan Pulau Rimau berbuntut dengan pelaku pencuri bibit kelapa sawit tersebut, Jaka dan
Bendi mendatangi Mawan kerumahnya.

Dipergoinya Malam jumat jam 12.20 wib Tanggal 07 September 2018 pada saat pelaku bernama jaka umbaran,
Muhammad Bendi, dan Mulazim. Menggunakan mobil grand max warna putih bawa bibit sawit sebanyak lebih
kurang 21 batang ditangkapnya di jalan kandang ayam, dengan posisi mobil yang dikendarainya ngebut dan kami
yang menyaksikan tersebut Rikarandi, Rudi,dan Marlina. berhasil ditangkap Basah di sebelah warung makan. desa
meranti.tegasnya.

Dengan itikad yang jahat dengan mengguna sepucuk senjata api FN Jaka dan Bendi siangnya mendatangi ruma
Nanang Hermawan dengan bertujuan jahat jaka menodong-nodong kan senjata api yang dibawanya, Anak Istri
mawan berteriak istri hingga mawan terpaksa melakukan pembelaan dengan cara merebut senjata api yang di
todong-todong kan Jaka pada dirinya dan cik mit teman securitynya yang kebenaran ada di rumahnya alah hasil
senjata api milik jaka berhasil Mawan rebut jaka semakin membabi buta dengan terpaksa Mawan memukul kepala
jaka memakai gagang senjata milik jaka yang direbutnya. Seharusnya pihak perusahaan memberi penghargaan
setinggi-tingginya dan apresiasi pada Mawan, namun kenapa yang terjadi sebaliknya..!! Ada apa dengan AR. Siregar
tidak mengakui Bibit yang di curi oleh Jaka bersama kedua temannya tersebut Bibit kelapa sawit milik PT.MAR..??
3

Bibit kelapa sawit yang dicuri jaka umbaran, Muhammad Bendi, dan Mulazim​.
Diduga Oknum Penyidik Pidum Polres Banyuasin suda melakukan dan melanggar Kode Etik dan Maladministrasi.
Karena dari proses penangkapan Nanang Hermawan ditangkap Satuan reskrim Polres Banyuasin tanpa pemanggilan
saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut dan pada saat di tangkap anggota polres mengatakan Kamu kami tangkap
atas dasar kasus kamu pada tahun 2013 lalu kamu sudah melakukan penganiayaan pada seorang warga desa meranti
kec, Suak Tapeh bernama Awik. Terang mawan padahal kasus tersebut sudah ditarik oleh saudara awik laporannya di
Polres itu kutif tribunus.co.id biro sumsel.

Surat Kesepakatan Damai Nanang Hermawan,dan Marsis dengan Amran Zawawi Tertanggal 22 Desember 2016.
Tertulis Untuk pencabutan perkara di polres Banyuasin Amran Zawawi​.

Setelah berhasil mawan dibawa ke Polres penyidik pidum memproses kasus atau pasal pengeroyokan 170 yang
dilaporkan oleh saudara Jaka Umbaran Bernomor Lapor : ​LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN​.
4

Sehingga Sampai dengan tahapan penyidikan diduga Pihak penyidik pidum polres banyuasin tidak sesuai dengan
asas-asas hukum yang berlaku sesuai dengan Peraturan Kepala Kepolisian RI No 12 Tahun 2009. sehingga tindakan
hukum yang disangkakan dan diberlakukan bertentangan dengan Konstitusi Negara Republik Indonesia seperti yang
tertuang didalam Pembukaan ​UUD,45​​ dan ​PANCASILA​​.
Tanpa pemanggilan saksi saksi dan olah TKP Polres banyuasin suda melakukan penangkapan pada terlapor dengan
kasus Pasal 170 KUHP berdasarkan keterangan Pelapor Jaka Umbaran.
Bernomor Lapor : ​LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN
https://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/peraturan-kepala-kepolisian-ri-no.html?m=1 Instruksi Kementerian
Hukum dan Ham
http://www.tribunus.co.id/2018/09/instruksi-kementerian-hukum-dan-ham.html Suda terjadi Maladministrasi
dilakukan Oleh Oknum Polres Banyuasin Diduga menerima suap.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/bentuk-bentuk-maladministrasi.html?m=1
Aturan Perilaku Bagi Aparat Penegak Hukum
http://www.tribunus.co.id/2018/09/aturan-perilaku-bagi-aparat-penegak.html?m=1
Polisi itu milik rakyat bukan milik perusahaan : Kami yang beri gaji kamu karena kami juga kamu
diberi jabatan, tapi kenapa kau hianati kami rakyat yang kecil ini Bapak Polisi”
Dari Informasi Pihak kepolisian dan Kejaksaan Saudara Nanang Hermawan Oknum Pimpinan PT MAR lah yang
ingin memenjarakan dirinya. Apa Alasan Oknum Pimpinan Perusahaan JM PT MAR AR.Siregar Menginginkan
Nanang Hermawan Di Penjara ?? Lalu dimana tanggung jawab pihak perusahaan dalam hal ini PT MAR Padahal
Nanang Hermawan sudah Mati-matian mempertahankan harta benda perusahaan bukanya mendapat Apresiasi
malah dijebloskan di dalam penjara oleh diduga Oknum JM PT MAR AR. Siregar..???
Sebagai negara hukum Kepolisian dalam hal ini Polres Banyuasin Sumsel memproses Kasus Saudara Nanang
Hermawan Seorang Security PT MAR Air Senda yang saat ini ditahan atau dijadikan Tersangka oleh karena
melindungi dirinya beserta Keluarganya dari ancaman beberapa orang yang bersenjata api otomatis FN berencana
untuk kejahatan (membunuh dirinya) dirumahnya sendiri..Nanang Hermawan terpaksa melakukan Penganiayaan
seperti yang dituangkan di dalam Pasal 170 KUHP. Sesuai dengan laporan Awal pelapor Jaka Umbaran. Bernomor
Lapor : ​LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN.
Dalam perkara pengeroyokan /170 KUHP Interpretasi Pada kasus ini ditinjau dari sistem yuridis tidak melengkapi
syarat suatu perkara yang Substansial yuridis masalah tersebut pijakan hukumnya Pasal 49 ayat 1 ayat 2 dan Pasal 51
ayat 2 KUHP.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
https://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/sabotase-kriminalisasi-dan-rekayasa.html
http://petisi.co/security-pt-mar-demo-tuntut-ar-siregar-mundur/
Latar Belakang Masalah :
Malam jumat jam 12.20 wib tanggal 7 September 2018 dipergoki pelaku bernama jaka umbaran, Muhammad Bendi,
dan Mulazim. Menggunakan mobil grand max warna putih bawa bibit sawit sebanyak lebih kurang 21 batang Diduga
bibit sawit ini milik PT. MAR Mawan sebagai security PT MAR menangkap di jalan kandang ayam, dengan posisi
mobil yang dikendarainya ngebut dan kami yang menyaksikan tersebut Riska Andi, Rudi,dan Marlina. berhasil
ditangkap pada sebela warung makan. desa meranti.tegasnya.
Dari tindakan Mawan ini lah berbuntut jaka bersama bendi mendatangi ruma mawan dengan tujuan untuk
membunuh mawan dengan menggunakan senjata api jenis FN yang dia pinjam dari seseorang yang mempunyai
dendam juga pada mawan orang itu bernama Awik warga desa meranti kec,Suak tapih kab,banyuasin sumsel.
5

Pada Hari Selasa Tanggal 11 September 2018 Nanang Hermawan melaporkan kejadian tersebut pada Kepala desa
di Desanya dengan Nomor Lapor : ​140/BS .25/SK/2018.

Rabu tanggal 12 September 2018 Jaka melapor Ke Polres Banyuasin Surat Laporan Jaka di polres Banyuasin Pada
hari Rabu Tanggal 12 September 2018 Dengan Nomor Lapor LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN
dengan tuduhan pengeroyokan Pasal 170 KUHP. dengan saksi Ahmad Subeni. ​Pada hari Sabtu tanggal
15/09/2018 Nanang Hermawan.
6

Penyerahan Alat Bukti Berupa Sepucuk senjata api laras pendek berjenis FN Five-seveN dari saudara Ahmmad
Arifai (kritis)diserahkan dengan tujuan Sebagai Pelaporan kepada Kasat Intel Polres Banyuasin AKP Edi. hari
sabtu tanggal 15 September 2018 di tempat kediaman Saudara Ahmmad Arifaih jalan demang lebar daun
Palembang sumsel.

Buntut Dari Penangkapan Pencuri Bibit Kelapa Sawit :


jaka datang bersama temannya Bendi mendatangi rumah Mawan. Untuk membahas hilangnya bibit sawit PT. MAR
lalu terjadi tanya jawab antara Cik mit dan Jaka tanya jawab itu membahas seputar seringkali hilangnya bibit sawit
milik PT MAR.
7

Pada Tanggal 18/09/2018 Nanang Hermawan Ditangkap Di Kuliner Jalan perkantoran Pangkalan Balai. Nanang
Hermawan sedang di dalam sel polres banyuasin 20/09/2018. ​Pada Tanggal 19 September 2018 Cik Mit
Melaporkan kejadian Tersebut Ke Polda Sumsel dengan Nomor Lapor : LPB / 709/lX/SPK Tertanggal 19
September 2018 Atas Nama : Cik Mit Dengan Laporan tindak Pidana Pengancaman Pasal 335 KUHP.

http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
http://www.tribunus.co.id/2018/10/unjuk-rasa-security-pt-mar-meminta-ar.html
http://petisi.co/security-pt-mar-demo-tuntut-ar-siregar-mundur/

Perkara Terjadi
Di wilkum Polda Sumatera Selatan

Kronologis Kejadian :
Karna Benar, Nanang Hermawan Seorang Security PT. MAR Terancam Pidana

BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID – Berawal dari pencurian bibit kelapa sawit dua security PT.MAR Air Senda
Kecamatan Pulau Rimau, Cik Mit dan Nanang Hermawan alias Mawan. dilaporkan di Polres Banyuasin dengan
tuduhan Pengeroyokan oleh Jaka Umbaran Bin Edison seorang warga Desa meranti Rt.002 Rw. 004 Kecamatan Suak
Tapeh Kabupaten Banyuasin Sumsel.

Pada hari Jumat tanggal 07 September 2018 Pukul 14.00 WIB kemarin.dengan alasan kasus penganiayaan Tahun
2013 yang silam terhadap Awik Mawan ditangkap . Padahal masalah itu sudah selesai lewat perdamaian laporannya
8

di Polres Banyuasin sudah di tarik oleh Awik.

Namun setelah di Polres Banyuasin Mawan diproses masalah yang berbeda dan ini murni dikriminalisasi oleh oknum
kepolisian (Polres Banyuasin) pihak polres memaksakan kehendak, Nanang Hermawan dan keluarga tidak bisa
berbuat apa2 pembulian secara Nyata. Penyidik Pidum Polres Banyuasin membuat laporan yang bukan diakui oleh
yang disidik Mawan. Lalu apa alasan penahanan Mawan di polres Banyuasin saat ini.?

Dengan terlapor atas nama Cik Mit.1 dan Hermawan.2 alamat RT.009/003 Dusun lll Desa Meranti Kec. Suak Tapeh
Kabupaten Banyuasin Sumsel. Mawan ditangkap oleh Ditreskrimum Polres Banyuasin. pada hari senin tanggal 17
September kira-kira pukul 13:00 di depan kuliner saat lagi berdiri di pinggir jalan.

Dari keterangan Attun (38th) Mawan dilaporkan Jaka (27) dengan tuduhan pengeroyokan padahal fakta
sesungguhnya Mawan di datangi oleh Jaka bersama temannya pada saat mawan di rumahnya. karna jaka dan
temannya tidak terima dia di tangkap basah mencuri bibit kelapa sawit milik PT MAR dimana Mawan bekerja sebagai
Security berawal dari masalah ini lah terjadi permasalahannya.

Awalnya jaka datang bersama temannya Bendi mendatangi rumah Mawan. Untuk membahas hilangnya bibit sawit
PT. MAR lalu terjadi tanya jawab antara Cik mit dan Jaka tanya jawab itu membahas seputar seringkali hilangnya
bibit sawit milik PT MAR. terangnya, rabu(19/09).

Cik Mit salah satu petugas security karena merasa tersudut dengan pertanyaan Security ini Jaka terpancing emosi ia
tidak terima dengan pertanyaan Security yang nadanya menuduh dirinya mencuri bibit kelapa sawit milik PT.MAR
yang tempat security ini bekerja suasana serentak memanas hingga terjadi Cek-cok mulut antara jaksa dengan Cik
mit terangnya. ​Diduga ada Wak Baraf di belakang layar yang mendesain masala ini.

Dengan spontan cik mit mencekik leher jaka merasa terancam lalu jaka mengeluarkan senjata api dari pinggang nya
senjata api laras pendek Jenis FN Five-seveN sontak wendy melerainya dengan memegangnya terjadila saling
dorong. Sepertinya keributan tidak terelak lagi Mawan takut dan khawatir dengan keselamatan Anak Istrinya karena
terjadinya keributan itu tepat anak dan Istrinya ada dirumah dengan senjata softgun yang dimilikinya menembak ke
atas bertujuan untuk meredam kedua teman nya tersebut untuk melerai pertikaian.

Mawan langsung mengambil senjata yang di tangan jaka lalu meneruskan ke kepala jaka sampai robek kecil di kepala
jaka,jelasnya. Diketahui senpi jenis FN ini punya salah seorang warga, awik masalahnya habis kejadian. sempat
adanya negosiasi antara Awik dan Mawan, awik meminta wawan untuk mengembalikan senpi FN milik dirinya yang
dipinjamkannya pada Jaka sebelum kejadian itu, namun mawan tidak mau. karena senpi ini mau saya serahkan pada
pihak yang berwajib sebagai alat bukti terjadi keributan di rumah saya.

Karena merasa terdesak rabu tanggal 12 September 2018 jam 09:30 WIB. Awik untuk memutar balikkan fakta yang
ada Awik melaporkan ke polres seakan akan mawan yang salah. Dengan atas nama pelapor Jaka Umbaran Bin Edison
Bernomor Lapor : ​LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN
Dalam perkara pengeroyokan /170 KUHP Pada kasus ini ditinjau dari sistem yuridis tidak melengkapi syarat suatu
perkara yang Substansial yuridis masalah tersebut pijakan hukumnya Pasal 49 ayat 1 ayat 2 dan Pasal 51 ayat 2
KUHP.

Dampak dari perseteruan tersebut mawan mendekam di Sel Polres Banyuasin, lalu Anak dan Istrinya lari
meninggalkan rumah karena trauma takut kejadian serupa terulang kembali. Sementara pihak Polres Banyuasin
dihubungi melalui Wa Kasat Reskrim dan Kapolres mempertanyakan masalah ini belum dibalas.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html

Kejaksaan Tinggi Sumsel Mengarahkan untuk melaporkan kasus ini ke Propamii


Berdasarkan Pasal 77 huruf a KUHAP
Pengadilan Negeri untuk memeriksa dan memutus, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang ini,
tentang sah atau tidaknya penangkapan, penahanan dan penghentian penuntutan . Pasal 77 huruf a dengan Pasal
28D ayat (1) dan Pasal 28I ayat (2). Kedua pasal terdapat di UUD 1945. Pasal 28D ayat (1) Setiap orang berhak atas
pengakuan, jaminan, frekuensi, dan kepastian hukum yang adil dan multifungsi yang sama di hadapan hukum. Pasal
28I ayat (2) Setiap orang yang dilepaskan dari penggunaan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak
mendapatkan kebebasan terhadap yang terlibat diskriminatif itu .
Pelanggaran Perusahaan PT.MAR :
Diketahui PT SHS PT Surya Hutama Sawit. Pangkalanbalai

Tabel 16. Perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Banyuasin

Luas Luas
Luas TM Jumlah Produksi
No. Nama Perusahaan TBM TR/TT Ket
(Ha) (Ha) (Ton)
(Ha) (Ha)
9

1 PTPN VII
- Betung Krawo - 8,221 - 8,221 14,682 TBS
- Bentayan dan Keluang - 2,800 - 2,800 5,321
2 PT. Melania 14 541 - 555 1,291 TBS
3 Balai Penelitian Sembawa - 1,051 102 1,153 16,900 TBS
4 PT. Agro Polindo Sakti 54 680 - 734 1,972 TBS

5 PT. Surya Hutama Sawit


- Inti 1,083 938 214 2,235 2,013 TBS
- Plasma 1,469 2,143 1,736 5,348 2,819 TBS
6 PT. Sawit Mas Sejahtera 753 3,778 251 4,782 7,655 TBS

7 PT. Daya Semesta Agro Persada - 5,182 - 5,182 56,880 TBS


8 PT. Perkindo Makmur - 3,607 - 3,607 23,500 TBS
9 PT.Pesuma - 500 - 500 5,875 TBS

10 PT.Agro Bintang Dharma -


Nusantara
- Inti - 1,594 - 1,594 17,729 TBS
- Plasma - 590 - 590 6,933 TBS
11
PT. Andiro Agro
- Inti 950 4,005 - 4,955 12,880 TBS
- Plasma - 3,973 - 3,973 12,495 TBS

12 PT.Swadaya Indo Palma


- Inti - 5,736 - 5,736 58,348 TBS
- Plasma - 2,485 - 2,485 24,499 TBS
13 PT.Cipta Lestari Sawit -
- Inti 1,522 - - 1,522 11,656
- Plasma - 1,372 - 1,372 15,974 TBS

14 PT.Tanie Abadi Sejahtera - 1,350 - 1,350 15,862

15 PT.Tunas Baru Lampung


- Inti - 7,818 - 7,818 83,848 TBS
- Plasma - 1,875 - 1,875 38,777 TBS
16 PT.Palem Baja - 704 - 704 423 TBS
17 PT.Patri Agung Perdana - 840 - 840 9,870 TBS
18 PT.Sutopo Lestari Jaya - 924 - 924 8,255 TBS
19 PT.Tanjung Kasih Lestari - 600 - 600 7,050 TBS

20 PT.Rawa Bangun Nyaman - 1,000 - 1,000 11,750 TBS

21 PT.Mahkota Andalan Sawit - 1,150 - 1,150 13,512 TBS


22 PT.Pulau Subur - 600 - 600 7,050 TBS
23 PT. Citra Indo Niaga - 300 - 300 3,525 TBS

24 PT. Trans Pasifik Agro Industri - 3,861 - 3,861 30,381 TBS


25 PT. Sukses Sawit Gasing - 480 - 480 5,640 TBS

26 PT. Andalan Alam Sumatera - 1,000 - 1,000 11,750 TBS

27 PT.Karya Sawit Lestari


- inti - 742 - 742 8,718 TBS
- plasma - - - - -

28 PT. Dinamika Rimba Utama - 258 - 258 3,031 TBS


29 PT. Hindoli - 2,200 - 2,200 25,850 TBS

30 PT. Hanuraba Sawit Kencana - 4,900 - 4,900 33,840 TBS


31 PT. Abi Putra Bina Inter - 500 - 500 5,875 TBS

32 PT. Rizki Setia Nusa Abadi - 580 - 580 6,815 TBS


10

33 Duta Reka Mandiri - 500 500 5,875 TBS


34 Usaha Muda Jaya - 151 - 151 1,774 TBS

35 Cahaya Cemerlang Lestari 180 - - 180 -


36 Bumi Indah Multiperkasa - 410 - 410 4,817 TBS
37 Kasih Agro Mandiri - 1,990 - 1,990 20,950 TBS

38 PT. Agrindo Raya 965 965


39 PT. Sawit Agro Lestari 362 - - 362 - TBS

JUMLAH 7,352 74,898 2,303 93,584 664,660

Tabel 17. Nama perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi


di Kabupaten Banyuasin.

Realisasi Tanam Ha Produksi TBS Ton


Nama
No Jumlah
Perus ahaan
Inti Plasma Inti Plasma
1 2 3 4 5 6 7
1 Balai Penelitian Sembawa
1.153,00 1.153,00 16.900,00
2 PT.Sawit Mas Sejahtera 4.782,00 4.782,00 7.655,00
3 PT. Surya Hutama Sawit 2.235,00 5.348,00 7.583,00 2.013,00 2.819,00
4 PT.Agro Palindo Sakti 734.00 734.00 1.972,00
5 PT. Melania Indonesia 555,00 555,00 1.291,00
6 PTPN VIII Betung Krawo 8.221,00 8.221,00 14.682,00
7 PTPN VII Bentayan dan 2.800,00 2.800,00 5.321,00
Keluang
8 PT. Pesuma 500,00 500,00 5.875,00
9 PT.Perkindo Makmur 2.000,00 1.607,00 3.607,00 23.500,00
10 PT.Swadaya Indo 5.136,00 600,00 5.736,00 58.348,00 24.499,00
Palma(Tanjung Lago)
PT.swadaya Indo Palma 2.485,00 2.485,00
(Talang Kelapa)
11 PT. Tani Abdi sejahtera 1.000,00 1.000,00 15.862,00
(Muara Padang)

PT. Tani Abdi sejahtera 350,00 350,00


(Banyuasin I)
12 PT.Cipta Lestari Sawit 1.521.66 1,371,86 2.893,52 11.656,00 15.974,00
13 PT.Trans Pasific Agro 3.861,00 3,861,56 30.381,00
Industri
14 PT.Daya semesta agro 5.182.00 5.182.00 56.880,00
Persada
15 PT.Putri Agung Perdana 840,00 840,00 9.870,00
16 PT.Hanuraba Sawit 3,500,00 1.400,00 4.900,00 33,840,00
Kencana
17 PT.Tunas Baru Lampung 7.818.00 1.875.77 9.693.77 83.848,00 38.777,00
18 PT. Palem Baja 740,00 704,00 423,00
19 PT.Sukses Sawit Gasing 480,00 480,00 5,640,00
Pembaharuan
20 PT.Abi Putra Bina Inter 500,00 500,00 5.875,00
21 PT.Tanjung Kasih Lestari 600,00 600,00 7.050,00
22 PT.Citra Indo Niaga 300.00 300,00 3.525,00
23 PT.Sutopo Lestari Jaya 824.10 100.00 924,10 8,255,00
24 PT.Rawa bangun Nyaman 1.000,00 1.000,00 11,750,00
25 PT.Raja Palma*
26 PT. Mahkota Andalan Sawit 1.150,00 1.150,00 13.512,00
27 PT.Rizki Setia Nusa Abadi 580,00 580,00 6.815,00
28 PT. Andalan Alam Sumatera 1.000,00 1.000,00 11,750,00
29 PT.Pulau Subur 600,00 600,00 7.050,00
30 PT.Campang Tiga*
31 PT.Agro Bintang Darma 1.594,00 590,04 2.184,04 17.729,00 6.933,00
Nusantara
32 PT.Andira Agro (Banyuasin I 4,004,72 3,973,54 7.978,26 12,880,00 12.495,00
dan Muara Padang)
PT.Andira Agro (Makarti
Jaya)
950,00 - 950,00
33 PT.Sri Andal Lestari*
34 PT. Duta Reka Mandiri 500,00 500,00 5,875,00
35 PT.Hamita Utama Karsa*
11

36 PT.Sumber Terang Argo


Lestari*
37 PT.Sawit Agro Lestari 361,61 361,61
38 PT. Kasih Agro Mandiri 1.990,03 1,990.03 20.950,00
39 PT. Dinamika Rimba Utama 258,00 258,00 3.031,00
40 PT. Usaha Muda Jaya 151,00 151,00 1,774,00
41 PT. Cahaya Sawit*
42 PT. Sinar Musi Mitra
Sukses*
43 PT.Hindoli 2.200,00 2,200,00 25.850.00
44 PT.Cahaya Cemerlang 180.00 180.00
Lestari
45 PT. Karya Sawit Lestari 742,00 742,00 8.718.00
46 PT.Agrindo Raya 964,76 - 964,76
47 PT. Nurul Ikhwan Utama*
48 PT. Bumi Indah 410,00 410,00 4.817.00
Multiperkasa
49 PT.Agro Nusa Bumi Lestari*
50 PT.Agro Mitramas Lestari*
51 PT.Ganda Jaya Pratama
Agro Lestari*
52 PT.Agronusa Alam Perkasa*
53 PT.Prima Bumi Sejahtera*
54 PT.Agronusa Inti Mandiri*
55 PT.Cahya Vidi Abadi*
56 PT.Cahaya Sawit Sejahtera*
74.233,44 19.351,21 93.584,65 563.163.00 101.497.00

https://www.scribd.com/doc/117475782/Kelapa-Sawit
https://www.scribd.com/user/193517793/hutbunbanyuasin

Yang dulu ditunjuk pemerintah sebagai perusahaan pengembang yang bertanggung jawab membangun Perkebunan
kelapa sawit Plasma dan Inti untuk warga Transmigrasi Pulau Rimau. Sekarang untuk perkebunan Plasma yang
untuk masyarakat Transmigrasi nya Gagal Total yang ada dibangun perkebunan milik perusahaan milik PT MAR
Berdiri di lahan tanah sebagian Besar eks Transmigrasi (Izin HGU) Pulau Rimau Lalu ketentuan kesepakatan pihak
perusahaan pada umumnya jika perusahaan tidak memenuhi kewajibannya sesuai undang-undang yang ada. Dimana
kewajiban itu meliputi tiga poin, antara lain tidak menyediakan lahan plasma, tidak ada CSR dan tidak merangkul
pekerja lokal di sekitar perusahaan.

Berkaitan itu, akan dievaluasi dinas perkebunan, dimana problem selama ini belum ada plasma, padahal sesuai
Permentan nomor 10/2007 diubah Permentan nomor 98/2013, kemudian UU nomor 39/2014, mereka berkewajiban
menyiapkan 25 persen lahan plasma atau mitra kerakyatan, yang dimana paling lambat direalisasikan 3 tahun setelah
mereka berdiri.

Hukum Ketenagakerjaan dan dari sisi kemanusian,sangat ironis memang kondisi ini sangat memprihatinkan bagi
kaum buruh dan ketentuan undang-undang ketenagakerjaan dilanggar perusahaan salah satunya PT.MAR namun
sampai hari ini pihak belum memberikan efek jerah dgn cara membekukan badan hukum perusahaan sesuai
kemudian lagi.

Berdasarkan temuan pihak MBM di lapangan meyakini bahwa apa yang menjadi temuan awal kami di lapangan
terbukti dengan adanya. statement berkaitan dengan dokumen lingkungan untuk kawasan yang dikelola oleh
PT.MAR. yang tidak memenuhi peraturan yang ada. Adapun pelanggaran yang kami indikasikan dilakukan berkaitan
dengan aturan diantaranya UU No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan , UU No 18
tahun 2008 tentang pengelolaan sampah ,PP no 27 tahun 1999 tentang analisis dampak lingkungan , PP No 27 tahun
2012 tentang izin lingkungan, Peraturan Menteri LH No. 05 Tahun 2012 Tentang Jenis Rencana Usaha dan atau
Kegiatan yang Wajib Amdal, Permen LH No 24 tahun 2009 tentang panduan penilaian amdal.

Kapitalisme Menguasai Segala Sektor di Sumatera Selatan


http://www.tribunus.co.id/2018/10/aktifitas-eksploidtasi-perusahaan.html?m=1
https://www.scribd.com/document/380166967/Pt-Sumatera-Anugerah-Jaya-Desa-Lubuk-Karet-Dan-Desa-Meranti
https://www.scribd.com/document/376148894/Surat-Pengaduan-Dugaan-KKN-Dana-Pertanian-Kabupaten-Banyu
asin-Sumsel
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
http://www.tribunus.co.id/2018/09/pihak-keluarga-nanang-hermawan-meminta.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/09/ontslag-van-rechtsvervolging-empat.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/09/instruksi-kementerian-hukum-dan-ham.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/09/deklarasi-pbb-tentang-hak-hak.html?m=1

PT MAR AIR SENDA KABUPATEN BANYUASIN SUMSEL :


12

Dari Daftar Perusahaan Perkebunan di Sumatera Selatan tidak ada tertulis PT.MAR (Mitra Aneka Rejeki) memiliki
izin prinsip maupun HGU IMB.
https://www.scribd.com/document/377601221/260334777-Daftar-perusahaan-Perkebunan-kelapa-sawit-dan-karet-
yang-terdaptar-di-Pemerintah-daerah-Sumsel-1
PT.MAR (Mitra Aneka Rejeki) Perkebunan Kelapa Sawit (ARTHA GRAHA GROUP) Lokasi Lubuk Lancang Kec, Suak
Tapeh. Lubuk Karet, Kec, Betung, Air Senda Kec, Pulau Rimau. Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan 30958.
Milik TW. Tommy Winatan yang diwakili oleh Jenderal Manager PT MAR. AR.Siregar.

Di Dalam kesepakatan AMDAL Perusahaan PT MAR itu tertulis jelas atas pertanggung jawaban pihak perusahaan
terhadap kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitarnya artinya PT MAR tidak bertanggung jawab atas
pekerjaanya. Sementara pekerjaan tersebut menjadi beban dan kewajiban yg diberikan PT MAR pada Pekerjanya
sesuai dengan kesepakatan PT MAR dengan pemerintah diundangkan sebagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh
perusahaan disebut. AMDAL Perusahaan PT MAR itu tertulis jelas atas pertanggung jawaban pihak perusahaan
terhadap kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitarnya.

KORBAN, NANANG HERMAWAN :


Saya mewakili keluarga dan menyuarakan HAM meminta kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Banyuasin
Saudara Mawan untuk pulang bebas dari Sabotase dan kriminalisasi sehingga Mawan masih sampai saat ini ditahan
di Polres Banyuasin Sumatera Selatan. dengan tuduhan pengeroyokan berdasarkan laporan Jaka padahal fakta
lapangannya tidak seperti dugaan pengeroyokan seperti Pasal 170 KUHP. yang sebenarnya Nanang Hermawan
melerai dan mengambil tindakan karena perbuatan Jaka dan teman2nya membahayakan dirinya dan keluarga
Sepertinya Pasal 49 ayat 2 KUHP ini yg diberlakukan dalam kasus tersebut noodweer, Ontslag van Rechtsvervolging.

Hal-hal yang menghapuskan pidana yang terdapat pada pasal-pasal berikut ini ​Pasal
44,45,48,49,50,51 KUHP,
Ada adagium yang sangat terkenal dalam hukum pidana iaitu,“lebih baik membebaskan seribu orang bersalah
daripada menghukum satu orang yang benar”. Adagium ini mensyaratkan bahawa ketika satu orang benar atau tidak
bersalah dijatuhi hukuman, maka runtuhlah hukum itu.
https://www.dictio.id/t/hal-hal-apa-saja-yang-menghapuskan-mengurangi-atau-memberatkan-pidana/3507/2
https://nusantarakujaya21727943526.wordpress.com/2018/09/28/sabotase-kriminalisasi-dan-rekayasa-kasus-2/?p
review=true
http://www.tribunus.co.id/2018/09/pihak-keluarga-nanang-hermawan-meminta.html?m=1
https://mykonlinedotblog.wordpress.com/2018/03/01/bentuk-bentuk-maladministrasi/
https://docs.google.com/document/d/1XP8Dp7GvpkK9c51iOND-SmOXKQV0zBTp5rXoXrZ7WoM/edit?usp=drives
dk

Kepolisian Republik Indonesia :


Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kitab Undang- Undang
Hukum Pidana, Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana dan peraturan lainnya. Kode Etik Profesi Kepolisian
yang diatur dalam Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Keputusan Kapolri) Nomor Polisi :
Kep/32/VII/2003 tanggal 1 Juli 2001 Tentang Kode Etik Profesi Kepolisian, dan Peraturan Disiplin Anggota
Kepolisian Republik Indonesia yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 Tentang Peraturan
Disiplin Anggota Kepolisian Republik Indonesia. Peraturan-peraturan tersebut bersifat mengikat, artinya apabila
terjadi pelanggaran oleh anggota kepolisian, maka harus dikenakan sanksi terhadap anggota yang melakukan
pelanggaran. Hal ini terdapat di dalam Keputusan Kapolri Nomor Polisi : Kep/32/VII/2002 tertanggal 1 Juli 2003
Tentang Kode Etik Profesi Kepolisian.

SURAT PEMBERITAHUAN AKSI UNJUK RASA

Banyuasin 01 Oktober 2018


Nomor : ​001/KRN.MAR/X/2018
Perihal : Pemberitahuan Aksi Unjuk Rasa
Lampiran : (Bila diperlukan)

Kepada Yth :
Kepolisian Polres Banyuasin
Di
Pengkalan Balai.
Dengan Hormat,
Sebelum kami menyampai kan perihal surat diatasi, perkenankan lah kami menyampai kan selamat menjalankan
aktifitas, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada Bapak/Ibu beserta
seluruh Jajarannya, Amin.

Sehubungan dengan kejadian ditahannya security yang suda mati-matian menjaga dan menyelamatkan harta benda
PT MAR (Mitra Aneka Rejeki) Perkebunan Kelapa Sawit (ARTHA GRAHA GROUP) Lokasi Lubuk Lancang Kec, Suak
Tapeh. Lubuk Karet, Kec, Betung, Air Senda Kec, Pulau Rimau. Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan Saudara
13

Nanang Hermawan di Polres Banyuasin.

RANGKUMAN WAKTU KEJADIAN


Malam jumat jam​​ ​00.20 wib tanggal 7 September 2018.
Dipergoki pelaku bernama jaka umbaran, Muhammad Bendi, dan Mulazim. Menggunakan mobil grand max warna
putih bawa bibit sawit sebanyak lebih kurang 21 batang Diduga bibit sawit ini milik PT. MAR Mawan sebagai security
PT MAR menangkap di jalan kandang ayam, dengan posisi mobil yang dikendarainya ngebut dan kami yang
menyaksikan tersebut Riska Andi, Rudi,dan Marlina. berhasil ditangkap Basah pada sebela warung makan. desa
meranti tegasnya Nanang Hermawan.

Siangnya kira ​kira pukul ,14.30 Wib tanggal 7 September 2018​​. Jaka bersama bendi warga desa meranti
kec,Suak tapeh mendatangi ruma Mawan dengan membawa senjata api jenis FN sampai di dalam ruma terjadi
cekcok dan jaka menodong-nodong kan senjata api miliknya.

Pada Hari Selasa ​Tanggal 11 September 2018​​. Nanang Hermawan melaporkan kejadian tersebut pada Kepala
desa di Desanya dengan Nomor Lapor ​: 140/BS .25/SK/2018.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
http://www.tribunus.co.id/2018/10/simak-dua-sudut-pandang-perilaku-aparat.html?m=1
Rabu tanggal 12 ​September 2018​​. Jaka melapor Ke Polres Banyuasin Surat Laporan Jaka di polres Banyuasin
Pada hari Rabu Tanggal 12 September 2018 Dengan Nomor Lapor LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN
dengan tuduhan pengeroyokan Pasal 170 KUHP. dengan saksi Ahmad Subeni.

Sabtu tanggal 15 ​September 2018. Penyerahan Alat Bukti Berupa Sepucuk senjata api laras pendek berjenis FN
Five-seveN dari saudara Ahmmad Arifai (kritis)diserahkan dengan tujuan Sebagai Pelaporan Nanang Hermawan
kepada pihak kepolisian dalam hal ini Polres Banyuasin yang Melalui Kasat Intel Polres Banyuasin AKP Edi.
bertempat di kediaman Saudara Ahmmad Arifaih jalan demang lebar daun Palembang sumsel.

Pada Tanggal 18/09/2018.


Nanang Hermawan Ditangkap Di Kuliner Jalan perkantoran Pangkalan Balai. Surat perintah penangkapan Nomor :
SP-Kap/38/lX/Res1.24/2018/Reskrim.
Sampai ke surat pemberitahuan penahanan. Nomor : B/21.4/lX/2018/Res1.24/Reskrim.
Surat Perintah Penahanan Nomor : SP.Han/21/lX/2018/Res1.24/Reskrim.

Pada Tanggal 19 September​​ ​2018​​.


Cik Mit Melaporkan kejadian Tersebut Ke Polda Sumsel dengan Nomor Lapor : LPB / 709/lX/SPK Tertanggal 19
September 2018 Atas Nama : Cik Mit Dengan Laporan tindak Pidana Pengancaman Pasal 335 KUHP.

Senin 24 /09 / 2018​​.


Empat saksi itu diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimum polres banyuasin secara bergantian di ruangan penyidik
Pidum ke empat saksi itu Wendi, Beni, Wansyah dan Kutuk Senin,(24/09).
http://www.tribunus.co.id/2018/09/ontslag-van-rechtsvervolging-empat.html?m=1

Rabu,Kamis Tanggal 26-27 ​September 2018. Pihak keluarga Adik kandung Nanang Hermawan Atun meminta
dan mengajukan penangguhan pada penyidik pidum polres banyuasin. tapi ajukan penangguhan ini tidak
dipenuhi..bahkan Atun meminta bukti ajuan penangguhan tidak diperbolehkan oleh penyidik sambil seolah-olah
mengejek membuat atun merasa resah dan terhina. Upaya ini tidak dipenuhi belum tahu persis alasan kenapa tidak
dapat ditangguhkan.

Rabu 03 Oktober​​ ​2018.


PK Security Unjuk rasa di Kantor PT MAR menuntut Pertanggung jawaban Pihak perusahaan terhadap Mawan.
memintah Saudara mawan segera dibebaskan dari Tahanan Polres Banyuasin sumsel. Nomor :
001/KRN.MAR/X/2018
http://petisi.co/security-pt-mar-demo-tuntut-ar-siregar-mundur/
Karna benar Seorang Security PT MAR Terancam Pidana.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/karna-benar-nanang-hermawan-seorang.html
Ada adagium yang sangat terkenal dalam hukum pidana iaitu, “lebih baik membebaskan seribu orang bersalah
daripada menghukum satu orang yang benar”. Adagium ini mensyaratkan bahawa ketika satu orang benar atau tidak
bersalah dijatuhi hukuman, maka runtuhlah hukum itu.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/pihak-keluarga-nanang-hermawan-meminta.html?m=1
Instruksi Kementerian Hukum dan HAM Tidak diindahkan.
http://www.tribunus.co.id/2018/09/instruksi-kementerian-hukum-dan-ham.html
Ke-Empat saksi dimintai keterangan
http://www.tribunus.co.id/2018/09/ontslag-van-rechtsvervolging-empat.html?m=1
PK,Security PT MAR Demo di PT MAR
http://petisi.co/security-pt-mar-demo-tuntut-ar-siregar-mundur/
https://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/asas-asas-berlakunya-hukum-pidana.html?m=1
14

http://www.tribunus.co.id/2018/09/bentuk-bentuk-maladministrasi.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/09/aturan-perilaku-bagi-aparat-penegak.html?m=1
ALASAN PENGHAPUS PIDANA "
http://humamlawoffice.blogspot.com/2014/05/alasan-penghapus-pidana.html
Terhitung dari tanggal 18/09/2018 -- 20/11/2018 sudah 60 (enam puluh) Hari Nanang Hermawan
ditahan di Polres Banyuasin namun berkasnya belum juga lengkap suda satu kali P19 oleh Kejaksaan
Negeri Banyuasin itu artinya sudah melewati waktu untuk perkara Pasal 170 yang disangkakan ini
masuk klasifikasi Perkara ringan masa waktu penyidikan maksimal 30 hari.

FAKTA KEJADIAN YANG DITUTUPI OLEH OKNUM PENYIDIK PIDUM POLRES BANYUASIN.

PERTAMA :
Kata-kata pengeroyokan sangat tidak mungkin karena dari keterangan Attun (38th) mengatakan’ bermulah Jaka (27)
Datang bersama temannya Bendi mendatangi rumah Mawan. Untuk membahas hilangnya bibit sawit PT. MAR lalu
terjadi tanya jawab antara Cik mit dan Jaka tanya jawab itu membahas seputar seringkali hilangnya bibit sawit milik
PT MAR. terangnya, rabu(19/09).

Cik Mit salah satu petugas security karena merasa tersudut dengan pertanyaan Security ini Jaka terpancing emosi ia
tidak terima dengan pertanyaan Security yang nadanya menuduh dirinya mencuri bibit kelapa sawit milik PT.MAR
yang tempat security ini bekerja suasana serentak memanas hingga terjadi Cek-cok mulut antara jaka dengan Cik mit
terangnya.

Dengan spontan cik mit mencekik leher jaka merasa terancam lalu jaka mengeluarkan senjata api dari pinggang nya
senjata api laras pendek Jenis FN Five-seveN sontak wendy melerainya dengan memegangnya terjadila saling
dorong.

Sepertinya keributan tidak terelak lagi Mawan takut dan khawatir dengan keselamatan anak istrinya karena
terjadinya keributan itu tepat anak dan istrinya ada dirumah dengan senjata softgun yang dimilikinya menembak ke
atas bertujuan untuk meredam kedua teman nya tersebut untuk melerai pertikaian. Mawan langsung mengambil
senjata yang di tangan jaka lalu meneruskan ke kepala jaka sampai robek kecil di kepala jaka,jelasnya.

KEDUA :
Tempat kejadian perkara di sprint Penangkapan tertulis ​Di Jalan pada hal terjadinya ​Di Ruma Nanang Hermawan
beralamat di desa banjar sari air senda RT.03 dusun 02 Blok D kecamatan pulau rimau kabupaten banyuasin sumsel.
Waktu kejadian pada hari jumat tanggal 07 September 2018 sekitar pukul 12.61 Wib.

KETIGA :
Alat Bukti Sepucuk Senjata Api berjenis FN Milik Jaka yang berhasil direbut Oleh Nanang Hermawan dan senpi itu
juga yang mengakibatkan Penganiayaan yang disangkakan Jaka pada saudara Nanang Hermawan seperti laporan
Jaka ke Polres Banyuasin Bernomor Lapor : ​LP/B-131/1X/2018/SUMSEL/RES.BANYUASIN
Dalam perkara pengeroyokan /170 KUHP Senjata api itu suda di serahkan oleh Mawan melalui Ahmat Arifai pada
Kasat intelkam Polres Banyuasin seperti gambar di atas
Penyerahan Alat Bukti Berupa Sepucuk senjata api laras pendek berjenis FN Five-seveN dari saudara Ahmmad Arifai
(kritis)diserahkan dengan tujuan Sebagai Pelaporan kepada Kasat Intel Polres Banyuasin AKP Edi. hari sabtu tanggal
15 September 2018 di tempat kediaman Saudara Ahmmad Arifaih jalan demang lebar daun Palembang sumsel.
Kenapa proses hukum ini tidak di lanjut kan..??

INTERPRETASI KONFRONTIR :
Surat Perintah Penahanan Nomor ​: S​ P.Han/21/lX/2018/Res1.24/Reskrim.
Karna perkara tindak pidana pengeroyokan yang terjadi pada hari jumat tanggal 07 September 2018 sekitar pukul
14.00 Wib di jalan PTMAR Blok D Desa Pulau Rimau Kec,Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin sebagaimana dimaksud
dalam pasal 170 KUHP.
Hal-hal yang menghapuskan pidana ​Pasal 44,45,48,49,50,51 KUHP
Sepertinya Pasal 49 ayat 1 dan 2 Pasal 51 Ayat 1,2 KUHP ini yg diberlakukan dalam kasus tersebut : ​Ontslag van
Rechtsvervolging​​.
Tindakan yang dilakukan untuk melindungi diri atau barangnya dari serangan yang melawan hak. pengajaran dalam
konteks tidak dapat digunakan sebagai praduga tidak jujur ​atau lisan utama hakim sendiri. Jika si pemilik rumah
yang menyebabkan si pencuri mati bisa berlaku di sidang pengadilan bahwa perbuatan itu dilakukan dalam rangka
pembelaan darurat, maka dia tidak dapat dihukum. untuk itu, hakim akan mengeluarkan putusan yang menyala dari
berbagai rujukan hukum (onslag van alle rechtsvervolging).
Pasal 49, dan Pasal 51 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana KUHP.
Pasal 49 KUHP
(1) Tidak dipidana, barang siapa yang melakukan perbuatan pembelaan diri untuk orang lain atau, orang lain atau
karena benda atau orang lain, karena ada serangan atau ancaman yang terjadi pada saat yang melawan hukum.
15

(2) Pembelaan yang melampaui batas, yang langsung disebabkan oleh keguncangan jiwa yang hebat karena serangan
atau ancaman serangan itu, tidak dipidana.
Pasal 51 KUHP
(1) Barang siapa melakukan perbuatan untuk melaksana kan perintah jabatan yang diberikan oleh penguasa yang
berwenang, tidak dipidana.
(2) Perintah jabatan tanpa wenang, tidak menyebabkan hapusnya pidana, kecuali jika yang diperintah, dengan itikad
baik mengira bahwa perintah diberikan dengan wenang dan pelaksanaannya termasuk dalam lingkungan
pekerjaannya.
Indonesia Negara Hukum Penegakkan hukum sesuai dengan PANCASILA dan UUD,45. jangan sampai penegakan
hukum Anti Pancasila dan UUD,45. Adagium“lebih baik membebaskan seribu orang bersalah daripada menghukum
satu orang yang benar”. Criminal Responsibility.

Upaya Penangguhan :
Pada hari Rabu,Kamis Tanggal 26-27 September 2018. Pihak keluarga Adik kandung Nanang Hermawan Atun
meminta dan mengajukan penangguhan pada penyidik pidum polres banyuasin. tapi ajukan penangguhan ini tidak
dipenuhi..bahkan Atun meminta bukti ajuan penangguhan tidak diperbolehkan oleh penyidik sambil seolah-olah
mengejek membuat atun merasa resah dan terhina. Upaya ini tidak dipenuhi belum tahu persis alasan kenapa tidak
dapat ditangguhkan. pada hal ini kan Tergolong Pidana Ringan dan tidak perlu diadakannya Penahanan layaknya
tahanan Teroris seperti yang dilakukan petugas kePolisian saat ini pada saudara Nanang Hermawan.

DARI HASIL IMPESTIGASI MEDIA TRIBUNUS.CO.ID BIRO SUMSEL DI LAPANGAN MENYIMPUL


KAN

HARUS DIBERIKAN SANKSI HUKUMAN :


Atas Penahannan Seorang security Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit.PT MAR Bernama ​Nanang Hermawan
alias Mawan beralamat di Desa banjar sari air senda RT.03 dusun 02 Blok D kecamatan pulau rimau kabupaten
banyuasin sumsel. Seperti ​Surat perintah penangkapan
Nomor :​ ​SP-Kap/38/lX/Res1.24/2018/Reskrim.
Sampai ke surat pemberitahuan penahanan.
Nomor :​ ​B/21.4/lX/2018/Res 1.24/Reskrim. S ​ urat Perintah Penahanan
Nomor :​ ​SP.Han/21/lX/2018/Res1.24/Reskrim.
Dapat ditarik suatu kesimpulan Oknum Penegak Hukum tersebut adalah Penjahat luar biasa yang harus diberikan
sanksi tegas bagi oknum penegak hukum yang dengan sengaja menghilangkan fakta-fakta kebenaran kuat dugaan
oknum Penyidik Polres Banyuasin "yang menyidik kasus tersebut. Diberikan dan atau Menerima sesuatu imbalan
(Oknum Anggota Polres Banyuasin) untuk memutar balikkan fakta kebenaran. Penahanan tersebut Suatu
KEJAHATAN ATAS HAK ASASI MANUSIA SEORANG WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA MELANGGAR
DAN MELAWAN UUD,45 DAN PANCASILA.

Seharusnya Pihak Penyidik Polres melakukan Gelar Perkara. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Nomor 12 Tahun 2009 Tentang Pengawasan Dan Pengendalian Penanganan Perkara Pidana Di Lingkungan
Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penyidik harus melakukan Pemeriksaan Saksi saksi Pasal 100,101,
Pemeriksaan Tersangka Pasal 102, Pasal 103 Pada huruf a,b,c,d,e,f,g,h,i,j,k,l,m,n. Pasal 203 pada huruf
a,b,c,d,e,f,g,h,i,j,k,l,m,n,o,p,q, dan r. Pihak penyidik tidak melakukan Olah TKP sesuai dengan. BAB VIII TKP Bagian
Kesatu Tindakan Pertama TKP Pasal 107 Dan tim penyidik tidak mempermasalahkan Kepemilikan barang bukti. BAB
X PENANGANAN BARANG BUKTI Pasal 116 Seharusnya tim penyidik melakukan.BAB XI PENYELESAIAN
PERKARA Bagian Kesatu Penghentian Penyidikan Paragraf 1 Dasar Penghentian Penyidikan Pasal 117 Paragraf 2
Penghentian Penyidikan Pasal 118,119,120, Paragraf 3 Prosedur Penghentian Penyidikan Pasal 121,122,123,124.
Pasal 10
c. bersedia dituntut sesuai ketentuan hukum pidana yang berlaku, bilamana pernyataan atau keterangan yang
dituangkan di dalam Laporan Polisi ternyata dipalsukan, tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya atau
merupakan tindakan fitnah. penyelidikan.
Pasal 21
(1). Penyelidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 meliputi segala upaya untuk melengkapi informasi,
keterangan,dan barang bukti berkaitan dengan perkara yang dilaporkan, dapat dikumpulkan tanpa menggunakan
tindakan atau upaya paksa.
Pasal 31
(1). Batas waktu penyelesaian perkara ditentukan berdasarkan kriteria tingkat kesulitan atas penyidikan :
a. sangat sulit;
b. sulit;
c. sedang; atau
b. mudah.
(2). Batas waktu penyelesaian perkara dihitung mulai diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan meliputi:
120 (seratus dua puluh) hari untuk penyidikan perkara sangat sulit;
90 (sembilan puluh) hari untuk penyidikan perkara sulit;
60 (enam puluh) hari untuk penyidikan perkara sedang; atau 30 (tiga puluh) hari untuk penyidikan perkara mudah;
Pasal 34
(1). Penyidik yang telah mulai melakukan tindakan penyidikan wajib membuat SPDP.
16

(2). SPDP harus sudah dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelum penyidik melakukan tindakan yang
bersifat upaya paksa.
(3). SPDP harus diperbaharui apabila selama dalam proses penyidikan perkara, penyidik mendapatkan /
mengidentifikasi adanya tersangka baru yang belum termasuk dalam SPDP yang telah dibuat pada awal penyidikan.
(4). Pejabat yang berwenang menandatangani SPDP merupakan pejabat yang berwenang menandatangani Surat
Perintah Penyidikan yaitu: Direktur pada Bareskrim Polri di tingkat Mabes Polri. Kepala Satuan reserse untuk
Tingkat Polda; Kepala Satuan Reserse untuk Tingkat Polres/ Poltabes/ Polwiltabes; atau
Kapolsek untuk tingkat Polsek.
(5). SPDP yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang sebagaimana di maksud pada ayat (4),
tembusannyawajib disampaikan kepada Atasan Langsung.
Pasal 41
(1). Dalam hal terdapat keluhan baik dari pelapor, saksi, tersangka maupun pihak lain terhadap perkara yang
sedang ditangani, penyidik wajib memberikan penjelasan secara lisan atau tertulis yang dapat
dipertanggungjawabkan.
(2). Dalam hal masih terdapat ketidakpuasan pihak yang berkeberatan, Perwira Pengawas Penyidik wajib
melakukan upaya klarifikasi.
(3). Klarifikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat berupa konsultasi, penjelasan langsung atau melalui
penyelenggaraan gelar perkara dengan menghadirkan para pihak yang berperkara.
Pasal 42
(1). Koreksi hambatan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 huruf b, harus dilakukan dengan tindakan
koreksi atau pemecahan masalah demi kelancaran penyidikan.
(2). Tindakan koreksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa:
arahan Perwira Pengawas Penyidik;
penyelenggaraan gelar perkara; penambahan dan/atau penggantian petugas penyidik; pemberian bantuan/back-up
penyidikan oleh satuan atas; peningkatan koordinasi dengan satuan, instansi terkait dan/atau unsur peradilan
pidana (CJS); atau pengambilalihan penanganan penyidikan oleh satuan yang lebih tinggi.
Pasal 43
(1). Dalam hal terdapat temuan atau indikasi terjadinya penyimpangan dalam proses penyidikan, harus dilakukan
tindakan koreksi oleh Perwira Pengawas Penyidik dan/atau oleh Atasan Perwira Pengawas Penyidik.
(2). Tindakan koreksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat berupa:
arahan dan/atau bimbingan kepada penyidik;
konsultasi terhadap pelapor dan/atau para pihak yang berperkara; pemeriksaan intensif oleh Perwira Pengawas
penyidik; tindakan penghentian kegiatan penyidik; tindakan administratif penggantian penyidik; atau tindakan
disiplin bagi penyidik.
(3). Dalam hal terbukti telah terjadi pelanggaran hukum, harus dilakukan penindakan sesuai dengan bobot dan
klasifikasi pelanggaran menurut prosedur yang berlaku berupa:
a. hukum disiplin;
b. kode etik profesi; atau
c. proses peradilan umum.
Bagian Ketiga : ​Gelar Perkara
Pada hal Pihak Keluarga sudah meminta Pihak Polres Banyuasin untuk dilakukan gelar perkar biar kasus tersebut
menjadi terang benderang.

Unjuk Rasa Security PT MAR Meminta AR. Siregar Mundur Dari Jabatan JM PT.MAR

BANYUASIN,PETISI.CO – Unjuk rasa solidaritas kemanusiaan Pembantu Keamanan (PK) atau Security PT.MAR
(Mitra Aneka Rejeki) Perkebunan Kelapa Sawit (ARTHA GRAHA GROUP) Air Senda Kec,Pulau Rimau. Kabupaten
Banyuasin, Sumatera Selatan.
17

Puluhan security ini menggelar unjuk rasa di depan kantor dan pabrik PT MAR, dikatakan salah satu pengunjuk rasa
yang enggan disebutkan namanya mengatakan, unjuk rasa ini kami gelar karena terkait ditangkap dan di tahannya
Nanang Hermawan alias Mawan di Polres Banyuasin yang menurut kami Mawan tidak bersalah dan Mawan korban
kriminalisasi. Oleh sekelompok orang yang mempunyai kepentingan untuk meraup keuntungan di PT.MAR di tempat
ia bekerja sebagai security.Rabu 03/10/2018.

Yang menjadi tuntutan unjuk rasa kami ini meminta pihak perusahaan untuk membebaskan Mawan yang sampai
saat ini mendekam di sel tahanan Polres Banyuasin dan kami meminta saudara AR. Siregar mundur dari jabatan
Jenderal Manager Perusahaan PT MAR. Ditambahkannya lagi, Kita nilai AR. Siregar berpotensi main belakang yang
suda mengakibatkan, kerugian secara material pihak perusahaan, dengan tujuan memperkaya diri dengan
mengorbankan orang orang yang dianggap merintanginya.

Bukti nyata AR.Siregar melindungi pelaku pencurian bibit kelapa sawit milik PT MAR yang suda berhasil ditangkap
oleh security pada saat pelaku sedang membawa bibit kelapa sawit tersebut ke suatu perkebunan milik seseorang
yang berhubungan dekat dan juga salah satu karyawan atau mitra PT.MAR yang di tunjuk olehnya.

Pencurian bibit kelapa sawit jaka bersama kedua orang temannya warga desa meranti kec,suak tapeh banyuasin,
ditangkap security PT.MAR Air Senda Kecamatan Pulau Rimau berbuntut dengan pelaku pencuri bibit kelapa sawit
Jaka bersama temannya mendatangi Mawan kerumahnya.
Malam jumat jam 12.20 wib tanggal 7 September 2018 dipergoki pelaku bernama jaka umbaran, Muhammad Beni,
dan Mulazim. Menggunakan mobil grand max warna putih bawa bibit sawit sebanyak lebih kurang 21 batang
ditangkapnya di jalan kandang ayam, dengan posisi mobil yang dikendarainya ngebut dan kami yang menyaksikan
tersebut Rikarandi, Rudi,dan Marlina. berhasil ditangkap pada sebela warung makan. desa meranti.tegasnya.

Dengan itikad yang jahat dengan mengguna sepucuk senjata api FN hingga mawan terpaksa melakukan pembelaan
diri dan keluarganya dengan cara memukul kepala pelaku dengan gagang senjata miliknya sendiri, seharusnya pihak
perusahaan memberi penghargaan setinggi2nya dan apresiasi pada Mawan,namun kenapa yang terjadi sebaliknya.
Ada apa dengan AR. Siregar tidak mengakui Bibit yang di curi oleh Jaka bersama kedua temannya tersebut Bibit
kelapa sawit milik PT.MAR..?? (rn)

Dokumen Kasus Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus dengan Korban Nanang Hermawan.

Rapat mediasi Bersama Pihak manajemen PT MAR rapat diadakan di kantor PT MAR Air Senda Pada Hari Rabu
tanggal 03 Oktober 2018, Hadir Pada rapat itu JM PT MAR,Kapolsek Betung,Pulau Rimau,Kasat Intel, Kasat
Reskrim, Kasat Binmas Polres Banyuasin,Camat Suak Tapeh dan Babinsa Pulau Rimau.hasil rapat di Notulen Kan.

https://docs.google.com/document/d/14Tg56_uZ6WYaAvbs48gXomYZ3sKKyPrxxGbp8GI0mSU/edit?usp=drivesd
k
http://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/peraturan-kepala-kepolisian-ri-no.html
http://amperarakyatri.blogspot.com/2018/10/asas-asas-berlakunya-hukum-pidana.html
http://humamlawoffice.blogspot.com/2014/05/alasan-penghapus-pidana.html
18

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PIDANA


https://wp.me/p7j8iQ-mQ
https://wp.me/p7j8iQ-qw
http://humamlawoffice.blogspot.com/2014/04/mengenal-asas-asas-hukum-pidana.html
http://humamlawoffice.blogspot.com/2014/04/delik-penyertaan-dalam-hukum-pidana.html
http://www.tribunus.co.id/2018/10/rekam-jejak-dan-telusur-kasus-media.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/10/rekam-jejak-dan-telusur-kasus-media.html?m=1
http://petisi.co/kapolres-banyuasin-pimpin-apel-kesiapan-operasi-zebra-musi-2018/
http://www.tribunus.co.id/2018/10/simak-dua-sudut-pandang-perilaku-aparat.html?m=1
http://www.tribunus.co.id/2018/10/rekam-jejak-dan-telusur-kasus-media.html?m=1

Dunia tidak akan kekurangan alasan untuk menyalahkan yang benar


dan/atau untuk membenarkan yang salah. Bagai manapun cerdiknya seseorang menyiasati kehidupannya,
akhirnya ia akan menjadi orang yang kalah dan merugi juga, jika ia tidak mempunyai kejujuran dan keikhlasan
dalam menjalani kehidupannya. Sesuatu yang baik untuk membangun kehidupan yang mulia dan bermartabat,
tidak akan pernah tercapai, jika tidak memiliki tiga hal yaitu punya komitmen yang jelas, punya sikap konsisten,
dan dilaksanakan secara terus-menerus dan berkelanjutan.

Ini lah cermin penegakkan hukum yang terjadi ditengah-tengah masyarakat selama ini terjadi. Dapat ditarik
kesimpulan, Yang menjadi penentu salah satu perkara atau kasus adalah ​1. ​Uang 2. ​Jabatan dan atau status
sosial, dan 3. ​Beking​. bukan karena salah atau benar hukum dan UU Peraturan yang menjadi alasan para pejabat
yang memiliki tarif hukum itu sendiri. Dari kejadian ini bisa kita lihat jelas lalu Dimana Tegaknya Hukum Itu dan
Dimana Kepedulian dan Tanggung jawab si Pemegang Keadilan. Ketika Seorang Anak Negeri di Kriminalisasi,
Dizalimi secara terang-terangan namun satupun tidak ada yang Peduli..??

​Banyuasin 03 Oktober 2018

MEDIA TRIBUNUS.CO.ID BIRO SUMSEL

Tembusan :
KABID. Propam Polda Sum-Sel.
Kapolda Sum-Sel.
Kompolnas Ri.
Arsip Media Tribunus.co.id Biro Sumsel.

DIVISI PROFESI DAN PENGAMANAN


Jl. Trunojoyo No.3 Kebayoran Jakarta Selatan
Tel. 021-739 3350, 021-721 8016, Fax
Irjen. Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
KABID Propam Polda Sum-Sel.
AKBP. J. Didiek Dwi Priantono, SH.