Anda di halaman 1dari 8

PEDOMAN

PELAYANAN HOME CARE

RS BALIKPAPAN BARU
2018
BAB I
DEFINISI

1. DEFINISI .

Home care adalah pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan

komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka

yang bertujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau

memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit. Pelayanan

yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien individu dan keluarga, direncanakan,

dikoordinasikan dan disediakan oleh pemberi pelayanan yang diorganisir untuk memberi

pelayanan di rumah melalui staf atau pengaturan berdasarkan perjanjian kerja (kontrak)

(Kemenkes, 2013).

Home Care merupakan layanan kesehatan yang dilakukan di rumah pasien.

Dibeberapa negara maju,home care (perawatan di rumah), bukan merupakan konsep

yang baru, tapi telah dikembangkan oleh William Rathbon sejak tahun 1859 yang dia

namakan perawatan di rumah dalam bentuk kunjungan tenaga kesehatan ke rumah

untuk mengobati klien yang sakit dan tidak bersedia dirawat di rumah sakit. Home care

umumnya mengacu pada jasa profesional atau formal yang membantu orang tua dalam

tugas-tugas kehidupan sehari-hari, yang memungkinkan mereka untuk tetap di rumah

(Help Age International, 2003).


BAB II
RUANG LINGKUP

1. Jenis Pelayanan

Jenis pelayanan homecare di bagi tiga kategori yaitu :

a. Keperawatan klien yang sakit di rumah merupakan jenis yang paling banyak

dilaksanakan pada pelayanan keperawatan di rumah sesuai dengan alasan kenapa

perlu di rawat di rumah. Individu yang sakit memerlukan asuhan keperawatan untuk

meningkatkan kesehatannya dan mencegah tingkat keparahan sehingga tidak perlu

di rawat di rumah sakit.

b. Pelayanan atau asuhan kesehatan masyarakat yang fokusnya pada promosi dan

prevensi. Pelayanannya mencakup mempersiapkan seorang ibu bagaimana

merawat bayinya setelah melahirkan, pemeriksaan berkala tumbuh kembang anak,

mengajarkan lansia beradaptasi terhadap proses menua, serta tentag diet mereka.

c. Pelayanan atau asuhan spesialistik yang mencakup pelayanan pada penyakit-

penyakit terminal misalnya kanker, penyakit-penyakit kronis seperti diabetes,

stroke, hipertensi, masalah-masalah kejiwaan dan asuhan pada anak. (Potter,

2005).

2. Skill yang dibutuhkan

Skill yang dibutuhkan (SK Dirjen YAN MED, 2010)

a) memasang nasogastric tube

b) memasang cateter

c) rawat luka

d) Pemasangan infus maupun obat

e) penyuntikan (IV,IM, IC,SC)

f) rehabilitasi medis

3. Waktu pelayanan :

untuk sementara di layanai pada jam kerja : jam 07.30 s/d jam 15.00 wib
4. Jenis Pembiayaan
a. Pembiayaan Sarana Dan Prasarana:

Nama barang Harga Keterangan

Suction pump Rp. 300.000/bln 1 x Pemakaian


Kasur Dekubitus Rp. 200.000/bln 1 x pemakaian
Kursi Roda Strecher Rp. 200.000/bln selama perawatan home care
Oksigen 1 kubik Rp. 100.000/bln 1 x pemakaian
Inhalasi/Nebulizer Rp. 100.000/bln 1 x pemakaian

b. Harga Alkes dan Obat

Nama barang Harga Keterangan

NGT no 8 s/d 20
Rp. 20.000/pcs 1 x pemakaian
Terumo
Xylocain Jelly 2% 10mg Rp. 50.000/pcs 1x pemakaian
Spuit 50cc TIP Terumo Rp. 30.000/pcs selama perawatan home care
Spuit 5cc Terumo Rp. 2.000/pcs 1 x pemakaian
Spuit 10cc Terumo Rp. 2.500/pcs 1 x pemakaian
Spuit 3cc Terumo Rp. 1.500/pcs 1 x pemakaian
Handscoon Sensi
Rp. 40.000/box 1 x pemakaian
Glovers
WFI 25ml Rp. 3.000 1 x pemakaian
NaCl 0,9% 25ml Rp. 3.000 1 x pemakaian
Handscoon Gamex no
Rp. 15.000/pcs 1 x pemakaian
6 s/d 8
Urine Bag Adult Rp. 10.000 1 x pemakaian
Folley Catheter no 8 s/d
Rp. 18.000/pcs 1 x pemakaian
24 yellow
Folley Catheter Rusch
Rp. 20.000/pcs 1 x pemakaian
no 8 s/d 24 Gold
Folley Catheter no 18
Rp. 22.000/pcs 1 x pemakaian
Silicon Coated
Folley Catheter no 14 Rp. 100.000/pcs 1 x pemakaian
s/d 24 Silicon White
Rusch
Wing Neddle no 23 &
Rp. 7.000/pcs 1 x pemakaian
25
Makro Set Rp. 15.000/pcs 1 x pemakaian
Venflon no 18 s/d 24 Rp. 30.000/pcs 1 x pemakaian
Obat Inhalasi (berotec,
Rp. 20.000 1 x pemakaian
bisolvon, nacl)
Kassa sterile 10pcs Rp. 1.500 1 x pemakaian

5. Jenis Tenaga Yang Di Butuhkan


Pemberi layanan keperawatan di rumah terdiri dari dua jenis tenaga, yaitu :

a. Tenaga informal(informal caregiver)

Tenaga informal adalah anggota keluarga atau teman yang memberikan layanan

kepada klien tanpa dibayar. Diperkirakan 75% lanjut usia di Amerika dirawat oleh

jenis tenaga ini (Allender & Spradley, 2001)

b. Tenaga formal(formal caregiver)

Tenaga formal adalah perawat yang harus bekerja bersama keluarga untuk

menyelesaikan masalah kesehatan, sehingga harus memperhatikan semua aspek

kehidupan keluarga.Oleh karena itu perawat di masyarakat dituntut untuk mampu

berfikir kritis dan menguasai ketrampilan klinik dan harus seorang Registered

Nurse.Dengan demikian diharapkan perawat dapat memberikan layanan sesuai

dengan standard yang telah ditetapkan.


BAB III

TATALAKSANA HOMECARE

1. Tatalaksana Di Bagi Menjadi 4 Tahapan

Berikut ini adalah panduan singkat tatalaksana home care, mulai pra perawatan di

rumah pasien hingga pasca perawatan.

A. Pra Home Care :

1) Dokter dan tim home care merencanakan jadwal perawatan pasien sesuai

jenis perawatan, jenis penyakit, gradasi penyakit dan kondisi klinis pasien

berdasarkan prosedur perawatan. Jenis perawatan, meliputi : perawatan

kuratif, perawatan suportif, perawatan rehabilitatif, perawatan emergency.

2) Dokter dan tim home care merencanakan pemeriksaan penunjang

diagnostik dan follow up jika diperlukan, seperti : laboratorium, rontgen dan

lain-lain

3) Pelaksana home care mempersiapkan saran dan prasarana perawatan,

meliputi : tensimeter, infus set, intravena cath, cairan infus, spuit, needle,

nebulizer dan lain-lain sesuai keperluan perawatan masing-masing kasus.

B. Pelaksanaan Home Care :

1) Pelaksana perawatan mengunjungi rumah pasien secara berkala sesuai

jadwal perawatan untuk melaksanakan perawatan dan tindakan medis

berdasarkan jadwal perawatan

2) Pelaksana home care melaporkan kondisi klinis setiap pasien dan keluhan

serta tindakan medis yang sudah dilakukan, meliputi : kondisi umum terkini

setiap pasien. Hasil laboratorium dan obat atau tindakan medis yang telah

diberikan dan respon hasil pengobatan

3) Dokter memonitor pelaksanaan home care oleh pelaksana perawatan

melalui sarana komunikasi untuk menilai hasil perawat dan menetukan

langkah selanjutnya
4) Dokter dan tim home care mendiskusikan setiap kasus selama masa home

care dan pasca home care untuk evaluasi dan perbaikan kualitas perawatan

penderita,

C. Kontrol dan Pemeriksaan :

1) Dokter memberikan terapi dan instruksi tindakan medis atau laboratorium

serta advis sesuai kondisi klinis pasien pemeriksaan saat pasien kontrol

2) Dokter memberikan support dan berdialog denganpasien dan atau

keluarganya secara santun dan bersahabat ketika pasien menjalani kontrol.

D. Pasca Home Care :

1) Dokter bersama-sama pelaksana home care melakukan evaluasi klinis

setiap pasien pasca pelaksanaan home care untuk perbaikan kualitas

perawatan di masa yang akan datang

2) Dokter dan pelaksana home care membuat jadwal perawatan jangka

panjang bagi pasien yang memerlukan perawatan rehabilitatif, seperti :

pasca stroke, decompensasi cordis dan lain-lain

3) Dokter memberikan bimbingan teknis medis kepada pelaksana home care

secara berkala untuk meningkatkan kualitas perawatan

4) Dokter dan pelaksana home care mengadakan review kasus-kasus khusus

dan kasus-kasus yang sering memerlukan home care.


2. Alur Pelayanan Home Care

Pasien datang ke RSBB melakukan


pendaftaran di petugas admin

IGD/POLI

LAPOR DOKTER/PETUGAS HOME CARE

MENENTUKAN JENIS MENENTUKAN JENIS MENENTUKAN JADWAL MENENTUKAN SARANA


DAN TINGKAT PENYAKIT PELAYANAN YANG PELAYANAN HOME CARE DAN PRASARANA YANG
PASIEN MELALUI DIBUTUHKAN PASIEN SESUAI YANG DIBUTUHKAN UNTUK
PEMERIKSAAN FISIK DAN SESUAI KONDISINYA DIBUTUHKAN PASIEN HOME CARE
PENUNJANG
(LAB,RONTGEN,DLL)

PENATALAKSAAAN HOMECARE
OLEH DOKTER, DOKTER
SPESIALIS, DAN PERAWAT

DOKUMENTASI