Anda di halaman 1dari 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK Katolik St. Louis Randublatung


Mata Pelajaran : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
Kelas : XI (Sebelas)
Semester : 1 (Gasal)
Materi Pokok : Aktivitas Kebugaran Jasmani
Sub Materi : Kelincahan
Pertemuan : 1x Pertemuan
Alokasi Waktu : 2 Jam Pelajaran (2 JP) / 2 x 45 Menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleransi,damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagi
cerminan bagsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaran,
dan peradaban terkait penyebab fenomena kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di seklah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator


3.5 Menganalisis konsep latihan dan 3.5.1 Menganalisis konsep latihan komponen
pengukuran komponen kebugaran jasmani kelincahan dan cara
kebugaran jasmani terkait pengukurannya menggunakan
keterampilan (kecepatan, instrumen terstandar.
kelincahan, keseimbangan, dan
koordinasi) menggunakan
instrumen terstandar
4.5 Mempraktikkan hasil analisis 4.5.1 Mempraktikkan latihan komponen
konsep latihan dan kebugaran jasmani kelincahan dan cara
pengukuran komponen pengukurannya menggunakan
kebugaran jasmani terkait instrumen terstandar.
keterampilan (kecepatan,
kelincahan, keseimbangan, dan
koordinasi) menggunakan
instrumen terstandar.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan
dapat :
1. Menanamkan pentingnya berdoa yang diwujudkan dengan berdoa bersama
sesuai keyakinan masing-masing sebelum memulai pembelajaran.
2. Menanamkan perilaku disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama melalui sikap
yang ditunjukkan saat pembelajaran dan setelah pembelajaran.
3. Menganalisis konsep latihan komponen kebugaran jasmani kelincahan dan cara
pengukurannya menggunakan instrumen terstandar.
4. Mempraktikkan latihan komponen kebugaran jasmani kelincahan dan cara
pengukurannya menggunakan instrumen terstandar.
Fokus Penguatan Karakter :
Disiplin, tanggung jawab, kerjasama

C. MATERI PEMBELAJARAN
Kebugaran jasmani : kelincahan

D. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Scientific
Model : PBL (Problem-Based Learning)
Metode : Komando, Latihan

E. MEDIA. ALAT DAN BAHAN PEMBELAJARAN


1. Gambar dan petunjuk melakukan tes kelincahan,
2. Cone
3. Stopwatch
4. Bola kaki
5. Formulir test
6. LKPD
7. Peluit
F. SUMBER BELAJAR
- Soni Nopembri. 2017. Buku Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan
Kelas XI SMA/SMK. Jakarta. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Soni Nopembri. 2017. Buku Peserta didik Pendidikan Jasmani Olahraga dan
Kesehatan Kelas XI SMA/SMK. Jakarta. Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan.

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Alokasi
Kegiatan Diskripsi
Waktu
PENDAHULUAN 1. Menyiapkan peserta didik dalam barisan 3 15 menit
(Komando) bershaf. Dipimpin berdoa untuk keselamatan
dalam pembelajaran dan kebermanfaatan
dengan disiplin
2. Mengecek kehadiran semua peserta didik dan
menanyakan kesehatan mereka secara umum.
3. Memotivasi peserta didik dengan menjelaskan
manfaat melakukan pembelajaraan kebugaran
jasmani yang terkait dengan keterampilan
khususnya kelincahan yang di kaitkan dalam
kehidupan sehari hari.
4. Melakukan apersepsi mengecek pemahaman
peserta didik tentang olahraga kebugaran
jasmani terkait dengan keterampilan khususnya
kelincahan yang dikaitkan dalam kehidupan
sehari hari.
5. Peserta didik melakukan pemanasan
a. Pemanasan streaching
b. Pemanasan permainan
Peserta didik bermain ”temui aku”
1) Peserta didik disini dibagi menjadi 2
kelompok masing-masing kelompok
2) Setiap kelompok saling melakukan lari
bolak-balik secara bersamaan
3) Ketika kedua pelari tersebut berbalik,
kemudian membawa teman yang berada
dibelakangnya sampai habis
INTI Pembelajaran di mulai dengan menjelaskan tujuan 20 menit
PBL (Problem-Based pembelajaran dan aktivitas yang akan di lakukan
Learning) oleh peserta didik.
Fase 1. 1. Guru memberitahu tujuan yang akan di capai
Orientasi peserta oleh peserta didik dari pembelajaran aktivitas
didik terhadap kebugaran jasmani (kelincahan).
masalah 2. Guru menyampaikan materi terkait dengan
kelincahan dan koordinasi mata dan tangan
beserta pengukurannya ( ilinois agility test)
melalui media gambar dan ceramah.
3. Guru memberitahu kepada peserta didik
aktivitas yang akan dilakukan oleh peserta
didik adalah menganalisa (bentuk-bentuk
latihan kelincahan yang telah disusun) dan
kemudian mempraktikan setiap bentuk gerakan
latihan kelincahan dan koordinasi mata tangan
guna menciptakan suatu gerakan yang efektif
terhadap masing-masing peserta didik yang
disesuaikan dengan karakteristiknya.
4. Guru menyampaikan bahwa pada kegiatan tes
dan pengukuran dikegiatan akhir aktivitas
kebugaran jasmani nanti tes yang digunakan
adalah ilinois agility test.
5. Guru membagi peserta didik menjadi 2
kelompok besar, tiap-tiap kelompok
mengidentifikasi gambar gerakan yang diamati
(Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam
waktu 5 menit
Fase 2. Pemecahan suatu masalah sangat membutuhkan 10 menit
Mengorganisasikan kerjasama antar anggota. Maka pengorganisasian
peserta didik untuk peserta didik untuk belajar adalah sebagai berikut:
belajar 1. Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan
membentuk kelompok-kelompok peserta didik
dimana masing-masing kelompok akan
memilih dan memecahkan suatu masalah.
Prinsip-prinsip pengelompokan peserta didik
dalam pembelajaran kooperatif dapat
digunakan dalam konteks ini seperti: kelompok
harus heterogen, pentingnya interaksi antar
anggota, komunikasi yang efektif, dan adanya
tutor sebaya.
2. Guru memerintahkan setiap kelompok untuk
menganalisa setiap tahap gerakan pada latihan
kelincahan guna menciptakan suatu gerakan
yang efektif terhadap masing-masing peserta
didik didalam kelompok tersebut yang
disesuaikan dengan karakteristiknya.
3. Guru menyampaikan kepada kelompok bahwa
setiap peserta didik berhak memilih suatu
bentuk latihan yang paling efektif yang
disesuaikan dengan karakteristik dirinya. Hal
ini bertujuan agar peserta didik mampu
menyelesaikan sebuah tes kebugaran jasmani
(kelincahan) agar memperoleh hasil yang baik.

(Fokus penguatan karakter ialah kerjasama dan


percaya diri)
Fase 3. Pada tahap ini, guru harus mendorong peserta didik 25 menit
Membimbing untuk mengumpulkan data dan melaksanakan
penyelidikan individu eksperimen (mental maupun aktual) sampai mereka
dan kelompok betul-betul memahami dimensi situasi
permasalahan. Tujuannya adalah agar peserta didik
Diskusi mengumpulkan cukup informasi untuk menciptakan
dan membangun ide mereka sendiri. Peserta didik
mempraktikan keterampilan latihan dan pengukuran
kebugaran jasmani (kelincahan) dengan
menggunakan instrument tersetandar, sesuai pada
makalah yang mereka sudah susun sebelumnya.
Peserta didik mengidentifikasi dan melakukan
konsep keterampilan latihan dan pengukuran
kelincahan pada aktivitas kebugaran jasmani.
Berikut ini adalah contoh keterampilan latihan
kelincahan dan kecepatan.
1. Konsep keterampilan latihan dan pengukuran
kelincahan dalam kebugaran jasmani
menggunakan instrument terstandar.
a. Latihan lari zig-zag untuk melatih
kelincahan
Sumber: Dokumentasi penulis

b. Latihan shuttle run untuk melatih


kelincahan

Fase 4. Setelah tahap penyelidikan, peserta didik kemudian 15 menit


Pengembangan dan menghasilkan hasil karya (sebuah konsep
penyajian hasil keterampilan dan pengukuran kebugaran jasmani
(kelincahan dan kecepatan) dan
mendemonstrasikannya di depan teman-teman yang
lain. Selanjutnya adalah demonstrasi hasil karya
peserta didik dan guru berperan sebagai organisator
pada demonstrasi tersebut.
1. Tiap kelompok memaparkan hasil kerja
kelompoknya dan dilanjutkan melaksanakan tes
dan pengukuran kelincahan ( ilinois agility test)
dan koordinasi mata tangan (lempar tangkap
bola tenis) menggunakan instrument terstandar.
a. Ilionis agility test

Cara pelaksanaan:
 Tahap pertama Peserta didik melakukan lari
lurus ke depan kemudian balik lagi lurus
 Tahap kedua lari zig-zag ke depan dan balik
lagi juga zig-zag
 Tahap ke tiga lari lurus ke depan dan balik
lagi lurus ke belakang
2. Guru memimpin dan mengkomando kegiatan
pemaparan dan tes pada tiap-tiap kelompok.
(Fokus penguatan karakter ialah keberanian,
kerjasama, dan percaya diri)

Fase 5. Fase ini dimaksudkan untuk membantu peserta 40 menit


Menganalisis dan didik menganalisis dan mengevaluasi proses mereka
mengevaluasi proses sendiri dan keterampilan penyelidikan dan
pemecahan masalah intelektual yang mereka gunakan. Selama fase ini
guru meminta peserta didik untuk merekonstruksi
pemikiran dan aktivitas yang telah dilakukan selama
proses kegiatan belajarnya.
1. Guru mengevaluasi kegiatan yang telah
dilakukan oleh peserta didik.
2. Guru melakukan tanya jawab kepada peserta
didik mengenai hal-hal yang dianggap sulit dan
perlu pembahasan bersama.
(Fokus penguatan karakter ialah kejujuran dan
santun)
PENUTUP 1. Peserta didik melakukan pemulihan (recovery) 10 menit
Komando terpimpin (komando) pada bagian bagian tubuh
yang banyak digunakan untuk bergerak
2. Peserta didik mengukur denyut nadi masing-
masing
3. Guru memerintahakan peserta didik untuk
mengumpulkan makalah mengenai
keterampilan latihan dan pengukuran
kelincahan dalam kebugaran jasmani (perintah
pembuatan makalan sudah disampaikan oleh
guru pada pertemuan sebelumnya/ minggu
kemarin).
4. Guru beserta peserta didik menarik kesimpulan
bersama sama tentang materi pembelajaran
serta manfaat yang diperoleh setelah
melaksanaan pembelajaraan aktivitas
kebugaran jasmani (kelincahan).
5. Guru menyampaikan pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
6. Peserta didik bersama-sama guru berdoa
7. Setiap kelompok mengembalikan alat ke
tempat penyimpanan dengan tertib
(Fokus penguatan karakter agar setiap anggota
kelompok bertanggung jawab)

H. PENILAIAN

Jenis/Teknik Penilaian
a. Sikap Spiritual dan Sosial

Sikap Spiritual

Contoh
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Instrumen
1 Observasi Jurnal Lihat Saat Penilaian
lampiran 4 pembelajaran untuk
berlangsung pencapaian
pembelajaran

Sikap Sosial

Contoh
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Instrumen
1 Observasi Jurnal Lihat Saat Penilaian
lampiran 4 pembelajaran untuk
berlangsung pencapaian
pembelajaran
b. Pengetahuan
Contoh
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Instrumen
1 Tertulis Pertanyaan Lihat Pada saat Penilaian
(individu) berbentuk lampiran 4 pembelajaran untuk
uraian pembelajaran
singkat (assessment
for learning)

c. Keterampilan
Contoh
Bentuk Waktu
No Teknik Butir Keterangan
Instrumen Pelaksanaan
Instrumen
1. Praktik Lembar Terlampir Pada saat Penilaian
Observasi pembelajaran pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment of
learning)

Surakarta, Oktober 2018


Dosen Pembimbing Peserta PPG Dalam Jabatan
PPG Dalam Jabatan

…………………………… Adi Wijaya, S.Pd


NIP.
Lampiran 1

Bahan Ajar

a. Materi Reguler
Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh manusia untuk melakukan
aktivitas tanpa harus mengalami kelelahan yang berlebihan. Pernyataan senada
juga diungkapkan oleh Sudarno yang menyatakan bahwa kebugaran jasmani
merupakan suatu kondisi ketika tubuh mampu menjalankan aktivitas sehari-hari
dengan baik dan efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan tubuh masih
memiliki cadangan energi untuk melaksanakan tugas lainnya.
Kebugaran jasmani terdiri dari beberapa komponen seperti yang dikemukakan
oleh Rusli Lutan ( 2001: 8) dalam F. Suharjana (2008: 66) bahwa “komponen
kebugaran jasmani terdiri dari kebugaran jasmani yang berkaitan dengan
kesehatan, yang mengandung empat unsur pokok, yaitu : kekuatan otot, daya tahan
otot, daya tahan aerobik dan fleksibilitas, serta kebugaran jasmani yang berkaitan
dengan keterampilan mengandung unsur: koordinasi, kelincahan, kecepatan dan
keseimbangan.
Komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan
diantaranya ada kelincahan dan koordinasi.
Kelincahan merupakan kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri
dengan posisi-posisi tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan.
Salah satu jenis olahraga yang mengandalkan kelincahan adalah bulu tangkis, dan
sepak bola.Beberapa jenis latihan fisik yang dapat melatih kelincahan di antaranya
adalah zig-zag run, shuttle run, ilinois agility run dll.
Ilinois Agility Run merupakan salah satu instrumen untuk mengukur kelincahan
yang dikenalkan oleh Getchell pada tahun 1979. Prosedur pelaksanaan tes : panjang
area tes adalah 10 meter dan lebarnya (jarak titik start dengan finish) adalah 5 meter. 4
kun digunakan sebagai tanda start finish, dan untuk titik memutar 2 kun, 4 kun lainnya
disimpan di tengah-tengah diantara titik start dan finish. Jarak tiap kun yang di tengah
adalah 3,3 meter. Subjek siap-siap untuk berlari dengan posisi badan condong ke
depan. Ketika ada aba-aba “YA” stopwatch dijalankan, dan subjek lari secepat
mungkin kemudian mengubah arah gerakan sesuai dengan alur gerakan yang terlihat
pada gambar berikut tanpa mengenai atau menyenggol kun yang ada sampai garis
finish.
Gb. Ilinois Agility Run Test
Sumber:Getchell B. Physical Fitness: A way of Life 2nd ed. New York: John
Wiley and Sons, Inc. 1979

Penilaian Ilinois Agility Run Test : Hasil yang baik untuk laki-laki (usia 16-19
tahun) adalah dibawah 15,2 detik dan perempuan (usia 16-19 tahun) dibawah 17
detik. Berikut tabel norma kualitas kelincahan menurut Davis B pada tahun 2000.

Koordinasi adalah kemampuan melakukan gerak pada berbagai tingkat


kesukaran dengan cepat dan tepat secara efisien (Djoko Pekik Irianto, 2002: 77).
Setiap orang untuk dapat melakukan gerak atau keterampilan baik dari yang
mudah, sederhana sampai yang rumit diatur dan diperintah dari sistem syaraf pusat
yang sudah disimpan di dalam memori terlebih dahulu. Jadi untuk dapat
melakukan gerakan koordinasi yang benar diperlukan juga koordinasi sistem syaraf
yang meliputi sistem syaraf pusat dan sistem syaraf tepi dengan otot, tulang, dan
sendi.
b. Materi Remedial
Apabila terdapat peserta didik yang nilainya belum memenuhi KKM, maka peserta
didik melakukan perbaikan dengan materi yang sama dan menggunakan tutor
sebaya..
c. Materi Pengayaan
Apabila peserta didik memiliki nilai yang baik dalam melakukan tes koordinasi
mata dan kaki, maka peserta didik diberikan materi pengayaan dengan materi
koordinasi mata, tangan dan kaki.
Lampiran 2

Alat dan Media Pembelajaran

Stopwatch Bola Kaki


Ilinois aguility test

Peluit Cone
Lampiran 3
Lembar Kerja Peserta Didik

1. Formulis Tes Kelincahan dan Koordinasi Mata tangan


a. Nama :
b. No Dada :
c. Jenis Kelamin :
d. Usia :
e. Kelas :

No Jenis Tes Hasil Skor

Ilinois Agility
1 .................. detik
Run Test
2. Lembar Pengamatan Keterampilan
Nama :
Pengamat :
Kelas :
No. Absen :
Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sediakan dengan teliti dan jujur !

Nilai Proses
Indikator Kriteria Ya Tidak
Ilinois Agility Run 1. Berdiri di belakang garis start
Test dengan badan condong ke
depan.

2. Berlari secepat mungkin

3. Tidak menyenggol cone


hingga garis finish
Lempat tangkap 1. Berdiri di belakang garis
bola tenis batas melempar
2. melempar dengan salah satu
tangan, dan tangan yang
lainnya untuk mengontrol
3. Melempar bola dengan
tangan dengan arah mendatar

Jumlah
3. Lembar Kerja Peserta Didik

Nama :
Kelas :
No. Absen :

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban singkat dan benar !


1. Kemampuan tubuh manusia untuk melakukan aktivitas tanpa harus
mengalami kelelahan yang berlebihan adalah pengertian dari.........
2. Menurut Rusli Lutan dan F. Suharjana, komponen kebugaran jasmani
dibagi menjadi 2 yaitu, komponen kebugaran jasmani yang berkaitan
dengan .......dan ......
3. Komponen kebugaran jasmani daya tahan, kekuatan, dan kelentukan
termasuk dalam komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan......
4. Kelincahan, kecepatan, keseimbangan dan koordinasi merupakan
komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan............
5. Kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi
tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan merupakan
pengertian dari...........
6. Instrumen untuk mengukur kelincahan yang dipopulerkan oleh Getchell
pada tahun 1979 adalah..........
7. Zig-zag run merupakan salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan......
8. Koordinasi mata dan tangan dapat diukur dengan menggunakan instrumen
melempar bola ke arah dinding yang rata selama 1 menit, dengan 2 kali
kesempatan selama 30 detik adalah tes...........
9. Jumlah cone yang digunakan dalam ilinois agility run test ada........cone.
10. Bermain lempar bola dalam bola tangan merupakan salah satu latihan
untuk melatih koordinasi.......
Lampiran 4

PENILAIAN

1. Penilaian Sikap
Penilaian perkembangan sikap spiritual dan sosial dalam bentuk jurnal.

JURNAL PERKEMBANGAN SIKAP SPIRITUAL


Nama Sekolah : SMK Katolik St Louis Randublatung
Kelas/Semester : XI/Semester 1
Tahun Pelajaran : 2018/2019

Nama Peserta Catatan Butir Tanda Tindak


No Waktu
didik Perilaku Sikap Tangan Lanjut
1
2
3
Dst.

JURNAL PERKEMBANGAN SIKAP SOSIAL


Nama Sekolah : SMK Katolik St Louis Randublatung
Kelas/Semester : XI/Semester 1
Tahun Pelajaran : 2018/2019

Nama Peserta Catatan Butir Tanda Tindak


No Waktu
didik Perilaku Sikap Tangan Lanjut
1
2
3
Dst.
2. Penilaian Pengetahuan
2) Kisi-kisi
Kompetensi Indikator Pencapaian Bentuk Jml
No Materi
Dasar Kompetensi Soal Soal

1 3.5 Menganalisis Aktivitas 3.5.1 Menganalisis Uraian


konsep Kebugaran konsep latihan Singkat 10
latihan dan Jasmani komponen
pengukuran kebugaran
komponen jasmani
kebugaran kelincahan dan
jasmani cara
terkait pengukurannya
keterampilan menggunakan
(kecepatan, instrumen
kelincahan, terstandar.
keseimbanga
n, dan 3.5.2Menganalisis
koordinasi) konsep latihan
menggunaka komponen
n instrumen kebugaran
terstandar jasmani
koordinasi mata
dengan tangan
dan cara
pengukurannya
menggunakan
instrumen
terstandar.

3) Soal!
1. Kemampuan tubuh manusia untuk melakukan aktivitas tanpa harus
mengalami kelelahan yang berlebihan adalah pengertian dari.........
2. Menurut Rusli Lutan dan F. Suharjana, komponen kebugaran jasmani
dibagi menjadi 2 yaitu, komponen kebugaran jasmani yang berkaitan
dengan .......dan ......
3. Komponen kebugaran jasmani daya tahan, kekuatan, dan kelentukan
termasuk dalam komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan......
4. Kelincahan, kecepatan, keseimbangan dan koordinasi merupakan
komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan............
5. Kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan posisi-posisi
tubuh seperti dari depan ke belakang, atau dari kiri ke kanan merupakan
pengertian dari...........
6. Instrumen untuk mengukur kelincahan yang dipopulerkan oleh Getchell
pada tahun 1979 adalah..........
7. Zig-zag run merupakan salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan......
4) Kunci jawaban
1. Kebugaran Jasmani
2. Kesehatan dan Keterampilan
3. Kesehatan
4. Keterampilan
5. Kelincahan
6. Ilinois Agility Run Test
7. Kelincahan

5) Pedoman penskoran pengetahuan


 Penskoran
Skor Maksimal : 10
Skor Perolehan : SP
Nilai : SP/10 x 100

Tabel Penskoran
Jawaban
No Nama Peserta Didik Nilai
Benar Salah
1
2
3
4
5

3. Penilaian Keterampilan
a. Teknik Penilaian
Praktik Ilinois Agility Run Test (Proses dan Produk)
b. Instrumen Penilaian dan Pedoman Penskoran
Peserta didik diinstruksikan untuk mengamati peserta didik lain yang
melakukan ilinois agility run test
Petunjuk Penilaian
Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sediakan dengan teliti dan jujur !

Rubrik Penilaian Proses

Nilai Proses
Indikator Kriteria Ya Tidak
Ilinois Agility Run 1. Berdiri di belakang garis start
Test dengan badan condong ke
depan.

2. Berlari secepat mungkin

3. Tidak menyenggol cone


hingga garis finish

Jumlah

Rubrik Penilaian Produk


Ilinois Agility Run Test
Kategori Laki-laki Perempuan Nilai
Baik Sekali < 15,2 detik < 17,0 detik 5
Baik 16,1-15,2 detik 17,9-17,0 detik 4
Cukup 18,1-16,2 detik 21,7-18,0 detik 3
Kurang 18,3-18,2 detik 23,0-21,08 detik 2
Kurang Sekali >18,3 detik >23,0 detik 1

c. Tabel Penskoran
Tabel Penskoran Proses
Tes
No Nama Peserta Didik Kelincahan Jml Nilai
1 2 3

Pengolahan Skor Proses


Skor Maksimal :3
Skor Perolehan : SP
Nilai : SP/3 x 100
Tabel Penskoran Produk
Tes
Nama Peserta
No Kelincahan Jml Nilai
Didik
Waktu Skor

Pengolahan Skor Produk


Skor Maksimal : 10
Skor Perolehan : SP
Nilai : SP/10 x 100
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP

AKTIVITAS KEBUGARAN JASMANI


(Kelincahan)
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
Kelas XI Semester 1 (satu)

Oleh :
Adi Wijaya, S.Pd

PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN TAHAP II


UNIVERSITAS SEBELAS MARET
TAHUN 2018

Anda mungkin juga menyukai