Anda di halaman 1dari 14

REKAYASA IDE

ASPEK PERKEMBANGAN

DISUSUN OLEH :

NAMA : DWI PUTRI YOSANDA

NIM : 5181131002

DOSEN PENGAMPU :Dra.Erlinda Simanungkalit M.Pd.

MATA KULIAH : PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PRODI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS NEGRI MEDAN
2018
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dengan
ini saya panjatkan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat-Nya
kepada saya, sehingga saya sebagai penulis dapat menyelesaikan Rekayasa Ide dalam
Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik.

Makalah ini telah saya usahakan dengan semaksimal mungkin dan tentunya dengan
bantuan dari berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar proses pembuatan makalah ini.
Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat.Kami
menyadari bahwa tulisan ini masih memiliki banyak kekurangan.Oleh karena itu saran dan
kritik yang membangun dari para teman-teman sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan
makalah ini kedepannya.Terima kasih.

Medan, 24 Oktober 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................................... ii

DAFTAR ISI ........................................................................................................................ iii

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang........................................................................................................... 1


1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................................... 1
1.3 Tujuan TRI ................................................................................................................ 1

BAB II METODELOGI ........................................................................................................ 2

2.1 Rancangan Penelitian................................................................................................. 2


2.2 Pengumpulan Data ..................................................................................................... 3

BAB III PEMBAHASAN ..................................................................................................... 3

3.1 Perkembangan fisik ................................................................................................... 3


3.2 Perkembangan kognitif .............................................................................................. 5
3.3 Perkembangan emosi ................................................................................................. 8

BAB IV PENUTUP ............................................................................................................. 12

4.1 Kesimpulan .............................................................................................................. 12

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................................... 13

iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam pembahasan ini, penulis menuliskan aspek perkembangan seseorang melalui teori-
teori yang telah diungkap oleh para ahli.Dalam makalah ini akan dituliskan bagaimana
penulis membedakan perkembangan yang terjadi pada seseorang mulai dari dilahirkan
hingga remaja atau menurut teori perkembangan yang digunakan.

1.2 Rumusan Masalah


Bagaimana teori perkembangan anak menurut teori yang telah diungkap oleh para ahli.

1.3 Tujuan Tugas Rekayasa Ide

• Untuk memenuhi tugas rekayasa ide dalam mata kuliah Perkembangan Peserta Didik.

• Untuk memahami aspek perkembangan yang terjadi pada seseorang menurut para ahli.

BAB II
METODELOGI
2.1 Rancangan Penelitian

1
Rancangan penelitian yang penulis gunakan yaitu jenis penelitian Ex Post facto yang
dikenal sebagai penelitian empiris yang sistematis dimana peneliti tidak mengontrol
variable bebassecara langsung karena variable tersebut telah ada sebelumnya atau karena
variabel tersebut tidak dimanipulasi.

Variable yang diteliti yaitu perkembangan seseorang dimana itu adalah saya sendiri, dan
variable bebasnya terdiri dari.

a) Perkembangan fisik;
b) Perkembangan kognitif; dan
c) Perkembangan emosional.

2.2 Pengumpulan Data

Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data adalah dengan mengamati atau
mengingat perkembangan yang terjadi sejak saya kecil. Selain itu saya juga melakukan
wawancara langsung dengan orangtua saya seperti apakah saya ketika saya masih kecil
atau berkisar usia 0 bulan hingga 1 tahun.

2
BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik merupakan perkembangan yang tampak langsung pada diri
seseorang.Pada perkembangan fisik ini, saya menggunakan teori perkembangan fisik
menurut Kretscmer, yang saya sajikan pada tabel dibawah ini:

Umur Penjelasan Teori Realita


Pada umur 0,0 bulan atau
Dari 0,0 sampai kira-kira Perkembangan fisik, pada
baru lahir hingga umur
3,0 tahun fase ini anak kelihatan
sekitar 2,5 tahun saya
pendek gemuk.
memiliki badan yang gemuk
Setelah memasuki umur 3
Dari kira-kira 3,0 sampai Perkembangan fisik, pada
tahun saya memiliki badan
kira-kira 7,0 tahun fase ini anak kelihatan
yang lebih kurus dan tinggi
langsing
dibandingkan sejak saya
(memanjang/meninggi)
lahir hingga usia sekitar 2,5
tahun.

Dari kira-kira 7,0 sampai Perkembangan fisik,pada Pada umur 7 tahun,


kira-kira 13,0 tahun fase ini anak kelihatan perkembangan fisik saya
gemuk dan pendek kembali. tampak lebih gemuk, namun
hal tersebut tidak sebanding
bila dibandingkan ketika
saya usia 13 tahun atau pada
saya kelas 2 SMP yang
memiliki badan lebih gemuk
dibandingkan ketika saya
duduk di bangku SD. Hal
tersebut tampak pada saat
rata-rata teman sebaya saya
mengatakan bahwa saya
tampak lebih gemuk dari.

3
Dari kira-kira 13,0 sampai Perkembangan fisik, pada Namun pada saya usia 14
kira-kira 20,0 tahun fase ini anak kelihatan tahun atau ketika kelas 3
langsing kembali. SMP, saya kembali
kelihatan lebih langsing
dibanding pada saat saya
usia 13 tahun, hal itu terjadi
karena saya tidak percaya
diri ketika teman-teman saya
mengatakan saya gemuk,
dari situ saya mengurangi
porsi makan dalam
seminggu badan saya
tampak lebih kurus, dan
kurus itu berlanjut hingga
sekarang usia saya 18 tahun.

Pembahasan:

Saya setuju dengan teori yang di kemukakan oleh Kretscmer.Karena setiap tahap yang
dikatakan dalam teori ini ada beberapa yang memiliki kesamaan dengan realita yang saya
alami.

Perkembangan Intelektual atau Perkembangan Kognitif

Perkembangan intelektual adalahproses memperoleh, menyusun dan menggunakan


pengetahuan serta kegiatan mental seperti berfikir, menimbang, mengamati, mengingat,
menganalisis, mensintesis, mengevaluasi dan memecahkan persoalan yang berlangsung
melalui interaksi dengan lingkungan. Disini saya membahas teori perkembangan
intelektual menurut pembahasan dari teori Jean Piaget, yang terdiri dari tahap sensori-
motoris, tahap praoperasional, tahap operasional konkret dan tahap operasional formal.
Tahapan tersebut akan saya bahas dalam tabel dibawah ini.

4
Tahapan Usia Penjelasan teori Realita

Tahap Sensori – Antara 0 – 2 Memukul, melihat, Pada usia 0 bulan


Motoris tahun mengenggam saya dan bahkan
dan menendang. setiap bayi tidak
dapat melihat, rata-
rata bayi dapat
melihat sekitar atau
mulai dari usia 2
bulan. Sekitar umur 4
bulan, sudah dapat
menggenggam dan
yang paling sering
saya genggam adalah
jari telunjuk dari
orang tua saya.

Tahap Praoperasional Antara 2 – 7 Pada tahap ini, anak Pada usia sekitar 2,5
tahun dapat tahun saya sudah
berfikir menggunakan diajarkan mengenal
symbol, anak bersifat gambar-gambar
egosentris, bermain sekitar, seperti
Adalah sarana gambar bebek, pohon,
perkembangan bunga, dan
kognitif dan adanya sebagainya. Sekitar
perkembangan bahasa. umur 4 tahun saya
telah mulai memasuki
sekolah Taman
Kanak-kanak, pada
saat itu saya sudah
mulai mengenal
angka dan abjad

5
secara berurut, tetapi
pada
saat itu sayatidak
terlalu minat dengan
angka dan huruf,
karena menurut saya
terlalu bosan melihat
goresan pinsil yang
harus ditulis diatas
majalah TK yang
terdapat titik-titik
berbentuk angka dan
huruf. Pada saat itu
saya lebih senang
mewarnai majalah
bergambar. Dan
sekitar umur 5 tahun
saya sudah dapat
membaca meskipun
belum terlalu lancar.

Tahap Operasional Antara 7 – 11 pada masa ini, anak Pada usia 7 tahun
Konkret tahun mulai memikirkan saya telah duduk
tindakan sebelum dibangku kelas 2
melakukan, mampu Sekolah Dasar, pada
mengkoordinasi dua masa ini saya selalu
pandangan social, merasa ketakutan
reversibilitas, dapat kalau saya tidak
memutarbalikan fakta, menyiapkan tugas
anak menerima dan sekolah dan ketika
membagi informasi saya menerima
baru yang mereka informasi baru
lakukan, dan orang disekolah saya selalu

6
tuaberperan mengatur menyampaikannya
pendekatan untuk kepada orang tua saya
melakukan kegiatan ketika saya tiba
rumah. dirumah. Dan orang
tua selalu
mengajarkan saya
untuk melakukan
kegiatan rumah agar
tidak menjadi anak
yang pemalas.

Tahap Operasional Usia 11 tahun Pada saat ini pola Pada tahap ini, saya
Formal keatas berfikir abstrak dan sudah berfikir tentang
teoritis, mulai berfiir ide-ide terutama ide
tentang menyusun ide- didalam dunia hobi
ide, mampu saya, mampu
mengungkapkan alas mengungkapkan
an, mampu melakukan alasan-alasan
lebih jauh pencapaian terutama alasan pada
penyelesaian masalah saat saya lupa untuk
termasuk masa depan, mengerjakan tugas
kematangan pola fikir sekolah. Dan pada
dan kedalaman masa ini juga saya
pemahaman seiring mulai dapat
pengalaman. menyelesaikan
masalah saya sendiri.
Untuk kematangan
pola fikir, untuk
sekarang saya kira
saya masih memiliki
pola fikir yang labil.

7
Pembahasan: saya setuju pada teori perkembangan kognitif ini, karena sesuai dengan yang
saya alami, meskipun tidak sepenuhnya sesuai, karena tidak harus perkembangan setiap
orang selalu sama seperti apa yang kemukakan oleh peneliti.

3.3 Perkembangan Emosi


Emosi adalah setiap kegiatan atau pergolakan fikiran, perasaan, nafsu, setiap keadaan
mental yang meluap-luap atau emosi merujuk kepada suatu perasaan dan pikiran-pikiran
yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis, dan serangkaian kecenderungan untuk
bertindak (Golleman; 1995). Emosi adalah suatu keadaan yang teransang dari organism
mencakup perubahan-perubahan yang didasari yang mendalam sifatnya dari perubahan
perilaku (Chaplin;1989).Perkembangan emosi akan saya sajikan pada table dibawah ini.

Umur Penjelasan Teori Realita

Usia 0 – 4 tahun Pada usia ini biasanya anak Menurut wawancara dengan
membutuhkan belajar orang tua saya, pada usia 3-
banyak hal dan mengetahui 4 bulan saya masih mau bila
lingkungannya dengan dirawat oleh siapa saja
familiar. Perlakuan yang misalnya oleh nenek saya,
didapat pada usia ini akan namun pada saat saya
memiliki peran penting berusia sekitar 7-11 bulan,
dalam pembentukan rasa saya lebih merasa nyaman
percaya diri mereka. kepada orang tua saya,
misalnya, saya tidak mau di
gendong siapa-siapa
terkecuali orang tua saya,
dan saya akan menangis bila
digendong oleh orang lain
selain orang tua saya.

Usia 4 – 5 tahun Mampu berimajinasi serta Ketika saya berusia 4 tahun,

8
mengembangkan saya sudah duduk
aketrampilan diri melalui dibangku Taman Kanak-
aktif dalam bermain, dapat kanak, dimana disana
banyak saya temui teman-
bekerja sama dengan teman, teman sebaya, disana saya
dan memiliki kemampuan sudah dapat bekerja sama
menjadi pemimpin. Jika dalam teman, terutama
dalam hal bermain estafet.
inisiatif mengalami
Tetapi dalam
penolakan, maka akan pembelajaran, terkadang
membuat anak selalu saya sering takut untuk
mengeluarkan pendapat,
bergantung pada kelompok
karena saya menganggap
dan tidak berani bahwa teman saya yg lain
mengeluarkan pendapatnya. lebih mampu dari saya.

Usia 6 tahun Emosi anak pada saat ini Pada tahap ini, saya terlalu
mudah sekali berubah. Bias sering diajak bermain
saja yang tadinya bahagia bersama orang tua saya ke
menjadi sedih hanya dalam suatu tempat dan membuat
beberapa waktu saja. saya bahagia hingga terbawa
mimpi, tetapi pada hari yang
ditunggu-tunggu telah tiba,
ternyata orang tua saya
memiliki pekerjaan yang
membuat kami gagal untuk
pergi ketempat tersebut.
Disitu saya merasa kecewa
dan tidak mau berbicara
kepada kedua orang tua saya
dalam beberapa menit.

Usia 7 – 8 tahun Anak mulai memahami hal Pada tahap ini memang
apa yang mereka inginkan, benar banyak sekali yang
tentunya hal ini membuat saya inginkan, terutama hal

9
kebanyakan orang tua akan yang menyenangkan, seperti
merasa pusing dengan boneka. Dan dihari apa saya
beragam keinginan anak- minta dihari itu juga harus
anak mereka yang selalu dituruti.
ingin dituruti.

Usia 8 – 12 tahun Anak mulai dapat Pada fase ini, saya sudah
mengatur ekspresi emosi dapat mengontrol emosi
serrta merespon distress saya, seperti marah kepada
emosional pada oran lain. orang yang seharusnya tidak
perlu saya marahi.

Pembahasan: Perkembangan emosi ini sangat sesuai dengan yang saya alami, saya setuju
dengan perkembangan teori ini.

10
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Perkembangan merupakan perubahan-perubahan progressif yang terjadi sebagai akibat
dari proses kematangan dan pengalaman. Perubahan-perubahan yang terjadi pada manusia
telah dikemukakan dari berbagai teori.Terdapat beberapa teori yang memang benar terjadi
pada setiap manusia, tetapi tidak semua teori tersebut sesuai dengan realitanya, karena
setiap orang memiliki perbekembangan yang berbeda-beda.

DAFTAR PUSTAKA
Syarif, Kemali; 2013.Perkembangan Peserta Didik, Medan : Unimed Press.

11