Anda di halaman 1dari 2

Kadar air (%)

Metode thermogravimetri
Penimbangan dilakukan menggunakan botol timbang yang telah dihilangkan kandungan airnya
dengan dioven. Sampel digesta diambil sebanyak 0,5 gram. Sebelum di oven botol timbang
ditambah sampel dihitung sebagai berat basah. Setelah itu dioven suhu 1050C selama 5-8 jam,
kemudian ditimbang berat keringnya. Selisih antara berat basah dengan berat kering yang dihitung
menggunakan neraca analitik (presisi 0,0001), kemudian dibagi dengan berat sampel dihitung
sebagai kadar air digesta (% kadar air).

pH meter
Sampel digesta yang telah diencerkan dimasukkan dalam tabung kaca kecil, lalu batang pengukur
(measuring probe) dimasukkan dalam tabung tersebut hingga keluar hasil pengukuran pHnya.
Setiap selesai mengukur satu sampel, batang pengukur dicuci dengan akuades

SCFA
Metode gas chromatography
Sampel digesta diambil sebanyak 1 gram lalu dimasukkan dalam tabung evendoff. Sampel tersebut
kemudian diencerkan dengan penambahan akuades sebanyak 1 ml. Campuran digesta dan akuades
dicampur hingga homogen dengan menggunakan vortex. Sampel- sampel digesta tersebut
dipisahkan antara bagian padat dan cairnya menggunakan alat sentrifuge dengan kecepatan 3000
ppm/4000ppm selama 15 menit atau 12000 rpm selama 20 menit. Bagian cair dari digesta
diencerkan hingga 4 kali pengenceran lalu diambil 0,5 µl untuk disuntikkan ke bagian injector
pada gas chromatograph selama kurang lebih 6 menit. Bagian injector biasanya bersuhu 120-2500C
sehingga zat (SCFA) dalam sampel menguap dan komponen zatnya terpisah. Komponen SCFA
tersebut kemudian larut dalam gas pembawa dan mengalir ke kolom gaschromatograph.