Anda di halaman 1dari 7

A.

Resep II (serbuk tabur)

R/ As.Salicyl 3 mg
Menthol g H1
Talk ad 100mg

S U.e
Pro : Novita
Umur : 18 tahun

B. Uraian Resep

 R/ : recipe :ambillah
 S : signa : tulis
 U.e : usus eksternus : (penggunaansebagai) obat luar
 Ad : ad : sampai

C. Perhitungan bahan

 As. Salicil : 3 mg x 10 = 30 mg
 Talk : 100 mg x 10 = 1000mg – 30 mg = 970 mg

D. Uraian bahan
 Asam salisilat (Dirjen POM,1979)
 Nama resmi : Acidum salicylicum
 Nama latin : Asam salisilat
 Rumus molekul : C7H6O3
 Pemerian : Hablur ringan tidak berwarna atau serbuk berwarna
putih ; hampir tidak berbau ; rasa agak manis dan
tajam.
 Kelarutan : Larut dalam 550 bagian air dan dalam 4 bagian etanol
(95 % ) P;larut dalam larutan amonium asetat P,
dinotrium hidrogen fosfat P, kalium sitrat P, dan natrium
sitrat P.
 Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik
 Khasiat dan penggunaan : keralitikum,antifungi

 Menthol (Dirjen POM,1979)


 Nama resmi : Mentholum
 Nama latin : Mentol
 Rumus molekul : C10H20O
 Pemerian : Hablur berbentuk jarum atau prisma ; tidak berwarna ;
bau tajam seperti minyak permen ; rasa panas dan
aromatik diikuti rasa dingin
 Kelarutan : sukar larut dalam air,sangat mudah larut dalam etanol
95 %,dalam kloroform P dan dalam eter P ; mudah
larut dalam parafin cair P dan dalam minyak atsiri.
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik; ditempat sejuk
 Khasiat dan penggunaan :Korigen dan antiiritan

 Talk ( Dirjen POM, 1979)


 Nama resmi : Talcum
 Nama latin : Talk
 Pemerian : Serbuk hablur,sangat halus licin,mudah melekat pada
kulit,bebas dari butiran ;warna putih atau putih kelabu.
 Rumus molekul : H0Mg3
 Kelarutan : Tidak larut dalam hampir semua pelarut
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
 Khasiat dan penggunaan : zat tambahan

 Alkohol ( Dirjen POM,1979)


 Nama resmi :Aethanolum
 Nama latin : Etanol
 Rumus molekul : C2H6O
 Pemerian : Cairan tak berwarna ,jernih,mudah menguap,dan
mudah terbakar dengan memberikan nyala biru yang
tidak berasap.
 Kelarutan : Sangat mudah larut dalam air,dalam kloroform P dan
dalam eter P .
 Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat,terlindung dari cahaya ;
ditempat sejuk; jauh dari nyala api.
 Khasiat dan penggunaan : Zat tambahan

E. Cara kerja
1. Disiapkan alat dan bahan
2. Dihitung jumlah bahan yang akan diracik
3. Ditimbang semua bahan sesuai perhitungan yang akan diracik
4. Digerus bahan yang agak kasar terlebih (asam salicil),hingga
homogen
5. Dimasukkan alkohol,digerus hingga merata
6. Dimasukkan menthol,digerus hingga homogen/ halus
7. Dimasukkan talk sedikit demi sedikit sambil tetap digerus
8. Digerus hingga merata
9. Setelah tercampur merata,ditimbang pada timbangan digital
10. Dimasukkan kedalam sak plastik dan diberi etiket biru

F.Alat dan bahan


 Alat
 Lumpang dan alu
 Lap kasar
 Lap halus
 Sudip
 Timbangan digital
 Kertas perkamen
 Sak plastik
 Tissue

 Bahan
 Asam salicil
 Talk
 Alkohol
 Menthol
B A B IV
PEMBAHASAN

Serbuk adalah campuran homogen dua atau lebih obatyang


diserbukkan (Dirjen POM,1797).Serbuk adalah campuran kering bahan
obat atau zat kimia yang dilarutkan untuk pemakaian dalam secara oral
atau untuk pemakaian luar (Widodo,2013)
Serbuk terbagi atas dua macam yaitu pulveres atau serbuk bagi dan
pulvis adspersorius atau serbuk tak terbagi.Pulveres adalah serbuk yang
dibagi dalam bobot kurang lebih sama , dibungkus dengan menggunakan
bahan pengemas yang cocok untuk sekali minum.Pulvis Adspersorius
adalah serbuk bebas dari butiran kasar dan dimaksudkan untuk obat luar.
(DirjenPOM,1979).
Pada resep pertama,seorang pasien bernama sarah yang berumur 1
tahun diberi resep dari dokter untuk mengobati penyakit yang
dideritanya.Dokter meresepkan beberapa obat untuk dibuat puyer
(serbuk) yaitu dexametason,CTM,Ambroxol HCl,dan
salbutamol.Dexametason berindikasi sebagai anti alergi,anti
inflamasi,gangguan kolagen,anti alergi dan inflamasi pada mata (brosur
dan ISO 2014),CTM berindikasi sebagai anti histamin pada penyakit
alergi(Brosur),Ambroxol HCl berindikasi sebagai sekretolitik pada
gangguan saluran pernapasan akut dan kronis,khususnya pada
eksoserbasi bronkitis kronis dan bronkitis asmatik dan asma bronkial
(brosur),sedangkan salbutamol berindikasi untuk kejang bronkus pada
semua jenis asma bronkial,bronkitis dan emphysema(brosur).
Pada resep tersebut dokter meminta agar pasien tersebbut dibuatkan
puyer(serbuk bagi).Langkah pertama yang dilakukan dalam praktikum
yaitu disiapkan alatdan bahanyang akan digunakan,dihitung jumlah bahan
yang akan digunakan,digerus tablet yang keras terlebih dahulu yaitu tablet
dexametason,setelah tablet tersebut halus maka dimasukkan tablet yang
lain yaitu CTM,ambroxol HCl dan salbutamol pada lumpang lalu digerus
hingga halus atau homogen,laluditambahkan sacarum lactis (SL) sebagai
penambah bobot dan penghilang rasa tidak enak pada serbuk,lalu digerus
hingga homogen,disiapkan kertas perkamen sesuai permintaan
padaresep,dibagi sediaan serbuk yang telah homogen ke kertas
perkamen sedikit demi sedikit hingga merata,setelah itu dibungkus
dengan rapi pada kertas perkamen,setelah itu dimasukkanke dalam sak
plastik dan diberi etiket putih.
Pada resep kedua,seorang pasien bernama novita berumur 18 tahun
diberikan resep oleh dokter untuk mengobati penyakit yang
dideritanya.Dalam resep tersebut dokter meminta untuk pasien tersebut
dibuatkan bedak tabur.Langkah pertama yang dilakukan pada praktikum
adalah disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan,dihitung jumlah
bahan yang akan digunakan,setelah itu ditimbang sesuai
perhitungannya,diggerus asam salisilat terlebi dahulu setelah halus
ditambahkan alkohol secukupnya,digerus lalu dimasukkan menthol dan
digerus lagi hingga larut lalu dimasukkan talk sedikit demi sedikit sambil
tetap digerus hingga homogen,setelah itu ditimbang pada timbangan
digital lalu dimasukkan kedalamsak plastik dan diberi etiket biru untuk
pemakaian luar.
Asam salisilat berkhasiat dalam keratolitikum dan anti fungi,menthol
berkhasiat dalam korigen dan anti iritan,Talk dan alkohol digunakan
sebagai zat tambahan.(DirjenPOM,1979).

BABV
PENUTUP
A.Kesimpulan
 Pulveres adalah serbuk yang dibagi dalam bobot lebih kurang
sama dibungkus dengan kertas perkamen atau pengemas lain
yang cocok.Pemakaianya untuk pemakaian
oral/dalam,biasanya diberikan kepada orang tua dan anak-
anak yang sukar dalam menelan obat.

 Pulvis adalah serbuk bebas dari butiran kasar dan


dimaksudkan untuk obat luar.Bahan-bahan mineral contohnya
talk,kaolin yang biasa digunakan pada peracikan pulvis
adspersorius harus terbebas dari bakteri clostridium
tetani,clostridium wetchii,dan bacillus antrhacis,yang disterilkan
dengan cara sterilisasi D.serbuk tabur tidak boleh digunakan
untuk luka terbuka.

B.Saran
 Untuk laboratorium diharapkan agar dapat melengkapi
fasilitasnya berupa alat dan bahan yang menunjang dalam
proses praktikum,agar praktikum yang dilakukan dapat
berjalan dengan lancar.

DAFTAR PU STAKA

Anief.Moh.2010.Ilmu Meracik Obat.Gadjah Mada University


Press;Jogjakarta.
Ansel.H.C.2011.Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi Edisi IV.Universitas
Indonesia Press;Jakarta.
Dirjen POM,1979.Farmakope Indonesia Edisi III.Depkes RI;Jakarta.

Dirjen POM,1995.Farmakope Indonesia Edisi IV.Depkes RI;Jakarta.

IAI.2014.ISO Indonesia Volume 49.ISFI Penerbitan;Jakarta.


Syamsuni.A.2005.Ilmu Resep.Penerbit buku kedokteran EGC;Jakarta.

Widodo.Hendra.2013.Ilmu Meracik Obat Apoteker.D-Medika;Jogjakarta.

Brosur