Anda di halaman 1dari 4

Kuantitatif

Judul : Pengaruh Sistem Kompensasi dan gaji Terhadap Semangat Kerja Dan Kinerja Karyawan
PDAM Kabupaten Jember

1. Sifat / jenis penelitian : kuantitatif

2. Objek telaah : semangat kerja dan kinerja karyawan

3. Subjek penelitian : Karyawan PDAM Kabupaten Jember

4. Lokasi penelitian : PDAM Kabupaten Jember

5. Waktu :

6. Kerangka berpikir :

Karyawan merupakan aset utama yang memegang peranan penting dalam suatu perusahaan. Peran
karyawan dinilai sangat penting karena karyawan menjadi pelaku utama yang menunjang tercapainya
tujuan perusahaan. Berhasil tidaknya suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh sumber daya manusia
(SDM) yang berada didalamnya, dikarenakan SDM merupakan motor penggerak keberlangsungan hidup
suatu perusahaan. Perusahaan harus mampu menciptakan kondisi
yang dapat mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan dan meningkatkan
kemampuan serta ketrampilan yang dimiliki secara optimal. Salah satu upaya yang dapat ditempuh
perusahaan untuk mencapai kondisi tersebut adalah dengan memberikan sistem kompensasi yang
tepat dan memuaskan. Sistem kompensasi yang sesuai dengan harapan karyawan akan berpengaruh
terhadap semangat kerja dan kinerja yang dihasilkan oleh karyawan untuk perusahaan dimana ia berada.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analis jalur (Path Analysis). Model analisis jalur

diformulasikan sebagai berikut:


Z = βX1iZi + βX2iZi +βX3iZi + ε1i…………...(Persamaan 1)
Y = βX1iYi + βX2iYi +βX3iYi+ βZiYi + ε2i....(Persamaan 2)
Dimana :
X1 = Sistem Pembayaran Kompensasi
X2 = Gaji
X3 = Tunjangan
Z = Semangat Kerja
Y = Kinerja Karyawan
ε1i ,ε2i = Variabel Pengganggu
7. Skema / bagan kerangka berpikir Sistem kompensasi
dan gaji yang tepat
dan memuaskan

Menggunakan
Penggerak
Aset utama kemampuan dan
keberlangsung karyawan
perusahaan ketrampilan yang
an hidup
dimiliki secara
perussahaan
optimal

8. Variabel

Variabel bebas (indepnden) : sistem kompensasi , sistem gaji


Variabel terikat ( dependen) : semangat kerja dan kinerja karyawan

9. Teori :
- Pengertian manajemen sumber daya manusia
- Fungsi- fungsi manajemen sumber daya manusia
- Pengertian kompensasi
- Tujuan kompensasi
- Faktor- faktor yang mempengaruhi besarnya kompensasi
- Jenis- jenis kompensasi pegawai
- Metode pemberian kompensasi
- Pengertian kinerja karyawan
- Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan
- Pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan
Kualitatif

Judul : KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN PENGASIH


KABUPATEN KULON PROGO

1. Sifat / jenis penelitian : kualitatif


2. Objek telaah : pelayanan publik
3. Subjek penelitian : karyawan kantor kecamatan
4. Lokasi penelitian : kantor kecamatan pengasih kabupaten kulon progo
5. Waktu penelitian :
6. Bagan kerangka pemikiran :
Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam
kehidupan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayanan publik
yang diperlukan oleh masyarakat, mulai dari pelayanan dalam bentuk pengaturan ataupun
pelayananpelayanan lain dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pendidikan,
kesehatan, dan lain-lain. Namun pada kenyataannya pelayanan saat ini masih kurang dari yang
diharapkan. Masih banyak beberapa masalah yang terkait kualitas pelayanan publik.

Berbagai masalah yang terjadi di instansi pemerintah penyedia layanan publik tepatnya di
percaya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Untuk mengetahui sejauh
mana kualitas pelayanan publik yang dilakukan Kantor Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon
Progo, perlu dilakukan analisis secara mendalam dengan pengukuran kualitas layanan yang
mencakup keandalan pegawai, kondisi fisik dan bukti langsung dengan sumber daya yang
memadai, daya tanggap jaminan pelayanan. Berdasarkan alasan tersebut peneliti memutuskan
untuk menggunakan teori yangmengemukakan bahwa indikator pengukuran kualitas pelayanan
meliputi keandalan (reliability) dengan pelayanan yang tepat dan benar, kenampakan fisik dan
bukti langsung (tangible) dengan SDM dan sumber daya lainnya yang memadahi, daya tanggap
(responsiviness)dengan melayani secara cepat, jaminan (assurance) dengan etika moral dalam
pelayanan, serta empati (empathy) dengan mengetahui keinginan dan kebutuhan pelanggan.
Faktor yang mempengaruhi pelayanan, yaitu kesadaran aparat, faktor organisasi/lembaga,
ketrampilan pegawai. Maka dari proses Pengukuran Kualitas Pelayanan tersebut dapat dilihat
kinerja pegawai dalam pelaksanaan pelayanan publik di Kantor Kecamatan Pengasih Kabupaten
Kulon Progo.
Pelaksanaan
Faktor pendukung Faktor penghambat
pelayanan publik
pelayanan publik pelayanan publik
oleh kantor
kecammatan

Dimensi kualitas pelayanan :


7. Pijakan awal :
8. Teori :
- Pengertian pelayanan publik
- Jenis- jenis pelayanan publik
- Unsur- unsur pelayanan publik
- Faktor- faktor yang mempengaruhi pelayanan
- Azas, prinsip dan standar pelayanan publik
- Kualitas pelayanan publik
- Dimensi pelayanan publik
-
9. Faktor kunci keberhasilan :

Terwujud dimensi kualitas pelayanan :


- Tangibel (berwujud)
- Reliabilitty (kehandalan)
- Responsiviness (ketanggapan)
- Assurance (jaminan)
- Emphaty (empati