Anda di halaman 1dari 16

BAB II

KASUS

2.1 IDENTITAS PASIEN


Nama : Tn. Fritman
Pendidikan Terakhir : SD
Tgl Lahir/Umur : 13/04/1953 / 65 tahun
Pekerjaan : Pekerja ternak sapi
Agama : Islam
Jenis kelamin : Laki-Laki
Alamat : timpah
Ruangan : Gardenia 8
MRS : 13/09/2018

2.2 ANAMNESIS
Keluhan utama : pasien rujukan dari timpah keluhan sesak

Keluhan Penyakit sekarang :


2.2.1 Riw Penyakit Sekarang 
Pasien datang rujukan dari timpah dengan diagnosa TB + Suspect
Hepatitis B + Anemia. Pasien mengeluh sesak . Sesak dirasakan memberat
±2 hari SMRS . Keluhan sesak memberat saat pasien beraktivitas namun
sesak tidak berkurang saat istirahat . Sesak dirasakan terus – menerus
sepanjang hari . Sesak yang dirasakan mengganggu aktifitas. Sesak tanpa
disertai suara ngik – ngik . Setiap hari pasien tidur dengan 1 bantal . tidak
ada keluhan terbangun malam hari karena sesak. Tidak ada nyeri dada .
Keluhan lain yang dirasakan pasien adalah batuk berdarah .
Batuk . Keluhan batuk dirasakan sejak kurang lebih 1 tahun yang
lalu . Saat ini pasien mengeluh batuk berdahak putih dan terkadang
bercampur darah yang menggumpal dan memberat kurang lebih 2 hari
SMRS . .Terkadang pasien merasakan suka berkeringat di malam hari.

4
5

Selain itu pasien juga mengeluhkan ada mual, tetapi tidak disertai muntah .
Pasien juga mengeluhkan sering merasa ada panas dan nyeri didaerah ulu
hati. Nafsu makan pasien berkurang, dan mulut terasa pahit. Pasien juga
merasa bahwa berat badannya menurun kurang lebih 7 kg dalam 1 tahun
dari 57 – 50 . Pasien juga mengeluh agak pusing, dan demam yang naik
turun akhir-akhir ini. 2 bulan yang lalu pasien terdiagnosa TB paru aktif dan
disarankan untuk program pengobatan 6 bulan, dan sekarang pasien sedang
dalam pengobatan TB bulan ketiga .
Pasien mengeluhkan BAK berwarna kuning pekat sejak 2 bulan
warna nya menyerupai air teh (+). nyeri berkemih (-). Pasien juga
mengeluhkan BAB berwarna hitam Pasien merasa BAB hitam sejak pasien
mengkonsumsi obat TB paru dan memberat kurang lebih 5 hari SMRS .
BAB pasien encer seperti petis dan berwarna hitam pekat. 1 hari 1-2 kali
kira – kira 1 gelas aqua . Sebelumnya pasien mengaku tidak pernah BAB
hitam sebelum pengobatan TB paru .

2.2.2 Riwayat Penyakit Dahulu :


 Pasien memiliki Riwayat maag sebelumnya
 Riwayat OAT sebelumnya (+). Jalan pengobatan bulan ketiga
sebelumnya minum obat TB Rimfamisin
 Riwayat DM(+) kurang lebih 5 tahun . Pasien konsumsi obat namun
pasien lupa nama obat nya DM yang digunakan .
 Riwayat kontak dengan penderita TB (-)
 Riwayat Asma (-).
 Riwayat tekanan darah tinggi (+).
 Riwayat Penyakit jantung (-)
 Riwayat konsumsi metformin 1 bulan yang lalu 3 x 1 tab

2.2.3 Riwayat Penyakit Keluarga :


Riwayat keluarga dengan sakit TB kakek beliau 10 thn yang lalu dan saat ini
kakek pasien sudah meninggal
6

2.2.4 Riwayat Kebiasaan dan Aktivitas :


 Pasien mempunyai riwayat merokok sejak usia 15 tahun dan sudah
10 tahun berhenti dan satu hari pasien bisa menghabiskan 6- 8 batang
batang rokok dalam sehari.
 Pasien memiliki riwayat sering membeli obat anti nyeri di warung
seperti asam mefenamat dan parasetamol sejak kurang lebih 20 tahun
 Riwayat konsumsi alkohol (+) sejak 15 tahun yang lalu dalam
seminggu pasien bisa konsumsi 3 kali namun pasien sudah lupa
berapa botol yang di konsumsi setiap minum .
 Riwayat minum jamu (+) sejak 15 tahun yang lalu seperti jamu sachet
 Tidak ada Riwayat transfusi
 Riwayat tattoo permanen (+) di tangan kiri sejak 30 tahun yang lalu
 Pasien dulu seorang peternak sapi namun sekarang pasien tidak
bekerja lagi .
 Tidak ada riwayat penggunaan jarum suntik secara bergantian
 Tidak ada riwayat berhubungan berganti ganti pasien .
  Index Brinkman :

Total lama merokok :


usia sekarang (65 tahun ) – usia mulai merokok (15 tahun) = 50 tahun

IB :
Total lama merokok X rata rata jumlah rokok yang dikonsumsi tiap hari
(40 tahun x 6 batang = 240 )

Indeks Brigman : Klasifikasi:


0 – 199 = Perokok ringan
200 – 599 = Perokok sedang
≥ 600 = Perokok berat

Termasuk ke kategori Perokok Sedang


7

2.3 PEMERIKSAAN FISIK


Keadaan Umum : Tampak Sakit Sedang Lemas (pemeriksaan fisik
setelah 1 hari di RS )
Kesadaran : Compos Mentis
GCS : E4V5M6
Status gizi : BB  50 kg
TB  163 cm
IMT  18,8 kg/m2 (berat badan ideal)

Vital Sign
Tekanan darah : 110/ 90 mmHg
Nadi : 90x/menit, reguler, kuat angkat, isi cukup
Pernapasan : 22 x/menit, tipe thoracoabdominal
Suhu : 37,3º C (Axilla)

Cephal
Bentuk : Normocephal , tidak ada atrofi muskulus temporalis
Rambut : Hitam, rontok (-)
Mata : Konjungtiva anemis +/+, Sklera Ikterik +/+ ,
refleks pupil (+) isokor
Telinga :simetris+/+, darah -/-Deformitas-/-, serumen
minimal, radang -/-
Hidung : Deformitas -/-, sekret minimal. simetris +/+,
epistaksis -, sekret -
Mulut : Sianosis (-), lidah kotor (-) bibir pucat (-)

Collum
Kelenjar KGB : Pembesaran KGB (-)
Tiroid : Tidak membesar, tidak nyeri tekan, tidak massa
8

JVP : 5±2 mmHg (normal)


Thorax
Pulmo
Inspeksi : Simetris, tidak terdapat retraksi , tidak terdapat spider naevi
Palpasi : Fremitus kanan=kiri, nyeri tekan (-)
Perkusi : Sonor
Auskultasi : Vesikuler melemah ↓ kanan dan kiri , rhonki pada apex
paru +/+, wheezing -/-
Cor
Inspeksi : Ictus cordis tidak terlihat
Palpasi : Ictus cordis teraba di ICS V linea midclavicula sinistra
Perkusi : Batas kanan jantung : ICS IV linea parasternal dextra
Batas kiri jantung : ICS V linea midclavicularis sinistra
Auskultasi : S1S2 tunggal, reguler, gallop (-), murmur (-)
Abdomen
Inspeksi : Datar dan tidak terdapat venektasi. , tidak terdapat asites
tidak terdapat caput medusae (-)
Auskultasi : Bising usus (+) 6x/menit, bunyi normal
Palpasi : Supel, nyeri tekan (+) pada region epigastrium, hepar tidak
teraba ,lien teraba membesar di schuffner 2, turgor kulit
(+) normal, tidak teraba massa padat
Perkusi : Timpani

Ekstremitas
Atas : Akral hangat (+). CRT < 2 dtk, tidak ada edema (-)
Clubbing finger (-), flapping tremor (-/-)
Bawah : Akral hangat (+). CRT < 2 dtk, tidak ada edema (+/+)
Clubbing finger (-) flapping tremor (-/-)
Kekuatan otot 5555/5555 pada semua ekstremitas atas dan
bawah
9

2.4 PEMERIKSAAN PENUNJANG


A. Pemeriksaaan Laboratorium
Tanggal : 13-09-2018
Tabel 2.1 pemeriksaan lab di IGD
No. Parameter Satuan Nilai Normal
1 WBC 9,49 x 103 u/L 4.00 – 10.00
2 Neutrofil% 75,0% 50.0 – 70.0
3 Limfosit% 12,8 % 20.0 – 40.0
4 Monosit% 8,3% 3.0 – 12.0
5 Eosinofil% 3,1% 0,5 – 5.0
6 Basofil% 0,8 % 0.0 – 1.0
7 RBC 1,65 x 106 u/L 3.50 – 5.50
8 HGB 5,6 g/dL 11.0 – 16.0
9 HCT 17,1 % 37.0 – 54.0
10 MCV 103,6 fL 80.0 – 100.0
11 MCH 33,9pg 27.0 – 34.0
12 MCHC 32,8 g/dL 32.0 – 36.0
14 PLT 205 x 103 u/L 150 – 400
15 Gulukosa- 209 mg/dl < 200
Sewaktu
16 Creatinin 1,4mg/dl 0,7-1,5
17 Ureum 70 mg/dl 21-53

Tanggal 14 /09 2018


Tabel 2.2 Pemeriksaan kimia klinik
1 Glukosa Sewaktu 276 <200
2 SGOT 97 L<37 P<31
3 SGPT 56 L< 42 P< 32
4 Bilirubin total 9,54 <1,1
5 Bilirubin Direk 3,33 <0,25
6 Bilirubin Indirek 6,21 <0,75
7 Albumin 2,39 3,5- 5,5

Tanggal 15 /09 2018


Tabel 2.3 Pemeriksaan lab
1 Glukosa 2 jam PP 116 <140
2 Albumin 3,02 3,5-5,5
3 Glukosa Puasa 84 65-100
10

Tanggal : 17-09-2018
Tabel 2.4 Pemeriksaan lab
No. Parameter Satuan Nilai Normal
1 WBC 7,47 x 103 u/L 4.00 – 10.00
2 Neutrofil% 74,4 0% 50.0 – 70.0
3 Limfosit% 9,1 % 20.0 – 40.0
4 Monosit% 8,4% 3.0 – 12.0
5 Eosinofil% 7,1% 0,5 – 5.0
6 Basofil% 1,0% 0.0 – 1.0
7 Neutrofil 5,56 x 103 u/L 2.00 – 7.00
8 RBC 4,16 x 106 u/L 3.50 – 5.50
9 HGB 12,8 g/dL 11.0 – 16.0
10 HCT 36,9 % 37.0 – 54.0
11 MCV 88,7 fL 80.0 – 100.0
12 MCH 30,8 pg 27.0 – 34.0
13 MCHC 34,7 g/dL 32.0 – 36.0
14 PLT 109 x 103 u/L 150 – 400

Tanggal 18 /09/2018
Tabel 2.5 pemeriksaan lab
No. Parameter Satuan Nilai Normal
1 GDP 2 JAM PP 181 <140
2 Glukosa puasa 136 65-100
3 SGOT 88 LK <37 P <31
4 SGPT 60 LK < 42 P <32
5 Bilirubin total 12,07 <1,1
6 Bilirubin direct 3,68 < 0,25
7 Bilirubin indirect 8,39 <0,75
8 Albumin 3,08 3,5-5,5

A. Pemeriksaan USG abdomen tanggal 18/9/2018


11

Penebalan dinding antrum .


Hepar : Ukuran normal , sudah tumpul , permukaan reguler , ekhogenitas parenkim
inhomogen kasar, tampak multiple nodul hiperekhoik , batas tidak tegas , ukuran
diameter lk 1 – 2,6 cm pada lobus kanan hepar , duktus biliaris intrahepatal dan
ekstrahepatal tidak melebar , v . Porta , v hepatica tidak melebar .
Kandung empedu : ukuran normal , dinding reguler ,tidak tampak batu / massa
Pancreas : ukuran normal , parenkim homogeny , duktus pankreatikus tidak melebar
Limpa : ukuran membesar ringan , ekhogenitas parenkim homogen, v . lienalis tidak
melebar
Ginjal kanan : ukuran ginjal normal , ekchogenitas parekim baik , batas parenkim
dengan sentral eko kompleks jelas , batu (-), massa (-), sistem pelvokalises tidak
melebar .
Ginjal kiri : ukuran ginjal normal , ekhogenitas parenkim baik , batas parenkim
dengan sentral echo kompleks jelas , batu (-), massa (-), system pelvokalises tidak
melebar
Versika urinaria : terisi , tidak tampak batu atau massa
Kesan : sirosis hepatis dengan multiple massa pada lobus kanan hepar ec sugestif
hepatoma , splenomegali ringan
12

B. Pemeriksaan X-Ray Foto Thorax PA

- Identitas dan marker (R ) pada rontgen terlihat


- Rontgen pada posisi AP
- Tidak ada korpus aleneum
- Inspirasi pernafasan cukup
- Trakea pada posisi tengah dan lurus serta tidak ada deviasi;
- Tulang costae, vertebrae thoracalis, clavicula, dan scapula tidak tampak ada
fraktur, skoliosis, maupun lesi
- Jaringan lunak tidak terlihat adanya emfisema subkutis
- Posisi costae dextra et sinistra simetris;
- Tidak ada kardiomegali
- Tidak Terlihat elongatio aorta >4cm
- Corakan bronchovascular meningkat;
- Terdapat bercak infiltrat tersebar pada apex paru dextra et sinistra;
- Sudut costofrenicus terlihat dextra dan sinistra
- Diafragma dan sinus baik
- Kesan : TB paru aktif
13

C Pemeriksaan EKG

Interpretasi :
- Irama sinus takikardia, reguler;
- HR 1500/kotak kecil (20) = 75x/menit;
- Axis normal
- Tidak Terdapat P pulmonal
- Tidak Ditemukan gambaran Right Ventricular Hypertrophy (RVH) atau
Left Ventricular Hypertrophy

Hasil pemeriksaaan lab di Banjarmasin :


Tanggal 3 juli 2017
Hb : 16,2 leukosit 13800 HBSAG (+)
Hapusan sel darah tepi :
Eritrosit : normositik normokromik
Leukosit : kesan jumlah meningkat tampak monositosis sel muda negative
Trombosit : kesan jumlah normal , morfologi normal
Kesan : Monositosis mengesankan ada proses radang kronis
Pemeriksaan serologi di Banjarmasin
14

HBsAg : Positif

Kimia klinik
Glukosa puasa : 425 mg/dl (n= 70 -100 )
Kolesterol total 227 mg / dl (n < 200)
Kolesterol HDL : 30 mg/dl (n = L > 35)
Kolesterol LDL : 175 mg / dl (n < 60 )
Trigliserida : 111 mg/dl (n < 150)
SGOT : 63(N = 6-36)
SGPT : 56 (N= 6-41)
Alkali fosfatase : 317 (n = 100- 290)
Albumin : 4,1 g/Dl
BUN : 22, 73 (5,00 – 23,00)
Kreatinin : 1,5 mg /dl (N L = 0,8-1,3)
Asam urat : 5,9 mg /dl (n = 3,5 -7,2)
Hasil EKG Di Banjarmasin :
Borderline Normal
Left axis Deviation
2.5 DIAGNOSIS SEMENTARA
TB paru on terapi bulan ketiga dengan DILI , Anemia normositik normokromik,
obs Melena dd et causa sirosis hepatis / gastritis erosive dan DM Tipe 2 dengan
komplikasi nefropati diabetic

2.6 Tatalaksana awal IGD :


Inf Asering + drip adona 1 ampul (20 tpm )
Inj kalnex 3 x 500 mg
PO /
Codein 3 x 10 mg
Neurodex 2 x 1
As . Folat 2 x1
Obat TB teruskan RH tablet
15

Transfuse . PRC 2 kolf / hari dan cek setelah masuk 4 kolf

2.5 Daftar abnormalistas


a. Anamnesis
 Sesak
 Badan terasa lemas
 Batuk berdarah
 Nyeri ulu hati
 Mual, tapi tidak muntah
 terasa kembung
 Buang air besar berwarna hitam
 Buang air kecil seperti teh
 Setiap makan terasa sesak
 Berat badan menurun
 Nafsu makan menurun

b. Pemeriksaan Fisik
 Konjungtiva anemis kiri dan kanan
 Sklera ikterik kira dan kanan
 Splenomegali

c. Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium :
 Anemia normositik normokrom
 SGOT/SGPT meningkat
 Hiperglikemia
 Hiperbilirubinemia
 HBSAG(+)
 Hiperuremia

2.6 Follow Up Pasien


Tanggal 13/9/2018
S O A P
Sesak nafas (+) Batuk KU : Tampak sakit sedang, Tb on terapi bulan - Pro transfusi PRC 4 kantong
darah (+) Lemas ke 3 + anemia + - IVFD Asering
Badan terasa lemas Kesadaran : CM observasi melena Drip adona
(+) TD : 110/100 mmHg inj kalnex 3 x 500 mg
Riwayat OAT (+) Nadi : 74x/menit PO / Codein 3 x 10 mg
BAB Hitam (+) RR : 20x/menit Neurodex 1 x1
Edema tungkai (+) Suhu : 37,20C Asam Folat 2 x 1
Kepala : Ca +/+ Si +/+ Curcuma 3 x 1
Thoraks: Ves +/+ Rhonki
pada basal paru (+/+)
Whe (-) S1-S2 tunggal,
16

reguler, murmur (-)


gallop(-)
Abd : Datar,Supel, BU (+)
6x/m, NT (-) hepar tidak
teraba , lien teraba
schufnerr 2
Ekstremitas : AH, CRT<
2” Edema tungkai (-)
RT : tonus spingter ani
ekterna kuat (+)
Reflex bulbocavernosus
(+)
Mukosa licin
Hemoroid (-)
Prostat tidak teraba
membesar
Nyeri tekan (-)
Pada sarung tangan
terdapat feses hitam (+)

Tanggal 14 /09/2019
Sesak nafas (+) Batuk KU : Tampak sakit sedang Hemoptoe anemia
darah (+) KU : Tampak sakit sedang, gravis post - IVFD Asering
Badan terasa lemas Lemas transfusi1 kolf Drip adona
(+) Kesadaran : CM PRC inj kalnex 3 x 500
Riwayat OAT (+) TD : 110/100 mmHg Peningkatan PO / Codein 3 x 10 mg
BAB Hitam (+) Nadi : 74x/menit SGOT SGPT Neurodex 1 x1
Edema tungkai (+) RR : 20x/menit ESO OAT (DILI) Asam Folat 2 x 1
Suhu : 37,20C DM Tipe 2 on Curcuma 3 x 1
Kepala : Ca +/+ Si +/+ terapi Inj Ezelin 0-0-10
Thoraks: Ves +/+ Rhonki Human albumin 20% 100 ml
(+/+) Whe (-) S1-S2
tunggal, reguler, murmur (-
) gallop(-) -
Abd : Datar,Supel, BU (+)
6x/m, NT (-) hepar tidak
teraba , lien teraba
schufnerr 2
Ekstremitas : AH, CRT<
2” Edema tungkai (-)
RT : tonus spingter ani
ekterna kuat (+)
Reflex bulbocavernosus
(+)
Mukosa licin
Hemoroid (-)
Prostat tidak teraba
membesar
Nyeri tekan (-)
Pada sarung tangan
terdapat feses hitam (+)
GDS : 276, SGOT : 97 ,
SGPT : 56 , bilirubin total :
9,54 , bilirubin indirek :
6,21 , Albumin : 2,39
17

Tanggal 15/9/2018
Sesak nafas (+) Batuk KU : TSS Hemoptoe anemia
darah (+) Kesadaran : CM gravis post - IVFD Asering
Badan terasa lemas TD : 200/100 mmHg transfuse 2 kolf - IVFD Nacl 0,9% 16 tpm
(+) Nadi : 80x/menit PRC , - Omeprazole 2 x1 iv
Riwayat OAT (+) RR : 20x/menit Peningkatan - Sucralfat syrup 3 x 1
BAB Hitam (-) Suhu : 360C SGOT SGPT - Multivitamin syrup 3 x1
Edema tungkai (-) Kepala : Ca-/- Si-/- ESO OAT (DILI) - Ezelin 0-0-1-0
Thoraks: Ves ↓/N Rhonki DM Tipe 2 on Drip adona
(+/+) Whe (-) S1-S2 terapi inj kalnek 3 x 500
tunggal, reguler, m(-) g(-) PO / Codein 3 x 10 mg
Abd : Supel, BU (+) Neurodex 1 x1
Ekstremitas : AH, CRT< Asam Folat 2 x 1
2” Edema (-) Curcuma 3 x 1
GD2PP : 116 , Albumin :
3,02 , glukosa puasa : 84

Tanggal 16/09/2018
Sesak nafas (+) Batuk KU : TSS Hemoptoe anemia - Transsfusi PRC kolf ke 3
darah (+) Kesadaran : CM gravis post pukul 05.40
Badan terasa lemas TD : 200/100 mmHg transfuse 2 kolf - Jam 18.00
(+) Nadi : 80x/menit PRC , - Kopas 15
Riwayat OAT (+) RR : 20x/menit Peningkatan
BAB Hitam (-) Suhu : 360C SGOT SGPT
Edema tungkai (-) Kepala : Ca-/- Si-/- ESO OAT (DILI)
Thoraks: Ves ↓/N Rhonki DM Tipe 2 on
(+/+) Whe (-) S1-S2 terapi post
tunggal, reguler, m(-) g(-) transfuse ke 4
Abd : Supel, BU (+)
Ekstremitas : AH, CRT<
2” Edema (-)

Tanggal 17 /2/2017
Sesak nafas (+) Batuk KU : Tampak sakit sedang, Hemoptoe anemia - IVFD Nacl 0,9% 16 tpm
darah (+) Lemas gravis post koreksi - Omeprazole 2 x1 iv
Badan terasa lemas Kesadaran : CM hiperbilirubinemia - Sucralfat syrup 3 x 1
(+) TD : 110/100 mmHg peningkatan - Multivitamin syrup 3 x1
Riwayat OAT (+) Nadi : 74x/menit SGOT SGPT - Ezelin 0-0-1-0
BAB Hitam (-) RR : 20x/menit DILI , DMNM on Drip adona
Edema tungkai (-) Suhu : 37,20C terapi inj kalnek 3 x 500
Kepala : Ca +/+ Si +/+ PO / Codein 3 x 10 mg
Thoraks: Ves +/+ Rhonki Neurodex 1 x1
(+/+) Whe (-) S1-S2 Asam Folat 2 x 1
tunggal, reguler, murmur (- Curcuma 3 x 1
) gallop(-) Drip neurobion 1 ampul / 24
Abd : Datar,Supel, BU (+) jam
6x/m, NT (-) hepar tidak Etambutol oral 1 x750 mg
18

teraba , lien teraba Streptomisin im 1 x 750 mg


schufnerr 2
Ekstremitas : AH, CRT< Ofloxacin 2 x 200 mg oral
2” Edema tungkai (-)
Cek GD 2 jam PP , SGOT , SGPT
, albumin , bilirubin lengkap

Tanggal 18 09 2018
Sesak nafas (-) Batuk KU : Tampak sakit ringan Hemoptoe - IVFD Nacl 0,9% 16 tpm
darah (-) Kesadaran : CM Peningkatan - Multivitamin syrup 3 x1
Badan terasa lemas (- TD : 110/100 mmHg SGOT SGPT - Ezelin 0-0-1-0
) Nadi : 74x/menit ESO OAT (DILI) Drip adona
Riwayat OAT (-) RR : 20x/menit DMND on terapi inj kalnek 3 x 500
BAB Hitam (-) Suhu : 37,20C PO / Codein 3 x 10 mg
Edema tungkai (-) Kepala : Ca +/+ Si +/+ Neurodex 1 x1
Thoraks: Ves +/+ Rhonki Asam Folat 2 x 1
(+/+) Whe (-) S1-S2 Curcuma 3 x 1
tunggal, reguler, murmur (- Etambutol oral 1 x750 mg
) gallop(-) Streptomisin im 1 x 750 mg
Abd : Datar,Supel, BU (+) Ofloxacin 2 x 200 mg oral
6x/m, NT (-) hepar tidak Diet TKTP ekstra putih telur
teraba , lien teraba Cek lab :
schufnerr 2 GD 2 Jam PP dan USG
Ekstremitas : AH, CRT< abdomen .
2” Edema tungkai (-)

Hasil interpretasi USG


abdomen : kesan
Gastritis kronis , sirosis
hepatis dengan multiple
massa pada lobus kanan
hepar ec sugestif hepatoma
, splenomegaly ringan ,
sonografi organ
intraabdomen lain tidak
tampak kelainan

Tanggal 19 09 2018
Sesak nafas (-) Batuk KU : Tampak sakit ringan TB Paru DILI - IVFD Nacl 0,9% 16 tpm
darah (-) Kesadaran : CM hemoptoe - Multivitamin syrup 3 x1
Badan terasa lemas (- TD : 110/100 mmHg (membaik) - Ezelin 0-0-1-0
) Nadi : 74x/menit Anemia gravis Drip adona
Riwayat OAT (-) RR : 20x/menit (membaik ) inj kalnek 3 x 500
BAB Hitam (-) Suhu : 37,20C Dyspepsia PO / Codein 3 x 10 mg
Edema tungkai (-) Kepala : Ca +/+ Si +/+ Sirosis hepatis Neurodex 1 x1
Thoraks: Ves +/+ Rhonki susp hepatoma Asam Folat 2 x 1
(+/+) Whe (-) S1-S2 hiperbilirubinemia Curcuma 3 x 1
tunggal, reguler, murmur (- Peningkatan Etambutol oral 1 x750 mg
) gallop(-) SGOT SGPT Streptomisin im 1 x 750 mg
Abd : Datar,Supel, BU (+) Hipoalbuminemia Ofloxacin 2 x 200 mg oral
6x/m, NT (-) hepar tidak Hiperglikemia PASIEN dinyatakan boleh
(membaik) pulang
19

teraba , lien teraba DMND


schufnerr 2
Ekstremitas : AH, CRT<
2” Edema tungkai (-)
RT : tonus spingter ani
ekterna kuat (+)
Reflex bulbocavernosus
(+)
Mukosa licin
Hemoroid (-)