Anda di halaman 1dari 4

Masih Bingung tentang Jenjang Jabatan dan

Pangkat Dosen?
Posted By: gustraprasaja galih jon: November 04, 2016In: Profesi1 Comment
Print Email

Bagi Anda yang masih baru menjadi dosen PNS, tentu bertanya-tanya tentang Jenjang Jabatan dan pangkat
dosen. Atau bagi Anda yang bercita-cita menjadi dosen, informasi berikut bisa berguna bagi Anda. Berikut
dijelaskan sekilas tentang jenjang jabatan dan pangkat dosen yang ada di Indonesia.

Adapun jenjang jabatan dan pangkat dosen adalah


sebagai berikut:
Berikut ini jenjang jabatan dan pangkat dosen berdasarkan persyaratan jumlah angka kredit dosen:

NO J. FUNGSIONAL PANGKAT GOLONGAN A.K.

Penata Muda Gol. III/a 100


a Asisten Ahli
Penata Muda Tk. I Gol. III/b 150

Penata Gol. III/c 200


b Lektor
Penata Tk. I Gol. III/d 300

Pembina Gol. IV/a 400

c Lektor Kepala Pembina Tk. I Gol. IV/b 550

Pembina Utama Muda Gol. IV/c 700


Pembina Utama Madya Gol. IV/d 850
d Guru Besar
Pembina Utama Gol. IV/e 1050

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Dosen

Sebagai tambahan yang perlu Anda tahu juga, dalam Jabatan dan pangkat dosen, pangkat dan jabatan dosen
tidak paralel:

a. Ada jabatan yang memiliki dua jenjang pangkat, yaitu :

 Asisten ahli : III/a dan III/b


 Lektor : III/c dan III/d
 Guru Besar : IV/d dan IV/e
b. Ada jabatan yang memiliki tiga jenjang pangkat, yaitu:

 Lektor Kepala : IV/a, IV/b, IV/c


c. Kenaikan jabatan tidak bergantung pada pangkat yang dimiliki misal:

Asisten Ahli (100) -> Lektor (200/300) (reguler)

Asisten Ahli (100) -> Lektor Kepala (400/550/700) (loncat jabatan)

Dalam sistem ini :

a. Angka kredit untuk kenaikan jabatan misal : Asisten Ahli (100) -> Asisten Ahli (150) -> Penilaian Angka
Kredit (PAK)

b. Angka Kredit untuk kenaikan jabatan dan pangkat misal: Asisten Ahli (150) -> Lektor (200) -> PAK dan
SK Jabatan

Dimungkinkan lompat jabatan melewati satu jenjang jabatan misal: Asisten Ahli menjadi Lektor Kepala
(melewati jabatan Lektor). Setiap kali kenaikan pangkat berikutnya setingkat lebih tinggi diwajibkan
mengumpulkan angka kredit 30% yang berasal dari unsur utama (Tri Dharma Perguruan Tinggi) dari jumlah
kredit yang dibutuhkan untuk kenaikan pangkat selanjutnya.

Angka kredit yang diperlukan untuk kenaikan jabatan dan pangkat harus memenuhi jumlah angka kredit dan
persentase masing-masing unsur kegiatan yang ditentukan baik perjenjang maupun kumulatif minimalnya
dengan ketentuan 80% harus berasal dari unsur utama (Tri Dharma Perguruan Tinggi)
misal : jalur akademik
a. kenaikan pangkat III/a ke III/b jumlah kebutuhan angka kredit adalah 150 – 100 = 50
persentase angka kredit perjenjang yang harus dipenuhi adalah :
Sedangkan persentase angka kredit kumulatif minimal yang harus dipenuhi adalah :

Agar persentase angka kredit kumulatif minimal ini terpenuhi, maka khusus untuk angka kredit pengangkatan
pertama kali sebagai dosen (dalam contoh ini Asisten Ahli 100), dipersentasekan terlebih dahulu ke dalam
masing-masing unsur kegiatan, dengan menggunakan pola inpassing jabatan dosen. Hasil persentase tersebut
kemudian dijadikan angka kredit lama
Kenaikan Pangkat Bagi Dosen
Adapun beberapa syarat dan macam kenaikan Pangkat bagi Dosen, yaitu sebagai berikut:

1. Menggunakan angka kredit


telah memenuhi angka kredit yang ditentukan, >2 tahun dalam pangkat terakhir, setiap unsur DP 3, > baik
dalam 2 tahun terakhir
2. Dalam Masa Tugas Belajar
> 4 tahun dalam pangkat terakhir, setiap unsur DP 3, > baik dalam 2 tahun terakhir
3. Telah Selesai Melaksanakan Tugas Belajar
> 1 tahun dalam pangkat terakhir, setiap unsur DP3, > baik dalam 1 tahun terakhir, Pangkat masih gol. III/a
bagi yang telah lulus dan memperoleh ijazah magister (S2) dan gol. III/b ke bawah bagi yang telah lulus dan
memperoleh ijazah doktor (S3)
4. Karena Menduduki Jabatan Struktural
Dosen yang menduduki jabatan struktural dan pangkatnya masih dalam jenjang pangkat terendah yang
ditentukan untuk jabatan tersebut, dapat dinaikan pangkatnya setingkat
lebih tinggi apabila :
– > 2 tahun dalam pangkat terakhir. dan
– setiap unsur DP 3, > baik dalam 2 tahun terakhir
5. Karena Diangkat sebagai Pejabat Negara
– > 4 tahun dalam pangkat terakhir. dan
– setiap unsur DP 3, > baik dalam 1 tahun terakhir DP 3 seorang PNS yang diangkat sebagai pejabat negara,
atasan langsungnya adalah pimpinan tertinggi pada unit kerjanya dan atasan atasan langsung pejabat penilai
adalah pimpinan instansi tertinggi pada instansi asal PNS yang bersangkutan.
Nah itulah informasi tentang jenjang jabatan dan pangkat dosen, utnuk lebih lengkapnya Anda bisa
mengunjungi http://pak.dikti.go.id/portal/
Silakan share artikel ini, jika bermanfaat