Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

PERENCANAAN PEMBELAJARAN FISIKA


PENYUSUNAN MATERI AJAR

Dosen Pengampu Mata Kuliah:

Abdul Salam, M, M.Pd.

Disusun Oleh:

Emy Nur Juliana 1710121220005

Marhamah 1710121220015

Rizki Hidayat 1710121110013

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

BANJARMASIN

2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala
limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hidayahnya sehingga kami dapat
menyelesaikan penyusunan makalah ini yang berjudul “ PENYUSUNAN
MATERI AJAR” dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana guna
memenuhi tugas mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Fisika . Semoga makalah
ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi
pembaca dalam bidang pendidikan khususnya Pendidikan Fisika.

Kami menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh
dari sempurna. Oleh karena itu kami mengharapkan kepada semua pihak untuk
memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun demi kesempurnaan
makalah ini.

Banjarmasin, 1 Oktober 2018

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...............................................................................................................2
Daftar Isi.............................................................................................................................3
BAB I...................................................................................................................................4
PENDAHULUAN..................................................................................................................4
A. Latar Belakang............................................................................................................4
B. Rumusan Masalah......................................................................................................4
BAB II..................................................................................................................................5
PEMBAHASAN....................................................................................................................5
A.Pengertian Materi Ajar................................................................................................5
B. Komponen-Komponen Materi Ajar............................................................................5
C. Langkah-Langkah Penyusunan Materi Ajar................................................................7
1. Menganalisi Kebutuhan Materi Ajar.......................................................................7
2. Ketentuan-Ketentuan Pembuatan Materi Ajar.......................................................7
3. Format Materi Ajar Bahan (Buku Teks Pelajaran)...................................................8
4. Format Evaluasi dan Revisi Materi Ajar..................................................................9
D. Jenis-Jenis Materi Ajar.............................................................................................10
BAB III............................................................................................................................11
PENUTUP.......................................................................................................................12
A.Kesimpulan..............................................................................................................12
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................13

3
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penyusunan materi ajar yang baik dan benar adalah suatu hal yang sangat
penting dan juga tuntutan bagi setiap guru sebagai pendidik. Hal ini mengingat
pekerjaan membuat materi ajar memiliki konstibusi yang sangat besar bagi
keberhasilan proses pembelajaran yang dilakukan. Materi ajar sangat membantu
dalam kegiatan belajar mengajar karena materi ajar yang baik, menarik dan
inovatif dapat membuat kegiatan pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik,
siswa dapat menjadi lebih mandiri dalam belajar, dan siswa memperoleh
kemudahan dalam memperoleh informasi yang terkait kompetensi yang harus
dikuasai. Materi ajar tersebut bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak
tertulis. Dan salah satu guru yang ideal adalah mereka yang mempersiapkan
materi ajar secara efektif.

Semua guru perlu mengembangkan materi ajar sesuai dengan tututan


kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, yakni materi ajar
yang sesuai dengan karekteristik dan seting atau lingkungan sosial peserta didik.
Disamping itu, dengan adanya materi ajar akan sangat membantu peserta didik
dalam memperoleh alternatif materi ajar di samping buku-buku teks yang
terkadang sulit diperoleh. Dengan membuat materi ajar tentu saja pengetahuan
dan informasi yang didapat guru akan lebih banyak dari yang biasanya mereka
dapatkan. Sehingga dengan banyaknya pengetahuan dan infomasi, maka akan
sangat membangun dalam mengembangkan komonikasi yang baik selama proses
belajar mengajar.

Jadi, dalam makalah ini akan diterangkan secara teknis bagaimana


membuat materi ajar, dan diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menyusu
materi ajar.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, masalah yang dibahas dalam makalah
ini adalah sebagai berikut:
1. Apa pengertian materi ajar?
2. Apa saja Komponen/ cakupan dalam materi ajar?
3. Apa saja langkah-langkah penusunan materi ajar?

4. Apa saja Jenis-jenis materi ajar?

4
BAB II

PEMBAHASAN
A.Pengertian Materi Ajar
Menurut Panen (2001) mengungkapkan bahwa bahan ajar
merupakan bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis,
yang digunakan guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran.

Menurut Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (2006:6),


pengertian bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk
membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang
dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. Berdasarkan
definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar merupakan
komponen pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai bahan belajar bagi
siswa dan membantu guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di
kelas.

B. Komponen-Komponen Materi Ajar


Komponen bahan ajar menurut pannen terdiri dari tiga komponen inti,
yaitu komponen utama, komponen pelengkap dan komponen evaluasi hasil
belajar. Komponen utama berisi informasi atau topik utama yang ingin
disampaikan kepada siswa, atau harus dikuasai siswa. Umumnya bahan ajar utama
berbentuk bahan ajar cetak. Sedangkan komponen pelengkap dapat berupa
informasi atau topik tambahan yang berintegrasi dangan bahan ajar utama
berbentuk bahan ajar cetak. Sedangkan komponen pelengkap dapat berupa
informasi atau topik tambahan yang terintegrasi dengan bahan utama, atau
informasi atau topik pengayaan wawasan siswa. biasanya komponen pelengkap
terdiri dari bahan pendukung cetak (materi pengayaan, bacaan, jadwal, silabus),
bahan pendukung non cetak (kaset, CD, VCD), panduan siswa, panduan guru, dan
lain-lain yang diperlukan siswa untuk mempelajari suatu topik yang disajikan
melaluikomponen pelengkap terdiri dari bahan pendukung cetak (materi
pengayaan, bacaan, jadwal, silabus), bahan pendukung non cetak (kaset, CD,
VCD), panduan siswa, panduan guru, dan lain-lain yang diperlukan siswa untuk
mempelajari suatu topik yang disajikan melalui beragam media. Adapun
komponen evaluasi hasil belajar terdiri dari perangkatsoal atau butir tes atau alat
evaluasi hasil belajar non tes yang dapat digunakan untuk tes formatif siswa
selama proses pembelajaran Bahasa Arab dan tes sumatif siswa pada akhir
semester[ CITATION Pan01 \l 1057 ].

Selanjutnya beberapa ahli seperti Dick dan Carey (1990), Dageng (1990),
Dageng (1990, 1997), Taringan (1990) dan Suparman (1993), menjelaskan

5
pedoman pengembangan buku ajar adalah terpenuhinya komponen-komponen
bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan proses belajar-mengajar, seperti
adanya:

1. Petunjuk penggunaan buku ajar,

2. Rujuan umum dan khusus pembelajar,

3. Epitome (kerangka isi).,

4. Uraian isi bahan pembelajaran,

5. Gambar/ilustrasi,

6. Rangkuman,

7. Soal latihan, kunci jawaban, balikan dan,

8. Tugas-tugas.

Menurut Amri dan Ahmadi (2010: 157) bahan ajar disusun dengan tujuan:
1) menyediakan bahan belajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan
mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, 2) membantu peserta didik dalam
memperoleh alternatif bahan ajar dan 3) memudahkan guru dalam melaksanakan
pembelajaran[ CITATION Amr10 \l 1057 ].

Secara umum bahan ajar dapat dibedakan ke dalam bahan ajar cetak dan
noncetak. Bahan ajar cetak dapat berupa, handout, buku, modul, brosur, dan
lembar kerja. Sedangkan bahan ajar noncetak meliputi, bahan ajar audio seperti,
kaset, radio, piringan hitam, dan compact disc audio. Bahan ajar audio visual
seperti, CAI (Computer Assisted Instruction), dan bahan ajar berbasis web (web
based learning materials).

Bahan ajar atau materi ajar yang dimaksud dalam kajian ini lebih ke
bahan ajar cetak berupa buku teks. Hal ini dikarenakan, buku teks sangat erat
kaitannya dengan kurikulum, silabus, standard kompetensi, dan kompetensi dasar.

Rudi Susilana (2007:14) mengungkapkan bahwa buku teks adalah buku tentang
suatu bidang studi atau ilmu tertentu yang disusun untuk memudahkan para guru
dan siswa dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran.

6
C. Langkah-Langkah Penyusunan Materi Ajar

1. Menganalisi Kebutuhan Materi Ajar


Menyusun bahan ajar yang akan disuguhkan untuk peserta didik haruslah
sesuai dengen ketentuan yang sudah dibuat oleh pemerintah dan dapat memenuhi
kebutuhan peserta didik ketika mempergunakannya.

Banyak hal yang harus dilakukan ketika menyusu materi ajar yang sesuai
dengan tuntutan kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik, diantaranya
adalah:

a. Analisis SK-KD

Analisis SK-KD ini dilakukan untuk memastikan kompetensi-kompetensi


apa saja yang memerlukan materi ajar. Dan dari hasil analisi tersebut materi ajar
apa saja yang harus disiapkan dalam satu semestar tertentu.

b. Analisis sumber belajar


Analisis terhadap bahan belajar ini diataranya adalah ketersediaan,
kesesuaian, dan kemudahan dalam memanfaatkannya. Caranya adalah
menginventarisasi ketersediaan sumber belajar yang dikaitkan dengan kebutuhan.

c. Pemilihan dan Penentuan Materi Ajar


Pemilihan dan penentuan Materi Ajar dimaksudkan untuk memenuhi
salah satu kriteria bahwa materi ajar harus menarik, dapat membantu siswa untuk
mancapai kompetensi. Jenis dan bentuk materi ajar ditetapkan atas dasar analisis
kurikulum dan analisis sumber materi sebelumnya. Peta kebutuhan materi ajar
disususn setelah diketahui berapa banyak materi ajar yang harus disiapkan melalui
analisis kebutuhan materi ajar. Di samping itu peta dapat pula digunakan untuk
menentukan sifat materi ajar, apakah dependen (tergantung) atau independent
(berdiri sendiri). Materi ajar dependen adalah materi ajar yang ada kaitannya
antara materi ajar yang satu dengan materi ajar uang lain, sehingga dalam
penulisannya harus saling memperhatikan satu sama lain. Sedangkan materi ajar
independent adalah materi ajar yang berdiri sendiri atau dalam penyusunannya
tidak harus memperhatikan atau terikat dengan materi ajar yang lain.

2. Ketentuan-Ketentuan Pembuatan Materi Ajar


Dalam penulisan buku teks pelajaran diperlukan beberapa ketentuan agar
buku teks yang disusun memberikan informasi yang utuh, adapun ketentuannya
adalah:

7
 Harus memperhatikan persyaratan yang berkaitan dengan isi diantaranya:
1. Buku harus memuat sekurang-kurangnya materi minimal yang harus
dikuasai peserta didik
2. Relevan dengan tujuan pendidikan Nasional dan sesuai dengan
kemampuan yang akan dicapai
3. Sesuai dengan ilmu pengetahuan atau kompetensi penulis
4. Sesuai atau menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi
5. Sesuai dengan jenjang dan sasaran
6. Isi dan bahan mengacu pengembangan konsep, prinsip , dan teori
7. Tidak mengandung muatan politis maupun hal yang berbau sara
 Memperhatikan persyaratan penyajian
1. Ada keteraturan sesuai dengan urutan setiap bab
2. Isi buku haruslah konteksual
3. Menarik minat dan perhatian sasaran pembaca yang telah ditentukan
4. Menantang dan merangsang untuk dibaca dan dipelajari
5. Mengacu pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor
6. Penyajian yang menggunakan bahasa ilmiah dan formal
 Memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan bahasa
1. Menggunakan bahasa indonesia yang beik dan benar
2. Menggunakan kalimat yang sesuai dengan pengetahuan dan
perkembangan sasaran pembaca
3. Menggunakan istilah, kosakata, indeks, symbol yang mempermudah
pemahaman
4. Menggunakan kata-kata terjemah yang dibakukan
 Memenuhi ketentuan yang berkaitan dengan ilustrasi
1. Relavan dengan konsep, prinsip, yang disajikan
2. Tidak menggunakan kesinambungan antar kalimat, antar bagian dan
antar paragraf
3. Merupakan bagian terpadu dari bahan ajar
4. Jelas, baik dan merupakan hal-hal esensial yang membantu
memperjelas materi

3. Format Materi Ajar Bahan (Buku Teks Pelajaran)


Pada umumnya, tidak ada perbedaan dengan buku-buku yang umumnya
kita temui di toko-toko buku, akan tetapi untuk pembuat buku ajar ada beberapa
hal yang harus disertakan, dan secara umum buku ajar harus terdiri dari tiga
bagian yang mencakup:

1. Bagian awal yang berisi:


a. Halaman cover, berisi tentang judul, pengarang, gambar sampul,
nama departemen, tahun terbit

8
b. Halaman judul, berisi judul, pengarang atau penulis, gambar
sampul, tahun terbit, nama departemen
c. Daftar isi yang membuat, judul bab, sub bab, dan nomor halaman
d. Daftar lain seperti: daftar gambar, daftar tabel, daftar lampiran
2. Bagian isi
Bagian ini adalah materi atau konten utama dan isi dari buku.Dan
berisikan bab-bab, dan setiap bab berisikan sub bab-sub bab dan
pokok-pokok bahasan yang menjadi inti naskah buku. Memuat uraian
penjelas, proses operasional atau langkah kerja dari setiap bab maupun
sub bab.

Setiap paragraf yang ada maupun unit terkecil suatu pook bahasan dan
harus saling mendukung dan menjadi satu kesatuan yang koheren.
Akan lebih baik buku-buku tertentu dilengkapi dengan tabel, bagan,
gambar dan ilustrasi dan lain sebagainya.
3. Bagian akhir

4. Format Evaluasi dan Revisi Materi Ajar


Dalam menulis materi ajar, membutuhkan sebuah evuluasi tentang
kelayakan akna bahan dan materi-materi yang ada di dalamnya. Maka dari itu,
diperlukan sebuah evaluasi terhadap materi ajar tersebut. Evaluasi ini betujuan
untuk mengetahuai apakah materi ajar telah baik atau masih ada hal yang perlu
diperbaiki. Komponen evaluasi mencakup isi, kebahasaan, sajian, dan kegrafikan.
Dan komponen kelayakan isi mencakup antara lain:

a) Kesesuaian dengan KI dan KD


b) Kesesuaian dengan perkembangan anak
c) Kesesuaian dengan kebutuhan bahan ajar
d) Kebenaran substansi materi pembelajaran
e) Manfaat untuk penambahan wawasan
f) Kesesuaian dengan nilai moral, dan nilai-nilai sosial

Komponen kebahasaan antara lain mencakup:

a) Keterbacaan
b) Kejelasan informasi
c) Kesesuain dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar
d) Pemanfaatan bahasa secara efektif dan efisien (jelas dan singkat)

Komponen penyajian antara lain mencakup:

a) Kejelasan tujuan (indikator) yang ingin dicapai


b) Urutan sajian

9
c) Pemberian motivasi, daya tarik
d) Interaksi (pemberian stimulus dan respond)
e) Kelengkapan informasi

Komponen kegrafikan antara lain mencakup:

a) Penggunaan front;jenis dan ukuran


b) Lay out atau tata letak
c) Desain tampilan

Selain hal diatas, evaluasi juga bisa dilakukan dengan mempergunakan angket.
Angket disusun dengan pertanyaan yang sesuai dengan hal-hal yang akan diukur.
Bahasa dalalm angket harus disesuaikan dengan siswa atau sasaran dari angket
tersebut[ CITATION Kur14 \l 1057 ].

D. Jenis-Jenis Materi Ajar


Jenisnya diantaranya adalah sebagai berikut:

a) Handout, merupakan materi ajar tertulis yang diharapkan dapat


mendukung materi ajar lainnya atau penjelasan dari guru.
b) Sebuah buku biasanya akan berisi tentang sesuatu yang menjadi buah
pikiran dari seorang pengarangnya. Sebuah buku akan dimulai dari latar
belakang penulisan, definisi/pengertian dari judul yang dikemukakan,
penjelasan ruang lingkup pembahasan dalam buku, hukum atau aturan-
aturan yang dibahas, contoh-contoh yang diperlukan, hasil penelitian, data
dan interpretasinya, berbagai argumen yang sesuai untuk disajikan.
c) Modul, adalah seperangkat materi ajar yang disajikan secara sistematis
sehingga penggunanya dapat belajar dengan atau tanpa seorang
fasilitator/guru. Dengan demikian sebuah modul harus dapat dijadikan
sebuah materi ajar sebagai pengganti fungsi guru.
d) LKS, terdiri dari judul, petunjuk belajar (petunjuk siswa), kompetensi
yang akan dicapai, informasi pendukung, tugas-tugas dan langkah-langkah
kerja,penilaian.
e) Brosur, adalah materi informasi tertulis mengenai suatu masalah yang
disusun secara bersistem atau cetakan yang hanya terdiri atas beberapa
halaman dan dilipat tanpa dijilit atau selebaran cetakan yang berisi
keterangan singkat tetapi lengkap tentang perusahaan atau organisasi.
f) Leaflet, materi cetak tertulis berupa lembarab yang dilipat tapi tidak
dimatikan/direkatkan. Agar terlihat menarik biasanya leflet didesain secara
cermat dilengkapi dengan ilustrasi dan menggunakan bahasa yang
sederhana, singkat serta mudah dipahami.

10
g) Wallchart, adalah materi cetak biasanya berupa bagan siklus/proses atau
grafik yang bermakna menunjukkan posisi tertentu. Misalnya tentang
siklus mahluk hidup binatang antara ular, tikus dan lingkungannya.

BAB III

PENUTUP

A.Kesimpulan
Bahan ajar merupakan komponen pembelajaran yang digunakan oleh guru
sebagai bahan belajar bagi siswa dan membantu guru dalam melaksanakan
kegiatan belajar mengajar di kelas. Komponen bahan ajar menurut pannen

11
(2003:13) terdiri dari tiga komponen inti, yaitu komponen utama, komponen
pelengkap dan komponen evaluasi hasil belajar. Langkah-langkah penyusunan
Materi Ajar yaitu analisis SK-KD, analisis sumber belajar, pemilihan dan
penentuan Materi Ajar. Dalam penulisan buku teks pelajaran diperlukan beberapa
ketentuan agar buku teks yang disusun memberikan informasi yang utuh. Dan
terakhir dalam menulis materi ajar, membutuhkan sebuah evuluasi tentang
kelayakan akna bahan dan materi-materi yang ada di dalamnya. Maka dari itu,
diperlukan sebuah evaluasi terhadap materi ajar tersebut. Evaluasi ini betujuan
untuk mengetahuai apakah materi ajar telah baik atau masih ada hal yang perlu
diperbaiki. Komponen evaluasi mencakup isi, kebahasaan, sajian, dan kegrafikan.

DAFTAR PUSTAKA

Amri, S. d. (2010). Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta: PT
Prestasi Pustaka Karya.

12
Andi, P. (2011). Metode Penelitian Kualitatif dan Dalam Perspektif Rancangan
Penelitian . Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Atas, D. P. (2006). Pedoman Penyusunan Bahan Ajar. Jakarta: Lukmana, Direktorat


Pembinaan Sekolah Menengah Atas.

Kurniasih, I., & Sani, B. (2014). Buku Teks Pelajaran. Surabaya: Kata Pena.

Lestari, I. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi : Sesuai dengan


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan . Padang: Akademia.

Pannen, P. d. (2001). Penulisan Bahan Ajar. Jakarta: Pusat Antar Universitas untuk
Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Intruksional Direktorat Jendral
Perguruan Tinggi.

Susilana, R. d. (2007). Media Pembelajaran. Bandung: CV Wacana Prima.

13