Anda di halaman 1dari 28

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran : Fisika


Materi Pokok : Fluida
Sub Pokok Materi : Fluida statis dan Dinamis
Satuan Pendidikan : SMK
Kelas/Semester : X/1
Alokasi Waktu : 2 X 45 menit

I. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli


(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif
dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kerja yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

II. Kompetensi Dasar :


1. Menerapkan hukum- hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis

2. Memecahkan persoalan dalam teknologi dan rekayasa yang berkaitan dengan


hukum-hukum fluida statis dan dinamis

III. Indikator
1. Kognitif
Fluida Statis
a. Produk
1. Menyebutkan hukum dasar fluida statis
2. Mengidentifikasi tekanan dalam fluida

3. Menyebutkan tekanan Gauge


4. Mengidentifikasi hukum pokok Hidrostatik

b. Proses
1. Menerapkan hukum Pascal pada kehidupan sehari-hari

2. Mengetahui hukum Archimedes

Fluida Dinamik

a. Produk

1. Menyebutkan hukum dasar fluida dinamik

2. Menerapkan hukum bernoulli pada kehidupa sehari-hari

3. Merumuskan Kontinuitas

b. Proses

1. Mengamati aplikasi asas Bernoulli

2. Membedakan Fluda statis dan Fluida dinamik

2. Psikomotorik
Melakukan pecobaan hukum dasar fluida Statik dan dinamik dalam kehidupan
sehari-hari

3. Afektif
a. Karakter: Berpikir kreatif, kritis, dan logis; bekerja dengan teliti, jujur, dan
berperilaku santun, tanpa merasa terbebani
b. Keterampilan sosial: menyampaikan pendapat, menjadi pendengar yang
baik,menanggapi pendapat orang lain, dan menghargai pendapat orang
lain
IV. Tujuan Pembelajaran
1. Kognitif

Fluida statis

a. Produk:

1. Dilakukan identifikasi agar peserta didik dapat Menyebutkan hukum


dasar fluida statis
2. Dilakukan identifikasi agar peserta didik dapat mengetahui tekanan
dalam fluida

3. Dilakukan diskusi kelompok agar peserta didik dapat menyebutkan


tekanan gauge

4. Dilakukan identifikasi agar peserta didik dapat mengetahui hukum pokok


hidrostatis

b. Proses

1. Dilakukan diskusi agar peserta didik mengetahui tentang Hukum pascal


pada kehidupan sehar-hari

2. Dilakukan diskusikan agar peserta didik mengetahui hukum archimedes

Fluida dinamis

a. Produk

1. Diberipenjelasan agar peserta didik dapat menentukan Hukum bernoulli


pada kehidupan sehari-hari

2. Dilakukan diskusi tentang persamaan kontimuitas

b. Proses

1. Dilakukan percobaan agar peserta didik mengetahui asas bernoulli

2. Dilakukan diskusi agar peserta didik dapat Membedakan Fluda


stati dan Fluida

dinamik

2. Psikomotorik:

1. Melakukan pecobaan hukum dasar fluida statik dan dinamik dalam


kehidupan sehari-hari

3. Afektif:
1. Karakter: Berpikir kreatif, kritis, dan logis; bekerja dengan teliti, jujur, dan
berperilaku santun.
2. Diberikan kesempatan salingberdiskusi antar peserta didik dan peserta
didik dapat menunjukkan perilaku : menjadi pendengar yang
baik,menanggapi pendapat orang lain , menghargai pendapat orang lain.
V. Materi Pembelajaran

1. Fluida statis :

Fluida statis adalah fluida yang tidak mengalami perpindahan


bagianbagiannya. Pada keadaan ini, fluida statis memiliki sifat-sifat seperti
memiliki tekanan dan tegangan permukaan.

a. Mengidentifikasi tekanan dalam fluida

Tekanan adalah gaya normal yang bekerja pada suatu bidang


dibagi dengan luas bidang. Secara matematis , definisi tekanan P dari
sebuah benda yang dikenai gaya F pada suatu permukaan yang luasnya A
adalah

P=

Keterangan:
p : tekanan (Pa)
F : gaya tekan (N)
A : luas bidang tekan (m²)

Tekanan adalah suatu besaran skalar. Satuan internasional (SI)


dari tekanan adalah pascal (Pa). Satuan ini dinamai sesuai dengan nama
ilmuwan Prancis, Blaise Pascal. Satuan-satuan lain adalah bar ( 1 bar = 1,0
x 105 Pa), atmosfer (1 atm = 101,325 Pa) dan mmHg (760 mmHg = 1
atm). Tekanan pada fluida statis zat cair dikelompokkan menjadi dua,
yaitu tekanan pada ruang tertutup dan ruang terbuka.

Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan di


dalam ruang tertutup diteruskan sama besar ke segala arah. Berdasarkan
hukum ini diperoleh prinsip bahwa dengan gaya yang kecil dapat
menghasilkan suatu gaya yang lebih besar. Prinsip-prinsip hukum Pascal
dapat diterapkan pada alat-alat seperti pompa hidrolik, alat pengangkat
air, alat pengepres, alat pengukur tekanan darah (tensimeter), rem
hidrolik, dongkrak hidrolik, dan dump truk hidrolik. Penerapan hukum
Pascal dalam suatu alat, misalnya dongkrak hidrolik, dapat dijelaskan
melalui analisis seperti terlihat pada Gambar 7.1

b. Menganalisi
tegangan permukan
Molekul-molekul di
dalam suatu fluida akan
selalu mengalami gaya tarik-menarik dengan molekul-molekul sejenis
lainnya gaya ini disebt gaya kohesi. Untuk menghitung besarnnya
tegangan permukaan menggunakkan rumus

γ=

Gaya tarik-menarik antarmolekul zat cair tidak hanya


menimbulkan gaya kohesi dan gaya adhesi saja, tetapi juga dapat
menimbulkan tegangan permukaan. Tegangan permukaan adalah
kecenderungan permukaan zat cair untuk meregang sehingga
permukaannya seperti ditutupi oleh suatu lapisan elastis. Molekulmolekul
yang berada pada lapisan ini selalu berusaha memperkecil luas
permukaannya. Tegangan permukaan didefinisikan sebagai perbandingan
antara gaya tegangan permukaan dan panjang permukaan.

c. Mengidentifikasi hukum pokok Hidrostatik

Setiap benda yang terletak pada suatu bidang akan melakukan tekanan
pada bidang tersebut. Zat cair yang berada di dalam suatu bejana juga
melakukan tekanan terhadap dasar bejana itu. Tekanan yang dilakukan
zat cair demikian disebut tekanan hidrostatik. Sebelum kita membahas
tekanan hidrostatik lebih lanjut, kita bahas dulu konsep tekanan secara
umum sebagai berikut. Tekanan adalah gaya per satuan luas yang bekerja
pada arah tegak lurus suatu permukaan.

Alat ukur pada tekanan gas. Tekanan Hidrostatis adalah tekanan


yang terjadi di bawah air. Tekanan ini terjadi karena adanya berat air
yang membuat cairan tersebut mengeluarkan tekanan. Tekanan sebuah
cairan bergantung pada kedalaman cairan di dalam sebuah ruang dan
gravitasi juga menentukan tekanan air tersebut. Hubungan ini
dirumuskan sebagai berikut: "P = ρgh" dimana ρ adalah masa jenis cairan,
g (10 m/s2) adalah gravitasi, dan h adalah kedalaman cairan

Tekanan Udara Atmosfer adalah lapisan yang melindungi bumi. Lapisan


ini meluas hingga 1000 km ke atas bumi dan memiliki massa 4.5 x 1018
kg. Massa atmosfir yang menekan permukaan inilah yang disebut dengan
tekanan atmosferik. Tekanan atmosferik di permukaan laut adalah 76
cmHg.

d. Menerapkan hukum Pascal pada kehidupan sehari-hari


Hukum pascal adalah ketika perubahan tekanan diberikan paa
suatu fluida pada ruang tertutup ,perubahan tersebut akan diteruskan
sama besar ke segala arah. Mesin pengangkat mobil,dongkrak hidrolik
adalah contoh-contohnya
e. Mengetahui hukum Archimedes

Gaya apung adalah selisih yang bekerja ada benda. Ketika kita
embenam sebuah benda yang memiliki volume V ke dalam fluida ,maka
akan ada fluida yang dipindahkan tempatnya,sebanyak volume benda
yang dibenamkan.Dengan demikian massa fluida yang dipindahkan
adalah m = ρ V dan persamaannya adalah

Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke


dalam zat cair mengalami gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat
zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut. Peryataan ini dikenal
sebagai hukum Archimedes. Secara matematis hukum archimedes dapat
dirumuskan sebagai berikut.
wu – wa = wc
Fa = wc
Fa = mc × g

Fa = ρc × Vc × g

Keterangan:
Fa : gaya Archimedes
wu : berat balok di udara
wa : berat balok di dalam zat cair
wc : berat zat cair yang ditumpahkan (N)
mc : massa zat cair yang ditumpahkan (kg)
ρc : massa jenis zat cair (kg/m³)
Vc : volume benda yang tercelup (m³)
g : percepatan gravitasi bumi (m/s²)

2. Fluida Dinamik

Fluida dinamis adalah fluida yang bergerak yang memiliki tekanan

a. Menerapkan hukum bernoulli pada kehidupan sehari-hari Tekanan


dalam fluida yang mengalir. Hubungan atara kecepatan fluida dengan
luas penampang yang dilalui oleh fluida tersebut ,yang pada intinnya
menunjukkan adannya kekekalan massa dalam aliran fluida.Konsep yang
akan digunakan untuk menurunkan persamaan adalah dengan
menggunakan konsep kekekalan energi.
Fluida ideal

Fluida ideal mempunyai ciri-ciri berikut ini.

a. Alirannya tunak (steady), yaitu kecepatan setiap partikel fluida pada


satu itik tertentu adalah tetap, baik besar maupun arahnya. Aliran
tunak terjadi pada aliran yang pelan.
b. Alirannya tak rotasional, artinya pada setiap titik partikel fluida tidak
memiliki momentum sudut terhadap titik tersebut. Alirannya
mengikuti garis arus (streamline).
c. Tidak kompresibel (tidak termampatkan), artinya fluida tidak
mengalami perubahan volume (massa jenis) karena pengaruh
tekanan.
d. Tak kental, artinya tidak mengalami gesekan baik dengan lapisan
fluida di sekitarnya maupun dengan dinding tempat yang dilaluinya.
Kekentalan pada aliran fluida berkaitan dengan viskositas.

Contoh di dalam kehidupan sehari-hari adalah:

1. Alat penyemprot yang menggunakan prinsip Bernoulli yang sering


Anda gunakan adalah alat penyemprot racun serangga.Perhatikan
Gambar .Ketika Anda menekan batang pengisap, udara dipaksa keluar
dari tabung pompa melalui tabung sempit pada ujungnya. Semburan
udara yang bergerak dengan cepat mampu menurunkan tekanan pada
bagian atas tabung tandon yang berisi cairan racun. Hal ini
menyebabkan tekanan atmosfer pada permukaan cairan turun dan
memaksa cairan naik ke atas tabung. Semburan udara berkelajuan
tinggi meniup cairan, sehingga cairan dikeluarkan sebagai semburan
kabut halus.

2. Karburator adalah alat yang berfungsi untuk menghasilkan campuran


bahan bakar dengan udara, campuran ini memasuki silinder mesin
untuk tujuan pembakaran. untuk memahami cara kerja karburator
pada kendaran bermotor, perhatikan Gambar

b. Merumuskan Kontinuitas

karena aliran fluida ideal bersifat stasioner,maka kita bisa simpulkan

bahwa jumlah massa elemen fluida yang melewati suatu titik tertentu

selalu sama tiap satuan waktunya ,rumusnya adalah :

Q=

Persamaan kontinuitas
menghubungkan
kecepatan fluida di
suatu
tempat dengan tempat
lain. Sebelum
menurunkan hubungan
ini, Anda
harus memahami
beberapa istilah dalam
aliran fluida. Garis alir
(stream
line) didefinisikan sebagai lintasan aliran fluida ideal (aliran lunak).
Garis singgung di suatu titik pada garis alir menyatakan arah kecepatan
fluida. Garis alir tidak ada yang berpotongan satu sama lain. Tabung air
merupakan kumpulan dari garis-garis alir. Pada tabung alir, fluida
masuk dan keluar melalui mulut-mulut tabung. Fluida tidak boleh masuk
dari sisi tabung karena dapat menyebabkan terjadinya perpotongan
garis-garis alir. Perpotongan ini akan menyebabkan aliran tidak lunak
lagi.

c. Mengamati aplikasi asas Bernoulli

Didalam kehidupan sehari-hari fluida pada pipa

Hukum Bernoulli membahas mengenai hubungan antara kecepatan


aliran fluida, ketinggian, dan tekanan dengan menggunakan konsep
usaha dan energi.
Perhatikan Gambar. Fluida mengalir melalui pipa yang luas penampang
dan ketinggiannya berbeda

VI. Strategi dan Metode Pembelajaran


Strategi Pembelajaran

STAD,jigsaw

Metode Pembelajaran

Percobaan,eksperimen dan ceramah

VII. Langkah Pembelajaran


a. Pertemuan Kedua ( 2 x 45menit )
No Aktivitas Pembelajaran Waktu

A Pendahuluan 10 menit

1 Guru memberikan motivasi :

Menanyakan apa pengertian dari fluida dinamis


dan fluida statis

Guru menginformasikan tujuan yang akan


2
dicapai

B Kegiatan Inti 70 menit

Eksplorasi

3 Guru membagi kelompok


4 Peserta didik menghitung dari nomor 1-5 lalu
awal lagi sampai dengan seterusnya. Tiap
kelompok terdiri dari 5 peserta didik

5 Guru mengarahkan peserta didik-siswi untuk


duduk dengan kelompoknya,tiap tiap kelompok
diberi materi tentang percobaan tekanan
hidrostatis

Elaborasi

6 Peserta didik mendiskusikan materi yang telah


diperoleh secara berkelompok

7 Setelah selesai berdiskusi dengan kelompok


asal, peserta didik yang mendapat
permasalahan yang sama berkumpul menjadi
satu sehingga terbentuk TIM AHLI. Masing-
masing kelompok mendiskusikan materi yang
sudah diperoleh.
8 Setelah selesai berdiskusi dengan tim ahli tiap
anggota kembali ke kelompok asal dan
bergantian mengajarkan teman satu tim mereka
tentang materi yang mereka kuasai dan tiap
anggota lainnya mendengarkan dengan
sungguh-sungguh.

Konfirmasi

9 Tiap TIM AHLI mempresentasikan hasil diskusi


didepan kelas
No Aktivitas Pembelajaran Waktu

10 Memberi kesempatan kepada tiap kelompok


untuk menanggapi hasil diskusi TIM AHLI
berupa pertanyaan, masukan atau perbaikan

11 Guru memberikan klarifikasi atas presentasi


kelompok
C Penutup 10 menit

12
Bersama-sama dengan peserta didik
menyimpulkan hasil diskusi

13 Hasil diskusi dikumpulkan untuk di evaluasi

14 Guru memberikan evaluasi tertulis

b. Pertemuan Kedua ( 2 x 45menit )

No Aktivitas Pembelajaran Waktu

A Pendahuluan 10 menit

1 Guru memberikan motivasi :

a. Bagaimana cara mengidentifikasi yang


tepat?

2 Guru mengiformasikan tujuan yang akan


dicapai

B Kegiatan Inti 70 menit

Eksplorasi

3 Guru membagi kelompok


4 Peserta didik menghitung dari nomor 1-5 lalu
awal lagi sampai dengan seterusnya. Tiap
kelompok terdiri dari 5 peserta didik

Elaborasi
5 Peserta didik (dibimbing oleh guru)
mendiskusikan fluida dinamis dan fluida statis
secara tidak lanngsung dalam fisika

6 Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk


mengambil bahan pembelajaran yang sudah
No Aktivitas Pembelajaran Waktu

disiapkan untuk percobaan tekanan hidrostatis


7 Guru mempresentasikan bagian-bagian fluida
dinamik dan fluida statis
8 Guru mendemontrasikan langkah-langkah
dalam fluida dinamis dan fluida statis yaitu
pada pipa kapiler
9 Masing-masing kelompok melakukan diskusi
terhadap hukum-hukum pada fluida dinamis
dan statis
Konfirmasi

10 Peserta didik mempresentasikan hasil


percobaan
11 Guru membandingkan hasil yang diperoleh
masing – masing kelompok

C Penutup 10 menit

12 Bersama-sama dengan peserta didik


menyimpulkan hasil diskusi
13 Hasil diskusi dikumpulkan untuk di evaluasi
14 Guru memberikan evaluasi tertulis

VIII. Penilaian
Nomor Soal per Proses Kognitif Bentuk Soal
Pengetahuan Jml
C1 C2 C3 C4 C5 C6 PG Esei

Membedakan 1 1 1
fluida statik dan
fluida dinamik

Menghitung 2,4 2 2
fluida statis dan
dinamik

Mengetahui 3 1 1
hukum-hukum
yang ada pada
fluida statis dan
dinamik

Merumuskan 5 1 1
dimensi fisika

Prosedur

Metakognitif

JUMLAH 5 5
Skor :

Penilaian Kinerja (LP-2)

Penilaian Afektif (LP-3)

IX. Sumber Belajar

Buku Fisika untuk SMK/Mak Bidang keahlian teknologi dan rekayasa jilid 1
kurikulum 2013; Penerbit Erlangga
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

A. Tujuan Kegiatan

a. Menjelaskan perbedaan tekanan dalam zat cair


b. Mendemonstrasikan perbedaan tekanan zat cair pada berbagai kedalaman
c. Menjelaskan apakah ukuran lubang pada ketinggian yang sama berpengaruh
terhadap kecepatan aliran zat cair.
B. Teori Singkat

Baca sumber belajar anda dan tulis definisi dari fluida dinamis dan fluida statis,
serta aplikasi fluida dinamis dan fluida statis, pada tempat di bawah ini:

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

C. Alat dan Bahan


1. Tuliskan alat dan bahan yang diperlukan untuk percobaan !

2. Tulis nama, spesifikasi dan jumlah alat dan bahan yang dibutuhkan! Pada tempat
di
bawah ini:
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

D. Skema Alat

E. Cara Kerja
a. Isilah bejana berlubang A, B, C dan tandon berkran dengan air!
b. Bukalah lubang A, B, C, serta kran pada tandon secara serentak!
c. Amati laju aliran pada masing-masing lubang !
d. Lubang manakah yang memiliki pancaran air paling kuat? Mengapa?
e. Lubang manakah yang memiliki pancaran air paling lemah? Jelaskan?
f. Lakukan percobaan serupa dengan mengganti bejana berlubang dengan ukuran
lubang A, B, C yang berbeda tetapi terletak pada ketinggian yang sama !
g. Amati pancaran air pada masing-masing lubang ! Jelaskan hasil percobaan anda !
Lampiran
PENILAIAN PRODUK (LP-1)
FLUIDA DINAMIK DAN FLUIDA STATIK

Butir 1
Sebutkan perbdaan fluida statis dan dinamis?

Butir 2
Sepotong blok kyu mengapung di atas air dengan 75% volumennya
tenggelam dalam air . Bila volume balok itu 5000cm³ , maka dalam
kilogram massa balok kayu itu....

Butir 3
Mengetahui hukum-hukum yang ada pada fluida statis dan dinamis...

Butir 4
Sebuah bejana berisi air dan minyak ,maing-masing tingginya sama yaitu
0 cm. Jika massa jenis air 1 gr/cm³ dan minyak 0,8 gr/cm³ serta g = 10
m/s²,maka tekanan hidrostatik pada dasar bejana itu adalah...

Butir 5
Karena penggaruh teganggan permukaan maka zat cair cenderung
untuk...
Kuci LP 1:

Butir 1

- Fluida statis adalah fluida yang tidak mengalami perpindahan bagian


bagiannya.Pada keadaan ini, fluida statis memiliki sifat-sifat seperti memiliki
tekanan dan tegangan permukaan.

- Fluida dinamis adalah fluida yang bergerak yang memiliki tekanan

Butir 2

Kasus terapung :

ρ benda V benda = ρ fluida V celup

ρ benda (100%) = (1) (75%)

ρ benda = 0,75 gr/cm³

Massa benda

m=ρ V = 0,75 5000 = 3750 gr = 3,75 kg

Butir 3

Pada Fluida statis

• Tekanan hidrostatik

• Hukum pokok hidrostatis

• Hukum Pascall
• Hukum Archimedes

Pada Fluida dinamis

• Kontinuitas

• Persamaan bernoulli

Butir 4
Tekanan Hidrostatik : Ph = ρ g h
ρ air = 1 gr/cm³ = 1000 kg/m³
ρ minyak 0,8 gr/cm³ = 800 kg/m³
ada dua zat cair yang tersusun atas-bawah:
Ph = ρ₁ g h₁ + ρ₂ g h₂
= 800 (10)(0,5) + 1000(10)(05) = 9000 N/m²

Butir 5
Pengaruh teganggan permukaan,maka zat cair cenderung untuk
memperkecil permukaannya , contoh setetes air raksa akan berubah
menjadi bola
LP-2

Format Penilaian Kinerja

Rubrik: rubrik ini digunakan sebagai acuan untuk menilai kinerja peserta didik pada
waktu mengerjakan tugas tugas dan kerja ilmiah

Skor Kemampuan/keterampilan Kemampuan Ketepatan


yang dinilai Skor mengorganisasi tugas, melaksanakan
kerja, atau kegiatan tugas

Peserta didik mempunyai Ia mampu peserta didik


pemahaman yang jelas mengorganisasikan tugas mengamati,
5
tentang maksud tugas yang dengan cara yang logis mengukur, mencatat
diberikan. sesuai dengan suruhan dan melakukan
yang diberikan. kegiatan-kegiatan
lainnya dengan
benar dan aman.

Peserta didik membutuhkan Ia mampu mengikuti Pengamatan,


sedikit bantuan untuk instruksi, tapi pengukuran, dan
4
memahami tujuan kegiatan, membutuhkan beberapa hasil kegiatan
tugas atau percobaan. bantuan dalam lainnya pada
mengembangkan umumnya
prosedur kerja/ kegiatan memuaskan, tapi
yang logis masih ada kesalahan
dalam ketepatan
mencatat atau
membahas.

Peserta didik membutuhkan Ia mampu mengikuti Peserta didik banyak


bantuan secukupnya untuk tugas/instruksi jika melakukan
3
memahami tujuan kegiatan, diberikan sejumlah kesalahan, baik
tugas atau percobaan, serta bantuan yang berarti pencatatan, dan
dalam mengorganisasikan ketepatan dalam
kerjanya pencatatan atau pun
hasil kerja lainnya

Peserta didik banyak Bantuan tetap Banyak


bergantung pada bantuan dibutuhkan walaupun pengamatan /unsur-
2
dan dukungan agar mampu dalam instruksi yang unsur bahasan luput
memahami tujuan tugas/ sederhana. diamati atau tidak
kegiatan yang diberikan, dan Ketidaktepatan dalam dicatat/dibahas/
melakukannya pengamatan, pengukuran dikerjakan.
atau unsur-unsur hasil
kerja lainnya.

Tidak memahami tujuan Peserta didik tidak Pengamatan,


kegiatan, tugas atau mampu mengikuti pengukuran atau
1
percobaan yang diberikan suruhan/instruksi dari unsur-unsur hasil
serta tidak mampu tugas yang diberikan. kerja lainnya tidak
melaksanakan walaupun benar atau relevan
dengan bantuan. dengan tugasnya
Lembar Penilaian Kinerja

No Nama Peserta didik Tugas Kerja Ilmiah Diskusi

1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5

10

11
LP-3
PENILAIAN AFEKTIF

Lembar ini disusun untuk mengetahui sikap peserta didik selama mengikuti
pembelajaran fisika.

Nama: . . .
No. Aspek sikap Skala sikap
1 2 3 4 5
Karakter
1 Logis
Memilih alat dan bahan
Membuat rangkaian percobaan
Aktivitas yang dilakukan memiliki tujuan yang
jelas
2 Berpikir kreatif
Melakukan tindakan yang bersifatanalisis
Melakukan tindakan yang bersifatsintesis
Mampu menentukan pilihan yang dianggap paling
baik
Mampu menciptakan alternatif yang lebih baik
3 Jujur
Melakukankegiatan (mengamati, mencatat,
menyimpulkan- keterampilan proses) dengan
obyektif
Berargumen secara obyektif
4 Bekerja teliti

5 Bertanggung jawab

6 Peduli

7 Berperilaku santun

Keterampilan Sosial
1 Bekerja sama,

2 Menyampaikan pendapat,

3 Menjadi pendengar yang baik,

4 Menanggapi pendapat orang lain


LP 3: PSIKOMOTOR (Eksperimen di Laboratorium)

Prosedur
1. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan oleh peserta didik.
2. Tugas perwakilan kelompok peserta didik untuk memilih alat dan bahan yang
dibutuhkan.
3. Beri peserta didik waktu yang cukup untuk melakukan kegiatan eksperimen
sesuai LKS.
4. Tentukan skor peserta didik sesuai dengan format asesmen kinerja pada table di
bawah ini.
5. Berikan format asesmen kepada semua kelompok sebelum kegiatan eksperimen
dimulai.
6. Beri peserta didik kesempatan untuk mengases diri sendiri menggunakan format
yang telah mereka terima.

Format Asesmen Kinerja Psikomotor


No Aktivitas Skor Skor Asesmen Oleh
Maksimum Peserta didik Guru
Sendiri
1 Memilih alat dan bahan 15
2 Membuat rangkaian secara benar 35
3 Melakukan pengamatan dan 25
pengukuran berulang dengan
variasi kuat arus
4 Melakukan pengamatan dan 25
pengukuran berulang dengan
variasi jarak
Skor Total 100

LP 4: KARAKTER
Format pengamatan Prilaku Berkarakter

Nama Peserta didik : …………………………………………………….


Kelas : …………………………………………………….
Tanggal : …………………………………………………….

Petunjuk:
Untuk setiap perilakuk berkarakter di dalam tabel berikut ini yang teramati, beri
penilaian menggunakan criteria:
A = sangat baik B = baik
C = menunjukan kemajuan D = perlu perbaikan

No Rincian Tugas Kinerja Kategori Keterangan


(RTK) Penilaian
A B C D
1 Hati-hati
2 Teliti
3 Jujur
4 Bertanggung jawab
5 Disiplin
6 Sabar
7 Rela berbagi
8 Demokratis

LP 5: KETRAMPILAN SOSIAL
Format Pengamatan Ketrampilan Sosial

Nama Peserta didik : …………………………………………………….


Kelas : …………………………………………………….
Tanggal : …………………………………………………….

Petunjuk:
Untuk setiap ketrampilan social yang terdapat di dalam table berikut ini, beri penilaian
kepada peserta didik menggunakan format berikut:

No Rincian Tugas Kinerja Kategori Keterangan


(RTK) Penilaian
A B C D
1 Bertanya
2 Menjawab pertanyaan
3 Menjadi pendengar yang baik
4 Memberikan tanggapan
5 Mengkritisi teman dan guru
secara santun