Anda di halaman 1dari 6

B.

ANALISA DATA
Nama : Tn. T No. CM : 099376
Umur : 63th Dx. Medis : Gastritis

Hari, Tgl,
No Data Fokus Masalah Etiologi Diagnosa
jam
1 Selasa, 30 DS : Nyeri akut Inflamasi Nyeri akut berhubungan dengan
oktober - Pasien mengatakan nyeri pada mukosa lambung inflamasi mukosa lambung
2018 ulu hati seperti ditusuk tusuk dan
perih
- Nyeri dirasakan terus menerus
- Skala nyeri 4 (1-10)
DO :
- Pasien tampak meringis
- Pasien tampak lemah
- Tanda-tanda vital :
TD : 100/60 mmHg
RR: 20x/menit
N :80x/menit
S : 37.2˚ C

2 Selasa, 30 DS : Ketidakseimbanga Mual muntah Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari


oktober - Pasien mengatakan mual dan n nutrisi kurang kebutuhan tubuh berhubungan dengan
2018 muntah 1 kali dari kebutuhan mual dan muntah
- Pasien mengatakan tidak nafsu tubuh
makan
- Perut terasa nyeri
- Skala nyeri 4
DO :
- Pasien tampak meringis
- Pasien tampak lemah
- Tanda-tanda vital :

RSUD KOTA SURAKARTA


TD : 100/60 mmHg
RR: 20x/menit
N :80x/menit
- S : 37.2˚ C

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1. Nyeri akut berhubungan dengan inflamasi mukosa lambung


2. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan mual dan muntah

RSUD KOTA SURAKARTA


D. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
Nama : Tn. T No. CM : 099376
Umur :63th Dx. Medis : Gastritis

Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi


No Diagnosa Keperawatan TTD
(NOC) (NIC)
1 Nyeri akut berhubungan Setelah dilakukan tindakan selama Manajemen nyeri
dengan inflamasi mukosa
2x24 jam diharapkan nyeri pasien 1. kaji nyeri secara konprehensif
lambung
berkurang hingga hilang dengan termasuk lokasi, karateristik, durasi,
kriteria hasil : frekuensi, kualitas dan factor
1. Mampu mengontrol nyeri (tahu presipitasi
penyebab dan kapan nyeri terjadi) 2. monitoring tanda-tanda vital
2. mampu menggunakan tekhnik 3. Obsevasi reaksi nonverbal dari
nonfarmakologi untuk mengurangi ketidak nyamanan
nyeri, mencari bantuan) 4. Gunakan tekhnik komunikasi
3. Melaporkan bahwa nyeri terapeutik untuk mengetahui
berkurang dengan menggunakan pengalaman nyeri pasien
manajemen nyeri 5. Kontrol lingkungan yang dapat
4. Mampu mengenali skala nyeri mempengaruhi nyeri seperti suhu
5. Menyatakan rasa nyaman setelah ruangan, pencahayaan dan
nyeri berkurang kebisingan
6. Kurangi factor presipitasi nyeri
7. Pilih dan lakukan penangani nyeri
(farmakologi, non farmakologi dan

RSUD KOTA SURAKARTA


interpersonal)
8. Ajarkan tentang tehknik
nonfarmakologi (napas dalam)
9. Kolaborasi dalam pemberian
analgetik untuk mengurangi nyeri

Pemberian Analgetik
10. tentukan lokasi, karateristik, kualitas,
dan derajat nyeri sebelum
pemberian obat
11. Cek instruksi dokter tentang jenis
obat, dosis, dan frekuensi
12. Cek riwayat alergi
13. Evaluasi keefekifan analgesic tanda
dan gejala

RSUD KOTA SURAKARTA


Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi
No Diagnosa Keperawatan TTD
(NOC) (NIC)
2 Setelah dilakukan tindakan Manajemen Nutrisi
Ketidakseimbangan nutrisi
keperawatan selama 2x24jam 1. Kaji adanya alergi makanan
kurang dari kebutuhan tubuh
berhubungan dengan mual diharapkan kebutuhan nutrisi 2. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk
dan muntah
pasien dapat terpenuhi dengan menentukan jumlah kalori dan nutrisi
kriteria hasil : yang dibutuhkan pasien
1. Tidak ada tanda-tanda 3. Berikan substansi gula
malnutrisi 4. Berikan makanan yang terpilih ( sudah
2. Menunjukkan dikonsultasikan dengan ahli gizi)
peningkatan fungsi 5. Berikan informasi tentang kebutuhan
pengecapan dari nutrisi
menelan 6. Anjurkan pasien makan sedikit tapi
3. Tidak terjadi penurunan sering
berat badan yang berarti 7. Anjurkan pasien memakan makanan
selagi hangat
Monitoring nutrisi
8. BB pasien dalam batas normal
9. Monitor tipe dan jumlah aktivitas yang
biasa dilakukan
10. Monitor intraksi anak atau orang tua
selama makan
11. Monitor lingkungan selama makan

RSUD KOTA SURAKARTA


12. Monitor kulit kering dan perubahan
pigmentasi
13. Monitor turgor kulit
14. Monitor kekeringan rambut,kusam dan
mudah patah
15. Monitor mual dan muntah
16. Monitor pucat, kemerahan dan
kekeringan jaringan kujugtiva
17. Monitor tanda-tanda vital
18. Kolaborasi dalam pemberian obat-
obatan mual dan muntah

RSUD KOTA SURAKARTA