Anda di halaman 1dari 6

.

turnalKedokleran(;igi
.JKGttt)t)A3 l0tE.list Khusus)191't99
Dtkthitkundi,lakdtla Indonesia
Unir€rsilas
rssN085.1,364X

TERAPI KORTIKOSTEROIDPADA PEMPHIGOID


MEMBRAN MUKOSA MULUT DAN EFEK
SAMPINGNYA
(LaporanKasus)

AndrianNovaFitri*, Siti AliyahPradono**

*PesertaProgramPendidikanDokterGigi SPesialis Ilmu PenyakitMulul


* *StafPengajarIlmu Pen,vakitMulut
FakultasKedoktemnCigi Indonesia
Utliversitas

PadaPcmphigoid
Andrisn Nova Fitri, siti Aliyah Pradono:TerapiKortikosteroid MembranMukosa
MulutdanEfekSampingnya (LaporanKasut Kedokteran
Junral cigi unilersitas 200ii l0
lndonesia
(EdisiKhusus):194-199

Abstract

Mucousmembrane pemphigoid (MMP).alsokno{n as cicatricial pemphigoid rs a chronrc


autornnnune. blistering
subepithelial disease prirnarilr
affecting p€opleover 50 vears old' MMI'ma)
afiectan)-mucos;lsurface. which is particul.tll)
otal nrucosal. esophagus
conlungti!a. ot lafinxis
involved.MMP rarelyoccursin children and adolescenls bur several ofMMP
cases affecting I1l) l8
yearsold patientshavebeen reportedin previousnudres ln this papelwe repo ed a case of MMP in an
eighrecnyear old male palieni who had been diagnosed with oral mucous membrane pemphigoid b)
ctinicalfearu;e.hisiopathologrThe paticnrwasneared$ith slsremiccofticosteroid.
aniamncsii, ropical
conicrneroid. oralrinseandmuttiuiramins Untilrecently remains
coriicosteroid as ihe mosreffecli!e
andrhedrugof choiceto ireatpemphigoid lesionsClinicians needlopa)- atlentionh usingthisdrug
becauseolits potential
sideeftect.

pemphigoidr
membrcne
Ker $ords: Oralnrucous sidecffccr
co|ticosteroid:

pernlukaaDmukosamulut daDkoDiungliva.
jarang mengenaiesof'agus dan laring Pada
Prndahuluan
rongga nrulut lnengenaihampir scluruh
nk brtue permukaan rrukosa gingivitis desk anrasi
Mut(,u! Penphigoil
(MMP) yalg -iuga dikenal dengnrr rnerupalantcnda,d i rorrgga^-mulut vang
.t,un.i,ia'pia'iigiid (cP) merupaian prllrgrerrrrg' , j'11""'"'""
lli:: YYI t
pad'r ronggr,nrtrlut.-dis;-ut "r,r'l
per),rkir btisler subepirel, k'"',ii. (OMMP)'
yangsering..ny"rnng oru,tg ntr'"u: ncnthnu' ltitl///sr't!/,']1ts1|
uuk)itnuntne
Sanrpri saat ini l''rtiko^steruid
berusialebih dari 50 tahun. rvanrtateoiii -
kasrr. rnefuprkdn-obrl--ldng palrrrgclekrrrurlluri
.eringdaripadaoria Ielapibcberapa
pada-penelitian menenukn"
terdahulu :i;l!l illl'1"i111:-
l:l-T, rpemphrgus'
liehcn,planusdanpemphrgord
iu.":i r4vp padausiaantara2 sampailtl -Penggunaan
paniang
'islcmil dalamiatrgka
t'prkal'1t'rL
lahun. MMP pating scrrng rrenlerar'g

T e L n ul l m r d hK P P I I . . CX I l l
dapat menimbulkan efek sampingyait lrdahdal da.ar Inulul Lcri gingi\a addldl,
penelananpada adcnokonrkal seh||r#; lesi tersering di rongga mulut dengan
Iner))ebablan meningkarnlakadarglukosa !aria.i dan ber.a[-bercak(ritemd .ampar
darah. dan dapat terjadi infelsr. I-fel eriremarneD)elufuhdan uirrasi )ang lua.
sarnping lainnla adalah hrpenerrsr. le penemrrarmulosaaheolarlarg di.<but
rnsomnia. orteoporosr..
diabete.mellrtus. dengan gingiriti' deskuamasi. Bibir
iritasisaluranpeDcernaan
dan penurrbuhan Jardrts lerlena. brrla irtraoral biasanla
yaDg berlebihandari Candidadi rongga rnerupakan gelembung reCanC. kecil.
Inrrlulsehinscamembuluhkan Denqobalarl lun;ng. flau berdarah. Bula t(rsebut
terbentuk perlahau-lahandan ceDderung
Pada malalah irrr akan dilaporkan terjadidi palatum.CUsiddn Inukos.rpipi.
lenranB OMMP padaseorang fernaJa u.ia KarenabLrlapernp|igordlerJadial,rbatdarl
l E t a h u n) a n Bd a l a n gk e k l i n i l g i g i d a n perlri(ahal.Ubeprrel rnakaberdindrnB rebal.
mulut bagianpenyakitmulu. RSUP DR tidak fapuh dan bertahan lebih lama
CrptoMangunkusumo. Padapasren ini le:r daripada pernphrgu' Keutuhan bula Ini
di nlululn)asangatparahmakadibenka )arg menurlulkar dragno.is darr
pc|:.uatan denga konilolterotdsi5remik pemphigoid.l-lkus lua' dan dangkaldapat
Setelahbeberapa mingguperawataD, lesidi lerJadi ddri penggabungan beberapaIe'i
Inulut mengalami per\ernbuha laf )ang b e r d e k a l d n
U . l k u s d r kelilingo
r leh
rerdapatleir punh yarg dapal didngkar daeralrenternatou'Llar kadarrgtcrdapa.
dengan diagnosis Candidiasis. De'j'gal 5edilit perddrdhan. Pen)einbrhar le.i
melihatlaporar) kasu.inr diharaplan dapat sangallarnbaldart daeralrlesr larrg Iarna
drrnengenitentang Inanfaardar efe" ddpal terlihatdcngdnadanla libro'is lang
.aDrp;ng pemberian lonilosreroid.rsLenrir' tiJal teraturselrirggadapalrrnbul.raringan
terhadap pa.ienrarrgmengalami penlalrt prrul dan Iner))ebablankeru.ala|l orgrll

Padantucr.,usnrcntbruncpen4*igottl
lerdapat gambaran histopatologi sepert
Tinjauan Pustaka edema ekstraselular)ang n)eninrbulkaf
pernbellu(Jr \ <.ikel .ubepitel )anE
PcuphiBoiJadalah ,uatu pen)alrr dr'enar rr,filtrat leuko:rt PMN dall
nrulukuran)ang kronis.Inernbatasi drr.. akumulasi limfosil, sel plasma. daf
sedilil lebih urnumdalamrorgga rnulrrt eo'inofil )ang terddpatdalam !e\il(1.
daripada pernphigus. tetapi dengan Epitelium dan menrbran basal )ang
morbidila.danmonalitd:)ang lebrhkecr,. kehilangan perlekatan terhadap jafingaf
Dua tipe vang mengakiballar le:r muhrr penghubung atau lamina propria da|
yanglnirip yaitu benignnuco^ nembrune terbentuk blister. Pada jaringan
penghubungterdapal inflltrat sel inflatnasi
Fnphryoid darl bullout penphqoiJ'
MMP mcrupakanpentakit auoroinnun, nonspesifik kronis, netrofil dengan
beberapa limfositdaneosinofil.'
)ants :a,npai selarang tidal drkelalrul
penyebabnya, diduga disebabkanoleh PengguDaan kortikosteroidsistemik
,t'tt'.tntrh'dy)arg biasaD)smclrharlan daI loldl lcr|:anruntdari beberdp.rt;kol
irnurroglobulirdan kornplenrerrar! sepenj k€parahan.lantanya dan gejala-
melekat padamembran basal." gejala dari peD)akil. Terapi terapi lokal
Cambaran klinis le(i Inul r lerdiri dari obat kumur antiseptik.
merupakantanda yang paling seriDg kortikosteroid topikal ntar oitlt lent.
d i t e m u k adna l a mM V P I e . i r n u l u lra r r g Sedangkan terapi sitemik terdiri dari
seringdijumpaibiasanladia$ali dengan konikosteroid sistemik dan
suatu erosi nonspesifikyang mirip In]lrno!upre\an. Kortrko\lero'd )aI
perrphrgus.' Iampilan n)uko,a mulul | l r e I r n l , Ia] r e l c k a n t l - t n l l a n r r . t d a ;
bsrraria.i dari ero\i alau desluarna\l inrunosupresan sangat efektif untuk
j^(;nBan, IuchcdgrrBrvaranrparenrpsi mcngontfolpc ) Jkil .epenr /r.hc,7/.rrr,,.
v!].ulo-hullou! di dacrahluas rnelrpuri <riterlrd lrlulrilbrllni.,ntutu' nt,utlran,
rnulosaalreolar.palalum.mukosabukal. penlphigoid dan pe|ehigus ,,ulguri:. Etek

TemuIlmiahKPPIKG
XIII t95
'lerIpi
Kortikostetuid Padu Penphigoi'l Menbrttl Mttlos! Multtt dan Eltk S'nnPing4o

sampi|lgpenggunaan Lortilosteroidseperl anamnesadan p€meriksaanklinik mak'


. diaqnosisp€nlafit ini adalah()rdl Vuou'
retensicairan, hip€rtenst. hlPerglrKeml|(
Menbran( P(nPhryoid Renclru
insomnia, iritasi saluran p€llcernaar pasien akan diberikan
dan peningkatan berat perawatan pada
infeksi,osteoporosis
badandapatterjsditerutamabila digunakan i<ortikosteroidsistemik dan set€lumny'
dilakukanpemeriksaan gula darah.Selang
j6ngkapanjanS.
satuhari pasiendalangm€mbawahasil lab
qula darah sewaktu9l rng/dl dan pas'en
Jiberilan lorlilosteroid sistemil
Laporrn Kasds {prednison) aher ate da! perharr l0 mC'
pasien obatkumur,multivitaman
lanasalI8 Juli 2002seorang Tuiuh hari kenludianPasiendaung
IrLi-lakiusia I8 lahundalang ltiniL le
dan mengatakan rasasakitdan nyeri nasih
oenvakitmulut RSUP DR Cipto Pasi€n ada. nra-kansusah karena nyeri Pada
ionsul dari dokter gigi luar dengan pemeriksaan ekstraoralbibir sedilit pecah-
diagnosakelainanjaringanmulut dan lidah pecahdan merah.lntraoralmasihterdapat
uotul pera$alan selanJul0ya . uarl iaeraherosifyangsedikitmeluasdan ulser
ar6mnesa pasiensefingmend€ntasarta$an
iresulardi mulosabukal.InuLosaIabia'
seiak satu tahun yang lalu hilang timbul tid;h. Diagnosissama dan kortikosleroid
S;dah berobattapi tidak pernahsembuh sistemilditingkatkan menjadi40 ntg per
total.awalnyadi mulut t€rdaPat putih-puhh
pil (pasien tidak nama hari.multivitamin obal racikansaleP
dan
kemudian diberi
Ketnudian untuk lesi di bibir yang menganoung
obatnya) dari puskesmas.
tentara Hidrokortison. Avil, Lanolin yang
berobatkembalike DinasKes€hatan
rasa sakit dicamp!rdenganvaselin
diberi Kandistatin sehingga Setelahdosis ditingkatkankunjungan
berkurangdan luka0ya mengecil Pasien berikutnya tiga hari kcmudia[ pas'en
jarangbeliobaldi warunghanyaademsari rasasakitdi mulut
datangdan Dlengatakan
slau segardinSin dan jamu bera5kencur. sudahhilang. Pemeriksaan ekstraoralclan
selarrlasetahunini ganli pasta glgl 0arr intraoralterlihat bibir tidak Pecah-pecah'
Fipsod€nt ke $irs (produkCNI) dandari Masihterdapatdaemh
tidakadakemerahan.
RSPADdianjurkankembalike pepsodent kemerahan, sedikit deskuamasi dan erosif
Pasientidak bisa makanpedas'gorengar di mukosa bukal. Lidah masih 6da ulserdan
karenabisamakinparah.Padap€meriksaan erosif. atrofi papil lidah Diagnosis sama
ekstra oral : kelenjar limfe tidak ada dandosiskortikosteroid diturunka|lme|ljadi
kelainan,bibir keringdar pecah-pecah dan
intra oral : 30 mg/hari. Vitamin masih ada dan
berdarah. Pemerilsaan dianjurkanditeruskan.Pasiendianjurkan
kebersihan mulut jelek' kalkulus sub-supra
onlukmemeriksa guladarah.
sinp,iva,
-:o kariesdentin pada gigi I I I2 I3 2l
Tiga hari kemudian datang kembali
iz rs rg 45. gingivitismarginalis hasil pemeraksaal
densanmembawa 8ul.
kronis.terdapatdaeraherosifyangluasdan :
dara'h.GD puasa| 9l mg/dl,Postpandrial
beberapaulser Padadorsum lidah' dasar 106rngdl. Pasientidak8da keluhan' makan
mulut. mukosa bukal, mukosa labial'
palatum durr,rmdan nolle. pada Iidah iadi lebihb6ik.Di bibir masihsula keluat
iarah dan bagiandalam pipi 5ebelahkiri
ierdapatdebris.Pasien'nembawahasil lab masih terasaDyeri. Diagnosissama dafi
satu bulan yang lalu sep€rtipemeriksaan
dosis diturunkanlagi menjadi20 mg per
darahHb 14,2,Ht 42, Erii 4,8' Leuko7500' hari dan vitamin. Pasiendikonsulkanke
Tx,rn J02.000dan histoPatologi terdiri dari
dari lidah dengan bagianperiodortiuntukdilakukans.T,/littg'
iarings||yang diambil
jaringan dilapisi EmDathari kemudianPasiendatang
biopii insisimenunjuklan
dengani(eluhanada rasasakit di lidahdan
sel epitel gepengbetlapisyang akantotrK' timtul bercakputih yangdapatdiangkatdi
Tanpak proliferasi pembuluh darah lidah dan mukosabukal. Di mukosabukal
berukurankecil dengansebukallpadatsel
kiri kanan kemerahandan erosi. lateral
rad.ng PNIN. sel limfosit dan sel plasma. lidah terdapal ulscr dangkal Diagnosis
Pemeriksaan ekstraoraldan intraoralsama
samadan diberiksnkortikosteroidsistemik
seprti kunjungan peftama. Berdasarkan
TemullmiahKPPIKcxlll
196
lD'lttaa\,n,1I tt .\ttt tl[thf] o ,

dengan dosis l5 mg per hari dan obar t..tt\ n^ t'tttu,t. Fnl,htt,\,1 padd
kulnrlr lang InenganduDgrhlorhe\idae. penelitian Gallegher dan Shklar
mullivitamiDdan dilakukan pemeriksaan Inenlatakarbah!ra dari 120 pa\rer )anB
nrikologi. d r d r d g n o \O r .M \ 4 P . e n r L r a nm l ae r n r l i kl e
i ir
'I
iga hari kemudianpasiendatangdan di Fi'rti\a i ili( de\kuarra.r)
Brngi\
nrengeluhnveri di sampinglidah sebelah Lern|ldiandi Inuko\abulal, Inuto,a labiat.
kanan. Pada pemeriksaanintroral dacrah palatum-lidah dan bibir. r Mendaparkan
erosif pada latefal lidah kanan. mukosa diagnosa delenitif sebaiknya diperoleh
bukri krnan kiri nrasih kemerahanda| rrclalUiperncrilsaaIl itnunollrorcscD. Pafr.i
boflak pLrtihmasih ada. Diagnosasanta dan kawan-ka$an nteDyatakanbahua
sepenr lunJUngan sebelumn)a. Hrsil Fra, t t'nrtun,,/lt,anten,e ra gdl
,rilobsi r enurrjrrklan lerddprl ko,oni rrrernhanluuDrtk Inet)egakkat) Jragnostr
i .r r rr , d r r r d i d i a g r r o , a t , t J i . h . r t , penlphigoid. tapi pada bebefapa kasus
ke|nudiall pasie| diberi kofiikosterolo bropsi multipel .iuga per,u untuk
srsteDikl0 nrg per hari, topikal aDriiarnur mempedihatkan adanya. depositj|nun pada
darrrnLrltivitamiI daerah membran basal-" Pada pasi€Dyang
KuDJungan bcrikutnya pasien dilaporkfir Inr. klinisi tidal dapdl
IreI!.rldmj pcrbrikrn dcr)ga ddc'ah (ro.i D elakLtkai)perneflksaa ter\ebul lareno
)anr mengecil di seluruh peflnukaan pasientidak ingin dilakukanbiopsilagidan
rnulosadan bercakpurih telah menghilarrg sudahperrahdibiopsi.
nraka dosis konikosteroid diturunkan VeIUntt Scull) et al mer))alalan
sampardosrs 5 mg pedrari.Tetapi pada bahr{aeriologi MMP tidak diketahuilapr
kurlungan berikutnr'apasien dianjurkan scringkali dihubungkandengan penyakil
untukmeDghentikan kortikosteroid sisternik a toitnnune.' MMP seringkali menverang
dan diganri dengan topikal kenudian uaDita dan pasrenLr,ralaniut.tslapi tidak
drkonsulkan ke pen),akil dalam unluk tarar! menEe'rai ndsici)uria tcnratr. Pad.r
e\ riunsilcsaknaf'asn!a. laporankasus ini usia pasien adalah l8
Satu bulan kemudian pasien dara|g lalr||' )ang rcrgolongrna\rhrernaidde Ban
untukkonrroldanmengatakan makansudah berdl baddndan ri ggi badanlang ridak
lanca..ridak ada rasasakitdi mulut. masih ideal.
terasasesaknafasbila melakukanaktilltas Pad" pasreniri terdaparle\i rrLrlu.
dan dlrawat di rurnahsakit selanraempal lang saDgaiparah dan tidak ada perbaikar
hali. Penreriksaan iDtraofalmukosab kal. selanra sattl tahun maka
l d d h . b r h r rd d r f d l d l . . r I | d a k . r . r(dc l a , , penata{aksanaannva adalah denga
atrofi papil lidah. Dan dianjurkaDpasi€n rnernberilan loniko'reroiJ sirrenritOen!r,r
datangkenrbalibila rimbulgejaladan tanda .i.tern r.4p.,rrrg Jrrr. Pada kurjLrnsan
klin;s di mulul sekecilapapunsepertirasa penama dosi. sebeqar l0 mg perharl
sakitalaun)eri di Inulut. kemudiankunjungankeduadan seterusn)a
dosisdirrlllrnkanhrnggado.ir npi h.thn...
rebe.dr 5 Ing perharisampargejala-ge;ala
Pcmbahasan klinik hila|lg. Dilihal dari kondisi pa.ieo
)ar)E parllh. lidaL mernilili herat badarr
Pada kasLrs irri. berdasafkarl vang sesuaimaka diberikanmultivitaDtirr
f J r , r e r i l ' . a (: lriinr i sl a n g d r t a k u l a r rn c l r p u r r ) d I g I n e n g a r ) dg \ i l a r n i n q . B . ( d a r l
anannesalengkap.pemeriksaan ekstraoral nrireml l-c.,/i c. A,drn panl.renar.Selelah
dan inlraoralmaka padapasienini terdapar perasatar ligd bulan kernudian te,r dr
( e h i r r a r ri r r r n g a n , u n a k r r u l u l n r e l i p u r r r u l uIrr i l a r , dg a j h r r d a he n a kL r n r r rnt r a k r r r r .
bercak erirem di gingiva (gingi\itis Mcnurut Aufdenrorte bahwa kortikosteroid
d ( s k I d t n a , i , d. a e r d hu , F r t ) I g I n e h r J . . sistemik nerupakan pengobataDyang
0lser iregulerdi rrukosa bukal. di lidan saDgat efektif untuk penyakit r.?rrcrl.).
terdipJl Ulscr \iIB ,litrrrupi hull,'t,.'da'l. l.erclif nadakujil drn In losa
p.er|.1,'r irnbr. r r,dak adi ketiir J_ nulut Obat iDi nrelnpunlaiefek samping
korriungtivadan kulir- scfla pemeriksaan \Jrc he.ar rak.iulch larerrarrrrdiperhrkarr
hrnopatologimakadiagnosanya adalahor.d1 peDsarnamD\ang cenuat setiap kalt
I c m uI l n r i aK
hP P I K G
Xlll t91
Sd"tpngt,rlt
Tetapi Karuko erod Palu Pcnlhigaj.l Uehtud" \ttkotd ltulttt ld" Elek

lunjurrran KoniLosleroid mernpunla


beberapaefek langsungterhadapsel radant'
rennasl|kslahrlisa\i.eluldr dan leuluhrn Kesimpulan
b.osrm. oleh larena ilu mengharnbal
pelepasan li(oslm. Do:is llnggi Oral mucous ntenbrane pemphigoid
Ineru|jullan menghanrbalan pembentularl didiagrro.r. bcrdd\arlan sndmne<d
antibodi ,vang merupakan faktor orama p.dmbr ran klinlk dan hr.topdli'lo3lk
''
dalafl pembettukan bulapcmphigoid i o n i t o . t e r n i d . r m n d i . a a t i r r rr n e r ' r p a k a r r
Ddlarr pera$at,rrrbcberaparn rrrv ' pengobatan )ang sangalefektif' Padakasus
pa\ren me|lgeluhlcfdapal bercal pulilr dl inr l l r e r n b c n l d nh ; . i l r a r r g b a r l t e t a p
rIrlut ddrrpadafenlerrliaanl'lirri. lcrlihal ldren" el<l sarrping 'rrrPll l'e'ar pul:l
bercal putih !anc dapat diangldl Inaka maka penrberianobal ini han)a Lrnlk
diagnosisnyaadalah a.rtdidiarrr kernudian penl_akit Iang kondisinyasangatpamhdan
dipcrluat dengarr pemerik\aanIniLolog: diperlukan kewaspadaandengan selalu
yang terdapat banyak koloni jamur dan memonitor keadaan Pasien Dalanl
pernerrksaankaddf Fula darah lerdapal pcrnben.n sleroid lerdapatelek 'alnnirr!
,(dikrr peningl'alan )elelah pera$alarr sepefti Canlidia.\is dan peningkatankadar
dalarrbebcrapa mtnggrr.Hal irri Inertlpikirrl gula darah sehingqa kita haftrs lelap
er.r, .luri perrrbcrrarr
korliko\leroidldrrgL:l \aslrdr lc rxdllp clik sampirtg rttngl
panjang. Menurut Aufdemone bah$'a limb'rl karenadaparIrrempengaruhi k.rrrdi'i
pernberian kortikosteroid jangka panJang pa\ier tefut.rrna pemherrarl jatrgka panjang
I
"t un mcnimbulkan efek samPing
Korlikosteroid dlternole dav therupr ata
Jangka pendek sepeni
tidak men'mbulkan
Daftar Pustaka
pfcdrison/prednisolon
penekanan piluitary-ddrenal d-\a
L A u t d e m o r r eT B . D e V i l l e z R L d a n P a . c l
dibandingkandengankodikosteroid.jangka
SM. Modified lopical steloid therapy lor
Danranq seperti de\alnethasol)e ata! lh< Lledlmcno r i o'al mL.oL,' mernbr,nL
.1 (r'al Sug orul Mctl otdl
tenrphigoid
Setelabsampai dosis 5 mg Pcrhar &7rr,/ 1985:59:256-60
pa\rerIncngeluh.ecdlrrafasbila ialandgaL :. ( id^o.ci k\ dan Gteelberq \4S ^
jauh kemudianpasiendirujukke dokterahli retrospectivestudy of the managemenlof
psru ]dng Inera$al pa.ien derrgantuiuatr o r d r m u L o J . m e m b r d n ! p e m p h i E o i dq r r h
agardapaldiketahuiapakahkondisipasien .lapsone .l Ordl St/!< Orul Llc.l Ordl
r|l ada laitannya dentsanperd$alan d; fdthaltDdt RrJnt Ln.l'r. loaq 88 l:q 6:
i. DJ),rn 5. S.mmon' RK dan Ahrned R
bagr:rn gigr dan Inulul. Tetapi karer)a
Contemporary issues in diagnosis of oral
terdapal kclainan sislemik berupa se.ak p e m p h i g o i d: A s e l e c t i v er e v i c w o f t h e
nafa' dan luga terdapatperbailan sctiap lircrarure J Oral Su/g Orul ltlcd Orol
kali kunjungan maka terapi kortikostcroid Pothal Ot.il Rd.lial Endad.1999i88142430
.r.rernil drhcntikanpadadosis5 mg pethdri I lnljldl\ l.P ddr \4ill CS (- l" ,tlr' r
dJlr dig.rrtrderrgrnr"prkrl. Dari dracrro'r. ,,rra'.r Iea & FLbirer.
di hdgrar)pdru pa\iel mengalarniserangarr L e x i n g t o nK. e n t u c k y .1 9 9 2 .H a l 9 2 9 3
anna \atrg penrebabnla belum ,ldp.ll 5. Laskaris G. l riantafyllou A dan
diketahui dan dikatakan lidak ada E c o n o m o p o u l oPu. G i n g i v a l| r l a n i f c s r a i i o n s
konrrai|ldrkasi lerhadap pernhertatt o f c h i l d h o o dc i c a t r i c i l rpl e n r p h i g o i d- / a l f a l
S u r yo n l M a l o t u l P d t h . / . 1 9 8 8 i 6 6 : 4 9 - 5 '
kortikosteroid sistemik. Me nunrt Lozada
6 . l - ] - n c hN l A . B r i g h l n a n V J d a n G t e e n b e r g
pemberianko(ikosteroidsistemikmaupun 'r.// \/.J./r. D,J(,t'''
Ms. 8rf{.r
topikal masih merupakan perawatan yang ond Trc.ttnent. F.d-g. JB l-ippincon
efektif terhadap pemphigoid tapi terdapal C o m p a n ) ,P. h i l a d e l p h i al 9 9 4 l { a l 2 i 6 - 2 1 8 .
beberapaefek samping yang dapat iimb l 7 . l . o / : d a F , S i l v c r m a nS d a n M i g l i o r a t iC
lcrularnafemberiarrraIPkapal!drrg\eperli Adverse side effects associatcd with
hrpenensr. diabere.melitu\. rrila\i .alurarl p r e o n ' \ o r f I n r l e r r e , r r n c r ro f p J l i u r r $ l ill'
penceflririr. gattggudn Iner)td. orJr .nnJnmdlor) rrl.erJl.!e d ^ . ' ' ( /
hiperglikemik dan inftksi.

198 l c m uI l n r i aK X111
hP P I K G
Ahdrian Nor.t Ftii, Stti .4liyah Ptadan)

1,tert.an Denldl
t 981tl09:269-210.
M o b i n i N . N a g a r q a l l aN d a n A h m e d R .
Oral pemphigoid : Subset of cicatricial
pemphigoid. ./ Orat S lg Otal Med Orul
Pathol Oral Rddiol Endad 1998;85:37-,1i
Pa.isi E. et al. Modifrcaiion to the approach
lhc diagnosis of mucous membrane
pemphisoid A .ase report and lilcrantre
rcytew J Oral Surg Otul Mcd Oral ?athol
( ,al Rudtol En.lo.l. 2003:95:t82-6
Reg€ziJA dan SciubbaJ. Orcl PuthDbg
(ltnrcal-PdtholoEi. Co/rclatians Ed-2.
WB Saunders Compant. Philadelphia
1 9 9 3l l a l . l l - 1 5
Sc!llv C. Crrrozzo M, ct il llpdnre o
lnucous membrane pemphiSoid i A

subeprrhelial blisreringentily.J. olul Surg


Otol ivled Orul Pdthol Ordl Radiol Endad
l99gt88:5tr8
l l YnrcentSD. Lilly GE dan Baker KA
Clinical.historicandtherapeutic featureof
cicatricialpemphigoid.J Orcl Sutg Orul
\|en Orcl Pathol Ordl Radiol Endall
l99ii76:453-g
1 l WienbergMA. et al. Mucocutaneus feature
oi autoimmune blisrerins
discases.I Ordi
Suts Ordl ittcJ Olul Puhtol Otal Rddx)
Endo.l 1997.81:511 34
l.l Williams DM. Vesiculo-bullou!
'nucoLuraner.r\ dr ca,e, bent€n1.Jco,r,
membrane andbullouspenphigoid..l Ota,
Palnl Med 1990.19:16-.23
15. WoodsMA, Mohammad AR, et al Oral
ulcenions.../ Quintessekce Inte/natbhdl
1 9 9 0 ; 2 1 : l 4|l - 5

I e n r u l l m i a h K P P I K GX l l l t99