Anda di halaman 1dari 2

KERACUNAN MAKANAN

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
TanggalTerbit :
Halaman :1/2
La Joni
UPTD PuskesmasWaho
Nip.197904161999031005
1. Pengertian Keracunan makanan merupakan suatu kondisi gangguan pencernaan
yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi
dengan zat pathogen dan atau bahan kimia misalnya Norovirus,
Salmonella,Clostridium perfingens, Campylobacter, dan Staphylococcus
aureus
2. Tujuan Agar petugas dapat memahami dan memberikan penanganan yang tepat
pada pasien keracunan makanan

3. Kebijakan a. Sebagai pedoman bagi petugas dalam menangani pasien dengan


keracunan makanan.
b. Dalam menegakkan diagnosa dan pengobatan pasien dengan
keracunan makanan harus mengikuti langkah-langkah dalam SOP
keracunan makanan.
4. Referensi

5. Prosedur/ a. Petugas menerima pasien.


b. Petugas melakukan anamnesis pada pasien.
Langkah- langkah
c. Petugas menanyakan keluhan berupa diare akut, diare disertai darah
atau lendir, nyeri perut, kram otot perut, kembung.
d. Petugas menanyakan riwayat makanan/ minuman di tempat yang tidak
higienis, konsumsi daging/ unggas yang tidak matang, konsumsi
makanan laut mentah.
e.Petugas mencuci tangan terlebih dahulu sebelum melakukan
pemeriksaan.
f. Petugas mengukur tanda vital pasien meliputi tekanan darah, nadi, suhu
dan frekuensi pernafasan.
g. Petugas melakukan pemeriksaan fisik dari kepala sampai ujung kaki.
h. Pemeriksaan fisik difokuskan untuk menilai keparahan dehidrasi.
i. Petugas menemukan data tidaknya tanda-tanda tekanan darah turun,
nadi cepat, mulut kering, penurunan keringat dan urine output, nyeri
tekan perut dan bising usu lemah atau meningkat.
j. Petugas mendiagnosa pasien keracunan makanan berdasarkan
anamnesis dan pemeriksaan fisik.
k. Petugas melakukan tindakan sesuai dengan diagnosa
l. Petugas melakukan pencatatan
m.Petugas mencuci tangan setelah melakukan pemeriksaan.
6. Bagan alir
Pasien Datang

Petugas melakukan
Petugas melakukan pemeriksaan fisik
Petugas melakukan pengukuran TTV yang berfokus
anamnesa dan pemeriksaan pada keparahan
fisik
dehidrasi

Petugas
Petugas
Petugas melakukan mendiagnosa
menemukan tanda-
tindakan sesuai berdasarkan hasil
tanda terjadinya
dengan diagnosa anamnesa dan
syok
yang ditegakkan pemeriksaan fisik

Pendokumentasian Pasien Pulang

7. Hal-hal yang perlu -


diperhatikan
8. Unit terkait UGD, Rawat Inap, Gizi, Poli Umum

9. Dokumen terkait -

10. Rekaman historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai di berlakukan
perubahan
1