Anda di halaman 1dari 4

Dosa Tubuh, Hal Kecil yang Terlupakan

Manusia dikaruniakan oleh Allah SWT berupa akal dan pikiran. Akal digunakan manusia untuk
berfikir, memikirkan sesuatu. Sedangkan pikiran digunakan untuk menentukan sesuatu yang di
pikirkan oleh akal. Tetapi terkadang manusia sering tidak menggunakan akal dan fikirannya dengan
baik, dengan cara memikirkan sesuatu yang tidak semestinya di pikirkan, dan juga tidak di pakai untuk
mengembangkan sesuatu yang ada di alam yang sebenarnya bisa menghasilkan ilmu dan pengetahuan
yang baru apabila kita dapat menggunakan dengan semestinya.
Begitu juga dengan anggota tubuh, pada dasar nya anggota tubuh manusia sudah memiliki tugas
nya masing-masing seperti yang kita tahu mata untuk melihat, telinga untuk mendengar, kaki untuk
berjalan, dan lain-lain.
Suatu perbuatan yang di lakukan manusia, apabila keluar dari jalur yang telah di tentukan oleh
Allah SWT maka itu di katakan Dosa. Perbuatan dosa sering di lakukan oleh manusia, karena manusia
sering tidak menyadari akan perbuatan yang di lakukannya karena manusia lebih sering mengikuti
hawa nafsunya dan menggunakan apa yang telah diberi Allah di jalan yang di murkai-Nya dengan
tidak memikirkan akibat buruk dan apa yang di lakukannya tersebut.
Sekalipun manusia diciptakan Allah SWT untuk menjadi khalifah di muka bumi ini,
namun karena sifatnya yang lemah, manusia tidak pernah terlepas dari perbuatan salah dan dosa baik
itu disengaja maupun tidak disengaja, baik yang tampak maupun yang tidak tampak, kecuali orang-
orang yang selalu beriman dan senantiasa mendapat petunjuk dari Allah SWT.
Maka dari itu ada beberapa anggota tubuh yang bisa menjadi jalan dosa bagi manusia akibat
penyalahgunaannya, yakni digunakan dijalan yang salah oleh manusia itu sendiri.
Inilah anggota tubuh yang dapat menjadi jalan dosa bagi manusia, menurut buku muqaddimah
Ihya’ Ulumuddin menjelang hidayah, karya imam al-ghazali yang di terjemahkan oleh H.M. As’ad El-
Hafidy yang di terbit kan oleh penerbit Mizan (www.mizanpublishing.com )

Mata
Selayak nya mata diciptakan untuk melihat, akan tetapi digunakan untuk melihat yang
bagaimana….??? Pasti kita sudah mengetahui Allah SWT menciptakan mata untuk melihat hal-hal
yang tidak dimurkai Allah, dan agar kita bisa melihat keesaan Allah SWT dan mengambil pelajaran
dari nya.
Tapi karena kelalaian manusia terkadang anugerah Allah SWT itu digunakan di jalan yang
dimurkainya, yaitu melihat kepada wanita yang bukan mahram dengan nafsu begitu juga sebalik nya,
melihat sesama muslim dengan pandangan tak sedap (dengan tatapan sinis), melihat dan mencari
kesalahan-kesalahan orang lain.

Telinga
Telinga diciptakan hanya untuk mendengar firman Allah SWT, hadits-hadits Rasulullah Saw,
serta perkataan-perkataan yang baik dari saudara sesama muslim agar kita selalu mendapatkan rdiho
Allah Swt serta hidayah-Nya dan agar kita tidak berada diantara orang-orang yang dimurkai oleh Allah
SWT.
Jagalah telinga dari mendengarkan fitnah, umpatan, perkataan sia-sia,gunjingan (ghibah) dan
mendengar kan pembicaraan tentang keburukan-keburukan orang lain. Karena rasulullah Saw
bersabda yang diriwayatkan oleh ath-thabrani

“Orang yang mendengarkan (umpatan) berarti dia bersekutu dengan si pengumpat dan berarti pula
dia seperti diri nya,”

Lidah

Lidah diciptakan untuk memuji Allah SWT, membaca kitab nya, bersholawat kepada rasul nya
dan hanya mengucap kan perkataan yang baik, lidah adalah bagian dari manusia yang amat menguasai
manusia itu sendiri. Jika lidah mengucapkan kata-kata kejilah atau perkataan yang menyakiti hati
orang lain maka ia akan dilemparkan kedalam neraka dengan kepala dibawah, oleh karena itu, kita
harus menjaga lidah kita sebisa mungkin agar ia tidak melemparkan kita kedalam neraka,

Berbohong…inilah perilaku yang harus kita jaga lidah kita dari nya, karena berbohong itu
adalah salah satu cirri-ciri orang munafiq termasuk juga ingkar janji dan juga mengkhianati apa yang
telah dipercayaka orang lain kepada kita, sebagaimana sabda nabi Saw yang di riwayatkan oleh imam
Bukhori

“Ada tiga hal yang terdapat pada seseorang yang berarti dia adalah orang yang munafiq, meski dia
sholat dan berpuasa (tanda-tanda itu ialah:) bila ia berkata, ia berdusta, bila ia berjanji, ia
mengingkari nya, dan bila ia diberi amanat, dai berkhianat,”

Tangan

Tangan bisa menjadi jalan dosa bagi manusia apabila digunakan dijalan yang dilarang oleh
Allah SWT. Jagalah tangan dari memukul sesama muslim, dari menerima harta yang diupayakan
melalui jalan yang haram, dan menganiaya makhluk apapun, maka dari itu untuk mewujudkan rasa
syukur kita kepada Dzat yang Maha Agung yang telah memberikan kita amanah memiliki tangan.
Tangan dapat menulis dengan pena dan pena adalah salah satu lidah manusia maka dari itu jangan
pernah sekali-kali menulis apa yang tidak boleh lidah ucapkan.

Kaki

Sudah selayaknya kaki kita pergunakan untuk berjuang di jalan Allah SWT, dan di gunakan
untuk berjalan ke tempat-tempat yang di ridhoi-Nya. Maka dari itu jangan pernah sekali-kali
menggunakan kaki mu untuk berjalan ke tempa-tempat yang haram bukan dengan tujuan dakwah,
mendatangi penguasa zhalim bukan karena terpaksa maka setiap langkah kita di hitung dosa oleh Allah
SWT, dan Allah SWT memerintahkan kita untuk menjauh dari penguasa semacam itu.

Allah SWT berfirman:

“Janganlah cenderung kepada mereka yang berbuat aniaya, agar api neraka tak menjilatmu,
sehingga dengan demikian engkau tak akan mempunyai penolong pun selain Allah Swt, dan engkau
pun takkan tertolong”

Kemaluan

Jagalah kemaluan mu dari apa-apa yang dilarang oleh Allah SWT, jadilah seperti orang-orang
yang tentang nya Allah SWT berfirman :

“(kemenanganlah yang akan diperoleh orang-orang yang beriman) yaitu yang menjaga
kemaluan mereka, tentu tiada kesalahan bagi mereka dalam memuaskan nafsu seksual mereka dengan
isteri-isteri mereka dan dengan apa yang mereka miliki (yakni hamba sahaya wanita mereka)

Untuk menjaga kemaluan, engkau harus menghindar dari memandang (wanita-wanita yang
belum sah engkau nikahi secara hukum islam), atau yang biasa kita kenal dengan istilah Ghodul
Bashor.

Selain bisa menimbulkan dosa, justru yang saya tuliskan di atas juga bisa menjadi jalan pahala
yang luas bagi manusia dengan menjalankan apa yang di perintahkan oleh Allah dan rasul-Nya. Maka
dari itu sudah selayak nya kita sebagai hamba yang dhaif selalu berusaha menjaga apa yang telah di
amanah kan oleh Allah kepada kita dengan tidak menggunakan anggota tubuh kita dijalan yang
dimurkai oleh Allah SWT.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.


Wallahu a'lam bishshawab.