Anda di halaman 1dari 5

DEFINISI BREKSI

Breksi adalah istilah yang paling sering digunakan untuk batuan

sedimen yang terdiri dari fragmen sudut besar (dengan diameter lebih dari 2

mm). Jenis batuan ini dicirikan oleh ruang antar fragmen berbentuk angular

(menyudut) besar, diisi dengan partikel matriks yang lebih kecil dan semen mineral

yang mengikat batuan secara bersama-sama.

GENESA PEMBENTUKAN BREKSI


Breksi terbentuk dimana pecahan-pecahan angular batuan atau mineral yang

bersudut pecah dan terdeposisi (terendapkan). Salah satu lokasi paling umum untuk

pembentukan breksi adalah di bagian bawah singkapan, tempat sisa-sisa pelapukan

1
Kajian Literatur Batuan Sedimen Breksi
mekanik terakumulasi. Selain itu batuan ini dapat terbentuk pada deposit aliran jarak

pendek sebuah singkapan atau pada kipas aluvial.

Beberapa breksi terbentuk dari endapan aliran debris. Bentuk partikel yang

menyudut mengungkapkan bahwa mereka belum tertransportasi sangat jauh

(transportasi jauh diindikasikan dengan partikel menjadi bulat). Setelah

pengendapan, fragmen akan terikat bersama oleh semen mineral atau dengan matriks

partikel yang lebih kecil yang mengisi ruang di antara fragmen.

Di daerah kering dan semi kering, pengendapan semen mineral pada sedimen

dangkal atau tanah dapat mengakibatkan pembentukan unit batuan yang luas yang

dikenal sebagai "caliche". Bahan-bahan pembentuk yang seperti inilah menghasilkan

tampilan breksi sesuai dengan definisinya.

PERBEDAAN BREKSI DAN KONGLOMERAT


Breksi dan konglomerat adalah batu yang sangat mirip. Kedua batuan tersebut

adalah jenis batuan sedimen klastik yang terdiri atas fragmen yang berdiameter lebih

dari dua milimeter. Perbedaan utamanya ada pada bentuk fragmennya. Pada breksi,

fragmen-fragmen besarnya berbentuk sudut, tetapi di konglomerat fragmennya

membundar (bulat).

Bentuk fragmen mengungkapkan perbedaan seberapa jauh partikel

tertransportasi. Apabila dekat dengan singkapan induknya maka fragmen dihasilkan

oleh pelapukan mekanik dengan bentuknya menyudut. Namun, apabila material

tertransportasi jauh dari singkapan oleh air, titik-titik tajam dan ujung-ujung fragmen

2
Kajian Literatur Batuan Sedimen Breksi
angular tersebut akan terabrasi dan membulat. Partikel yang bulat akan membentuk

konglomerat.

KOMPOSISI BREKSI
Breksi memiliki banyak komposisi. Komposisinya terutama ditentukan oleh

batuan dan bahan mineral yang dihasilkan oleh fragmen angular. Iklim daerah

sumber material juga dapat mempengaruhi komposisinya. Kebanyakan breksi adalah

campuran fragmen batuan dan butiran mineral.

Jenis batuan yang dihasilkan oleh fragmen sering digunakan sebagai kata sifat

ketika mengacu pada sebuah batuan. Beberapa contoh seperti: batu pasir breksi,

breksi batu gamping, breksi granit, breksi basal, dan lain-lain. Seringkali breksi

mengandung banyak jenis fragmen batuan menyudut. Ini dikenal sebagai breksi

polimik.

WARNA BREKSI
Breksi bisa berwarna apa saja. Warna matriks atau semen bersama dengan

warna fragmen batuan sudut menentukan kenampakannya. Breksi bisa

menjadi batu berwarna-warni, seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas.

PENGGUNAAN ISTILAH BREKSI


Ahli geologi sangat fleksibel dalam menggunakan kata "breksi". Adalah

umum untuk mendengar istilah yang digunakan ketika mengacu pada puing-puing

batuan, atau batuan yang tersusun dari fragmen-fragmen angular. Meskipun breksi

3
Kajian Literatur Batuan Sedimen Breksi
digunakan sebagai salah satu contoh batuan sedimen, namun sebenarnya breksi juga

dapat digunakan untuk jenis batuan lainnya. Beberapa penggunaan kata "breksi"

lebih lanjut diberikan seperti di bawah ini:

 Collapse Breksi

Hancuran batuan yang berasal dari runtuhnya gua atau ruang magma.

 Breksi Sesar atau Breksi Tektonik

Hancuran batuan yang ditemukan di area kontak antara dua blok patahan akibat

pergerakan sesar.

 Breksi Lava

Tekstur lava yang dihasilkan ketika aliran lava merusak kerak dan campur aduk

selama pergerakannya.

 Breksi Lipatan

Merupakan breksi dibentuk oleh proses lipatan dan pecahnya lapisan tipis

batuan yang interlayered serta dicirikan dengan layer yang fleksibel.

 Breksi Beku atau Breksi Vulkanik

Istilah yang digunakan untuk batuan yang terdiri dari fragmen angular

dari batuan beku. Breksi lava dan breksi piroklastik bisa disebut "breksi beku."

 Breksi Impact

Deposit dari fragmen-fragmen batuan bersudut yang dihasilkan oleh impact dari

asteroid atau bahan kosmik lainnya.

 Breksi Monomict

Breksi yang fragmennya terdiri dari batuan tunggal, mungkin semuanya dari

satu unit batuan.

4
Kajian Literatur Batuan Sedimen Breksi
 Breksi Polymict

Breksi yang fragmennya terdiri atas batuan yang berbeda-beda jenisnya.

 Breksi Piroklastik

Suatu istilah yang digunakan untuk deposit sisa-sisa batuan beku yang

dikeluarkan oleh ledakan vulkanik atau aliran piroklastik.

PEMANFAATAN BREKSI
Batu breksi memiliki sangat sedikit kegunaan. Batuan ini dapat dimanfaatkan

sebagai piling atau landasan jalan dengan persyaratan teknis yang minimum.

Pemanfaatan seperti ini jarang digunakan pada proyek-proyek penting (besar) karena

komposisi, tingkat sementasi dan kompaksi breksi yang sangat bervariasi.

Kata "breksi" digunakan sebagai nama dagang untuk sekelompok produk batu

dimensi dengan pola angular. Nama-nama seperti breccia oniciata, breccia pernice,

dan breccia damascata adalah batu gamping dengan fragmen yang dipoles, yang

mengungkapkan pola angular tidak teratur. Breksi jenis ini digunakan sebagai batuan

arsitektur untuk interior bangunan, ubin, kusen jendela, dan aplikasi dekoratif

lainnya.

REFERENSI

https://www.petrologi.com/2018/03/batu-breksi.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Breksi

https://www.geologinesia.com/2016/01/batu-breksi-dan-proses-
pembentukannya.html

5
Kajian Literatur Batuan Sedimen Breksi