Anda di halaman 1dari 19

BAB IV

ASUHAN KEPERAWATAN
4.1 Analisa Data

No. Data Fokus Etiologi Dx Komunitas

1 DS: Kurangnya kesadaran Ketidakefektifan


warga terhadap menejemen pembuangan
a. Warga mengatakan tidak terdapat
kebersihan lingkungan sampah/pengolahan
tempat pembuangan sampah umum
b. Warga mengatakan tidak adanya tempat limbah rumah tangga

sampah di tiap rumah


c. Warga mengatakan tidak adanya
kegiatan pengelolaan sampah /
pemungutan sampah setiap hari /
petugas kebersihan sampah.

DO :

a. Terdapat sampah disekitar area rumah


baik di teras depan dan dibelakang.
b. Terdapat bekas pembakaran sampah
yang dilakukan oleh warga
c. Terdapat timbunan sampah di salah satu
rumah warga
d. Data pengelolaan sampah warga :
a) Dibakar : 46 KK
b) Ditimbun : 31 KK
e. Selokan air di perkampungan sudah
buntu dan tidak jalan
f. Terdapat genangan sampah di salah satu
rumah warga sehingga terdapat jentik”
nyamuk .
No. Data Fokus Etiologi DX Komunitas

2. DS: Kurangnya kesadaran Resiko terjadinya


warga terhadap upaya berbagai macam penyakit
a. Warga mengatakan sumber air yang
menjaga kesehatan menular
digunakan beberapa da yang memakai
pribadi dan keluarga
PDAM dan beberapa masih memakai
air sungai dan sumur.
b. warga mengatakan bahwa ebeberapa
rumah tidak meiliki septictank atau
sanitarian, sehingga langsung terbuang
di selokan yang mengarah ke sungai.
c. Warga mengatakan kalau mandi
menggunakan air sungai yang disuling,
kalau minum atau merebus air
menggunakan air PDAM.
DO :

a. Terdapat dua sumber air yang digunakan


oleh warga yaitu PDAM dan air sungai,
kondisi air sungai tidak menentu kadang
kotor dna kadang bersih.
b. Kondisi sumber air dari sungai yang
disuling juga tidak bagus, banyak
sampah di sungai yang digunakan
sumebr air
c. Masih terdapat anak warga yang mandi
disungai dan BAB di sungai karena tidak
memiliki Jamban
d. Kloset / jamban yang digunakan
beberapa tidak mengalir ke saeptictank ,
melainkan mengalir ke selokan depan
rumah sehingga terkadang menimbulkan
bau yang tidak sedap ketika selokan air
mati.
e. Data Pengelolaan Air dan lingkungan :
1. Data sumber air :
a) PDAM : 67 KK
b) SUmur : 4 KK
c) Sungai : 6 KK
2. Data Jamban :
a) Septictank : 62 KK
b) Sungai : 4 KK
c) Selokan : 11 KK
f. Pencahayaan matahari masuk dirumah
warga masih sangat kurang
g. Data Pencahaayaan dirumah warga :
a) Cahaya tidak masuk : 58
b) Lembab : 8
c) Sehat : 11

No. Data Fokus Etiologi Dx Komunitas

3. DS:

a. Warga mengatakan kader kesehatan di Defisiensi pengetahuan Kurangnya kepedulian


wilayah RW 08 tidak begitu aktif Kader terhadap tugas dan masyarkat terhadap
b. Warga mengatakan badan linu – linu dan
fungsinya di masyarakat. pemeriksaan kesehatan.
sering pusing
c. Warga mengatakan tidak mempunyai
kartu KIS yang gratis dari pemerintah,
peneybaran tidak merata
d. warga mengatakan tidak pernah datang
ke posyandu karena tidak ada yang
mengantar kelaurganya bekerja di pagi
hari.

DO :

a. Tidak berjalanya skrining kader


kesehatan dalam membantu puskesmas
memantau wilayah RW terhdap kondisi
kesehatan warga RW 08 dalam upaya
menjaga kesehatan.
b. Data Angka Penyakit (2018 ) RW 08
a) Hipertensi : 15
b) Diabetes : 4
c) Asam Urat : 12
d) CVA : 1
c. Data angka peserta BPJS di wilayah RW
08
a) Memiliki BPJS : 37 KK
b) Tidak Memiliki BPJS : 40 KK

d. Terdapat balita usia tahun yang telat


tumbuh kembangnya .

4.2 Prioritas Diagnosa


1. Ketidakefektifan menejemen pembuangan sampah/pengolahan limbah rumah tangga berhubungan
dengan kurangnya kesadaran warga akan kebersihan lingkungan

2. Resiko terjadinya berbagai macam penyakit menular berhubungan dengan ketidak mampuan keluarga
mengenal sanitasi lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan.

3. kurangnya kepedulian masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan berhubungan dengan defisiensi


pengetahuan Kader terhadap tugas dan fungsinya di masyarakat
4.4 Intervensi / Plann of Action

N Diagnosa Tujuan Tujuan Strategi Rencana Evaluasi Sumber Tempat


o Umum Khusus Intervensi Kengiatan Kriteria Sasaran
Waktu
1 Ketidakefekti Masyarak 1. masyaraka 1. pemberdayaan 1. Koordinasi 1. Terdapat Kelurahan Tempat :
fan at mampu t dapat masyarakat yang dengan pihak petugas RW Balai desa
menejemen mengelol membuang menganggur Kelurahan , RW, kebersih Puskesma
pembuangan a limbah sampah atau yg mau RT terkait an di RW s Sasaran :
sampah/peng rumah pada menjadi pemberdayaan 08 Mahasisw Warga RW
olahan tangga temapt penggerak masyarakat 2. Terdapat a 08
limbah dan sampah kebersihan tentang petugas TPSS
rumah menajga lingkungan kebersihan, dan dan Waktu :
2. lingkungan
tangga kebersiha dengan menjadi mencari lahan jadwal Sabtu , 22
rumah
berhubungan n petugas untuk dijadikan pengang September
bersih dan
dengan lingkunga kebersihan TPSS kutan 2018,
bebas
kurangnya n sampah di wil 2. Koordinasi sampah
sampah
kesadaran RW 08 pengelolaan ke TS
warga akan 3. masyaraka 2. pembuatan TPSS sampah dengan arjowing
kebersihan t mampu [Termpat pihak terkait anun
lingkungan berpartisip pembuangan lurah dan RT 3. Kader
asi dalam Sampah dan RW aktif
pengolaha sementara] yang 3. Pemberdayan memanta
n sampah nanti kader untuk u
berkolaborasi membantu kebersih
4. terdapat
dengan pihak dalam an
petugas
Kepala Desa pemberian lingkung
kebersihan
dalam slogan / upaya an
yang digaji
pengangkutan ke menjaga
dari iuran
Tempat kebersihan
warga
pembuangan lingkungan dan
terkait
Sampah wilayah sampah.
kebersihan
arjowinangun.
3. Memberikan
Stiker / slogan
slogan terkait
kebersihan
lingkungan.

N Diagnosa Tujuan Tujuan Strategi intervensi Rencana Evaluasi Sumber Tempat


o umum khusus kengiatan kriteria sasaran
waktu
2. Resiko Masyarak 1. masyaraka 1. Pemberian 1. Koordinasi 1. Tidak Keluraha Tempat :
terjadinya at tidak t mampu edukasi terkait dengan terjadi n Balai desa
berbagai terjangkit mengenal sanitasi Kelurahan , penyakit RW Sasaran :
macam penyakit sanitasi lingkungan RW , RT menular Puskesma Warga RW
penyakit menular lingkungan 2. Bekerja Bakti terkait 2. Lingkung s 08
menular dan yang baik membersihkan masalah an Mahasisw Waktu :
ketidak penyakit sanitasi sanitasi sanitasi a Sabtu , 22
2. masyaraka
mampuan kulit lingkungan atau lingkungan. bersih September
t mampu
keluarga genangan yang 2. Koordinasi dan 2018,
menjaga
mengenal menimbulkan kegiatan terdapat Minggu, 23
kebersihan
sanitasi resiko penularan kerjabakti jadwal Sept 2018
diri dan
lingkungan penyakit. pembersihan rutin pelaksanaa
kebersihan
yang 3. Promkes tentang lingkungan 3. Kader n kerjabakti
pembuang
memenuhi penyakit menular yang aktif
an sanitasi
syarat yang diakibatkan menimbulkan memanta
kesehatan 3. masyaraka oleh lingkungan. resiko u
t mengerti Kepada kader terjadinya kebersih
penyakit dan masyarakat tumbuhnya an
menular penyakit lingkung
akibat 3. Pemberian an
sanitasi edukasi
yang tidak tentang
bersih. penyakit
menular
4. pemberday
kepada kader
aan kader
dan
dalam
masyarakat .
memantau
penyakit
akibat
sanitasi
lingkungan

N Diagnosa Tujuan Tujuan Strategi intervensi Rencana Evaluasi Sumber Tempat


o umum khusus kengiatan kriteria sasaran
waktu
3. Defisiensi Kader 1. kader 1. Mengajarkan 1. Pembuatan 1. Format Puskesma Tempat :
pengetahuan aktif mampu bagaimana cara format pendataa s Puskesmas
Kader melakuka melakukan pendataan pendataan n Kader Sasaran :
terhadap n pendataan pelaporan kesehatan kesehata Mahasisw Kader
tugas dan kegiatan status kesehatan warga untuk n a Waktu :
fungsinya di preventif kesehatan kepada kader kader . 2. Jadwal Senin , 24
masyarakat pemantau warga RW 2. Kader melakukan 2. Pembuatan pemeriks September
berhubungan an 08 pengumpulan jadwal rutin aan 2018,
dengan kesehata warga untuk pemeriksaan terlaksan
2.Masyaraka
kurangnya n didata kesehatan kesehatan a
t aktif dalam
kepedulian masyarak 3. Membuat daftar warga 3. Daftar
pelaporan
masyarakat at. hadir kunjjungan 3. Membuat hadir
status
terhadap warga daftar hadir kunjunga
kesehatan
pemeriksaan melakukan kunjungan n warga
kepada
kesehatan pemeriksaan pemeriksaan 80 %
kader
kesehatan kesehatan .
3. status
kesehatan
masyarakat
meningkat
4.5 Implementasi

N Hari / tanggal Tempat Waktu Implementasi PJ


o
1 Minggu, 23 Balai desa Memberikan peyuluhan atau Tim ners kelompok
September pendidikan kesehatan tentang komunitas desa
2018 hipertensi, kesehatan reproduksi
dan pengolahan limbah rumah
10.30
tangga
.
11.00 a. Mempersiapkan kursi, meja, LCD
dan perlengkapan yang akan
11.30 digunakan dalam penyuluhan.
b. Pembukaan acara oleh bapak
Lurah, pembimbing institusi, dan
12.30 ketua kelompok ners kedung
13.00
kandang.
13.30
c. Memberikan penyuluhan dan
pemutaran video tentang
hipertensi, kesehatan reproduksi
dan pengolahan limbah rumah
tangga kepada 25 kader dan
masyarakat.
d. Tanya jawab
e. Tensi gratis
f. Pembacaan doa dan penutup
2. Jum’at, 27 Puskesmas 09.00 1. Melakukan penyuluhan pelatihan Tim ners kelompok
september posbindu komunitas desa
2. Melakukan pelatihan pengisian
2018
Keluarga sehat (KS)
3. Melakukan pelatihan penggunaan
alat kesehatan
4. Melakukan pelatihan pengisian
dokumen
5. Serah terima alat kesehatan

4.6 Evaluasi

N Hari Tanggal Implementasi Evaluasi


o
1. Minggu, 23 Memberikan peyuluhan/pendidikan S:
September tentang hipertensi a. Hasil wawancara terhadap tiap kader
2018 RT didapatkan bahwa setelah
mendapatkan penyuluhan, mereka
mulai menerapkan hidup sehat dengan
mengurangi makanan tinggi garam dan
lemak
b. Bapak Lurah selaku penggerak
masyarakat mengatakan bahwa beliau
akan memberikan penyuluhan rutin
dan berkesinambungan terutama
tentang hipertensi.
O:
a. Diambil dari 3 sampel Kader RT
didapatkan bahwa beliau paham
dampak dan cara pencegahan maupun
cara mengatasi hipertensi.

A :Masalah teratasi sebagian

P:
a. Memberi penguatan dan motivasi
kepada setiap Kader RT agar selalu
memberikan ilmu yang sudah diberikan
kepada seluruh masyarakat dan perlu
diadakan penyuluhan lagi agar
masyarakat sadar akan kesehatan
terutama tentang pola hidup sehat
tanpa hipertensi.

2 Minggu, 23 Memberikan peyuluhan atau S:


September pendidikan kesehatan tentang a. Hasil wawancara Kader RT dan
2018 kesehatan reproduksi masyarakat didapatkan bahwa mereka
akan membiasakan diri tidak
menikahkan anak ataupun saudaranya
diumur yang masih muda dan banyak
dari mereka lebih dapat memilih KB
yang sesuai karena penyuluhan ini
b. Bapak lurah mengatakan bahwa
penyuluhan ini sangat bagus karena
dapat mendobrak masyarakat untuk
mengikuti program pernikahan cukup
usia dan masyarakat dapat
memanfaatkan KB dengan baik
O:
a. Diambil dari 2 sample dari Kader RT
didapatkan bahwa mulai memakai KB
kembali yaitu pil 1 bulan dan lebih tau
cara menjaga kesehatan reproduksi.
A :Masalah teratasi sebagian

P:
a. Memberi penguatan dan motivasi
kepada masyarakat terutama Kader
untuk terus melanjutkan ilmunya ke
masyarakat sekitar
b. Meminta pada pihak kelurahan untuk
mensosialisasikan pernikahan cukup
usia.
3. Minggu, 13 Memberikan peyuluhan atau S:
November pendidikan kesehatan dan pemutaran Hasil wawancara Kader RT dan
2016 video cara pengolahan limbah rumah masyarakat didapatkan bahwa mereka
tangga lebih sadar akan kebersihan sekitar dan
bahaya nya jika membuang sampah
sembarangan
O:
Diambil dari 2 sample dari Kader RT
didapatkan bahwa mereka paham
bagaimana cara mengolah limbah rumah
tangga.
A : Masalah teratasi sebagian
P:
a. Berikan saran, motivasi dan
penyuluhan kembali untuk melakukan
meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat terutama dalam hal
lingkungan
b. Melakukan kerja bakti desa sebagai
bentuk perubahan masyarakat sadar
lingkungan
4. Jum’at, 23 1. Melakukan penyuluhan pelatihan S:
septemeber posbindu 1. Hasil wawancara terhadap
2. Melakukan pelatihan pengisian
2018 perwakilan/sampel kader sudah
Keluarga sehat (KS)
mengerti dan paham tentang
3. Melakukan pelatihan penggunaan
posbindu.
alat kesehatan
4. Melakukan pelatihan pengisian 2. Kader mengatakan telah mengerti
dokumen dan paham tentang cara pengisian
5. Serah terima alat kesehatan KS.
3. Kader megatakan telah bisa
menggunakan alat kesehatan
posbindu.
4. Kader mengatakan telah bisa
melakukan pengisian dokumen.
5. Alat kesehatan sudah diterima
O:
1. Diambil dari sampel kegiatan
penyuluhan dan pelatihan posbindu
kader dapat mengulangi informasi
yang diberikan tentang posbindu
sebanyak 80%, dapat mengulangi
informasi cara pengisian KS
sebanyak 85%, dapat menngunakan
alat kesehatan sebanyak 90%, dapat
mengulang informasi cara pengisian
dokumen sebanyak 75%.
2. Kehadiran selurh kader sebanyak
20 orang dan kader RW 08 hadir
lengkap 5 orang.
3. Sudah terbentuknya struktur dan
pembagian tugas.
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi no 1-4