Anda di halaman 1dari 1

Feedback (pengaturan umpan balik) merupakan suatu mekanisme penghambatan aktivitas

enzim pertama dalam jalur biosintesis oleh produk akhir jalur tersebut. Reaksi pertama dalam
jalur biosintesis menghasilkan produk intermediet yang digunakan oleh enzim berikutnya
sebagai substrat. Dengan demikian, penghambatan aktivitas enzim pada reaksi pertama dapat
menghindarkan sel dari penggunaan persediaan energi dan pembentukan produk intermediet
yang tidak diperlukan. Pengaturan ini juga terjadi di titik-titik percabangan metabolik.
Pengaturan umpan balik sering memanfaatkan sifat enzim alosterik karena inhibitor atau
aktivator alosterik tidak harus mirip dengan substrat atau berikatan di tempat aktif. Perubahan
kecil pada konsentrasi aktivator atau inhibitor dapat menimbulkan efek yang sangat kuat pada
kecepatan enzim. Aktivator terlibat dalam inhibisi umpan balik apabila konsentrasinya di dalam
sel berhubungan terbalik dengan konsentrasi produk akhir, yaitu konsentrasi aktivator meningkat
sewaktu konsentrasi produk akhir jalur bersangkutan rendah.

Pola umum untuk inhibisi umpan balik pada jalur metabolisme. Huruf-huruf mewakili senyawa
yang terbentuk dari berbagai enzim dalam jalur reaksi. Senyawa B terletak di titik percabangan
metabolik. Senyawa ini dapat melewati satu jalur menjadi E, atau jalur lain menjadi G. Produk
akhir jalur E dapat mengontrol sintesis dirinya dengan menghambat enzim 2, tahap pertama yan
dilakukan pada jalur tersebut secara alosterik. Akibat inhibisi umpan balik, B menumpuk
sehingga makin banyak B yang masuk ke jalur untuk perubahan menjadi G, yang dapat
merupakan jalur penyimpanan atau pembuangan. Dalam jalur hipotesis ini, B adalah inhibitor
produk enzim 1, kompetitif dalam kaitannya dengan A.