Anda di halaman 1dari 2

TUGAS AGAMA ISLAM

Nama : Arini Najwa Pahlevi

NIM : 15/385151/TK/43813

“DINUL ISLAM”

Dinul Islam yang berarti agama Islam, merupakan agama yang diajarkan oleh Nabi
Muhammad SAW dan juga merupakan agama yang benar-benar sempurna sebab berasal
langsung dari Allah SWT. Dinul Islam adalah agama pembawa keselamatan kepada umat
manusia yang merupakan hamba Allah yang telah menjalankan syari'at dinul Islam itu sendiri
yang berlandaskan al-Qur'an dan Hadist. Kita tidak perlu menambahkan kalimat atau kata
tambahan untuk Islam, karena sudah dijelaskan dalam Al Qur’an bahwa Islam adalah addin.

Pada Al Quran , Surah Ali Imran ayat 19 , telah di sebutkan :

“Sesungguhnya agama yang di ridhoi Allah di sisi-Nya ialah Islam.”

Addin bisa berarti sesuatu yang dekat atau dina, sebab segala sesuatu mengenai Islam akan
selalu mendekat kepada Allah SWT.

Addin bisa berarti balasan yang sesuai, maka ketika kita melakukan kebaikaan insyaAllah
kita akan memperoleh kebaikan.

Apa esensi Islam itu?


Bagaimana kita bersyahadat, menyembah Allah SWT dan menjalankan rukun-rukunnya.
Islam adalah mengakui dengan lisan, meyakini dengan hati dan berserah diri kepada Allah
Azza wa Jalla atas semua yang telah ditentukan dan ditakdirkan.

Ketika kita ditanya, apakah sudah ber ‘islam’ ? Maka kita harus mengecek bagaimana
tindakan-tindakan kita mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, sebab dalam islam sudah
terdapat ketentuan yang akan menuntun kita bersikap. Contohnya, berdoa sebelum makan,
masuk kamar mandi dengan kaki kiri, dan lain sebagainya. Sehingga islam kita adalah
keseharian yang kita lakukan. Ketika kita mendapati diri yang tenang dan damai menjalankan
ibadah maupun syariat dalam islam, insyaAllah tidak ada yang salah dari ibadah kita tersebut.
Orang yang islamnya benar, pasti akan diberikan ketenangan dalam sholatnya. Orang yang
sholatnya benar, maka sudah pasti orang itu baik. Karena dia pasti akan dijauhi dari
perbuatan-perbuatan jahat, sebab ia merasa selalu dekat dengan Allah dan mengetahui bahwa
Allah selalu mengawasinya. Sehingga setiap perbuatannya akan dia lakukan sebaik-baiknya
seakan dia diawasi.

Dalam Islam, silaturahim yang baik itu bukan ketika bertemu atau sedang bersama, tapi
ketika setelah bertemu kita masih mengingat teman kita dan senantiasa mendoakannya selalu
dalam kebaikan.

Apa tujuan kita menjalankan amalan-amalan dalam islam?


Tujuannya adalah untuk membuat kita tenang dan bahagia, jika kita tidak merasakan
ketenangan maka ada yang salah dari amalan kita.

Semoga kita senantiasa mendapatkan ketenangan dan rasa bahagia selama berislam, dan
selalu ingin meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah S.W.T .