Anda di halaman 1dari 4

Bulldozer adalah alat berat bertipe traktor menggunakan Track/rantai serta dilengkapi

dengan pisau (dikenal dengan blade) yang terletak di depan. Bulldozer merupakan traktor
yang mempunyai traksi besar. Alat berat ini digunakan untuk pekerjaan menggali,
mendorong, menggusur dan menarik material (tanah, pasir, dsb). Bulldozer dapat
dioperasikan pada medan yang berlumpur, berbatu, berbukit dan di daerah yang berhutan.

Pada saat pembukaan lahan pertambangan yang baru, maka unit bulldozer inilah yang
pertama kali diterjunkan untuk proses land clearing. Istilah bulldozer sering kali digunakan
untuk menggambarkan semua tipe alat berat (Eksavator, Loader, dsb) meskipun istilah ini
tepatnya hanya menunjuk ke traktor berantai yang dilengkapi dengan blade.

Selain blade sebagai perlengkapan standar Bulldozer, pada sisi belakang Bulldozer bisa
dipasang perlengkapan tambahan berupa :

1. Ripper untuk membongkar material yang tidak dapat digali menggunakan blade, biasanya
untuk pekerjaan pembuatan jalan atau pertambangan.

2. Winch untuk menarik material, sering digunakan pada pekerjaan pengeluaran kayu di
hutan.
Umumnya bulldozer banyak digunakan di pekerjaan pertambangan, terutama untuk
pertambangan batubara. Bulldozer ini digunakan untuk meratakan tanah, menggali dan
menumbangkan pohon saat proses land clearing.

Pekerjaan yang dilakukan oleh unit bulldozer:

1. Pekerjaan unit saat melakukan pemotongan tanah yang mempunyai structure yang keras
(cutting hard ground).
2. Pekerjaan dozing (mendorong) material tanah yang akan dipindahkan.
3. Smoothing operation (perataan permukaan tanah).
4. Dapat merobohkan pohon saat melaksanakan proses land clearing.

Nama-nama komponen Bulldozer :


Keterangan gambar diatas:

1. Blade
2. Lift cylinder
3. Work lamp
4. Muffler
5. Precleaner
6. Cabin
7. ROPS Canopy
8. Fuel tank
9. Ripper tilt cylinder
10. Shank ripper
11. Ripper lift cylinder
12A. Ripper
12B. Shank protector
13. Point ripper
14. Arm ripper
15. Final drive
16. Teeth sprocket
17. Carrier roller
18. Track shoe
19. Track roller
20. Straight frame
21. Brace
22. Cutting edge

Fungsi bagian-bagian umum bulldozer

1. Di bagian depan bulldozer, terdapat blade yang berfungsi untuk mendorong dan
memotong permukaan tanah. Kemudian di bagian belakang unit terdapat ripper
yang berfungsi untuk menghancurkan structure permukaan tanah.

2. Bagian tengah unit terdapat frame tempat kedudukan track shoe, kemudian di
atas track frame terdapat komponen engine sebagai penggerak utama unit dan
radiator yang digunakan untuk mendinginkan engine.

3. Belakang engine, terdapat power train system yang berfungsi untuk mengatur
pergerakan unit saat travelling dan hydraulic system untuk mengatur pergerakkan
dari attachment. Di atas power train terdapat cabin sebagai tempat pengoperasian
unit oleh operator. Dan di atas cabin, dipasang ROPS cannopy yang digunakan
untuk melindungi operator pada saat unit mengalami insiden terguling.
ROPS = Roll Over Protective Strcuture
FOPS = Fall Object Protective Structure (melindungi operator pada saat ada material
yang akan terlempar/ merusak cabin). Bulldozer adalah suatu alat berat yang mempunyai
roda rantai (track shoe) untuk pekerjaan serbaguna yang memiliki kemampuan traksi yang
tinggi. Bisa digunakan untuk menggali (digging), mendorong (pushing), menggusur
meratakan (spreading), menarik beban, menimbun (filling), dan banyak lagi. Mampu
beroperasi di daerah yang lunak sampai daerah yang keras sekalipun. Dengan swamp
dozer untuk daerah yang sangat lunak, dan daerah yang sangat keras perlu dibantu dengan
ripper (alat garu), atau dengan blasting (peledakan dengan tujuan pemecahan pada ukuran
tertentu). Mampu beroperasi pada daerah yang miring dengan sudut kemiringan tertentu,
berbukit, apalagi didaerah yang rata. Jarak dorong efisien berkisar antara 25-40 meter dan
tidak lebih dari 100 meter. Jarak mundur tidak boleh terlalu jauh, bila perlu gerakan
mendorong dilakukan secara estafet. Mendorong pada daerah turunan lebih efektif dan
produktif daripada di daerah tanjakan. Attachment yang biasanya menyertainya antara lain:
bermacam-macam blade, towing, winch, ripper, tree pusher, harrow, disc plough, towed
scraper, sheep foot roller, peralatan pipe layer, dan lain-lain. Pada dasarnya bulldozer
adalah alat yang menggunakan traktor sebagai penggerak utamanya, artinya traktor yang
dilengkapi dozer attachment dalam hal ini perlengkapannya attachment adalah blade.
Sebenarnya, bulldozer adalah nama jenis dari dozer, selain mendorong lurus ke depan, juga
memungkinkan untuk mendorong ke samping dengan sudut 250 terhadap kedudukan lurus.
Jenis pekerjaan yang biasanya menggunakan bulldozer adalah:
 Mengupas top soil dan pembersihan lahan dan pepohonan,
 Pembukaan jalan baru,
 Pemindahan material pada jarak pendek sampai dengan 100 m,
 Membantu mengisi material pada scraper,
 Menyebarkan material,
 Mengisi kembali saluran,
 Membersihkan quarry.
Dalam pengoperasian, bulldozer dilengkapi dengan blade yang dapat distel sedemikian rupa
sesuai kebutuhan yang diinginkan, untuk itu dikenal berbagai macam blade yang dipakai
pada bulldozer atau angel dozer yaitu:

UniversalBlade(U-Blade)
Blade jenis ini dilengkapi dengan sayap (wing) yang terdapat disisi blade untuk efektifitas
produksi. Hal ini memungkinkan bulldozer membawa/mendorong muatan lebih banyak
karena kehilangan muatan yang relative kecil dalam jarak yang cukup jauh. Umumnya
bulldozer jenis ini sering digunakan untuk pekerjaan reklamasi tanah (land reclamation),
stock pile work, dan sebagainya.

StraightBlade(S-Blade)
Straight blade cocok digunakan untuk semua jenis lapangan, blade ini juga merupakan
modifikasi dari U-Blade, maneuver lebih mudah dan balade ini juga dapat menghandel
material dengan mudah.

Angling Blade (A-Blade)


Angling blade dibuat untuk posisi lurus dan menyudut. Blade ini juga dapat dibuat untuk:

 Pembuangan ke samping (side casting)


 Pembukaan jalan (pioneering roads)
 Menggali saluran (cutting ditches)
 Pekerjaan lain yang sesuai.
Chusion Blade (C-Blade)
Chusion blade dilengkapi dengan bantalan karet (Rubber cushion) yang berfungsi untuk
meredam tumbukan. Selain digunakan untuk push-loading, juga digunakan untuk
pemeliharaan jalan dan pekerjaan dozing lainnya mengingat lebar C-Blade ini
memungkinkan untuk meningkatkan kmampuan maneuver