Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

PRODI PERPAJAKAN JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS


UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Kode _ Nama mata Kuliah : Kecurangan Perpajakan


SKS :3
Dosen Pengajar :

Deskripsi : Matakuliah ini memberikan pemahaman mengenai konsep, latar


belakang, jenis, metode pencegahan, dan metode pendeteksian kecurangan dalam bidang
perpajakan serta kemampuan menganalisis dan memecahkan kasus-kasus kecurangan perpajakan
melalui studi kasus

Minggu 1
Pengantar dan gambaran umum Fraud
 Kontrak perkuliahan
 Ruang lingkup dan tujuan perkuliahan
 Definisi Fraud dan Tax Fraud
 Tax Avoidance dan Tax Evasion
 Fraud dalam perspektif sejarah
 Perbedaan fraud, negligence, dan error
 Perbedaan fraud, waste, dan abuse
Materi  Jenis-jenis : a) Kecurangan pegawai, b) Kecurangan pemasok, c) Kecurangan
pelanggan, d) Kecurangan manajemen, e) Penipuan investasi, f) Miscellaneous
Fraud
 Klasifikasi fraud : a) ACFE, b) Fraud Type Triangle, c) UU Korupsi, d) KUHP, e)
Cybercrime, f) Lainnya
 Fraud Tree
 Modus Tax Fraud
 Dampak Fraud
 Video : .....................
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (Bab 1 & 4)
 Mendeteksi manipulasi laporan keuangan, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 3 & 4)
 Myth and reality of the imbricating concepts of tax avoidance and evasion,
Priyesh Sharma & Siddharth Dang, 2011, Journal of Accounting and Taxation
Vol. 3(3), pp. 40-46
 The Borderlines between the Concept of Tax Avoidance and the Other Similar
Concepts, Edvinas Lenkauskas, 2014,
Referensi http://papers.ssrn.com/sol3/papers.cfm?abstract_id=2503436
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat
 Inilah Enam Modus Permainan Pajak versi Gayus, 4 Jabuari 2011,
https://m.tempo.co/read/news/2011/01/04/063303504/inilah-enam-modus-
permainan-pajak-versi-gayus
 Mengendus 5 Modus Penggelapan Pajak, 16 February 2014,
http://www.blogsierikson.com/2014/02/mengendus-5-modus-penggelapan-
pajak.html
 Lima modus kejahatan perpajakan, 24 Juni 2013
http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt51c7fa3cc5d4c/lima-modus-
kejahatan-perpajakan
 Pemaparan dosen
Aktivitas  Tanya jawab dengan mahasiswa
 Diskusi partisipatif antara dosen dengan mahasiswa
Minggu 2
Aspek legal dalam Tax Fraud
 Hukum pidana dan perdata atas kecurangan
Materi  Fraud dalam KUHP
 Tindak pidana perpajakan
 Perbedaan aspek legal Tax Fraud di berbagai negara
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat
 A Comparative Look At Regulation Of Corporate Tax Avoidance, Karen B.
Brown dkk, 2012, New York : Springer
 Criminal Law, Tax Evasion, Shams, and Tax Avoidance: Part I – Tax Evasion and
Referensi
General Doctrines of Criminal Law, John Prebble, 1996, New Zealand Journal
of Taxation Law and Policy, Vol. 2, pp. 3-16
 Criminal Law, Tax Evasion, Shams, and Tax Avoidance: Part II – Criminal Law
Consequences of Categories of Evasion and Avoidance, John Prebble, 1996,
New Zealand Journal of Taxation Law and Policy, Vol. 2, pp. 59-74
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 3
Aspek ekonomi dalam Tax Fraud
 Penyebab hilangnya pendapatan pajak : a) Shadow economy / black economy,
b) Aset offshore / perusahaan offshore, c) Transfer pricing, d) Tax competition,
e) Pajak tidak terbayar
 Konsekuensi ekonomi dari Tax Evasion : a) Makroekonomi, b) Mikroekonomi
Materi
 Potensi penerimaan pajak dari Shadow Economy
 Perusahaan besar dan Tax Evasion
 Positive Theory atas Tax Evasion
 Normative Theory atas Tax Evasion
 Kasus : Panama Papers
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Tax evasion, tax avoidance and development finance, Alex Cobham, 2005,
QEH Working Paper Series, Finance and Trade Policy Research Centre Queen
Elizabeth House University of Oxford
 Tax Evasion and the black economy, David J. Pyle, 1989, USA : St. Martin's
Press (Bab 7)
 Cheating Ourselves: The Economics of Tax Evasion, Joel Slemrod, Journal of
Referensi
Economic Perspectives, Vol.21, Number 1, pp 25 - 48
 Potensi Penerimaan Pajak dari Underground Economy di Indonesia,
Muhammad Afdi Nizar & Kuntarto Purnomo, 2011, Kajian Ekonomi dan
Keuangan 01/2011, Vol.15(2)
 Kepatuhan pajak pada shadow economy : relevansi, konsekuensi, dan solusi,
Ganda Christian Tobing, Inside Tax, Edisi 14, Maret 2013
Presentasi kelompok
Diskusi interaktif
Aktivitas
Pembahasan kasus
Konklusi dosen
Minggu 4
Etika dalam Tax Evasion dan Tax Avoidance
 Sudut pandang etika dalam Tax Evasion
 Tax evasion is never ethical
 Tax evasion is always ethical
 Tax Evasion is sometimes ethical
 There Is an Affirmative Duty to Evade Taxes
 Analisis argumen atas Tax Evasion
Materi  Tax game :
 Wajib pajak vs Otoritas pajak : a) Ekonomi, b) Psikologi, c) Agent Based
Models
 Peran strategis praktisi pajak
 Peran kerangka kelembagaan
 Etika Tax Evasion dari perspektif praktisi
 Kenapa orang baik berbuat fraud ?
 Etika Tax Evasion di berbagai negara
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 The ethics of tax evasion perspectives in theory and practice, Robert W.
McGee, 2012, New York : Springer (Part 1 :1&3, Part 4, Part 5)
 Three Views on the Ethics of Tax Evasion, Robert W. McGee, Journal of
Business Ethics, Vol. 67, No. 1 (Aug., 2006), pp. 15-35
 Behavioral dynamics of tax evasion - A survey, Michael Pickhardt, Aloys Prinz,
Referensi 2013¸Journal of Economic Psychology 40 (2014) 1–19
 Why good people sometimes do bad things : 52 reflections on ethics at work,
Muel Kaptein, 2012, KPMG
 The Anatomy of Fraud and Corruption : Organizational Causes and Remedies,
Tomas Brytt ing, Richard Minogue, Veronica Morino, 2011, England : Gower
Publishing Limited
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 5
Korupsi
 Definisi korupsi
 Penyebab korupsi
 Dampak korupsi
 Unsur-unsur tindak pidana korupsi
 Corruption Perception Index
 Ciri negara dengan tingkat korupsi tinggi
Materi  Pendekatan sosiologi dalam korupsi
 Klasifikasi korupsi
 UU Pemberantasan Korupsi : a) Kerugian keuangan negara, b) Suap, c)
Penggelapan dalam jabatan, d) Perbuatan pemerasan, e) Perbuatan curang, f)
Conflict of Interest, g) Gratifikasi
 ACFE Fraud Tree : a) Suap, b) Pemerasan (extortion) ekonomi, c) Gratifikasi, d)
Conflict of Interest
 Kasus : Korupsi Gayus Tambunan
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (bab1, 4,
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat
 The Anatomy of Fraud and Corruption : Organizational Causes and Remedies,
Referensi Tomas Brytt ing, Richard Minogue, Veronica Morino, 2011, England : Gower
Publishing Limited
 Corporate resiliency : managing the growing risk of fraud and corruption, Toby
J.F. Bishop, Frank E. Hydoski, 2009, Canada : John Wiley & Sons
 Fraud and Corruption : Prevention and Detection, Nigel Iyer, Martin Samociuk,
2006, England : Gower Publishing Limited
Presentasi kelompok
Diskusi interaktif
Aktivitas
Pembahasan kasus
Konklusi dosen
Minggu 6
Penyebab dan Risiko Fraud
 Penyebab fraud
 Fraud Triangle
 Fraud Diamond
 GONE Theory
Materi  MCP Theory
 Ilmu Kriminologi : a) Mahzab klasik, b) Mahzab positivis, c) Mahzab kritikal,
d) Teori aktivitas rutin, e) Teori psikologikal, f) Teori struktur sosial, g) Teori
proses sosial
 Faktor-faktor risiko fraud
 Pengelolaan risiko fraud (Fraud Risk Management)
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Referensi
Media (bab 3 dan bab 9)
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 7
Profil Pelaku, Korban dan perbuatan Fraud
 Definisi Profiling
 Profil pelaku fraud dan Ilmu Kriminologi
Materi  Whitecollar crime
 Profil korban fraud dan ilmu Viktimologi
 Profil perbuatan fraud
 Kasus profilling : Perpajakan di zaman penjajahan Belanda
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (bab 10 dan bab 30)
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Referensi
Media
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 8

Materi UTS
Media

Referensi

Aktivitas

Minggu 9
Pencegahan Fraud / Fraud Prevention (1)
 Tujuan pencegahan fraud
 Pencegahan fraud menurut ahli : a) Steve Albrecht, b) Ralph Childs & Toby
Bishop
Materi  Peran berbagai pihak dalam pencegahan fraud : a) Manajemen, b) Auditor
intern, c) Komite audit, d) Auditor independen, e) Konsultan pajak, f) Fiskus
 Upaya pencegahan fraud :
 Lingkungan kerja positif
 Mengeliminasi peluang terjadinya fraud : a) GCG, b) Pengendalian intern
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (Bab 9)
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Referensi
Jakarta : Salemba Empat
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat
 Fraud Auditing and Forensic Accounting, tommie W. Singleton, Aaron J.
Singleton, 2010, Canada : John Wiley & Sons

Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 10
Pencegahan Fraud / Fraud Prevention (2) :
 Whistleblower
 Definisi Whistleblower
Materi  Pedoman whistleblowing system
 Undang-undang Perlindungan saksi dan korban
 Whistleblowing di Indonesia
 Whistleblowing di berbagai negara
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 21)
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (Bab 9)
Referensi
 Concepts and Procedures in Whistleblower Law, Stephen M. Kohn, 2001, USA
: Greenwood Publishing Group
 Whistleblowers : Incentives, Disincentives, and Protection Strategies,
Frederick D. Lipman, 2012, Canada : John Wiley & Sons
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 11
Pendeteksian Fraud / Fraud Detection
 Indikator kecurangan (red flag)
 Pendeteksian kecurangan berbasi data : a) Anomali dan Fraud, b) Proses dan
analisis data, c) Perangkat lunak analisis data, d) Akses data, e) Analisi real
Materi
time
 Penggunaan Hukum Benford (Benford`s Law)
 Penggunaan analisis perilaku (Behaviour Analysis)
 Penggunaan Surveillance
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Referensi
Media (Bab 10)
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat (Bab 13)
 Fraud Auditing and Forensic Accounting, Tommie W. Singleton, Aaron J.
Singleton, 2010, Canada : John Wiley & Sons
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 12
Investigasi Fraud / Fraud Investigation (1)
 Gambaran umum investigasi fraud
 Beda deteksi fraud dan investigasi fraud
 Tujuan investigasi fraud
 Aksioma fraud : a) Fraud is hidden, b) Reverse proof, c) Existence of Fraud
 Audit (auditing), Fraud Auditing, Audit Investigasi (Fraud Examination), dan
Audit Forensik
 Definisi dan tujuan
Materi
 Perbedaan
 Auditor investigatif vs Auditor forensik : a) Pengetahuan, b ) Ketrampilan
 Pertemuan Pendahuluan
 Tahapan audit investigasi : a) Analisis awal (Predication), b ) Perencanaan, c)
Penemuan fakta, bukti dan interview, d) Analisis Bukti, e) Pelaporan, g) Tindak
lanjut
 Kekeliruan yang berpotensi kontraproduktif pada investigasi
 Actus Reus Mens Rea
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 11, 12)
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (Bab 2, 11, 12, 25)
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat (Bab 13, 15)
 Audit forensik : penggunaan dan kompetensi auditor dalam pemberantasan
tindak pidana korupsi, Amrizal S. Kayo, 2012, Yogyakarta : Graha Ilmu
Referensi
 Expert Fraud Investigation : A Step by Step Guide, Tracy L. Coenen, 2009,
Canada : John Wiley & Sons
 Six basic steps for investigating allegations of fraud and misconduct, Jeff
Heller, 2008,
http://www.americanbar.org/content/dam/aba/administrative/labor_law/me
etings/2008/ac2008/053.authcheckdam.pdf
 How to conduct a fraud investigation, Arthur P. Murphy, Quinn H.
Vandenberg, 2003,
http://www.mhtl.com/pdf/How%20To%20Conduct%20A%20Fraud%20Investi
gation.pdf
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 13
Investigasi Fraud / Fraud Investigation (2)
 Bukti dan Pembuktian
 Filosofi bukti fraud
 Jenis bukti
 Kriteria bukti berkualitas
 Kuantitas dan kualitas bukti
 Pengelolaan barang bukti
 Teknik pengumpulan bukti : a) Observasi, b) Interview, c) Surveillance, d)
Materi Penyadapan, e) Penyamaran (Undercover), f) Penelusuran, g)
Penggeledahan ruang kerja
 Definisi pembuktian
 Tahapan pembuktian
 Prinsip minimum pembuktian
 Teknik investigasi fraud
 Teknik audit umum
 Teknik perpajakan
 Menganalisis unsur perbuatan melawan hukum
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 13, 12, 20)
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Referensi
Media (Bab 11, 12, 14)
 Fraud Auditing and Forensic Accounting, tommie W. Singleton, Aaron J.
Singleton, 2010, Canada : John Wiley & Sons
 Expert Fraud Investigation : A Step by Step Guide, Tracy L. Coenen, 2009,
Canada : John Wiley & Sons
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 14
Investigasi Fraud / Fraud Investigation (3)
 Wawancara investigatif
 Perbedaan wawancara dan interogasi : a) Ciri-ciri wawancara, b) Ciri-ciri
interogasi
 Karakteristik wawancara dan pewawancara yang baik
 Denah ruang wawancara atau interogasi
Materi
 Behaviour Symptom Analysis dan Saluran komunikasi : a) Verbal
behaviour, b) Paralinguistic behaviour, c) Nonverbal behaviour
 Pemahaman atas reaksi : a) Penyangkalan, b) Kemarahan, c) Penawaran
dan rasionalisasi, d ) Depresi, e) Penerimaan
 Perencanaan wawancara : a) Sikap pewawancara, b) Bahasa wawancara,
c) Jenis pertanyaan, d) Penghambat dan pendukung komunikasi
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 17)
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Referensi
Media (Bab 20, 21)
 Akuntansi Forensik, Mark F. Zimbelman, Conan C. Albercht, W. Steve Albrecht,
Chad O. Albrecht, 2014, Jakarta : Salemba Empat (Bab 17)
 Expert Fraud Investigation : A Step by Step Guide, Tracy L. Coenen, 2009,
Canada : John Wiley & Sons
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 15
Investigasi Fraud / Fraud Investigation (4)
 Digital forensic pada investigasi fraud
 Definisi digital forensik
 Alasan menggunakan digital forensik
Materi
 Permodelan forensik
 Artifak digital untuk mengungkap fraud
 Barang bukti digital
 Tahapan digital forensik
LCD Proyektor
Media Laptop
Whiteboard
 Fraud Examination, W. Steve Albrecht, Chad O. Albrecht, Conan C. Albercht,
Mark F. Zimbelman, 2012 (4th Ed), USA : Cengage Learning
 Akuntansi Forensik & Audit Investigatif, Theodorus M. Tuanakotta, 2013,
Jakarta : Salemba Empat (Bab 18)
Referensi
 Fraud Auditing & Investigation, Diaz Priantara, 2013, Jakarta : Mitra Wacana
Media (Bab 15)
 Fraud Auditing and Forensic Accounting, tommie W. Singleton, Aaron J.
Singleton, 2010, Canada : John Wiley & Sons
Presentasi kelompok
Aktivitas Diskusi interaktif
Konklusi dosen
Minggu 16

Materi UAS

Media

Referensi
Aktivitas

** Maksimal 16 Minggu termasuk UTS dan UAS, bisa disesuaikan