Anda di halaman 1dari 11

MONITORING DAN EVALUASI KEGIATAN

KETIDAKPATUHAN BEROBAT PENDERITA HIPERTENSI


DI RW 008 KELURAHAN KESENDEN
WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KEJAKSAN
MELALUI PENDEKATAN KELUARGA SEHAT
TAHUN 2017

MINI PROJECT

Disusun oleh :
dr. Uun Uniati Melinda

Pendamping :
dr. Sri Murdiyah Hidayati, MH.

PROGRAM INTERNSIP DOKTER INDONESIA


PERIODE AGUSTUS 2018 – DESEMBER 2018
BAB V

MONITORING DAN EVALUASI KEGIATAN

5.1 Monitoring Kegiatan

Berdasarkan identifikasi masalah Ketidakpatuhan Berobat Penderita

Hipertensi di RW 008 Kelurahan Kesenden Wilayah Kerja UPT Puskesmas

Kejaksan melalui Pendekatan Keluarga Sehat Tahun 2017, dapat ditarik

kesimpulan bahwa penyebab rendahnya angka ketidakpatuhan tersebut karena :

a. Kurannya distribusi pengetahuan mengenai probabilitas kesembuhan pada

hipertensi

Untuk mengatasi masalah, telah diadakan diskusi forum bersama warga

dan kader serta Pembina wilayah RW 003 dan dapat ditarik kesimpulan bahwa

untuk melakukan pemantauan penderita hipertensi perlu dilakukan Posbindu

PTM secara rutin dan pencatatan yang komprehensif dan sistematis.

Jumlah masyarakat yang tercatat pada kegiatan Posbindu PTM RW 003

hingga November 2018 yaitu 74 orang. Sebelumnya, hingga pada Juli 2018

jumlah masyarakat yang tercatat yaitu 48 orang. Dan sejak diadakan Forum

Discussion pada 16 Juli 2018, jumlah kunjungan masyarakat ke Posbindu PTM

RW 003 bulan Agustus hingga November 2018 berjalan mengalami peningkatan

kunjungan setiap bulannya. Hal ini adalah dampak positif dari Forum Discussion

yang dilakukan dan sosialisasi yang diberikan Pembina wilayah serta kader RW

003 sebelum kegiatan dilakukan.

Tabel 5.1 Jumlah Kedatangan Masyarakat pada Kegiatan Posbindu PTM


Pada Bulan Agustus – November 2018
No Bulan Jumlah Persentase
1 Agustus 25 33%
2 September 28 37%
3 Oktober 38 51%
4 November 42 57%
Rata-Rata Kedatangan 44%

Masyarakat yang datang ke Posbindu PTM tidak hanya dari kalangan

lansia, namun kalangan masih dewasa dan produktif turut hadir ke Posbindu.

Berikut kelompok usia masyarakat RW 003 yang tercatat:

Tabel 5.2 Kelompok Usia Masyarakat pada Kegiatan Posbindu PTM Pada
Bulan Agustus – November 2018
No Kelompok Usia Jumlah Persentase
1 Dewasa Akhir (36-45) 4 5%
2 Lansia Awal (46-55) 25 34%
3 Lansia Akhir (56-65) 20 27%
4 Manula (>65) 25 34%
Jumlah 74 100%

Sejak bulan Agustus 2018 – November 2018, terdapat ketidakkonsistenan

masyarakat dalam berkunjung. Pengakuan masyarakat atas alasan tidak datang

pun bervariasi, alasan terbanyak yaitu mereka tidak sedang merasa sakit, lalu

kedua terbanyak yaitu mereka terkadang lupa untuk datang, tidak diberitahukan

melalui microphone masjid, atau sedang sibuk mengurus pekerjaan dan rumah

tangga. Berikut jumlah kunjungan yang tercatat :


Tabel 5.3 Jumlah Kunjungan Posbindu PTM Pada Bulan Agustus –
November 2018
No Jumlah Kunjungan Jumlah Persentase
1 4x 9 12%
2 3x 17 23%
3 2x 15 20%
4 1x 16 22%
5 Tidak Berkunjung 17 23%
Jumlah 74 100%

Berdasarkan klasifikasi terbaru hipertensi, yaitu JNC VIII, klasifikasi

dibedakan menjadi tekanan darah normal, hipertensi pada usia 60 tahun ke atas

dan dibawah 60 tahun serta dengan penyakit penyerta.

Tabel 5.4 Klasifikasi JNC VIII


Klasifikasi Tekanan Tekanan
Sistolik(mmHg) Diastolik (mmHg)
Normal < 120 < 80
Hipertensi ≥ 60 tahun > 150 > 90
Hipertensi < 60 tahun > 140 > 90

>18 tahun ≥ 140 ≥ 90


(dengan CKD dan DM)

Saat Posbindu PTM pada tanggal 10 November 2018, dilaksanakan juga

pemeriksaan GDS dengan accu check pada pasien yang mengaku memiliki

riwayat DM dan diatas 60 tahun. Didapatkan 4 orang masyarakat memiliki GDS

>180 gr/dl. Karena sudah didapatkan data tersebut, kita dapat menyesuaikan

masyarakat RW 003 ke dalam klasifikasi di atas. Dan didapatkan hasil sebagai

berikut:
Tabel 5.5 Jumlah Masyarakat RW 003 berdasarkan Klasifikasi JNC VIII
Klasifikasi Jumlah Masyarakat Persentase
Normal 35 47%
Hipertensi ≥ 60 tahun 7 10%
Hipertensi < 60 tahun 12 16%

>18 tahun 3 4%
(dengan CKD dan DM)
Tidak terklasifikasi 17 23%
(Tidak datang 4 bulan
terakhir)
Jumlah 74 100%

Persentase masyarakat yang tidak diketahui riwayat tekanan darahnya 4

bulan terakhir cukup besar yaitu 23%. Setelah mini project ini diharapkan 17

orang tersebut dapat dimonitor oleh petugas kesehatan dan kader setempat

sehingga masyarakat menjadi masyarakat yang sehat dan waspada atas kesehatan

sendiri.

5.2 Evaluasi Kegiatan

Kegiatan posbindu PTM di RW 003 berjalan setiap tanggal 10 dan

diadakan oleh para kader dan Pembina wilayah dari Puskesmas Kejaksan. Untuk

evaluasi kegiatan, terdapat peningkatan yang cukup bermakna dari segi

kunjungan. Namun, saat pencatatan kunjungan dan tekanan darah terjadi

hambatan. Catatan yang dimiliki Pembina wilayah dan Kepala Program Posbindu

masih manual dan tidak tersusun secara abjad. Hal ini menyebabkan kegiatan

posbindu terhambat hanya karena sibuk mencari nama masyarakat di daftar

catatan.

Acara senam pagi setiap minggu bisa kembali diaktifkan apabila terdapat

cukup tenaga untuk membantu menjadi instruktur dan antusias masyarakat yang
baik untuk datang ke acara senam pagi. Karena bagaimanapun juga, hipertensi

tidak hanya dikontrol dengan obat, namun dengan gaya hidup yang sehat dengan

olahraga dan diet makanan yang sehat.


BAB VI

PENUTUP

6.1 Kesimpulan

a. Dampak positif dari forum discussion yang dilakukan terpampang nyata

dengan terjadinya peningkatan kunjungan posbindu di RW 003.

b. Faktor yang menyebabkan masyarakat belum bisa konsisten datang ke

posbindu sangat beragam, diantaranya tidak sedang merasa sakit, lupa

untuk datang, tidak diberitahukan melalui microphone masjid, atau sedang

sibuk mengurus pekerjaan dan rumah tangga.

c. Masyarakat yang menderita hipertensi, memiliki tekanan darah yang tidak

terkontrol dan ada yang masih lupa apa saja obat yang diminum.

d. Terdapat ketidaksinambungan sistem pencatatan antara petugas kesehatan

yang menulis data di resep, laporan petugas kesehatan dan petugas kader.

6.2 Saran

a. Sosialisasi tentang hipertensi lebih baik diadakan minimal setahun sekali

oleh petugas kesehatan dari puskesmas agar terjadi peningkatan kesadaran

masyarakat terhadap penyakit ini dan mendatangi posbindu secara rutin.

b. Daftar nama masyarakat yang datang ke posbindu PTM RW 003

sebaiknya dilakukan secara komputerisasi dan disusun secara abjad.

c. Para masyarakat sebaiknya dibekali dengan buku/kertas yang bisa dibawa

setiap datang ke posbindu yang meliputi tentang catatan tekanan darah,

berat badan, dan obat yang diberikan setiap datang ke posbindu.


LAMPIRAN

Catatan yang dimiliki kepala program Posbindu PTM.


DOKUMENTASI KEGIATAN