Anda di halaman 1dari 27

BUCKET WHEEL EXCAVATOR (BWE)

Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

MTT 228 PERALATAN TAMBANG


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Dr.Ir. Masagus A. Azizi, MT.

Prodi Teknik Pertambangan


Fakultas Teknologi Kebumian & Energi
Universitas Trisakti
Bucket Wheel Excavator
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Tipe
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Mekanisme Kerja
 Penggunaan
 Karakteristik Umum
 Praktis operasi
 Gambaran Alat
 Pertimbangan Pemilihan
 Perkembangan baru dan Tren
 Spesifikasi
Tipe BWE Ukuran Stripping Wheel Besar
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Diameter wheel 6,5 – 11,5 m.


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Kapasitas 2.000 – 5.800 m3/hr


 Kedalaman penggalian 22,7 – 31,4 m.
 Mempunyai crawler di setiap sudut
 Menggunakan tenaga listrik
Tipe BWE Ukuran Wheel Medium
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Diameter wheel 3 – 7,6 m.


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Menggunakan tenaga 250 – 1600 HP, dan digerakkan oleh diesel/listrik.


 Mempunyai kapasitas 300 – 2.675 m3/hr.
 Kedalaman penggalian 6 – 15 m.
 Mempunyai 2 rantai penggerak
Tipe BWE Ukuran Wheel Kecil
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Diameter wheel 0,9 – 1,8 m.


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Menggunakan tenaga 200 – 1600 HP, dan digerakkan oleh diesel/listrik


 Mempunyai kapasitas 765 – 2.100 m3/hr
 Kedalaman penggalian 1,5 – 3,6 m.
 Mempunyai 2 sampai 4 rantai penggerak.
Operasi Dasar
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Bucket Wheel Excavator (BWE) merupakan alat gali


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

yang bekerja secara berkesinambungan atau terus


menerus (countinous mining).
 Penggaliannya dilakukan menggunakan lengan (boom)
boom yang pada ujungnya terdapat roda gali besar
(wheel) yang dipasangi mangkuk-mangkuk (bucket).
 Boom beserta mangkuk-mangkuknya yang berputar
pada rodanya ditekan kearah material yang akan digali.
 Setelah mangkuk-mangkuk tersebut terisi penuh,
selanjutnya ditumpahkan/dicurahkan ke ban berjalan
dan/atau truk.
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Penumpahan Material
Volume Mangkuk Gali & Unit
Fungsi Penggerak BWE
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Fungsi Penggerak:
 Crawler propel,motor.
 Perputaran roda bucket,motor.
 Roda terangkat,silinder hidrolik.
 Penggerakan roda belt,motor
 Roda bergerak,melepas,motor
 Boom terangkat,melepas.
 Boom berputar dan
melepas,silinder hidrolik
 Berotasi ke atas,motor.
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS
Nomenklatur BWE
Operasi Kerja BWE
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 BWE bekerja dengan cara permukaan material digali dengan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

mengayunkan roda gali (wheel) yang berputar dengan


kedalaman tertentu
 Kedalaman penggalian sekitar 0,6-0,7 kali diameter roda gali
(wheel)
 Ada 3 tipe penggalian pada BWE , yaitu :
1. full block excavating
2. half block excavating
3.front excavating
Penggalian Satu Blok Penuh
(Full Block Working)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Penggalian ini dilakukan dengan cara


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

membuat blok-blok.
 BWE bekerja dengan cara menaikkan
dan menurunkan serta mengayun lengan
secara terus menerus dengan sudut
swing sebesar ± 1450.
 Cocok untuk semua jenis dan ukuran
BWE, namun akan lebih baik bila BW
E

menggunakan BWE jenis “crowd boom”,


karena ketebalan sayatan akan tetap
pada setiap sudut ayun.
 Lereng depan hasil penggalian berbentuk
busur. Kedalaman penggalian diatur
dengan memajukan lengan.
Penggalian Setengah Blok
(Half Blok Working)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 BWE bergerak sepanjang permukaan kerja


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

(working face).
 Arah gerak BWE tegak lurus dengan arah
lengan dan ayunan (swing) hanya
dilakukan pada akhir permukaan kerja,
dimana besarnya sudut swing tersebut
sebesar ± 700.
 Jarak jalan BWE pada cara setengah blok BW
E

lebih besar dari jarak jalan pada cara blok


penuh.
 Dalam proses penggalian lapisan material,
BWE bekerja dibatasi oleh sektor
penggalian, dimana dalam satu sektor
penggalian terbentuk blok-blok penggalian
yang menunjukkan arah gerak BWE
tersebut.
Penggalian Depan (Front Working)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Cara kerja depan hampir sama dengan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

cara kerja setengah blok.


 Sudut swing sebesar ± 550.
 Jarak jalan BWE pada cara kerja depan
lebih besar dari jarak jalan pada cara
setengah blok. Kecepatan penggaliannya
bergantung terhadap kecepatan gerak
BWE.
 Cara kerja depan hanya digunakan bila BW
E

ingin memperoleh kemiringan yang lebih


baik dan hasil galian dengan jangkauan
yang maksimum.
 Cara kerja ini sangat cocok bila
menggunakan BWE dengan roda jenis
rel (rail mounted).
Cara Pemotongan Material
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Cara pemotongan material dilakukan dengan 2 cara, yakni:


1. Terrace cut
2. Dropping cut
Teracce Cut
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Penggalian/pemotongan
dilakukan dengan cara BWE
berjalan ke depan hingga
mangkuk pada roda gali
menyentuh kedalaman
tertentu lalu roda gali
berputar, dan lengan roda
gali bergerak ke kiri dan/atau
ke kanan,
 BWE cenderung menggali
permukaan sejajar dengan
roda (wheel).
Dropping Cut
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Penggalian/Pemotongan
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

dilakukan dengan cara


roda gali atau wheel
bergerak dari atas ke
bawah dengan
kedalaman yang telah
tertentu.
 BWE cenderung menggali
pada permukaan di
bawah roda gali.
Cara Pemuatan & Pembuangan Material
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Pemuatan Langsung Ke Truk (Wheel Direct Loading


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

Trucks)
 Pembuangan Langsung material penutup (Wheel Direct
Spoiling)
 Pemuatan Langsung (Wheel Direct Loading)
Pemuatan Langsung Ke Truk
(Wheel Direct Loading Trucks)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Setelah material
digali BWE, lalu
menumpahkannya
langsung ke dalam
truk.
 Penggunaan BWE
tipe ini biasanya
menggunakan
kapasitas yang
kecil.
Pembuangan Langsung Tanah Penutup
(Wheel Direct Spoiling)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Setelah material digali oleh roda gali BWE, maka akan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

langsung ditumpahkan ke ban berjalan pada BWE, dan


selanjutnya material ini langsung dibuang ke area
pembuangan tanah penutup (disposal area) atau
tempat penumpukan material penutup sementara.

 Ada 2 cara penggunaan ban berjalan, yaitu :


1. Penggunaan ban berjalan yang cukup panjang (Long
Discharge Conveyor)
2. Penggunaan ban berjalan tambahan untuk
memindahkan material dari ban berjalan BWE
(Intermediate Transfer Conveyor)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

(Long Discharge Conveyor)


Penggunaan Ban Berjalan Panjang
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

(Intermediate Transfer Conveyor)


Penggunaan Ban Berjalan Tambahan
Pemuatan Langsung
(Wheel Direct Loading)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Setelah material digali oleh roda gali BWE, maka akan


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

langsung ditumpahkan ke ban berjalan pada BWE, dan


selanjutnya material ini ditumpahkan/dicurahkan melalui ban
berjalan utama atau menggunakan ban berjalan tambahan
sebelum dicurahkan kembali ke ban berjalan utama.

 Ada 2 cara pemuatan, yaitu :


1. Pemuatan langsung ke ban berjalan utama (wheel direct
loading shiftable conveyor)
2. Pemuatan menggunakan ban berjalan tambahan sebelum
ditumpahkan ke ban berjalan utama (wheel loading
conveyor utlizing intermediate transfer conveyor)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS Pemuatan Langsung Ke Ban Berjalan
(Wheel Direct Loading Shiftable Conveyor)
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS
Pemuatan Melalui Ban Berjalan
Tambahan (Wheel Loading Conveyor
Utilizing Intermediate Transfer Conveyor)
Nomenklatur BWE
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

H. Discharge Boom
I. Discharge Swing Bearing
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

J. Discharge Elevating Cylinder


K. Revolving Frame
L. Swing Circle
M. Undercarriage
N. Crawler Side Frames

A. Wheel
B. Bucket
C. Wheel Boom
D. Wheel conveyor
E. Wheel Elevating Cylinder
F. Gantry
G. Discharge Conveyor
Faktor Kendala Dalam Pemilihan BWE
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )

 Material yang besar yang tidak dapat digali


Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

 Material padat yang memerlukan tenaga yang lebih dan


memaksa mesin.
 Material lengket yang menyebabkan masalah pada
bucket , belt , dan belt transfer.
 Material kasar yang dapat merusak gigi2 bucket dan
susah pada conveyour belt.
Kuliah Ke 10 Bucket Wheel Excavator - Peralatan Tambang (MTT 228 )
Prodi T. Pertambangan FTKE USAKTI - MAA HS

TERIMA KASIH