Anda di halaman 1dari 5

https://id.wikipedia.

org/wiki/Pendidikan_menengah
Pendidikan menengah
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigationJump to search
Pendidikan menengah (sebelumnya dikenal dengan Artikel ini adalah bagian dari seri
sebutan sekolah lanjutan tingkat atas atau SLTA) adalah Pendidikan di Indonesia
jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar.

Daftar isi

 1Jenis
o 1.1Pendidikan menengah umum
o 1.2Pendidikan menengah kejuruan
 2Satuan pendidikan penyelenggara
 3Lihat pula Pendidikan anak usia dini

Jenis[sunting | sunting sumber] Taman kanak-kanak


Raudatul athfal
Pendidikan menengah umum[sunting | sunting Kelompok bermain
sumber]
Pendidikan dasar (Kelas 1-6)
Pendidikan menengah umum diselenggarakan oleh sekolah
menengah atas (SMA) (sempat dikenal dengan "sekolah Sekolah dasar
menengah umum" atau SMU) atau madrasah aliyah (MA). Madrasah ibtidaiyah
Pendidikan menengah umum dikelompokkan dalam program Kelompok belajar Paket A
studi sesuai dengan kebutuhan untuk belajar lebih lanjut di
perguruan tinggi dan hidup di dalam masyarakat. Pendidikan Pendidikan dasar (Kelas 7-9)
menengah umum terdiri atas 3 (tiga) tingkat.
Sekolah menengah pertama
Pendidikan menengah kejuruan[sunting | sunting Madrasah tsanawiyah
sumber] Kelompok belajar Paket B

Pendidikan menengah kejuruan diselenggarakan oleh sekolah Pendidikan menengah (Kelas 10-12)
menengah kejuruan (SMK) atau madrasah aliyah kejuruan
(MAK). Pendidikan menengah kejuruan dikelompokkan dalam
Sekolah menengah atas
bidang kejuruan didasarkan pada perkembangan ilmu Sekolah menengah kejuruan
pengetahuan, teknologi, dan/atau seni, dunia industri/dunia Madrasah aliyah
usaha, ketenagakerjaan baik secara nasional, regional maupun Madrasah aliyah kejuruan
global, kecuali untuk program kejuruan yang terkait dengan Kelompok belajar Paket C
upaya-upaya pelestarian warisan budaya. Pendidikan menengah
kejuruan terdiri atas 3 (tiga) tingkat, dapat juga terdiri atas 4 Pendidikan tinggi
(empat) tingkat sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
Perguruan tinggi
Akademi
Satuan pendidikan Institut

penyelenggara[sunting | sunting sumber]


Politeknik
Sekolah tinggi
Universitas
 Sekolah menengah atas (SMA)
 Madrasah aliyah (MA)
 Sekolah menengah kejuruan (SMK)
 Madrasah aliyah kejuruan (MAK)
 Program paket C
 Pendidikan diniyah menengah atas

http://psmk.kemdikbud.go.id/kdp
https://id.wikipedia.org/wiki/Kementerian_Pendidikan_dan_Kebudayaan_Republik_Indonesia
Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari:

 Sekretariat Jenderal;
 Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan;
 Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat;
 Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah;
 Direktorat Jenderal Kebudayaan;
 Inspektorat Jenderal;
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa;
 Badan Penelitian dan Pengembangan;
 Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing;
 Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah;
 Staf Ahli Bidang Pembangunan Karakter; dan
 Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan.[1]

https://id.wikipedia.org/wiki/Direktorat_Jenderal_Pendidikan_Dasar_dan_Menengah

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan


Menengah
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jump to navigationJump to search


Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia

Gambaran umum

Bidang tugas Menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan


kebijakan di bidang pendidikan dasar dan menengah.

Susunan organisasi

Direktur Hamid Muhamad

Jenderal

Kantor pusat

Kompleks Kemdikbud Gedung E Lantai 5 Jalan Jenderal Sudirman,

Senayan, Jakarta 10270

Situs web

http://dikdas.kemdikbud.go.id/

Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (disingkat Ditjen Dikdasmen) adalah
unsur pelaksana yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan dan mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di
bidang pendidikan dasar dan menengah.

Susunan Organisasi[sunting | sunting sumber]


Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 11 Tahun 2015, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah terdiri atas:

1. Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah;


2. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar;
3. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama;
4. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas;
5. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan; dan
6. Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]


1. ^ Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

[sembunyikan]

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Menteri: Anies Baswedan

Sekretariat Jenderal

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan • Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat • Direktorat Jenderal Pendidikan Dasa

Menengah • Direktorat Jenderal Kebudayaan

Inspektorat Jenderal

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa • Badan Penelitian dan Pengembangan


Kategori:
 Daftar Eselon I