Anda di halaman 1dari 13

HANDOUT

DESAIN GRAFIS PERCETAKAN


(Penggabungan gambar dan teks berbasis vector)

Penyusun :

ATIK SETIOWATI

NIM. 18315372633

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN

TAHUN 2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas tersusunnya buku teks
ini, dengan harapan dapat digunakan sebagai buku teks untuk siswa Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) Bidang Studi Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, Program
Keahlian Teknik Komputer Jaringan. Penerapan kurikulum 2013 mengacu pada paradigm
belajar kurikulum abad 21 menyebabkan terjadinya perubahan, yakni dari pengajaran
(teaching) menjadi belajar (learning), dari pembelajaran yang berpusat kepada guru
(teachers-centered) menjadi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik (student-
centered), dari pembelajaran pasif (pasive learning) kecara belajar peserta didik aktif (active
learning-CBSA).
Modul ″ Desain Grafis Percetakan ″ ini disusun berdasarkan tuntutan paradigma
pengajaran dan pembelajaran kurikulum 2013 diselaraskan berdasarkan pendekatan model
pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar kurikulum abad 21, yaitu pendekatan
model pembelajaran berbasis peningkatan keterampilan proses sains.
Penyajian buku teks untuk Mata Pelajaran ″ Desain Grafis Percetakan” ini disusun
dengan tujuan agar supaya peserta didik dapat melakukan proses pencarian pengetahuan
berkenaan dengan materi pelajaran melalui berbagai aktivitas proses sains sebagaimana
dilakukan oleh para ilmuwan dalam melakukan eksperimen ilmiah (penerapan scientifik),
dengan demikian peserta didik diarahkan untuk menemukan sendiri berbagai fakta,
membangun konsep, dan nilai-nilai baru secara mandiri.

Malang, Oktober 2018


A.

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.5.Menerapkan penggabungan gambar 3.5.1. Menjelaskan gambar dan teks yang


dan teks yang berbasis vektor berbasis vektor
3.5.2. Menjelaskan cara penggabungan
gambar dan teks yang berbasis vektor
3.5.3. Menerapkan cara penggabungan
gambar dan teks yang berbasis vector
4.5. Menggabungkan gambar dan teks 4.5.1. Mendemonstrasikan penggabungan
yang berbasis vector gambar dan teks yang berbasis vektor
4.5.2. Menggabungkan gambar dan teks yang
berbasis vektor

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran:
1. Peserta didik dapat menjelaskan gambar dan teks yang berbasis vector dengan baik
2. Peserta didik dapat menjelaskan cara penggabungan gambar dan teks yang berbasis
vektor dengan cermat
3. Peserta didik dapat menerapkan cara penggabungan gambar dan teks yang berbasis
vector dengan baik
4. Peserta didik dapat mendemonstrasikan penggabungkan gambar dan teks yang
berbasis vector dengan baik
5. Peserta didik dapat menggabungkan gambar dan teks yang berbasis vector dengan
cermat

C. MATERI

GRAFIS BERBASIS VECTOR

Pengertian grafis atau graphic yaitu meliputi gambar dan pencitraan lain yang dihasilkan
komputer, berbentuk garis, lengkungan,kurva dan sebagainya. Komputer dapat menghasilkan
pencitraan dalam sejumlah pixel, dan printer dot matrix akan mencetak citra/gambar tersebut
dalam sejumlah titik. Dalam olah grafis digital ada dua jenis gambar, yakni gambar raster
(bitmap based) dan vektor (vector based). Foto tergolong gambar raster atau bitmap.
Bitmap adalah sebuah image grafis yang disusun dari pixel-pixel dan dikonversikan ke dalam
bits. Biasa digunakan dalam Microsoft Windows.
Gambar bitmap artinya adalah suatu gambar dipecah-pecah menjadi grid-grid (petak-petak).
Sedangkan nilai-nilai lainnya misalnya warna, gelap/terang, dan lain-lain dari setiap pixel
dari grid disimpan secara tersendiri. Format bitmap adalah metode yang paling umum
digunakan karena lebih mudah diimplementasikan dan diterapkan untuk semua tipe gambar.
Gambar vektor artinya adalah suatu gambar dilukiskan sebagai suatu rangkaian dari garis-
garis atau bentuk-bentuk. Biasanya kata vektor hanya berkaitan dengan garis tetapi di sini
pemahaman dari berkas-berkas vektor juga termasuk bentuk-bentuk seperti
bujursangkar,lingkaran, dan sebagainya. Format bitmap sangat sesuai untuk gambar-gambar
dengan warna, bayangan, atau bentuk-bentuk yang sangat bervariasi dan kompleks seperti
foto, lukisan, dan lain-lain.
Format vektor sangat sesuai untuk gambar-gambar garis misalnya gambar CAD (Computer
Aided Design), grafik dan gambar-gambar dengan bentuk-bentuk, bayangan, dan pewarnaan
yang sederhana. Karena gambar bitmap dapat dipecah-pecah menjadi petak-petak maka
format bitmap merekam gambar sesuai dengan keinginan sejauh masih bisa diterima mata
manusia. Gambar bitmap mempunyai beberapa masalah. Salah satunya adalah ukuran
gambar. Suatu berkas gambar bitmap berwarna dengan resolusi tinggi bisa memerlukan
media penyimpanan berukuran beberapa megabyte. Karena alasan inilah maka pemampatan
berkas dengan format bitmap menjadi sangat penting. Sedangkan untuk memanipulasi
gambar bitmap, yang telah diketahui bahwa datadatanya berukuran besar, menuntut
tersedianya prosesor yang lebih cepat dan bus data internal yang lebih besar. Bahkan untuk
gambar-gambar berwarna dengan kualitas setara foto membutuhkan workstation grafik atau
komputer personal berteknologi tinggi untuk
mendapatkan waktu tanggap yang masih bisa ditoleransi. Penggunaan komputer dengan bus
internal 32-bit menunjukkan unjuk kerja yang jauh lebih baik dibandingkan penggunaan bus
internal 16-bit.
Masalah lain dari gambar-gambar bitmap adalah tingkat fleksibilitas yang rendah. Salah
satunya ialah tidak adanya hubungan antara pixel-pixel gambar. Masalah fleksibilitas gambar
bitmap lainnya adalah penggunaan resolusi yang tetap. Misalkan suatu gambar bitmap yang
dipecah-pecah menjadi pixel-pixel, resolusinya ditetapkan menurut X pixel ke kanan dan Y
pixel ke bawah. Maka bila gambar diperbesar, pixel-pixelnya menjadi cukup besar untuk
terlihat sebagai bentuk-bentuk persegi empat, yang menimbulkan efek diasing atau
staircasing. Program grafik yang pandai bisa mengatasi masalah ini dengan cara
menginterpolasi garis untuk pixel-pixel tersebut, tetapi proses ini membutuhkan banyak
waktu. Gambar vektor mempunyai lebih banyak batasan disbanding gambar bitmap dalam
hal bentuk-bentuk yang bisa ditampilkan, tetapi keuntungannya adalah lebih efisien dan lebih
fleksibel untuk banyak aplikasi. Sebagai contoh, suatu garis lurus dapat diwakili oleh hanya
dua titik ujungnya. Suatu lingkaran dapat diwakili hanya oleh titik pusat dan jari-jarinya.
Beberapa istilah yang biasa kita gunakan dalam editing graphic adalah sebagai berikut : pixel,
resolusi dan intensitas. Pixel adalah kumpulan dari ribuan titik titik yang sangat kecil dan tiap
tiap titik tersebut memiliki warna tertentu. Resolusi Merupakan Jumlah pixel yang ada per
centimeter. Resolusi menentukan kualitas dari gambar yang dihasilkan. Sedangkan intensitas
merupakan jumlah warna yang boleh dimiliki oleh suatu
gambar, misalnya : 256 colour, high colour, true colour (16 juta warna), gray scale (abuabu),
hitam putih. File berekstensi .jpg memiliki 16 juta warna dan File berekstensi .gif
memiliki 256 warna. Perbandingan dari dua gambar yang memiliki pixel yang berbeda.

Contoh bitmap Contoh vector


Gambar 1.1
Perbedaan gambar bitmap dan vektor
1. Susunan
Gambar Vektor disusun objek geometris, dibuat berdasar atas perhitungan matematis.
Sementara gambar Bitmap disusun objek, dimana objek tersebut disebut sebagai pixel.
2. Sifat
Gambar Vektor memiliki sifat yang tidak dipengaruhi oleh resolusi, sementara gambar
Bitmap dipengaruhi oleh resolusinya.
3. Gambar ketika di zion
Ketika di-zoom, gambar Vektor tidak akan pecah, rusak ataupun blur. Sedangkan gambar
Bitmap jika di-zoom dan melewati batas toleransi maka gambarnya akan pecah dan rusak.
4. Ukuran
Jika gambar Vektor disimpan maka ukurannya relatif kecil, sementara gambar Bitmap
memiliki ukuran yang relatif besar.
5. Kegunaan
Gambar Vektor cocok digunakan untuk ilustrasi, contohnya seperti logo dan desain lain yang
mengutamakan kesederhanaan bentuk. Sementara gambar Bitmap dapat digunakan untuk
gambar yang kompleks. Dimana ragam warna dan juga bentuk yang cukup beraneka ragam,
contohnya yaitu foto hasil jepretan kamera.
6. Format penyimpanan
Format penyimpanan untuk gambar Vektor di antaranya yaitu AI, FH, CDR dan EPS.
Sedangkan format penyimpanan untuk gambar Bitmap yaitu TIF, PSD, GIF, JPEG dan
BMP.
7. Aplikasi yang mendukung
Aplikasi atau program yang cocok digunakan untuk mengolah gambar Vektor yaitu
Coreldraw, Macromedia Freehand dan juga Adobe Illustrator. Sedangkan aplikasi untuk
mengolah gambar Bitmap yaitu AdobePhotoshop, MS Paint dan juga Corel Photopaint.

COREL DRAW
Memulai Program
- klik Start
- masuk ke menu Program pilih Corel Graphic Suite
- kilk Corel Draw
Tampilan membuka program ini dapat diilihat pada gambar berikut ini :

Gambar 1.2
Setelah anda membuka program corel draw maka akan tampil tampilan awal dari layar
corel draw berikut ini :

Gambar 1.3
Tampilan ruang kerja baru dimana belum ada objek satupun yang tergambar di dalam Page
seperti tampilan berikut ini :

Gambar 1.4
TOOL BOX
Pada toolbox terdapat berbagai peralatan untuk menggambar atau membuat desain. Ikon-ikon
yang tampil hanyalah sebagian dari yang ada. Untuk melihat ikon-ikon yang tersembunyi,
klik pada ikon dengan durasi waktu yang agak lama, maka akan tampil ikon-ikon yang
tersembunyi. Berikut ini tampilan ikonnya :
Gambar 1.5

MEMBUAT DOKUMEN BARU


Untuk membuat dokumen baru langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai
berikut :
- klik New Graphic pada jendela Welcome to Corel Draw
- beri nama dokumen tersebut dengan klik tombol Save dan isikan nama filenya,
kemudian klik OK
- dokumen baru yang telah diberi nama siap untuk diolah

SETTING UKURAN HALAMAN


Untuk mengatur ukuran halaman yang akan kita buat, kita bisa mengaturnya melalui panel
property. Langkah-langkahnya sebagai berikut :
- klik pick tool
- kemudian lihat ke panel property, atur berbagai ukuran halaman, baik yang
dilakukan secara otomatis dengan settingan yang telah ada di property corel
maupun setiingan menurut ukuran sendiri melalui Paper Width and Height

Gambar 1.6
atau pengaturan halaman juga dapat dilakukan melalui :
- klik menu layout
- klik sub menu page setup
- kemudian akan muncul panel option yang berisi tentang setting dari halaman yang
ingin anda atur.

Gambar 1.7

SETTING PAGE BACKGROUND


Untuk mengatur warna background, yang perlu dilakukan adalah :
- klik menu layout
- klik page background
- atur background sesuai dengan selera anda
Ada 3 model bacground yang bisa dipilih yaitu :
- no background
untuk bacground tak berwarna
- solid
untuk background dengan warna polos bertipe vektor
- bitmap
untuk background dengan jenis vektor misalnya foto
Gambar 1.8

MENGATUR TEXT
Berikut ini cara mengatur ukuran, jenis dan warna text :
Untuk mengatur ukuran text :
- klik text tool kemudian klik pada page bagian yang manakah yang akan diberi text
- klik menu text
- klik submenu format text
- atur ukuran text dengan memilih size text

Gambar 1.9
atau setelah anda klik text tool, langsung anda lihat ke panel property, atur ukuran text
pada Font Size List

Gambar 1.10

Mengatur jenis text :


Langkahnya sama seperti pada cara mengatur ukuran teks, hanya yang anda pilih pada
panel format text adalah Font bukan Size
Mengatur warna text :
Setelah anda ketik text yang telah anda siapkan pada page, untuk mengubah warna
textnya adalah sebagai berikut :
- klik text dengan menggunakan pick tool
- kemudian klik warna text yang ingin anda pilih dengan memilih warna pada panel
color pallete

Gambar 1.11
Cara menggabungan gambar dan teks yang berbasis vektor

Cara menggabungkan gambar pada TEXTatau tulisan CorelDRAW, mungkin anda ingin
membuat deasin tulisan atau warna tulisan dengan menggunakan GAMBAR, ataut yang lain-
nya, sebenar-nya bisa di bilang cukup mudah dan cukup cepat serta tidak membutuhkan
waktu yang cukup lama hanya beberapa menit saja. Untuk proses ini tools yang sangat
penting dalam tips ini adalah:

 POWERCLIP = untuk memasukan gambar kedalam tulisan


 TEXT TOOLS = untuk membuat tulisan

Itu dua tools yang paling utama dalam tips ini,. Sebenar-nya untuk kelebihan dari tools
Powerclip itu cukup banyak bisa untuk membuat berbagai efek bahkan bisa kita gunakan
untuk Crop sebuah Objek atau foto dengan menggunakan powerclip. sebelum kita memulai
proses ini kita harus mengerti tentang pengertian powerclip secara utuh atau secara lengkap
di bawah ini.

Power clip adalah memasukkan objek ke objek yang lain. Objek yang di masukkan disebut
dengan nama content, sedangkan objek yang menampungnya disebut dengan nama container.
Itu mungkin sedikit pengertian secara lengkap tentang powerclip pada coreldraw.
Mungkin langsung saja untuk tutorial-nya bisa ikuti berikut ini.

Untuk langkah yang pertama kita buat tulisan yang akan di gabungkan dengan gambar
menggunakan TEXT TOOLS

1. Setelah itu kita siapkan gambar dengan cara meng IMPORT atau DRAG.
2. Jika sudah tinggal kita proses cara memasukan gambar ke dalam tulisan dengan
PowerCLIP
3. Cara-nya klik gambar masuk ke menu OBJECT > POWERCLIP > PLACE INSIDE >
FRAME
4. Kemudian arahkan panah pada tulisan.

5. Jika sudah maka untuk hasil-nya bisa seperti berikut ini.

6. Selesai